SINOPSIS JUST BETWEEN LOVERS EPISODE 4 [ Bagian 2 ]

06:55

= SELURUH GAMBAR DAN KONTEN BERSUMBER DARI : jtbc =

image

Yoo-jin menelpon Joo-won, dia dalam perjalanan menuju ruangan Pak Jung untuk meminta persetujuan terkait pembangunan kembali monumen yang rusak. Akan tetapi, satu poin membuatnya merasa bingung.. di tak mengerti mengapa Kang-do menjadi penganggun-jawab projek itu? Secara tegas, Yoo-jin meminta Joo-won untuk memberikannya alasan yang bisa membuatnya yakin, bahwa Kang-do adalah orang yang tepat~

scene44951

Scene lansgung beralih ke ruangan Pak Jung.. setelah membaca nama Kang-do di proposal, dia marah dan menegaskan bahwa dirinay tak akan mau menandatangani dokumen tersebut.

“Alasan anda apa?” tanya Yoo-jin

“Karena aku memiliki jabatan dimana aku berhak untuk menolaknya..” jawab Pak Jung

“Oppa, lakukanlah pekerjaanmu dengan benar...” sindir Yoo-jin yang kemudian menyinggung perihal 1/5 lahan kontruksi yang masih menjadi milik orang lain dan bukannya membali lahan itu, Pak Jung malah membangun jalan yang tentu biayanya tidaklah sedikit.

scene45401

“Itu urusankau, jangan ikut campur!” Teriak Pak Jung

“Maka dari itu selesaikanlah pekerjaan anda dengan benar, supaya aku tak ikut campur, pak PRESDIR!!!” ujar Yoo-jin dengan nada sinis

scene45951

Di malam hari, Yoo-jin sengaja mendatangi lahan kontruksi untuk menemui Kang-do. Mereka pun berbicara berdua di kedai mir milik ayahnya Moon-su,

scene46801

Yoo-jin: “Kamu tak bertanya, mengapa aku datang menemuimu?”

Kang-do: “Karena kau datang sendiri, pasti kau akan memberitahukan tujuanmu tanpa perlu ditanya..”

Yoo-jin: “Aku tak akan membicarakan pekerjaan, karena ini sudah lewat jam kerja. Dari semua pekerja kontraktor biasa, tak ada yang berani berbicaa berhadapan denganku secara lansgung sepertimu.. Jujur, aku suka karaktermu..”

Kang-do: “Aku tak akan menerima konseling soal percintaan, OK”

Yoo-jin: “Memang, aku kelihatan seperti orang yang akan meminta pendapatmu dengan kehidupan percintaanku..”

Kang-do: “Tapi aku akan mendengarkanmu.. cukup bayar kau 500 won saja, karena aku harus membayar makan malamku..”

Yoo-jin: “Harga yang cukup murah.. tapi aku tak mamu membicarakan hal itu, karena akan merusak mood-ku dan tak akan ada yang berubah meskipun aku menceritakannya..”

Kang-do: “Memang tak akan ada yang berubah, tapi kau akan merasa lebih lega..”

Yoo-jin: “Kalau saja kau memiliki kualifikasi yang lebih baik, kurasa banyak wanita yang mengejarmu..”

Kang-do: “Apaan? Kau mengejekku?~”

Yoo-jin: “Menurutmu.. apa mungkin seorang pria dan wanita bisa menjalin hubungan pertemanan?”

Kang-do: “Itu sesuatu yang bisa membuatku merasa gila.. itu artinya aku harus menyembunyikan perasaanku. Tapi jika satu-satunya cara untuk bisa melihatnya lebih dekat adalah dengan ikatan pertemanan.. mengapa tidak? Tapi jika kau tak terlalu mencintainya, lebih baik segera mengakhiri perasaan itu.. mungkin ini terdengar seperti permainan, tapi meman benar, bahwa orang yang mencintai lebih banyak adalah orang yang paing dirugikan dalam sebuah hubungan..”

Yoo-jin: “Perkataannmu lebih mahal dibanding harga seporsi makan malam. Tapi kedatanganku kesini, bukan untuk membahsa percintaan..”

scene47551
scene48201

Yoo-jin menatap Kang-do, lalu bertanya: “Apa Joo-won tahu, kalau ayahmu dulunya pekerja di konstruksi itu? Apa kalian berdua sedang merencanakan sesuatu atau bagaimana?”

Dengan tenang, Kang-do mengatakan kalau dirinya tak merencanakan apapun dan dirinya hanyalah seorang pekerja biasa dan Joo-won adalah bos-nya,

“Melihat ekspresimu, kurasa Joo-won belum mengetahui hal ini..” ucap Yoo-jin yang kemudian pamit pergi. Tak lupa, dia memberikan uang sevagai bayaran makan malamnya, dan dia pun mengajak Kang-do untuk minum dengannya di lain waktu.

scene49851

.... SINOPSIS JUST BETWEEN LOVERS EPIODE 4 : Bagian 2 ....

scene51501

Moon-su menemani Won-jin yang tengah berolahraga di tempat fitness. Hari ini, Moon-su menceritakan sikap Joo-won yang sangat perhatian, sampai-sampai mengisi kembali kotak bekalnya,
“Dia suka padamu.. ditambah lagi,  kau bilang dia telah menunjukkan sisi lemahnya padamu, itu adalah bukti nyata terkait perasaannya padamu..” komen Won-jin

Namun, Moon-su tak memercayai hal tersebut dan itu membuat Won-jin ‘gereget’ padanya hingga dia berkata: “Untuk apa dia memberinya ‘sinyal’ padamu tapi kamu tak pernah bisa memahmi maknanya..”

“Tapi, So-mi bilang.. Yoo-jin masih mengejar Joo-won dan kurasa, mereka berdua adalah apsangan yang sangat cocok..” ungkap Moon-su

“Pastilah.. selalu ada wanita dibaling pria hebat. Tapi siapa peduli? Kamu masih bisa merebutnya dari dia..” tukas Won-jin

“Tapi... presdir dan aku tak ditakdirkan untuk bersama~”

“Tuh.. kamu mulai lagi! Kamu selalu mencintai orang tak tak mungkin dicntai atau menjauhkan diri ketika orang itu mulai menyukaimu..” keluh Won-jin

scene52201
scene53101

Won-jin yang kehausan, minta air minum lalu bertanya: “My Honey? Apa kabarnya dia?”

“Honey??? Maksudmu Lee Kang-do?”

“Iya.. dia.. apakah dia baik-baik saja?” tanya Won-jin

“Baik..  dan dia masih selalu berbicara dan bertinfak sesuka hatinya. Tapi dia seorang pekerja keras..” tutur Moon-su

“Tuh ‘kan? Aku tak pernah salah dalam emnilai orang.. kamu dekati dulu dia, biasanya mudah untuk mendekati temannya-teman..” celetuk Won-jin

“Dari luar, dia terlihat keras tapi sepertinya dia orang baik..” ujar Mon-su

“Hati-hati, jangan tertarik terlalu dalam kepadanya. Karena kalau sampai, kamu jatuh cinta setelah membencinya, maka tak akan ada obat untuk menyembuhkannya..” ungkap Won-jin

scene53401

Keesokan harinya, Moon-su datang ke lokasi kontruksi di pagi hari.. tentu saja tujuannya untuk melihat lahan. Kebetulan, dia melihat mandor yang tengah mengumumkan kepada seluruh pekerja bahwa musim hujan sebentar lagi akan tiba.. mereka diminta menjaga keselamatan diri, supaya tak terjadi hal yang tidak diinginkan.

scene54001
scene54051

Kang-do yang berada disana, tak bisa mengalihkan matanya dari sosok Moon-su yang terus tersenyum.. *-*

scene54601
scene54701

Tak terasa, sekarang sudah saatnya istriahat akan siang. Kang-do mendatangi Moon-su dan mengajaknya makan bersama.

scene55901

Mereka pun menikmati makanan di salah satu kedai diekat lokasi. Kang-do hanya mengaduk-aduk isi sup di mangkuknya sementara Moon-su terlihat sangat lahap memakannya.

“Kamu tidak makan?” tanya Moon-su

“Aku tak suka makanan seperti ini..” jawab Kang-do

“Harusnya tadi kamu bilang, supaya kita bisa mencari tempat lain..” keluh Moon-su

“Kamu sendiri yang masuk ke ekdai ini, bahkan tanpa bertanya padaku.” Ungkap Kang-do, yang kemudian menyindir selera makan Moon-su yang bahkan lebih banyak dibanding pekerja lapangan sepertinya

“Dengan pekerjaanmu itu.. aku tak mengerti mengapa kamu sangat pemilih dalam hal makanan..” ujar Moon-su

scene56851

Berbicara mengenai pekerjaan, Kang-do jadi penasaran.. sebenarnya, pekerjaan apa yang dilakukan Moon-su? Karena seringkali dia hanya melihatnya tengah menggambar, mengukur dan mengambil beberapa foto..

“Aku membuat model rancang bangunan.. semacam miniatur..” jawab Moon-su

“Ahh, maksudmu yang seprti mainan?” tanya Kang-do

Karena sulit untuk menjealskannya dengan kata-kata, maka Moon-su menunjukkan sebuah sketsa 2D, lalu 3D dan menjelaskan lagi yang dimaksud dengan miniatur bangunan..

scene57751
scene57851

Tapi.. selama Moon-su berbicara, fokus Kang-do adalah menatap wajahnya dan bukan mendengar suaranya. Dia hanya mendengar bagian akhirnya, ketika mengatakan bahwa dengan membuat miniatur tersebut, diharapkan tak ada kecacatan dalam bangunan yang akan dibangun~

scene60251

Makan siangnya selesai, sekarang mereka berjalan kembali menuju lokasi konstruksi.. kali ini, sambil menikmati es-krim kesukaan Kang-do,

“Aku tahu kalau ini pertanyaan ini terdengar ‘jahat’.. tapi aku ingin menanyakannya...” ujar Moon-su
“Kalau tahu pertanyaanmu itu ‘kasar’, jangan menanyakannya..” tukas Kang-do

“Kamu boleh menolak untuk menjawabnya jika memang tak ingin menjawabnya..” tutur Moon-su

“Mulai lagi.. dengan pertanyaanmu itu..” celoteh Kang-do

“Bagaimana kau mendapatkan lukas di kakimu itu. Dulu aku tak sengaja melihatnya saat menyelamatkanku.. dan kupikir, itu luka yang cukup besar..” tanya Moon-su

Enggan menjawab pertanyaan itu, Kang-do malah menyuruh Moon-su untuk segera menghabiskan es-krimnya.. takut nanti keburu mencair.

scene60701

Melanjutkan langkahnya, Moon-su kemudian mengganti pertanyaannya: “Kenapa kamu berbicara banmal padaku? Memangnya kita seumuran? Tahun berapa kamu lahir?”

“Kamu menanyakan terlalu banyak hal.. apa jangan-jangan kau tertarik padaku?” tanya Kang-do sambil berjalan pergi, mengabaikan segala pertanyaan Moon-su yang lainnya

scene60801

.... SINOPSIS JUST BETWEEN LOVERS EPIODE 4 : Bagian 2 ....

scene61501

Sesampainya di lokasi kontruksi, Kang-do langsung dihampiri oleh bos-nya yang memohonn padanya supaya bersedia mengisi shift malam ini, karena orang yang seharusnya bertugas tidak bisa datang. Kang-do langsung menolak, tetapi lama-lama dia pun akhirnya setuju untuk melakukannya,

scene62651

Moon-su yang melihatnya, hanya bisa berkomentar: “Katamu seseorang hanya akan peduli pada diirnya sendiri! Tapi kenapa kamu repot-repot membantu orang lain? Kemarin kamu membantu temanku dan sekarang kamu menjadi orang pertama yang memberi baantuan ketika aku menghadapi masalah.. Perkataan dan perbuatanmu itu tidak sesuai~”

scene63051
scene63251

Kang-do masuk kedalam ruangang, lalu lewat jendela.. dia tak henti-hentinya memerhatikan senyum mannis di wajah Moon-su. Tapi tiba-tiba, terdengar sebuah suara misterius: ‘sepertinya bisa hidup adalah sesuatu yang bagus untukmu

scene63951
scene64751

Mendengar suara itu, membuat wajah bahagia Kang-do.. seketika berubah menjadi wajah penuh rasa ketakutan.

scene65551

Di kantornya, Pak Jung marah besar.. secara membabi-buta, dia membentak dan menghajar seorang kontraktor yang sepertinya merupakan saudara iparnya sendiri. Karena pada salah satu kalimat, dia berteriak menyalahkan perusahan ayah pria itu yang dia sebut sebagai ayah mertuanya. Permasalahannya terkait 1/5 lahan yang menjadi bahan sindiran Yoo-jin padanya..

Dia merasa begitu malu, dia tak mengerti mengapa ada lahan yang belum terbeli olehnya. Bagaimana pun juga.. berapa pun harganya, pokoknya lahan itu harus segera dibeli oleh perusahaan ini..

scene67201
scene67451

Malam hari, ketika berjalan pulang.. langkah Kang-do tiba-tiba terhenti. Dia tersenyum, karena melihat Halmeoni yang tengah asyik berolahraga ringan di area taman. Jahilnya.. dia sengaja menepuk pundak Halmeoni secara tiba-tiba hingga membuatnya berteriak kaget.

“Halmeoni.. bukannya jalan-jalan ditempat yang terang, kenapa kau malah menyendiri di tempat gelap seperti ini..” ujar Kang-do

“Kau tak tahu.. area ini adalah tempat yang paling indah ketika salju turun. Aku sendiri bertanya-tanya.. apakah aku bisa melihatnya lagi di hidupku ini..” tutur Halmeoni yang kemudian merasa lututnya nyeri dan mengajak Kang-do untuk duduk di bangku taman

Mendengar Kang-do yang selalu berbicara seakan mereka teman seumuran, membuat Halmeoni mengomelinya,

“Apa bole,h kau memperlakukan orang yang akan merawatmu sampai tua renta seperti ini..” keluh Kang-do

“Memangnya ini salahku menjadi tua? Lahipula, siapa yang memintamu merawatku..” ujar Halmeoni

“Kalau tak mau dirawawt olehku, maka rajinlah berolahraga setiap hari..” tukas Kang-do

scene69451

Ketika Halmeoni mengeluarkan rokoknya, Kang-do langsung menyuruhnya untuk berhenti merokok. Tak hanya itu, dia pun sengaja melempar sebatang rokok itu ke tanah.. *meskipun akhirnya dipungun lagi oleh si nenek

Kang-do bertanya, jika ada sesorang yang benar-benar lupa akan sesuatu.. haruskah dia mengingatkannya atau justru membiarkannya begitu saja?

Tanpa ragu, halmeoni memintanya untuk membiarkannya begitu saja. Tetapi kemudian, Kang-do mengeluh: “Ada orang, yang hidupnya terlampau nyaman setelah sengaja melupakan semuanya bukankah itu tidak adil..”

“Siapa bilang, orang itu hidup dengan nyaman? Bahkan, orang yang menangis paling keras pun, belum tentu menjadi orang yang paling tersakiti..” tutur Halmeoni

scene73301

Pak Jung, mengobrol dengan Ma-ri untuk bertanya seputar Kang-do. Dia ingin tahu, siapa dan dari mana dia berasal dan mengapa tingkahnya sangat menjengkelkan.

Sama seperti biasa, Ma-ri tersenyum menanggapinya. Dia mengatakan bahwa Kang-do hanyalah seorang pria yang akan meakukan apapun demi uang, karena terlilit begitu banyak hutang.

“Jadi, abaikan saja dia meskipun dia membuatmu kesal..” pinta Ma-ri

scene75501

Saat itu juga, Kang-do mendapatkan telpon dari Ma-ri yang meminta untuk datang menemui Pak Jung esok hari..

scene76901

Ternyata, Pak Jung memanggilnya untuk memebrikan surat kontark yang telah ditandatangani olehnya,

“Bukankah kau ingin menghancurkannya?” tanya Kang-do

“Entahlah.. karena melihat banyak orang yang memerhatikanmu, aka aku pun ikut memerhatikanmu.. maka untuk mengujimu, aku ingin memebrikan sebuah pekerjaan untukmu..” tutur Pak Jung

“Jadi, hanya ini alasanmu memanggilku kesini?” tanya Kang-do

“Lantas, harus aku yang mendatangimu?” tukas Pak Jung yang kemudian mengatakan: “Kamu pikir... semua orang melewati hidupnya dengan cara yang sama? Ingat yaa.. tak ada yang adil di dunia ini.. waktu dan waktuku, beda level..”

scene77951

Berikutnya, Pak Jung ada agenda rapat bersama dengan Joo-won, Yoo-jin dan Moon-su. Mereka mendiskusikan, progress pembangunan, tetapi Moon-su selalu mempertanyakan kondisi lahan yang masih dia ragukan kekuatannya.

scene78401
scene78651

Hal tersebut membuat Pak Jung kesal, dan juga menimbulkan perdebatan diantara Joo-won dan Yoo-jin. Perusahaan telah meminta pihak lain untuk melakukan pengecekan tanah dan hasilnya baik-baik saja. Kalau pun ada kesalahan, sudah ada tim lain yang akan mengurusnya.. Yoo-jin dimarahi, dia pun disuruh untuk pergi meninggalkan ruang rapat ini. Dalam kondisi itu, tak sengaja Moon-su melihat Kang-do lewat di depan pintu..

scene80201

Ketika Moon-su meninggalkan ruangan, Joo-won mengejarnya. Dia mencoa untuk menghiburnya dengan mengatakan bahwa pendapat Moon-su itu tidak salah: “Kamu adalah orangku, dan kamu tak boleh terintimidasi oleh perkataan orang lain..”

scene81601

Tiba-tiba, muncul Yo-jin yang meminta Joo-won untuk kembali ke ruang rapat. Sementara itu, Moon-su berjalan pergi, meninggalkan gedung ini..


||=========||||=========||||=========||||=========||

--[ INDEKS SINOPSIS JUST BETWEEN LOVERS / RAIN OR SHINE ]--

||=========||||=========||||=========||||=========||

Untuk UPDATE Sinopsis, serta berita terkait drama dan film bisa add Akun Official LINE My-Eternal Story/Dramatales : @azk6919i

Tambah Teman

You Might Also Like

0 komentar

Don't forget to tell us what's on your mind ❤❤❤