SINOPSIS JUST BETWEEN LOVERS EPISODE 5 [ Bagian 2 ]

06:44

= SELURUH GAMBAR DAN KONTEN BERSUMBER DARI : jtbc =

image

Di pagi hari, Kang-do datang ke lokasi konstruksi hanya untuk mengambil minuman dari mesin. Dia tak menggunakan uang koin, namun menggunakan cara ‘licik’ yaitu dengan menendang mesin tersebut sekuat tenaga hingga akhirnya keluarga 2 kaleng soda.

scene43951

Bos melihatnya, tentu dia mengomelinya.. tapi dia kira, satu kaleng soda itu untuknya, padahal bukan. Setelah Kang-do pergi, dia pun ikutan mencoba cara licik tersebut, tapi sayangnya tidak berhasil~

scene44201
scene44401

Moon-su tengah mengobrol dengan So-mi yang malah asyik memakaikan pelembab wajah untuknya. Tiba-tiba, datanglah Kang-do.. Moon-su berteriak memanggilnya, namun Kang-do berjalan lurus menuju ruangan Joo-won. Melihat hal itu, So-mi langusng berkomentar.. menyuruh Moon-su untuk lebih agresif, atau nanti pria ‘kecengan’-nya itu keburu diambil orang,

“Apasih kamu..” tukas Moon-su

“Ayolah eonni~”

scene45901

Kang-do berdiskusi dengan Joo-won, dia bertanya mengenai rumor yang dia dengar di lokasi mengenai sisa reruntuhan yang tidak dibersihkan dan malah ditutup begitu saja.

Joo-won mengiyakan hal tersebut, namun samapi sekarang dia pun tak begitu yakin. Lagipula, tak pernah ditemukan benda naeh seperti potongan tubuh manusia disana.. 

“Kita tak bisa menghentikan konstruksi karena tak ada bukti..” ungkap joo-won

“Kenapa harus ada bukti?” tanya Kang-do

“Karena, aku tak akan percaya jika tak ada bukti.. dan posisimu sekarang  tak memiliki kekuatan apapun untuk mengambil keputusan, keculia mendapat persetujuan dariku..” jawab Joo-won

“Baiklah.. jangan ubah pernyataan mu itu ketika aku benar-benar berhasil menemukan buktinya..” ujar Kang-do

Mengetahui, bahwa hari ini Kang-do akan bepergian dengan Moon-so, maka Joo-won meminjamkan mobilnya. Dia berasalan, kalau dia tak tega melihat Moon-so harus jalan kaki ke berbagai tempat sambil menentang tas yang berat.

scene47101
scene47851

Beberapa saat kemudian, Moon-su berjalan keluar dan Kang-do lansgung melemparkan kuncil mobil itu padanya. tentu saja, karena dia meminta Mon-su yang menyetir..

Masuk kedalam mobil, Moon-su memintanya untuk menggunakan sabuk pengaman. Tapi Kang-do menolak: “Rasanya pengap..” ujarnya

Atas inisitifnya sendiri maka Moon-su lah yang memasangkannya sabuk pengaman *gak kebalik oppa?* dan itu membuat Kang-do tak bisa mengelak lagi.

scene48501

Sebelum pergi, Kang-do memberikan sekaleg soda yang dia bawa Moon-su tersenyum: “Rupanya, hari ini kamu punya uang koin~” ujarnya

scene48801
scene48851
scene49251

Joo-won tengah membaca artikel berisi berita seputar kematian aktris cilik Ha Yeon-seo, yang sepertinya telah dia ketahhui merupakan adiknya Moon-su. Tiba-tiba, salah seorang pegawainya masuk untuk memberitahukan bahwa sekarang dia ada agenda rapat, dan dengan ragu dia meminta Joo-won untuk ‘mengontrol’ sikapnya, karena Presdir tengah dalam kondisi mood yang kurang baik,

Joo-won tersenyum, kemudian mengatakan bahwa tugasnya bukanlah untuk membina relasi yang baik dengan rekan kerjanya. Dia hanya mengerjakan segala seuatu, sesuai dengan apa yang seharusnya dia kerjakan.

scene50951

Sepanjang perjalanan, Kang-do terus mengeluhkan cara menyetir Moon-su.. dia cerewet, memebrikan instruksi agar Moon-su melakukan ini-itu, yang tentu saja membuat Moon-su jadi kerepotan. Saking kesalnya, Moon-su langsung banting setir ke bahu jalan.. dia mengehntikan mobilnya secara tiba-tiba, hanya untuk mendebat segala tingkat Kang-do,

scene51351
scene51401

“Kalau begitu kau saja yang menyetir!” ujarnya

“Aku juga ingin melakukannya sendiri!” tegas Kang-do yang kemudian menjelaskan, bahwa kondisi kakinya yang bisa tiba-tiba kaku membuatnya tak akan pernah lolos dalam ujian mengemudi, sehigga dia tak memiliki SIM

scene51801

Ikut merasa kesal, Kang-do mengangkat kakinya ke atas dek mobil. Namun Moon-su menegurnya secara halus: “Turunkan kakimu, itu berbahaya..”

scene52951
scene53301

Ternyata, agenda mereka hari ini.. adalah untuk melihat-lihat beragam monumen yang terdapat di beberapa tempat. Yang pertama, adalah sebuah monumen berukuran besar di tengah taman kota.. Kang-do mengeluhkan tulisan di monumen itu tak bisa dimengerti oleh orang bodoh sepertinya. Dia rasa, hal tesebut menjadikan momumen ini terasa sia-sia, karena tak seitap orang bisa mengerti maknanya.

scene54901
scene55851

Tempat berikutnya yang dituju, adalah sebuah monumen yang terdapat didalam bukit yang dipenuhi pepohonan lebat. Butuk kwaktu yang dukup lama dan tenaga yang cukup banyak, untuk bisa sampai di lokasi.. namun sangat menyedihkan, karena kondisi monumen tersebut sudah tak terurus, hanya ditutupi oleh tumbuhan liar..

scene56351

Dalam rapatnya, lagi-lagi terjadi selisih pendapat antara Joo-won, Yoo-jin dan Pak Jung. Mereka punya pemikiran sendiri dan semuanya sama-sama keras kepala, tak mau mendengar keinginan satu sama-lain.

scene57751
scene57801

Joo-won memilih pergi saja, sementara Pak Jung meminta Yoo-jin untuk berada di pihaknya. Dia masih beranggapan, bahwa Joo-won itu orang yang ‘berbahaya’, kasarnya dia adalah ‘maling’ yang punya niatan untuk merebut apa yang keluarga mereka miliki sekarang. Namun Yoo-jin mengabaikannya, dan malah ikut pergi meninggalkannya juga..

scene58851

“Tak ada yang mau mendengarkanku! Tak ada yang berpihak padaku!” teriak Pak Jung kesal

scene59151
scene59801

Yoo-jin berlari menuju basement, lalu dia sengaja berdiri menghadang mobil yang dikemudikan Joo-won, kemudian dia masuk dan duduk disampingnya.

Tanpa basa-basi, dia mencecar Joo-won dengan beragam pertanyaan terkait sikap keras kepalanya dalam masalh kontruksi, dan pada akhirnya dia sendiri yang menyimpulkan: “Bukankah tingkahmu ini, karena kamu merasa takut akan membuat kesalah yang sama dengan ayahmu?”

Dengan suaranya yang sendu, Joo-won mengiyakan tebakan Yoo-jin. Lalu dia menatapnya dan memintanya untuk berpihak padanya, untuk kali ini saja. Mendengar kalimat itu, membuat Yoo-jin terdiam.. dia pun turun dari mobil, tanpa mengucapkan sepatah kata pun.

scene61301
scene61501

Kang-do menemani Sang-man menonton program penyelamatan hewan. Dia meminta Sang-man untuk mengganti channel, karena program ini tidak menarik: “Semuanya tak berguna.. untuk apa menyelamatkannya, lagipula nanti binatang-binatang itu akan diurus pihak lain atau hanya disimpan di penampuangan..”

“Hyung.. tidak seperti itu..” sanggah Sang-man

“Memangnya bagaimana? Program ini hanya untuk tontonan saja..” tanya Kang-do

“Mereka menyelamatkannya karena mereka adalah manusia..”

Jawaban dari Sang-man, seketika membuat Kang-do terdiam, kemudian bertanya: “Sang Man-aa... kenapa tidak kamu saja yang menjadi hyung?”

“Tidak mau, karena aku ingin hyung saj ayang menjadi hyung-ku..” jawab Sang-man

scene62851

Moon-su tengah mendesain monumen dari contoh yang dilihatnya di gambar. Tibat-tiba, dia dikejutkan dengan kemunculan Kang-do yang telah beridiri dihadapannya..

scene64051

Kang-do lalu menghampirinya dan mulai menyebutkan, beberapa nama korban meninggal yang bahkan telah dia hafal diluar kepala kemudian bertanya: “Apa kau tahu.. siapa mereka? Dimana mereka tinggal? Bagaimana kondisi mereka? Apakah mereka merupakan anak dari seeseorang? Apakah mereka orangtua dari anak-anaknya?”

Moon-su terdiam, lalu Kang-do melanjutkan perkataannya. Dia mengutarakan, keinginannya untuk mendatangi satu demi satu keluarga dari nama yang tertera pada berkas itu. Dia pikir, mereka membuat monumen ini untuk dikenang oleh semua orang termasuk keluarga.. maka mereka perlu tahu apa yang diinginkan oleh pihak keluarga.

Moon-su tersenyum: “Kamu bukan orang bodoh.. karena orang bodoh, tak akan berpikiran seperti ini..” ujarnya

Ketika Kang-do sibuk membaca berkas tersebut, Moon-su menatapnya penuh arti. Dia pun teringat kembali, momen ketika dia melihat senyuman sang adik untuk yang terakhir kalinya,

scene66151
scene66351
“Ha Yeon-soo.. 12 tahun, kelas 5 SD. Mimpinya untuk menjadi seorang akktris.. Dia adalah adikku~”

scene66701
scene66851
scene67001

Joo-won datang ke kantor, dia tersenyum ketika melihat Yoon-su masih berada diruangannya. Namun, senyumannya sirna.. ketika dia mengetahui bahwa Kang-do juga ada disana...

scene68251

Malam ini, Pak Jung mabuk berat.. bahkan ketika Ma-ri menyuruhnya pulang, dia menolak dengan alasan bersedia membayar lebih jika dibiarkan tidur disini malam ini. Ma-ri duduk disampingnya dan bertanya: “Kenapa?”

Dengan suaranya yang sendu, Pak Jung memperlihatkan kesediahannya dengan menagtakan bahwa tak ada yang berpihak padanya dan tak ada yang mau mengerti perasaannya..

scene69701

Polisi, berhasil menemukan orang dibalik komentar-komentar ‘kasar’ di laman webtoon karyan Won-ji *Yupsss.... he’s Kim Min-gyu, si brondong kece di drama Because This is My First Life*

scene70201

Dia agak kaget ketika melihat sosok Won-jin, yang emang benar-benar lumpuh dan harus menggunakan kursi roda.. amun meskipun demikian, dia tak mamu meinta maaf dan meminta polisi untuk menghukumnya sesuai aturan yang berlaku~


||=========||||=========||||=========||||=========||

--[ INDEKS SINOPSIS JUST BETWEEN LOVERS / RAIN OR SHINE ]--

||=========||||=========||||=========||||=========||

Untuk UPDATE Sinopsis, serta berita terkait drama dan film bisa add Akun Official LINE My-Eternal Story/Dramatales : @azk6919i

Tambah Teman

You Might Also Like

0 komentar

Don't forget to tell us what's on your mind ❤❤❤