Sinopsis BECAUSE THIS IS MY FIRST LIFE Episode 15 [ Bagian 3 ]

06:53

= SELURUH GAMBAR DAN KONTEN BERSUMBER DARI : TVN =


image

Ho-rang panik.. dia tak menyangka, kalau Won-suk akan membaca pesan darinya detik itu juga, “Bagaimana ini.. harusnya tak kukirim saja...”

Tingkat kepanikannya makin meningkat, karena Wons-uk malah menelponnya. Saking panik, Ho-rang sampai melempar ponselnya hingga terjatuh ke lantai. Namun ia, berusaha kerasa untuk mengumpulkan seluruh keberaniannya lalu mengambil ponsel tersebut..

scene81051
scene81401

Dengan sangat kikuk, mereka berbicara via telpon.. saling menyapa dan bertanya kabar satu sama lain. Hingga kemudian, Won-suk menyinggung perihal pria yang tengah dekat dengan Ho-rang saat ini..

“Sepertinya, dia pria yang baik..” ucap Won-suk

“Yaa. Sepertinya begitu. Aku pun masih dalam tahap perkenalan dengannya dan dengan hatiku juga. Karena seperti katamu, mungkin ada sesuatu yang tidak kuketahui dalam hatiku.” Ungkap Ho-rang

“Baguslan kalau begitu..”

“Wanita itu juga sepertinya sangat keren.. dia juga jujur..” ungkap Ho-rang

“Ya.. kurasa juga begitu..” jawab Won-suk

scene82551
scene82851

HO-RANG : “Suk-aa.... aku sudah memikirkannya dan aku sadar bahwa aku telah menghabiskan seluruh waktu di usia 20-an ku bersama denganmu..”

WON-SUK : “Maaf.. maaf karena aku tidak bertanggungjawab atas waktu yang telah kita habiskan bersama..”

HO-RANG : “Tidak.. bukan itu maksudku. Aku tidak mengatakan ini, karena ingin mendengar permintaan maaf darimu. Justru maksudku adalah untuk mengatakan bahwa aku sangat senang, karena kamulah yang menghabiskan waktu itu bersama denganku. Aku bahagia karena menghabiskan momen terbaik dalam hidupku bersama denganmu. Jadi.. jika ada yang bisa kubantu atau kalau ada masalah, kamu bisa menghubungiku.. dulu, kita memang sepasang kekasih, tapi sekarang kita adalah sahabat..”

scene85251

Mendengar perkataan Ho-rang, seketika membuat mata Won-suk berkaca-kaca. Dan dengan suaranya yang bergetar.. dia mengatakan: “Rang-aa.. hiduplah bahagia. Pokoknya, kamu HARUS hidup bahagia...”

scene87101
scene87201

Bersamaan dengan itu,, kita melihat Soo-ji yang juga tak kuasa menahan tangisnya.. dia berbaring membelakangi sang ibu, dan dikala itu, ibu berkata padanya: “Kalau kamu bahagia... Ibu juga ikut bahagia. Anak kesayangan Ibu ini. Sekarang..., terbanglah yang tinggi, demi ibumu.”

“Pada akhirnya..., itu semua adalah perasaan yang indah yang mendoakan kebahagiaanmu. Perasaan yang telah berlalu. Perasaan yang baru datang. Perasaan yang aneh.. dan juga, perasaan yang menyakitkan.. Semua perasaan indah itu... akankah aku bisa menanggungnya?” (Ji-ho)


Ji-ho duduk memerhatikan wajah Se-hee yag tengah tertidur lelap.. beberapa saat, dia terdiam pada posisi itu hingga tiba-tiba ponselnya berdering.

scene90501

Sepertinya, dia mendapat telpon dari sang ibu. entah apa yang mereka bicarakan, namun Ji-ho terlihat sangat senang dan antusias~~~

......  SINOPSIS BECAUSE THIS IS MY FIRST LIFE EPISODE 15 : Bagian 3 .....

scene91101
scene91251

Esok paginya, ketika terbagung.. Se-hee merasa pening. Ketika berjalan ke dapur, di meja makan telah terhidang makanan pereda mabuk beserta sebuah notes kecil dari Ji-ho: ‘Jangan minum air dingin. Hangatkan sup di panci sebelum dimakan’

scene92001
scene92401

Se-hee melihat kamar Hi-ho.. disana tak ada siapapun, hanya ada sebuah ransel besar yang tergeletak di atas kasur. Tiba-tiba, ponsel Se-hee berdering dan itu adalah telpon dari Jung-min..

......  SINOPSIS BECAUSE THIS IS MY FIRST LIFE EPISODE 15 : Bagian 3 .....

scene94001

Ji-ho sendiri, sekarang tengah bertemu dengan ibunya Se-hee. Dia mengembalikan rekening tabungan pemberian ayah.. lalu mengatakan kembali perihal perceraian dirinya dengan Se-hee, sekaligus menjelaskan bagaimana perasannya saat ini,

“Semakin besar rasa cinta yang kumiliki.. justru semakin membuatku merasa bingung..” ungkap Ji-ho
Ibu menggengam tangannya, lalu mengatakan bahwa Ji-ho harus tetap kuat. Karena semua pria memang sama.. semakin tua usia mereka, maka meerka semakin membuatuhkan perhatian dari pasangannya.

Tapi bukan itu jawaban yang diinginkan oleh Ji-ho.., “Kalian pernah melukai haati Se-hee..” ungkapnya

“Tapi itu dulu. Dan semuanya usdah berlalu..” ujar Ibu

“Meskipun itu dulu.. namun lukanya masih berbekas sampai sekarang...” sanggah Ji-ho

“Entah seegois apa anak muda jaman sekarang.. tapi pernikahan itu bukanlah permainan. Kalian tak bisa seenaknya memutuskan untuk menikah lalu bercerai.. Karena pernikahan itu sesuatu yang snagat sakral..” tegas Ibu

“Aku sungguh minta maaf.. tapi menurutku, pernikahan itu tidak sakral. Tapi cinta-lah yang membuatnya menjadi sakral..” sanggah Ji-ho

scene100701
scene101251

Ji-ho pulang.. dan dirumah tak ada siapapun. Tetapi entah mengapa.. sekarang ini wajahnya terlihat sangat lega. Seakan, sebuah beban berat telah terlepas dari pundaknya..

scene102201

Bersamaan dengan itu, sekarang Se-hee tengah bertemu dengan Jung-min. Mereka duduk di bangku taman, sambil menikmati kopi hangat.. Jung-min mengungkap fakta, mengenai Ji-ho yang telah mengetahui semuanya.

Dengan ekspresi datarnya, Se-hee berkomentar: “Ah.. jadi dia suadah tahu semuanya.. Kalian pasti sangat dekat ya?”

“Memangnya aneh yaa, kalau kami dekat?” tanya Jung-min

“Kurasa.. itu bukan hal yang biasa..” ujar Se-hee

“Awalnya, akupun berpikiran seperti itu Tapi Ji-ho bilang, tak ada salahnya jika kami membina hubungan baik. Mungkin dia mengerjaiku.. kurasa Ji-ho memang ‘agak gila’ tapi dalam arti yang baik..” ungkap Jung-min

“Yaa.. dia memang seperti itu..” komen Se-hee

scene105401
scene105551

Obrolan yang ringan, tiba-tiba berubah serius ketika Jung-min mengatakan: “Se-hee ssi... tak kusangka, perkataan dariku bisa tersimpan dalam hatimu dalam waktu yang sangat lama. Aku minta maaf.. karena saat itu, aku benar-benar tak bisa mengontrol emosiku..”

“Kamu tak perlu minta maaf.. semua itu, bukan salah siapapun. Karena semuanya memang harus terjadi seperti ini..” ujar Se-hee

Menghela nafas panjang, Jung-min lalu mengatakan: “Hiduplah bahagia.. aku ingin hidupmu bahagia.. Se-hee yaa...”

......  SINOPSIS BECAUSE THIS IS MY FIRST LIFE EPISODE 15 : Bagian 3 .....

scene106051
scene106201

Se-hee pulang kerumah.. dia melihat sepatu Ji-ho, lalu langsung berjalan menuju kamar Ji-ho.. disana, ia melihatnya yang tengah mengepak seluruh barang-barangnya.

scene107351

Berikutnya, mereka berbicara empat mata.. duduk di meja makan, sambil mendiskusikan berakhirnya kontrak pernikahan diantara mereka. Ji-ho mengungkapkan bahwa dirinya telah memberitahukan hal ini kepada orangtuanya, yang kebetulan datang ke Seoul kemarin. Dan untuk selanjutnya.. sebelum memulai kembali hidupnya Ji-ho mengatakan bahwa dirinya akan pergi berlibur.

“Syukurlah.. karena kamu telah menemukan jalan yang membuatmu bahagia..” ucap Se-hee

“Kalau kamu? Apa rencanamu kedepannya?” tanya Ji-ho

“Aku akan pulang dan pergi kerja.. menonton bola dan menghabiskan waktu dengan kucingku...” jawab Se-hee

“Berarti.. tak akan ada yang berubah dalam hidupmu...” tutur Ji-ho

Bersama-sama, mereka merobek berkas kontak prenikahan mereka. Setelah itu Ji-ho bertanya: “Karena kontrak kita telah berakhir.. apakah ada yang ingi kamu katakan kepadaku?”

scene108951
scene109151

Dalam benaknya, Se-hee mengatakan: “Aku ingin menyampaikan... aku punya hadiah yang kubelikan untuknya. Aku ingin menyampaikan... masih ada banyak pertandingan sepak bola untuk ditonton bersamanya. Aku ingin mengatakannya. Tapi....”

Dan di bibirnya, dia justru mengatakan bahwa dirinya tak memiliki hal apapun untuk disampaikan kepada Ji-ho *geregettttttttttt maksimal*


......  SINOPSIS BECAUSE THIS IS MY FIRST LIFE EPISODE 15 : Bagian 3 .....

scene113001
scene113201

Ji-ho berganti pakaian, mengenakan jaket musim dingin serta membawa ransel besar. Se-hee mengantarnya hingga kedepan pintu.. ditangannya, dia memegang buku yang sebenarnya sengaja ia beli untuk Ji-ho.

Dalam benaknya dia berkata: “Kalau aku mengatakannya sekarang, maka perkataanku akan bersemayam di hatinya dalam waktu yang sangat panjang...”

Maka dari itu, Se-hee memilih untuk tidak memberikan buku itu. Ketika Ji-ho pamit, dia hanya mengangguk..

scene114401
scene114551

Sebelum pergi, Ji-ho sempat berbalik dan bertanya sesuatu pada Se-hee: “Selama menonton pertandingan sepakbola, apa kamu tidak pernah penasaran? Ketika istirahat diantara babak 1 dan babak 2, apa yang dilakukan oleh para pemain?”

“Mereka akan mengevaluasi babak pertama... atau rencana untuk babak kedua. Atau mereka akan makan pisang.. entahlah, tapi kurasa, banyak sekali yang harus mereka lakukan...” jawab Se-hee

“Ya.. bisa seperti itu. Sekarang, haruskan kita berjabat tangan? Semoga berhasil.. untuk kita berdua. Karena bercerai adalah pertama kalinya dalam hidup kita..” ungap Ji-ho sambil berjabat tengan dengan Se-hee

scene116001
scene116601

“Semoga berhasil.. untuk kamu juga..” jawab Se-hee

Begitulah, percakapan terakhir sebelum Ji-ho benar-benar pergi melangkahkan kakinya meninggalkan tempat ini~~

scene117351
“Untuk kesekian kalinya,.. aku hidup sendirian lagi. ”
......  SINOPSIS BECAUSE THIS IS MY FIRST LIFE EPISODE 15 : Bagian 3 .....

scene118501

Se-hee menonton pentandingan bola seorang diri. Dia sepertinya sangat antusias menonton pertandingan tersebut.. bahkan, dia sampai sengaja mencatat segala hal yang menarik dari pertandingan itu.

scene119451

Ketika pertandingan babak pertama selesai.. Se-hee mengambil sekaleng bir, lalu tersadar kalau kucingnya tak ada didekatnya. Dia-pun memanggil si kucing sambil mengelilingi rumahnya.. Entah secara sadar atau tidak, namun kakinya melangkah menuju ‘bekas’ kamar Ji-ho.

scene120101

Sekarang, ruangan itu sudah sangat bersih.. tak ada barang milik Ji-ho, hanya ada kasur dan meja. Dia duduk dan mengehela nafas panjang. Lalu tiba-tiba kucingnya pun datang,

“Darimana saja kamu, kucingku..”

scene121151
scene121301
scene121701

Si kucing berbaring didekatnya.. lalu Se-hee melihat kalung bertuliskan kata ‘uri’ terpasang di lehernya. Seketika.. mata Se-hee memerah dan berkaca-kaca. Kata ‘uri’, membuatnya meningat momen-momen dari awal pernikahannya dengan Ji-ho.. hingga bagaimana mereka melewati semuanya hingga detik ini..

scene122701

Memori itu.. perlahan membuat Se-hee tak kuasa menahan tangisannya. Air mata akhirnya mengalir membasahi pipinya: “Bagaimana ini.. aku merindukannya...  aku benar-benar merindukannya..” ucapnya dengan suara yang bergetar

scene122901
“Hari ini.. satu-satunya cintaku, telah benar-benar pergi... ”
::: NOTES :::

WOWWWWW... Nonton episode ini, beneran bikin ketawa sekaligus mewek. Sukak banget sama sw-nim nya, dan dulu pun ketika nonton “Hogu’s Love” feel-nya semacam ini. Dari potongan kalimatnya aja, berhasil bikin hati bergetar *lebayyy*

Beberapa kali, aku menolak untuk percaya kalau Se-hee beneran cowok yang hamilin Jung-min, karena gini loh.. biasanya tokoh utama tuh kelakuannya ‘bersih’, tapi Se-hee......

Seriusan deh sebagai seorang cewek, aku agak sebel sama Se-hee. Untunglah, Jung-min orangnya tegar dan tangguh.. tapi gak kebayang, dulu betapa sulit hidupnya dia T_T

Siapa yang salah? Se-hee atau orangtuanya? Kalau dulu Se-hee ‘maksa’ buat nikahin Jung-min, apakah hidupnya bakalan bahagia?

Hmmm... i’m not sure..

Satu hal yang ada benernya dari kalimat Se-hee adalah ketika dia bilang, kalau semua yang terjadi, memanglah apa yang seharusnya terjadi alias takdir. Kalau diambil positifnya.. mungkin, kalaupun mereka tetap nikah, hidup mereka bakal banyak konflik. Jung-min yang keguguran.. pernikahan yang ditentang.. hutang yang belum lunas.. kuliah mereka pun bisa jadi terabaikan...

Jadi, meskipun saya sebel sama Se-hee.. saya sih, mencoba untuk berpikiran kalau itu semua memang takdirnya. Toh keduanya sama-sama merasa menderita juga..


||=========||||=========||||=========||||=========||

Untuk UPDATE Sinopsis, serta berita terkait drama dan film bisa add Akun Official LINE My-Eternal Story/Dramatales : @azk6919i

Tambah Teman

You Might Also Like

0 komentar

Don't forget to tell us what's on your mind ❤❤❤