SINOPSIS JUST BETWEEN LOVERS EPISODE 5 [ Bagian 1 ]

06:34

= SELURUH GAMBAR DAN KONTEN BERSUMBER DARI : jtbc =

image

Ditengah guryuran hujan yang semakin deras, Kang-do menghampiri celah ditumpukan tanah dimana terdapat benda mencurigakan seperti sebuah sepatu. Bersamaan dengan itu, dia teringat kembali akan obrolan para pekerja mengenai seringkalinya ditemkan sisa-sisa tubuh manusia di lokasi serupa~

scene02751
scene03001

Tangannya gemetar, namun sekuat tenaga dia menggali area itu demi mengeluarkan sepatu tersebut. Seketika, kita pun melihat adegan di masa lalu.. ketika Kang-do yang tengah terjebak dalam reruntuhan, secara tak sengaja memegang potongan kaki seseorang.. dia ketakutan dan langsung melemparkannya begitu saja.

scene04251
scene04701

Waktu terus berlalu.. kegelisahan Kang-do makin meningkat, karena setiap detik, memori mengerikan dari masa lalu terus-terusan terbersit dalam pikirannya. Hingga tak lama kemudian, tibalah Moon-su,

“Apa yang kau lakukan!” teriaknya

“Ada seseorang di dalam sana!” tukas Kang-do

scene06051

Moon-su menarik tangan Kang-do, dia memintanya untuk berhenti melakukan hal nekat dan berbahaya yang dapat menyebabkan tanahnya roboh. Namun.. Kang-do tak peduli dengannya, dia hanya fokus pada usahanya untuk mennggali area tersebut. Bahkan, ketika Moon-su menegurnya lagi, Kang-do malah mendorongnya dengan sangat kasar, hingga membuatnya tersungkur ke tanah. Saat ini, Kang-do hanya beranggapan bahwa ada ‘seseorang’ yang tertimbun didalam sana.

Dulu, ketika terjebak dalam reruntuhan.. ternyata ada seorang pria yang minta pertolongan Kang-do dengan cara berpegangan pada kakinya. Akan tetapi, Kang-do malah mendorong lengan pria itu dan melepaskan diri dari dia...

scene06551
scene06651
scene07051

Kembali ke realita, Kang-do telah berhasil menggali area tersebut yang ternyata.. isinya hanyalah sepatu saja dan tak ada ‘benda’ tambahan lainnya. Mungkin hal itu lah yang membuatnya kembali ‘sadar’, hingga akhirnya menyadari kondisi sekitarnya dimana saat ini, Moon-su tengah berusaha keras untuk menahan padanan kayu dengan tubuh kecilnya,

scene07501
scene08401

“Kamu? Sejak kapan ada disini? Untuk apa kesini?” tanya Kang-do kebingungan

“Aku kesini karena khawatir.. ini semua salahmu..” jawab Moon-su yang tengah berusaha membuat gundukann tanah itu tidak roboh. Dia bersama dengan Kang-do berdiri menahannya, sambil terus berteriak meminta pertolongan dari orang lain~

..... SINOPSIS JUST BETWEEN LOVERS EPISODE 5 : Bagian 1 .....

scene11151
scene11701

Malam yang gelap, kini berubah menjadi pagi yang cerah....

Joo-won tiba di lokasi untuk melihat dan memeriksa apa yang sebenarnya terjadi. Tapi syukurlah,, sekarnag semua pekerja tengah saling bantu-membantu untuk menambal ‘bolongan’ di arena pertengahan gundukan tanah itu.

scene12501
scene12551

Melihat Moon-su, seketika membuat Joo-won kembali teringat pada kejadian tadi malam, ketika dia membaca nama ‘Ha Yeon-su’ di daftar korban meninggal..

scene13001
scene13451

Sekarang waktunya sarapan, Joo-won sengaja menghampiri Moon-su yang tengah menikmati makannya bersama dengan Kang-do. Dia ingin berterimakasih, sekaligus bertanya mengapa Moon-su datang kesini tadi malam?

“Karena ada sesuatu yang mengganggu pikiranku..” jawab Moon-su

scene13751
scene13901

Tiba-tiba, datanglah Yoo-jin.. Kang-do yang pertama melihatnya, langsung peka dan pamit pergi. Bersamaan dengan itu, Mon-su juga lebih memilih untuk ikut bersama dengan Kang-do,

scene14401
scene14451

Joo-won melihat Yoo-jin, tetapi dai tak menghampirinya dan hanya melihat satu sama-lain. Apalagi setelahnya, Yoo-jin memilih untuk memutar badan dan pergi keluar..

scene15251

Moon-su mengeluh, bahwa tadi dia belum sempat minum. Maka dari itu, dia meminta Kang-do untuk membelikannya minuman juga.. akan tetapi, Kang-do tak bisa melakukannya, “Aku tak punya koin..”

Moon-su memasang wajah cemberut, “Menyedihkan..” komennya yang kemudian meminum soda milik Kang-do, padahal dia tahu bahwa itu telah diminum oleh Kang-do sebelumnya..

“Tadi malam, kenapa kau bertingkah seperti itu?” tanya Moon-su

“Kukira ada orang disana.. sungguh itu terlihat seperti manusia. Bayangkanah, terjebak di dalam sana, pasati akan sangat mengerikan..” jawab Kang-do

scene15551
scene17401

Tiba-tiba, Kang-do mengerang kesakitan karena kakinya terasa nyeri. Spontan, Moon-su lansgung jongkok dan menaikkan ujung celana Kang-do untuk melihat lukanya.. akan teapi, Akng-do lasngung menepis tangan Moon-su dan menagtakan bahwa dirinya bukan pria yang boleh disentuh oleh wanita seenaknya~

scene18001

Kang-do beridiri lalu berjalan pergi begitu saja. Moon-su lalu berteriak, mengeluhkan sikapnya: “Kamu pergi begitu saja? Kamu bahkan beum bilang terimakasih kepadaku.. memang apa susahnya mengakan hal itu..”

scene18501

Moon-su masuk kedalam ruang pekerja.. disana telah ada Joo-won dan Yoo-jin. Karena mengetahui bahwa Moon-su pasti sangat kelelahan, maka Joo-won menyuruhnya untuk segera pulang dan beristirahat, akan tetapi Yoo-jin malah mencecarnya dengan berbagai pertanyaan seputar insiden yang baru saja terjadi. Dia tak habis fikir.. mengapa lahan yang kemarin baik-baik saja, bisa tiba-tiba ‘longsor’ hanya dalam waktu semalam? Apapun yang terjadi, Yoo-jin meminta Moon-su untuk menjelaskannya secara detail dalam laporan kejadian.

scene19751
scene19851
scene20201

Joo-won tak setuju akan hal itu, dia tetap menyuruh Moon-su untuk pulang saja. Tentu, sikapnya itu membuat Yoo-jin kesal dan terjadilah perdebatan pelik diantara mereka berdua. Moon-su yang dari tadi diam, akhirnya angkat bicara.. dia mengatakan bahwa diirnya baik-baik saja dan masih bisa  menyepatkan diri untuk menuliskan laporan yang diminta oleh Yoo-jin.

scene21051
scene21601

Bukannya pulang ke rumah sendiri, Moon-su malah pulang ke tempatnya Won-jin hanya untuk menumpang mandi, Ibumu membuka tempat pemandian umum tapi kamu malah mandi disini..” celotehnya

scene22751

Saat ini, kondisi mood Won-jin tengah kurang baik, karena seharian dia hanya membaca begitu banyak komentar-komentar negatif dari para pembaca webtoon-nya. Bahkan, ada satu id yang memberikan begitu banyak komentar menohok, salah satunya sampai mendoakan Won-jin supaya duduk di kursi roda seumur hidupnya *yaa.. sekarang, dia memang udah begitu*


“Moon-su.. aku bersumpah akan menangkap orang ini!” tegas Won-jin

scene26101
scene27101

Setelah semalaman tak ada kabar, Moon-su baru sempat mengangkat telpon dari ibunya.. yang ternyata, begitu mengkhawatirkannya. Bahkan, ibu sampai menelpon ayah hanya untuk mencaritahu tentangnya. Ibu marah sampai menggerutu mengomelinya, namun pada akhirnya ibu merasa lega karena setidaknya telah mendengar Moon-su mengatakan bahwa dirinya daam kondisi baik-baik saja.

scene28501

Yoo-jin mendiskusikan insiden tadi malam dengan Pak Jung. Respon mereka yang bertolak belakang, lagi-lagi memicu perdebatan. Pak Jung meminta Yoo-jin untuk tak terlalu khawatir, karena belum terjadi insiden yang fatal.

“Oppa, kau harus mengkhawatirkannya karena kita pernah mengalami insiden itu dulu!”  tukas Yoo-jin

“Aku tahu, karena biaya ganti ruginya sangat besar..” sanggah Pak Jung yang kemudian menyuruh Yoo-jin untuk mengurus semuanya dengan rapi, supaya dewan direksi tak menjadikan ini sebagai kesalahan pihak mereka semata.

“Oppa.. apa hanya itu yang ada di pikiranmu sekarang! Kalau terjadi insiden lainnya bagaimana!” ujar Yoo-jin

“Maka dari itu, lakukanlah pekerjaanmu dengan benar! Aku membiarkanmu kembali kesini, untuk mengus hal semacam ini! Jangan terlalu mengendalkan si Joo-won itu!” tegas Pak Jung

scene31301

Joo-won, seorang diri melihat-lihat kondisi tanah disekitar area yang sempat ‘longsor’ tadi malam. Dia jongkok, dan mencium aroma tanah disana, yang seketika membuatnya teringat kejadian di masa lalu..

scene32351

Dulu, dia menemani ayahnya.. mengontrol proses evakuasi korban dari reruntuhan. Nampak jelas, pada saat itu sang ayah benar-benar merasa bersalah, bahkan sampai tak bisa berkomentar apapun dan hanya ada ekspesi kesedihan yang teramat dalam di wajahnya..

scene33651

Kini kembali ke kantornya, Joo-won membuka berkas daftar nama korban selamat dalam insiden terdahulu. Disana, tertulis dengan sangat jelas nama Moon-su sebagai korban yang ditemukan di hari ke-3 dan Kang-do yang ditemukan pada hari ke-7.

scene35451

Halmeoni memberikan tindakan semacam terapi pada area sekitar bekas luka di kaki Kang-do. Tak lama kemudian, datanglah Ma-ri yang kesini hanya untuk membayar obat-obatan yang dibeli oleh para pekerjanya. Dia menggerutu mengeluhkan kondisi ruangan kecil yang terlalu pengap dan butuh ventilasi lebih.

Namun tiba-tiba, Kang-do memperlihatkan bekas lukanya dan bertanya apakah itu terlihat ‘mengerikan’ di mata seroang wanita?

scene36551
scene36651

Pertanyaan itu, sontak membuat Ma-ri berkomentar: “Ada  wanita yang menyebut lukamu mengerikan? Tinggalkan saja wanita seperti itu..  dia bukan wanita yang baik..”

Berpikiran serupa, Halmeoni juga mengatakan hal yang sama persis, lalu bertanya: “Memangnya siapa wanita itu?”

“Tidak ada...” jawab Kang-do

“Kamu punya pacar?”

“Kubilang tidak ada..”

“Ekspresimu mengatakan ‘ada’..” ujar Ma-ri yang kemudian menyinggung sosok wanita yang tempo hari dilihatnya di bar.

Tak mau membahas hal ini lebih lanjut, Kang-do bergegas pergi. Tapi sebelumnya, dia masih sempat merebut obat pereda nyeri yang selalu dikonsumsinya.

scene38051

Ketika Kang-do pergi, Ma-ri duduk di samping Halmeoni kemudian bertanya: “Obat apa yang kau berikan padanya? Bukankah itu obat pereda nyeri berdosis tinggi? Apakah baik utuknya terus-menerus mengkonsumsi obat itu?”

Halmeoni tersenyum, lalu mengatkan bahwa obat itu hanyalah  suplemen bitamin biasa: “Kalau dia mengkonsumsi obat yang sesungguhnya, dia sudah mati karena hatinya rusak~”

Membahas mengenai Kang-do, ada satu hal yang membuat Ma-ri sangat penasaran. Dia tak pernah mengerti, mengapa sosok rentenir ‘galak’ seperti Halmeoni, setuju untuk meminjamkan uang dalam jumlah besar kepada Kang-do?

[ FLASHBACK ]

scene40451

Disaat masih ‘agak muda’, Halmeoni masih aktif menjadi pemimpin bisnis peminjaman uang berbunga tinggi, atau biasa disebut rentenir. Suatu hari, Kang-do datang ketemmpatnya dan dengan lantang mengatakan, bahwa dia butuh pinjaman uang sebanyak 1 juta dollar.

scene40851
scene41151

Tentu, itu bukanlah angka yang kecil.. disana para rentenir bertubuh besar, menertawakannya bahkan siap menghajarnya detik itu juga. Tetapi, Kang-do bersikeras mengatakan bahwa dirinya sangat membutuhkan uang itu..

Ketika ditanya, bagaiama cara dia untuk membayar kembali hutangnya itu, Kang-do dengan lantang menyatakan bahwa dia tak mampu membayarnya. Dia memperlihatkan kondisi kakinya, dan mengatakan bahwa dia tak bisa mencari uang~

[ FLASHBACK END ]

scene42001
scene42201

Nenek menjelaskan, bahwa jawaban Kang-do lah yang membuatnya mau memberikan pinjaman. Berdasarkan pengalamannya, apa yang dikatakan seseorang seringkali bertolak belakang dengan tindakannya. Banyak yang bilang akan berusaha melunasi hutang,, tapi nyatanya maah bersembunyi ketika ditagih. Tetapi Kang-do.. dia berkata tak bisa membayar hutangnya, tapi selama 10 tahun terakhir.. tak pernah sekalipun, Kang-do terlambat untuk melunasi hutang beserta bunganya.


||=========||||=========||||=========||||=========||

--[ INDEKS SINOPSIS JUST BETWEEN LOVERS / RAIN OR SHINE ]--

||=========||||=========||||=========||||=========||

Untuk UPDATE Sinopsis, serta berita terkait drama dan film bisa add Akun Official LINE My-Eternal Story/Dramatales : @azk6919i

Tambah Teman

You Might Also Like

0 komentar

Don't forget to tell us what's on your mind ❤❤❤