SINOPSIS JUST BETWEEN LOVERS EPISODE 2 [ Bagian 3 ]

05:28

= SELURUH GAMBAR DAN KONTEN BERSUMBER DARI : jtbc =

image

Ma-ri menelpon Kang-do untuk datang menemuinya di club. Dengan senyuman penuh beban, lebih dulu mari meminta maaf pada Kang-do atas ‘pekerjaan’ yang harus dilakukannya nanti..
scene86301

Ternyata, Kang-do dipanggil atas permintaan khusus dari Pak Jung yang saat ini, tengah berada dalam salah satu ruang hiburan ditemani oleh wanita yang tempo hari Kang-do sebut sebagai ‘adik’ yang teraniaya, yang membuatnya mengancam Pak Jung untuk memberikan uang ganti rugi.

scene88751

Sengaja.. Pak Jung memanggilnya, untuk ‘balas dendam’. Dia merasa dipermainkan, karena sepertinya dia telah mengetahui bahwa Kang-do bukanlah kakak dari wanita disampingnya.

Pak Jung melemparkan segepok uang, kemudian menyuruh wanita itu untuk menampar Kang-do. Suasananya sangat kikuk.. tamparan pertama cukup pelan dan Pak Jung protes akan hal itu. Maka tamparan kedua lebih keras, bahkan sampai meninggalkan luka goresan di pipi Kang-do..

scene89551
scene90501

Untunglah, datang Ma-ri yang kemudian memberitahukan bahwa tamunya Pak Jung telah tiba. Dua orang pria masuk dan langsung membungkuk menyapa Pak Jung.

Sebelum membiarkan Kang-so pergi, Pak Jung menghampirinya... dan dengan kasar dia hendak menjedotkan kepalanya ke meja dimana tersimpan beberapa gelas kaca. Kang-so berusaha keras menahan diri, dan Ma-ri mencoba untuk mengalihkan perhatian Pak Jung.

scene90701
scene91051
scene91101

Insiden megangkan itu berlangsung singkat dan intens.. meskipun akhirnya dibolehkan pergi, tetap saja rasa kesal pasti bergejolak dalam benaknya Kang-do. Ketika berjalan keluar... lagi-lagi, Kang-do berepapasan dengan Joo-won.

scene91501

Diluar, Kang-do mengobrol dengan si wanita penghibur.. kejadian barusan tak membuatnya marah. Justru Kang-so mengkhawatirkan perasan wanita itu. Bagaimana tidak? Dia harus menemani pria yang menganiayanya tempo hari..

Tetapi dengan tenangnya, wanita itu mengatakan bahwa dirinya baik-baik saja. Ini adalah pekerjaan pilihannya, dan sejauh ini.. dia hanya perlu tersenyum lebar untuk mendapatkan uang dari para pelanggannya.

scene93101

Setelah wanita itu pergi, datanglah Joo-won yang langsung berjalan menghampiri Kang-do dan menyapanya..

scene93551

Sebelum masuk kedalam rumahnya, Moon-su menarik nafas panjang.. mecoba untuk membingkai senyuman manis di bibirnya. Namun menjadi hal yang sangat mengejutkan, ketika dia melihat ibunya yang tengah memasakkan makanan malam untuknya.

scene94651
scene96351

Sayangnya.. ketika dicicipi, masakan ibu kurang enak. Mereka pun hanya tertawa lepas.. dan untung saja, sebelumnya Moon-su telah membelikan ayah goreng yang bisa mereka santap sebagai makan malamnya.

scene96901
scene97051

Setelah makan selesai, Moon-su mencucui piring.. pinggangnya terasa nyeri, tentu akibat terjatuh di jalanan tadi. Seketika ia pun teringat kembali, wajah orang yang menyelamatkannya.. yang baru ia sadari bahwa itu adalah pria babak belur yang pernah dia tolong..

..... SINOPSIS JUST BETWEEN LOVERS EPISODE 2 : Bagian 3 .....

scene98201
scene99051

Keesokan paginya, ketika berada di kantor.. So-mi menghampiri Moon-su, lalu memberitahunya gosip mengenai Yoo-jin, si wanita cantik yang tempo hari datang kesini. Darii gossip yang beredar, katanya yoo-jin itu pernah berpacaran dengan joo-won. Akan tetapi, suatu hari Yoo-jin mencampakan Joo-won, dan lebih memilih pindah keluar negeri..

Ketika asyik-asyiknya bergossip, muncullah Joo-won. Dia tak menghiraukan gossip di kantor, dia datang hanya untuk mengajak Moon-su ikut ke ruang rapat bersama dengannya.

scene100101
scene100651

Karena suasana sangat hektik.. Mon-su terpaksa terbawa masuk kedalam lift. Wajahnya terlihat sangat pucat.. dan Joo-won menyadari hal tersbut. Dia tak bertanya kenapa, dia malah langsung mengajak Moon-su mengobrol, bercerita mengenai kisahnya sampai lift-nya sampai dilantai yang mereka tuju.

scene102551
scene102651
scene103151

Disaat rapat berlangsung, Joo-won mempresentasikan desainnya dan itu mendapatkan tentangan dari Pak Jung, yang dalam pikirannya hanya ada ‘uang dan uang’. Untunglah, disana ada Yoo-jin yang pemikirannya lebih terbuka dan selalu memberikan dukungannya terhadap ide-ide dari Joo-won.

scene104851

Setelah rapatnya selesai, Yoo-jin menghampiri Joo-won dan mengajaknya untuk makan malam bersama di rumahnya dan Joo-won bisa pulang menumpang di mobilnya. 

Melihat penampilan Yoo-jin, seketika membuat Moon-su merasa ‘renah diri’. Dia pun menyela pembicaraan mereka, untuk izin pulang pada Joo-won.

scene105651

Namun beberapa saat kemudian, ketika dirinya tengah menuruni tangga.. tiba-tiba muncul Joo-won yang membantu membawakan berkasnya lalu meminta maaf atas kejadian lift tadi. Joo-won mengatakan, bahwa dirinya lupa, kalau Moon-su tak bisa naik lift..

“Tak apa.. anda tak perlu memikirkannya..” ucap Moon-su

“Tapi aku memikirkannya...” tukas Joo-won

scene106651
scene107101

Pak Jung menghampiri Yo-jin, dia memintanya untuk tak banyak berharap pada seorang lelaki seperti Joo-won, “Sebelumnya, dia sadar bahwa hubungannya denganmu tak akan berjalan lancar. Maka dari itu dia memanfaatkan ibunya untuk bisa masuk dalam keluarga kita... dia tak pantas untukmu. Lagipula kamu tak akan bisa menikah dengannya. jadi lupakanlah perasannmu untuknya..”

“Oppa.. memangnya, kau menikah karena cinta? Akhir dari sebuah cinta, tidak harus berbentuk sebuah pernikahan..” tutur Yoo-jin

scene108651

Moon-su menemui Wan-jin, untuk curhat mengenai apa yang dialaminya hari ini. Dan reaksi Wan-jin sangat yakin, menyatakan bahwa Joo-won tertarik pada Moon-su. Tetapi Moon-su terlalu rendah diri, menganggap Joo-won sebagai pria yang terlalu sempurna, “Badannya saja sangat tinggi.. aku seperti kurcaci ketika berada di sampingnya..”

“Memangnya kenapa kalau pria tinggi? Mending juga pria yang pendek.. Kalau terlalu tinggi, lehermu akan sakit karena harus selalu melihat keatas ketika megobrol dengannya~” gerutu Won-jin yang kemudian malah terus berbicara mengenai karakter pria ‘sempurna’ yang hanya ada dalam drama tapi disukai oleh banyak wanita,

“Kau tahu kenapa para wanita jatuh cinta pada karakter pria dalam drama? Itu karena pria yang seperti itu tak ada di dunia nyata..” tuturnya

“Eonnii.. ada apa denganmu?” tanya Moon-su

scene109701

Akhirnya Won-jin bercerita mengani sosok pria ‘gegebtan’-nya yang secara tiba-tiba memebrikan undangan pernikahan kepadanya. Setelah sekian lama dekat.. Won-jin merasa bahwa dirinya saja yang menyukai pria. Dalam kata lain, cintanya bertepuk sebelah tangan..

scene110901

Won-jin bangkit untuk mengambil air di kulkas dan pada saat inilah, kita baru diperlihatkan sosok Won-jin yang ternyata lumpuh.. dia berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya dengan menggunakan kursi roda.

Karena kondisinya yang tengah ‘patah hati’.. dia pun mengajak Moon-su untuk menemaninya minum malam ini~~

scene112551

Sang-man menghampiri Kang-do yang tengah menyendiri.. menikmati angin malam sambil meneguk sekaleng bir. Dia bertanya.. apa yang akan dilakukan Kang-do besok?

Kang-do menjawab kalau dirinya harus bekerja. Sang-man kembali bertanya: “Pekerjaan apa? Bolehkah aku ikut?”

“Tidak boleh..” jawab Kang-do

scene112851

Ternyata.. pekerjaan yang dimaksud Kang-do, ialah pekerjaan yang ditawarkan oleh Joo-won. Pada malam sebelumnya, mereka mengobrol.. Joo-won bisa menebak bahwa Kang-do adalah orang yang menghancurkan monumen di lokasi konstruksi. Monumen tersebut harganya sangat mahal.. tetapi, dia akan membiarkan Kang-do tidak mengganti rugi dengan sebuah syarat..

..... SINOPSIS JUST BETWEEN LOVERS EPISODE 2 : Bagian 3 .....

scene115751

Di pagi hari, Moon-su tebangun dalam kondisi kamar yang berantakan. Terlihat bekas botol minuman berserakan di meja, “Aih.. terbukti, kalau aku ini memang anak ibuku..” gumamnya

scene116901

Karena ini hari kerja, terpaksa Moon-su bergegas pergi ke kantor, meskipun masih mengenakan pakaian kemarin yang dipenuhi bau alkohol. Dalam perjalanan, dia sempat menelpon bibi untuk menanyakan konsisi ibu yang untungnya tidak berbuat ‘ulah’ di pagi ini.

scene117451

Setibanya depan gedung kantor, Moon-so agak heran karena dia melihat Kang-do disana.. setelah masuk, dia pun lansgung bertanya pada So-mi, siapakah pria yang barusan masuk itu?

scene118201

So-mi tak mengetahui pasti.. dia hanya tahu bahwa pria itu merupakan buruh di lokasi konstruksi. Tak mau membahas hal itu, So-mi lebih tertarik membahas penampilan Moon-su yang sangat berantakkan pagi ini~

scene120001

Kang-do berbicara empat mata dengan Joo-won. Ternyata, syarat yang diminta joo-won, iasalah supaya Kang-do mau bekerja untuknya sebagai ‘mata-mata‘ di lapagan. Alasannya, karena Joo-won tak ingin... kejadian di masa lalu terulang kembali. Dia ingin mengetahui segala hal yang terjadi di lapangan.. Kang-do hanya perlu melaporkan segala hal kepadanya dan biar diirnya yang memeutuskan apa yang harus dilakukan selanjutnya.

“Mengapa kau meminta orang asing untuk melakukan pekerjaan ini? Bukankah lebih nyaman jika minta bantuan orang terdekat..” ujar Kang-do

“Aku lebih percaya terhadap hubungan yang terikat oleh uang..” jawab Joo-won

“Lalu.. kenapa kau tak bertanya mengapa aku menghancurkan monumen itu?” tanya Kang-do

“Karena aku tak memikirkan apa yang telah terjadi. Kalau pun aku bertanya mengapa, aku akan menganggap jawabanmu sebagai sebuah alasan yang dibuat-buat..” jawab Joo-won

scene122851

Seorang diri, Moon-su membeli minuman pereda mabuk di minimarket. Berulang kali, dia mencium nafasnya sendiri untuk memastikan bau alkohol tak terlalu menyegat dari tubuhnya..

scene123351
scene124001

Namun secara tiba-tiba, muncullah Kang-do yang langsung mengatakan bahwa dirinya masih bisa mencium bau alkohol dari badan Moon-su, “Akhir-akhir ini kita sering bertemu dan sepertimu akan semakin sering bertemu untuk kedepannya..” ujar Kang-do

“Tolong ya.. lain kali jangan bersikap seprti itu lagi. Anda harus percaya terhadap orang lain dan menolong orang lain meskipun itu bukan tugas anda..” ucap Moon-su

“Menolong? Mempercayai orang terdekatku dalam situasi berbahaya?.. aku tak ingin melakukannya..” tukas Kang-do

[ FLASHBACK ]

scene125351
scene125451
scene128001

Tim penyelamat berusaha keras membongkar reruntuhan untuk mencari korban yang masih selamat. Entah seperti apa posisi pastinya, namun pada kala itu.. Moon-su lebih dulu ditemukan dan diselamatkan. Dalam kondisinya yang lemah, dia dibopong keluar menuju tempat yang lebih aman dalam kondisi mata yang sengaja ditutupi oleh kain putih.

scene128701
scene128851

Tiba-tiba, reruntuhan beton dari bagian atas, perlahan kembali roboh untuk yang kesekian kalinya dan otomatis menyebabkan bagian bawahnya tertimpa. Padaha kala itu.. masih ada Kang-do yang terjebak seorang diri. Sekuat tenaga, Kang-do mencoba untuk menahan reruntuhan yang tepat berada di atas kepalanya.. dia tak bisa bergerak leluasa karena besi tajam berujung beton yang tertancap di kakinya

[ FLASHBACK END ]

scene129951

Kang-do berjalan mendekati Moon-so lalu berkata: “Disaat kamu akan mati, satu-satunya orang yang kamu pedulikan hanyalah dirimu sendiri..”

Notes:

Yang paling aku suka dari karakternya Joo-won, adalah karena dia enggak pernah tanya ‘kenapa?’
Dia peka banget, dia tahu apa yang harus dia lakukan ketika menghadapi beberapa situasi tak terduga. Yang lebih penting dia tipe orang yang ‘to the point

Kalau Kang-do, dia tahu banyak hal, dia pun cowok yang peka... tapi orangnya terlalu apatis Dia enggak peduli orang lain mau bilang apa, dia mah lakuin apa yang dia pengen aja. Sedih kalau lihat hubungan dia sama adeknya.. padahal, itu si adek hidupnya susah, butuh pundak buat bersandar. Mungkin juga, ada kesalahfahaman diantara mereka dan sayangnya, Kang-do sendiri enggak terlalu peduli entah adeknya mau sebel sama dia atau gimana T_T

Duh drama inituh melo-nya dapet banget, OST-nya cocok dan beneran bikin hatiku sampe gemeter loh *elah lebayyyy*

Ada satu adegan yang bikin aku sampe nangis di episode ini. Pas Moon-su teriak, bilang dia takut... setelah dia minta ibunya janji untuk bilang dulu sama dia kalau ibunya mau mati. Wahhh.. feel-nya beneran bikin merinding loh.

Moon-su pernah kehilangan adeknya di depan mata dia sendiri, dan itu pasti jadi trauma berat buat dia. Dan *pahitnya, ketika lihat sikap ibunya yang kayak gini, pastilah dia takut yang beneran takut..

Gak ngerti kenapa ayahnya milih pergi.. kalau dia pergi tanpa alasan jelas, kupikir ayah itu orang yang sangatttt tidak bertanggung jawab. Dia tinggalin Moon-su buat jagain ibunya, yang kita tahu kondisi emosinya bener-bener enggak stabil, naik-turun gak karuan. 10 tahun lohhh, hebat dong Moon-su masih bisa hidup normal dan meniti karir,


||=========||||=========||||=========||||=========||

--[ INDEKS SINOPSIS JUST BETWEEN LOVERS / RAIN OR SHINE ]--

||=========||||=========||||=========||||=========||

Untuk UPDATE Sinopsis, serta berita terkait drama dan film bisa add Akun Official LINE My-Eternal Story/Dramatales : @azk6919i

Tambah Teman

You Might Also Like

4 komentar

  1. 2 cowok itu sama sama keren emang ya lia? Tp joowon meski peka sama org lain, dia ga punya siapa siapa jg. Kalau kang doo masih ada temen temennya yg tahu drinya meski dia sendiri ga peduli pendapat org lain ttgnya...
    Waktu nonton teasernya sy kira ibu moon soo cm syg anak keduanya aja tp ternyata ga ������ dia jg takut kehilangan moon soo. Drama ini dapet banget nyeritain penderitaan korban. Dan ttg ayah, kayaknya dia ngerasà bersalah deh setelah kejadian itu ibu ga banyak berubah. Ia seperti ga bs berbuat banyak untuk menenangkan ibu. Padahal dia cuma gatau aja kenapa ibu seperti itu. Bener kata lia, ibu butuh sandaran yg mgkn cm bisa ia dapat dari pria yang ia cintai��
    Sy paling cemas tuh sebenernya sama moon soo. Dia lukanya dalem banget tp ga keliatan. Makanya sekalinya dia meledak sakiiiiiiiiit rasanya ngeliatnya haha ikutan lia lebay dikit.
    btw ost yg where to itu blm rilis kan ya? Yg di episode 1 ditampilin di tangga

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau menurut saya sih, kayaknya kerenan Joo-won.. karena Kang-do leih realistis dia orangnya. Hehehe~

      Entahlan, tapi kalau cuman karena rasa bersalah.. kayaknya, semua orang juga merasa bersalah. Tapi ayah yang notabennya sosok 'sandaran', yang malah 'lari' kesannya enggak bertanggung jawab aja.


      Lihat sikap ibu yang tiba-tiba bisa senyum gitu, rasanya bikin adem. Memang perlu disetrum dulu nih si ibu. Lagipula, ibu sendiri enggak mau terus-terusan kayak gini.. tentu dia juga sayang banget sama Moon-su.

      Makanya, kubilang Moon-su itu karakter yang hebat. Traumanya di aluar biasa, tapi dia gk bisa memperlihatkan itu dihadapan orangtuanya. Syukurlah.. di drama ini dia dipertemukan dengan Kang-do, wkwkwkwkwk~~~

      Delete
    2. yah...anggap aja ayah juga kurang realistis sebagai sosok ayah. seperti joo won buat lia. jadi imbang kan, ada yang begitu dan ada yang begini...
      meski moon soo juga sebelum kang doo datang sebenernya tampak baik-baik aja, bertemunya kang doo dan moon soo emang lebih bikin mereka tambah dewasa :)
      sip!

      Delete
    3. Lah, bisa aja mbak nih :p

      Delete

Don't forget to tell us what's on your mind ❤❤❤