SINOPSIS JUST BETWEEN LOVERS EPISODE 1 [ Bagian 2 ]

07:58

= SELURUH GAMBAR DAN KONTEN BERSUMBER DARI : jtbc =


image

Keesokan harinya, sendirian Kang-do berjalan menuju gedung tempat perusahaan konstruksi Cheon Yeo berada. Entah bagaimana caranya, namun dia berhasil masuk kedalam ruangan Jung Yoo-taek dan disana dia melakukan tugasnya sesuai dengan apa yang telah diperintahkan Ma-ri. Dia mengaku sebagai kakak dari wanita yang teraniaya yang datang untuk bernegosiasi perihal nominal uang ganti rugi.

scene47751

“Ketika adikmu bekerja di bar, sebagai kakaknya kau mencoba untuk memeras dari orang lain? Jika kau butuh uang, maka bekerja ‘lah!!!” sindir Yoo-taek

“Adikku masih berusia 20 tahun dan dia bekerja keras untuk mengumpulkan uang. Dia anggap yang dia lakukan sebagai pekerjaannya.  Bahkan, ketika dia.. yang mungkin seusia dengan putrimu.. harus tersenyum kepada orang sepertimu, bukankah ini sangat keterlaluan untuknya!” ujar Kang-do sambil meraih kerah kemeja Yoo-taek

scene48451
scene48851

Tak sengaja Kang-do melirik layar laptop Yoo-taek yang tengah menampilkan presentasi terkait projek BIOTOWN. Sejenak Kang-do terdiam... dia melihat ke arah jendela, kemudian mengajukan sebuah pertanyaan: “Melihat dunia dari posisi setinggi ini, tidakkah orang-orang terlihat seperti orang bagimu?”

..... SINOPSIS JUST BETWEEN LOVERS EPISODE 1 : Bagian 2 .....

scene50551

Moon-su akhirnya memutuskan untuk mengambil pekerjaan yang ditawarkan padanya. Di kantor, dia hanya bertemu dengan pegawai lain.. mereka berbincang sejenak, dan pegawai itu mencecarnya dengan beragam pertanyaan, karena merasa sangat penasaran.. bagaimana bisa presdir mereka yaitu Seo Joo-won, secara langsung merekomendasikan seseorang seperti Moon-su untuk bergabung dalam projek ini.

Namun faktanya... berapa kali pun ditanya, Moon-su tak bisa memberikan penjelasan pasti, karena dirinya memang tak mengenal siapa itu Seo Joo-won. Meninggalkan pertanyaan itu, pegawai tersebut kemudian menyuruh Moon-su untuk mempersiapkan diri... karena, hingga projek ini berakhir, Moon-su harus datang bekerja ke kantor setiap hari dan dia tak bisa  bekerja seperti freelancer pada umumnya.

“Kenapa??” tanya Moon-su

“Ini projek besar... bukan projek sedernaha yang bisa kamu selesaikan sebagai pekerjaan rumah semata~~~”

scene51951

Karena direkrut dengan sangat mendadak,  tak ada ruangan atau pun meja khusus untuk Moon-su. Akhirnya, mereka menunjukkan sebuah gudang, yang setelah dibersihkan bisa dijadikan ruang kerjanya,

Ketika Moon-su hendak pulang.. tiba-tiba, kondisi kantor menajdi ricuh. Karena para pegawai baru menyadari, bahwa dokumen rancang bangunan milik presdir mereka tertinggal, padahal pukul 1 siang nanti ada rapat penting. Yang menjadi permasalahan, ialah ‘siapa orang yang mau mengantarkan dokumen itu?’

scene52701

Beberapa detik suasana hening.. hingga kemudian, para pegawai menunjuk sosok Moon-su yang bisa dibilang sebagai ‘anak baru’ di perusahaan ini. Dengan sangat terpaksa, Moon-su pun menuruti permintaan mereka...

..... SINOPSIS JUST BETWEEN LOVERS EPISODE 1 : Bagian 2 .....

scene53101

Sekarang, Joo-won sendiri baru tiba di lobby gedung perusahaan kontruksi Cheon Yeo. Dia bertanya kepada resepsionis.. namun jawabannya terdengar agak janggal. Karena resepsionis mengatakan, bahwa Pak Jung (Yoo-taek) tengah bertemu dengan seseorang bernama Joo-won yang baru saja masuk keruangan. Padahal jelas-jelas... Joo-won adalah namanya..

scene53601

Segera, Joo-won berjalan memasuki ruangan Pak Jung. Disana dia agak terkejut, ketika melihat Pak Jung tengah berhadapan dengan seorang pria ‘misterius’ yang bahkan cara berpakaian-nya pun terkesan ‘selenge-an’

scene53901
scene54251

Melihat kedatangannya, membuat Kang-do memutuskan untuk berjalan pergi. Ketika berpapasan, Joo-won meahan tangan Kang-do: “Aku Seo Joo-won..” ucapnya

“Aku tidak bertanya..” tutur Kang-do sambil tersenyum sinis

“Bukankah, kau masuk kesini menggunakan namaku..” tukas Joo-won

Dengan tenangnya, Kang-do menepuk tangan Joo-won lalu berkata: “Jangan menyentuh seseorang yang kau tidak kenal.”

scene54551
scene55101

Setelah Kang-do pergi, ponsel Joo-won berdering. Kala itu, Joo-won belum mengenal Moon-su. Lewat pesan tersebut, dia hanya mengetahui.. bahwa pegawai barunya yang mengantar berkas untuknya dan Joo-won memintanya untuk menemuinya di depan lift lantai 16.

Moon-su mengehela nafas panjang, “Lantai 16..” keluhnya

scene55851
scene56801

Beberapa saat berlalu, kini kita melihat Moon-su yang berjalan terengah-engah, menaiki satu per-satu anak tangga menunju lantai 16. Dalam perjalanannya, tak sengaja dia berpapasan dengan Kang-do. Karena terkejut, secara tak sengaja dia hampir tejatuh ke belakang.... namun dengan sigap, Kang-do berhasil meraihnya dan lansgung menariknya kedaam pelukannya.

“Kalau jalan lihatlah kedepan...” ucap Kang-do

scene57251
scene57351

Dalam beberapa detik, Moon-su tetap diam pada posisi itu. Hingga kemudian,, Kang-do bertanya: “Apa kau akan terus seperti ini?”

Seketika Moon-su melepas tangannya, lalu Kang-do berjalan meninggalkannya begitu saja. Moon-su pun melanjutkan langkahnya, hingga ia sampai di lantai 16.

scene59251

Nafas yang terengah-engah membuat lafal bicaranya terdengar kurang jelas.. namun untung saja, masih bisa difahami oleh Joo-won. mereka mengobrol singkat, lalu Moon-su memberikan berkas yang dibawanya. Setelah itu dia pun pamit.... Joo-won menekan tombol lift untuknya. Namun Moon-su menolak, dia beralasan bahwa menuruni tangga ‘manual’ terasa lebih nyaman untuknya. Otomatis, tingkah Moon-su itu membuat Joo-won merasa keheranan~~

..... SINOPSIS JUST BETWEEN LOVERS EPISODE 1 : Bagian 2 .....

scene59951
scene60851

Tiba diluar gedung.. Kang-do terdiam sejenak sembari meregangkan kakinya. Lalu dia berjalan menghampiri toko kelontong, untuk membeli sebuah payung. Tak lupa, dia pun memberitahu si penjual, bahwasanya sebentar lagi akan turun hujan. Namun si penjual mengelak.. mengatakan, bahwa ramalan cuaca menyebutkan kalau hari ini cuacanya akan terang.

scene61201

Moon-su berjalan sendirian sembari membawa sekotak cake di tangannya. Dia teringat ucapan ibunya, yang bertanya apakah dirinya tak ingat besok hari apa?

Bersamaan dengan itu, langit cerah seketika berubah menjadi mendung dan turunlah hujan yang begitu lebat. Kebetulan, ketika meneduh di halte... mobil Joo-won lewat dan langsung berhenti untuk menawarkan tumpangan padanya.

scene62401
scene62901

Meskipun sempat menolak, namun pada akhirnya.. Moon-su menerima tawaran tersebut.  Sepanjang perjalanan, Joo-won terus meminta maaf karena ini dan itu, terutama karena kejadian barusan.. Usaha Moon-su yang membawakannnya berkas menjadi sia-sia, karena rapat hari ini dibatalkan.

“Tolong hentikan. Aku sama sekali, tak merasa terbebani. Tapi jika anda terus minta maaf, itu hanya akan membuatku merasa tidak nyaman...” tutur Moon-su

“Oh.. maafkan. Kupikir meminta maaf sudah menjadi kebiasaan untukku.” ungkap Joo-won

“Setidaknya, itu lebih baik daripada tidak pernah meminta maaf sama-sekali..” ujar Moon-su

Memanfaatkan momen ini, Joo-won kemudian menceritakan alasannya meminta presdir tempat Moon-su bekerja untuk memperkenalkan Moon-su kepadanya, yaitu karena dia kagum dengan pemikiran Moon-su terkait desain bangunan yang sangat akurat. Setelah itu, Joo-won lanjut bertanya.. “Mengapa kamu tidak menggunakan lift?”

“Hmmm... kurasa, agak pengap ketika aku tidak bisa melihat keluar..” jawab Moon-su


..... SINOPSIS JUST BETWEEN LOVERS EPISODE 1 : Bagian 2 .....

scene65401

Kang-do mendapatkan upahnya, lalu Ma-ri memintanya untuk bekerja padanya saja. Lagipula, sebentar lagi Kang-do pasti akan dipecat dari pekerjaannya sebagai buruh.

“Aku tidak mau..” ujar Kang-do

“Kalau begitu, minumlah sebelum kau pergi..” pinta Ma-ri

“Tidak mau..” ujar Kang-do

“Kenapa?” tanya Ma-ri

“Disini tak ada jendela.. terlalu pengap..” jawab Kang-do

Sebelum pergi, Kang-do menyinggung soal kontruksi yang dilakukan perusahaan Cheong-yeo. Dia pun meminta bantuan Ma-ri untuk mencarikannya pekerjaan di tempat itu~~

scene67151

Kang-do mendatangi sebuah tempat dimana kita melihat seorang halmeoni menjual obat sekaligus mengobati orang asing yang bekerja sebagai buruh seperti Kang-do. Terlihat jelas, bahwa mereka memang sudah saling mengenal dalam waktu yang cukup lama..

scene68701

Kang-do memberikan se-amplop upah yang baru saja didapatkannya. Kemudian Halmeoni memberinya beberapa butir obat pereda nyeri. Dari amplop itu, halmeoni hanya mengambil selembar uang dan hendak memberikan sisaya kepada Kang-do.

“Tolong berikan itu kepada Jae-yeong..” pinta Kang-do

“Kau bahkan tidak bisa membayar bunga pinjamanmu tepat waktu, tapi kau masih bersikap seperti seorang oppa?” tukas Halmeoni

“Dia harus hidup dengan baik.. karena dia berbeda dariku..” ujar Kang-do

“Kau terlahir dari ibu yang sama. Bagaimana bisa kau berbeda?” tanya Halmeoni

“Tidak.. kami berbeda...” jawab Kang-do

scene69501

Ketika pulang, Moon-su hanya melihat bibinya yang tengah duduk di bangku depan tempat pemandian. Dia pun menanyakan dimana ibunya?

“Ibumu.. dia tadi pergi dan~~~” tanpa perlu menyelesaikan kalimatnya, apa yang ingin dikatakan bibi lansgung bisa ditangkap oleh Moon-su yang kemudian bergegas berlalri untuk mencari ibunya.

scene69951
scene70101

Didepan sebuah kedai.. ibu kini tengah berbicara melantur. Sama seperti sebelumnya, sekarang kondisinya pun masih setengah sadar, karena berada di bawah pengaruh alkohol. Ibu terus-terusan menuduh para ahjumma disekitarnya, menganggap mereka tengah menggunjingkannya.

Salah seorang ahjumma merasa jengkel, kemudian mengomelinya: “Terlihat begitu menyedihkan. Kau mabuk di siang bolong. Apakah membiarkan anakmu mati adalah sesuatu yang harus dibanggakan? Kau seharusnya merasa malu! Jika kau membuka rumah pemandianmu dengan uang menjual anakmu, kau seharusnya menundukkan kepalamu dan hidup yang benar. Yang selalu kau lakukan hanya minum dan berkeliling di sekitar. Aigoo, kau tidak tahu malu.”

scene71151

Bersamaan dengan itu, datanglah Moon-su. Dengan wajah yang tetap tegas, dia menghampiri ibunya kemudian meminta maaf kepada para ahjumma disana. Bergegas dia pun, memboppong ibunya, untuk pulang menuju kediaman meraka.

scene72501

Dalam perjalanan, ibu bertanya kepada Moon-su: “Apakah kau juga berpikiran bahwa ibu ini sudah tidak waras?”
“Apakah kelihatannya sepreti itu?” tanya Moon-su
“Iya..” jawab Ibu
“Mengapa ibu terus bertingkah seperti ini??” tanya Moon-su

“Supaya aku tak melupakannya. Aku memang harus dimarahi supaya aku tidak pernah lupa kalau aku telah membuat Yeon-soo pergi lebih dulu. Jika tidak, aku terkadang melupakan hal itu...” tutur Ibu

“Cobalah untuk melupakannya.. ” pinta Moon-su

“Kau dan aku berbeda. Ibu harus terus mengingatnya, karena ini semua adalah kesalahanku..” ungkap Ibu

“Mengapa itu menjadi kesalahan ibu?” tanya Moon-su

“Karena.. memang menjadi kesalahan seorang ibu, ketika anaknya pergi lebih dulu. Jika aku melanjutkan hidup dengan baik, maka mereka menyebutku aneh.. dan jika hidupku menjadi hancur, meraka akan menyebutku tak tahu diri. Entah ibu tertawa atau pun menangis, tetap saja orang-orang akan memandang ibu sebelah mata. Jadi, meskipun ibu sering minum dan mengamuk.. kumohon, jangan terlalu membenci ibumu ini~~~” ungkapnya

scene74151

Mendengar perkataan ibunya, seketika membuat mata Moon-su berkaca-kaca. Saat ini, dia tak bisa mengatakan appapun.. namun dia faham betul betapa menderitanya sang ibu..

scene75151
scene76151

Setelah menidurkan ibunya di kamar, Moon-su membuka cake yang dibelinya. Dia tak menyalakan lilin diatas kue tersebut, dia malah berbicara pada foto yang terpajang disampingnya: “Lagipula.. kamu tidak bertambah tua~”

scene76901

[ FLASHBACK ]

scene78051

Robohnya pusat perbelanjaan megah.. ternyata bukan sekedar mimpi buruk belaka. Kala itu, Moon-su menjadi salah satu korban yang berhasil selamat. Ibu menangis terharu karenanya.. akan tetapi, rasa haru seketika berubah menjadi duka ketika menyadari bahwa Yoon-seo tak ada dalam daftar korban yang selamat.

scene79501
scene80451

Beberapa saat kemudian, ayah berjalan lesu meninggalkan ruang jenazah. Ayah meminta ibu, untuk tidak masuk... karena khawatir, akan lebih syok ketika melihat kondisi jenazah Yoon-seo.

Tak kuasa menahan rasa sedih, ibu berteriak histeris.. lalu menyalahkan Moon-su yang dianggap tidak becus dalam menjaga adiknya sendiri. Namun perkataan ibu, membuat ayah marah dan bertanya balik, dimana saja ibu yang seharusnya menjaga anak-anaknya. Tak cukup samapi disana, sekaarng giliran ibu yang menuduh ayah sebagai sosok ayah yang tidak bertanggungjawab.. yang sibuk mengurus pekerjaannya, hingga lupa akan keluarganya sendiri!

scene82501
scene82551

Perdebatan.. saling-menyalahkan itu, baru berakhir ketika dokter memanggil ayah yang posisinya merupakan wali dari mendirian Yeon-seo. Sebellum pergi, ayah bertanya pada Moon-su: “Apakau kamu masih belum ingat? Apa yang terjadi pada saat insiden tadi?”

Moon-su terdiam seribu bahasa... padangannya kosong matanya berair dan ia hanya bisa menggelengkan kepalanya.

“Lupakanlah. Lagi pula itu bukan kenangan yang bagus untuk diingat. Ayah bersyukur karena kamu masih hidup...” tutur ayah

[ FLASHBACK END ]

scene84751

“Tidak ada yang harus disyukuri karena keadaan mungkin saja menjadi lebih buruk.Kesialan itu... hanya perasaan menyedihkan...” - Ha Moon Su


..... SINOPSIS JUST BETWEEN LOVERS EPISODE 1 : Bagian 2 .....

scene88451

Moon-su datang ke sebuah kedai, yang ternyata milik ayahnya sendiri. Interaksi diantara mereka, tersanga begitu dingin..

“Tidakkah ayah bertanya kabar ibu? Hari ini hari ulang tahun Yeon Soo. Kau harusnya mampir...” ucap Moon-su sambil menyantap mie yang dibuatkan ayahnya

“Kau datang jauh-jauh hanya untuk mengatakan itu?” tanya ayah

“Iya.. Karena aku pikir ayah melupakannya..“ jawab moon-su


||=========||||=========||||=========||||=========||

--[ INDEKS SINOPSIS JUST BETWEEN LOVERS / RAIN OR SHINE ]--

||=========||||=========||||=========||||=========||

Untuk UPDATE Sinopsis, serta berita terkait drama dan film bisa add Akun Official LINE My-Eternal Story/Dramatales : @azk6919i

Tambah Teman

You Might Also Like

0 komentar

Don't forget to tell us what's on your mind ❤❤❤