Sinopsis BECAUSE THIS IS MY FIRST LIFE Episode 13 [ Bagian 3 ]

11:24

= SELURUH GAMBAR DAN KONTEN BERSUMBER DARI : TVN =


image

Ji-ho bergegas mendatangi rumah Ho-rang. Diluar udaranya sangat dingin, akan tetahpi Ho-rang bersikeras mengatakan, bahawa dirinya tak ingin masuk kedalam, “Aku tidak sanggup masuk ke ruangan itu. Sungguh tidak sanggup...” ucapnya

scene85801

Se-hee juga tak langsung pulang ke rumahnya. Dia datang ke kedai, dimana Won-suk yang tengah mabuk berat duduk ditemani oleh Sang-gu.

“Wah.. ada Se-hee hyung. Sudah kubilang. Se Hee akan datang jika kuhubungi... ayo kita minum-minum..” ujar Won-suk yang kemudian menagtakan bahwa sekarang mentornya bukanlah Sang-gu, melainkan Se-hee

“Dia bicara apa? Apa yang kamu katakan kepadanya?” tanya Sang-gu kepada Se-hee

“Hyung, memintaku untuk berkata jujur..” ungkap Won-suk

scene86951

“Selama tujuh tahun, aku telah memilih jalan yang cuma membahagiakan diriku saja....” tambahnya, dengan suara yang bergetar

scene91301

Setelah memastikan bahwa Ho-rang telah tertidur, Ji-ho dan Soo-ji mengobrol.. mereka saling menyadari, bahwa hidup ini memanglah bera. Begitu bayak, kejadian yang tak diinginkan yang tiba-tiba terjadi..

Ji-ho bercerita mengenai tingkahnya yang terasa aneh: “CEO rumah produksi drama ingin aku bekerja dengannya.. tapi aku malah menjawab ‘sudah menikah’, saat dia bertanya apakah aku masih menulis. Kenapa aku melakukannya?”

“Mungkin kamu malas menjelaskan. Terkadang, pernikahan bisa menjadi perisai yang bagus dalam masyarakat. Perisai yang begitu kuat hingga mustahil ditembus...” jawab Soo-ji
“Tapi kurasa aku ini pengecut...” keluh Ji-ho

“Kamu bukan pengecut. Terkadang, kita ingin menjadi seperti orang lain. membutuhkan sandaran dalam hidup...” ucap Soo-ji

“Apa kamu juga bersandar pada seesorang? Siapa? Ma-daepyo?” tanya Ji-ho

“Aku tidak perlu bersandar pada siapaun, karena ada ibuku yang selalu mendukungku..” ujar Soo-ji

scene92401

Di kedai, Won-suk telah terbaring tak sadarkan diri karena terlalu banyak minum alkohol. Sang-gu menegur Se-hee: “Kenapa kamu berkata begitu kepada seorang bocah?’

“Sebenarnya, bukan aku yang mengatakan itu. Itu yang kamu katakan kepadaku 12 tahun lalu...” jawab Se-hee

scene93701
scene94051

Ternyata dulu, di tempat yang sama.. Se-hee sepertinya berada di posisi Won-suk. Dia minum begitu banyak, lalu Sang-gu mengatakan ini keapdanya: “Se Hee. Semua pria egois. Tidak melepaskan seseorang adalah bentuk keserakahan. Kamu senang saat bersamanya. Kamu ingin membahagiakannya. Kamu merasa tidak bisa hidup tanpanya, bukan? Tapi Jung Min tidak merasa begitu. Dia tidak lagi bahagia bersamamu. Hidupnya bisa berjalan tanpamu. Itu sebabnya dia meninggalkanmu...”

scene95001
scene95151

Dan sekarang, mereka duduk lagi ditempat ini dan melihat Won-suk seperti itu, sekan-akan membuka kenangan lama..

“Ngomong-ngomong, dahulu diantara kalian apa ada sesuatu yang tidak kuketahui? Tiba-tiba kalian berdua mengajukan cuti kuliah. Jung Min tidak kembali dan menghilang. Jika dipikirkan, itu aneh. Kamu pernah mendengar kabar tentangnya sejak saat itu?” tanya Sang-gu

“Tidak...” jawab Se-hee

“Dia memutus kontak dengan semua teman sekolahnya. Kudengar dia pergi ke Amerika..” ungkap Sang-gu

..... SINOPSIS BECAUSE THIS IS MY FIRST LIFE EPISODE 13 : Bagian 3 .....


Ho-rang memutuskan untuk menginap di apartemen Soo-ji. Ketika sampai di depan pintu masuk, telah ada sang-gu. Ho-rang mengerti, dia-pun masuk duluan untuk memberikan Soo-ji dan Sang-gu waktu untuk berduaan saja..

scene97901

Mereka memilih untuk berbicara dalam mobil.. Setelah tadi siang, tak berkomentar apapun sekarang dia merasa ini merupakan momen yang tepat untuk mengutarakan isi pikirannya. Sebelum itu Sang-gu menceritakan kejadian tempo hari, ketika dia sengaja berlari mengikuti Soo-ji, karena curiga dia akan bertemu dengan seorang pria, padahal ternyata adalah ibunya.

scene100701
scene101851

“Seperti katamu, mungkin aku tidak tahu banyak tentang hidupmu. Aku tumbuh besar di keluarga biasa tanpa banyak masalah. Jadi, sejujurnya, aku kesulitan menghadapimu. Terkadang, kata-kata ketusmu sungguh sulit kuterima. Tapi tahu, tidak? Sepertinya, aku sangat menyukaimu. Kata-katamu yang ketus sering menyakitiku, dan itu sangat menyakitkan, tapi jika kamu bisa tenang dengan menyakitiku, aku rela. Aku tidak akan melanggar privasimu secara tiba-tiba seperti tadi lagi. Aku juga tidak akan berlagak tahu segalanya tentang duniamu. Tapi kuharap kamu bisa menghadapi dunia dengan benar. Menurutku, kamu tidak pernah menghadapi dunia dengan benar. Kamu selalu lari atau melawan. Dengan memakai perusahaan dan ibumu sebagai alasan, kamu selalu menyalahkan dunia. Kurasa kamu perlu menghadapi dunia dan mengutarakan yang ingin kamu katakan setidaknya sekali saja. Begitu kamu memulai, aku siap mendukungmu di sisimu...” papar Sang-gu, yang seketika berhasil membuat mata Soo-ji berkaca-kaca

“Karismatik sekali...” gumam Sang-gu pada dirinya sendiri

scene102951
scene103201

Karena hari sudah semakin larut, dan karena tak ingin dimarahi lagi oleh Soo-ji.. Sang-gu pamit. Dia turun dari mobil, dan tak henti-hetinya menunjukkan gestur cinta serta maaf. Soo-ji melihatnya dari kaca spion, dia tersenyum lalu mengucap air matanya.

scene103501
scene103551

Tak sengaja dia melirik ke kursi penumpang. Disana, telah tersimpan sebuah apel dipangkuan boneka PUCCA kesayangannya, “Dia sungguh sulit ditebak...”  komentarnya

“Setiap orang memiliki Kamar 19 masing-masing. Sedekat apa pun dengan orang lain, mereka tidak mau orang lain mengetahui kamar itu.” (Ji-ho)

scene105351

Se-hee dan Ji-ho bersama, menonton pertandingan sepak bola. Merasa penasaran, Se-hee bertanya: “Ji Ho-ssi, kenapa kamu duduk di lantai terus?”

“Aku terbiasa duduk di lantai. Ini lebih nyaman.” Jawab Ji-ho

“Tapi kenapa sebelumnya kamu duduk di sofa?” tanya Se-hee

“Saat itu, aku merasa agak tidak nyaman di rumah ini dan dengnmu juga..” jawab Ji-ho

“Kamu tidak nyaman di dekatku?” tanya Se-hee

Ji-ho mengangguk, lalu dalam benaknya dia berkata: “Senyaman apa pun mereka di dekat orang lain, mereka tidak bisa mengundang orang lain ke ‘kamar 19’-nya...”

scene105851

Sebelum masuk ke kamarnya masing-masing, Se-hee mengembalikan kartu nama milik Go Jung Min, kepada Ji-ho.

“Mengenai tawaran itu, aku tidak tahu banyak, tapi kamu tidak ragu karena pernikahan kita, bukan? Semoga kamu tidak ragu karena itu. Karena, sesuai janjiku, aku tidak mau merugikanmu...” ungkap Se-hee

scene107951
scene108351

Ji-ho duduk di kasurnya, dia menatap kartu nama Jung-min. Sejenak diam, lalu dia berjalan ke meja dan membuka laptopnya, untuk membuka sebuah folder bertuliskan ‘naskah’

..... SINOPSIS BECAUSE THIS IS MY FIRST LIFE EPISODE 13 : Bagian 3 .....

scene109401

Esok paginya, ketika bangun dari tidurnya.. Soo-ji bingung, karena dia tak melihat Ho-rang di kamarnya.

scene109751
scene109851

Ternyata, Ho-rang telah berada di rumah ‘lama’-nya. Dia sibuk mengepak pakaiannya. Bersamaan dengan itu, Won-suk juga datang kesana..

“Kamu ada di rumah.”

“Aku hanya mampir untuk berkemas.” Ucap Ho-rang

“Kenapa kamu berkemas? Cukup aku yang pindah.” Ujar won-suk

“Aku juga berpikir begitu. Tapi kurasa aku harus pindah. Kamu tinggal di sini saja. Masalah uang sewa, kamu bisa mengembalikannya di lain waktu..” ungkap Ho-rang

scene112301

“Ho Rang-aa, Kamu baik-baik saja?” tanya Won-suk

“Aku baik-baik saja. Aku sudah jauh lebih tenang. Kamu benar. Aku harus jujur kepada diriku sendiri. Akan kucoba mulai dari sekarang..” jawab Ho-rang

scene113501
scene113601

Won-suk tak bisa menahan kepergiannya.. dia menatapnya pilu sekaligus miris karena ternyata Ho-rang datang dan pergi bersama dengan seorang pria yang membawa mobil.. dan pria itu adalah pria yang sebelumnya berkirim chat dengan Ho-rang, via aplikasi kencan.

..... SINOPSIS BECAUSE THIS IS MY FIRST LIFE EPISODE 13 : Bagian 3 .....

scene114351

“Sekarang, sudah saatnya aku jujur pada diriku sendiri..” gumam Ji-ho, sambil melangkahkan kakinya menuju gedung perusahaan My Entertainment untuk menemui Jung-min.

scene116201

Disana, mereka langsung duduk berdua dan berbicara empat mata. Ji-ho mengatakan, bahwa dirinya sangat inign menulis: “Aku belum tahu apa keinginanmu. Tapi aku ingin menulis cerita bagus yang bisa kubicarakan. Itulah keinginanku.”

“Kamu cukup menulis naskah dengan ceritamu sendiri.” Jawab Jung-min

“Tapi aku harus menyelesaikan satu hal sebelumnya.” Tukas Ji-ho

“Apa? Kamu sudah dikontrak perusahaan lain?” tanya Jung-min

“Bukan itu. Aku berhenti kerja karena satu alasan. Aku hampir diperkosa oleh asisten sutradara yang bekerja denganku. Itulah yang ingin kuselesaikan lebih dahulu. Kurasa aku bisa menulis setelahnya...” ungkap Ji-ho

scene118101
scene118151

Jung-min mengangguk faham, lalu bertanya: “Kalau begitu, mari kita bereskan. Bagaimana kamu ingin menyelesaikannya?”

“Aku ingin membahasnya denganmu. Itu alasanku datang hari ini.” Jawab Ji-ho

“Ada dua cara untuk membereskan ini. Ini sedikit rumit, tapi kita bisa menggugatnya.  Atau kita bisa menghabisinya...” ucap Jung-min

Ji-ho kaget: “Menghabisinya?!”

“Ya.. Para pegawaiku andal melakukannya. Kita bisa menyetrumnya hingga mati atau dia akan mati karena keadaannya yang aneh. Terkadang, orang mati karena sangat frustrasi...” ungkap Jung-min, yang kemudian menarik kembali perkataannya dan mengatakan: “Itu hanya lelucon. Mari kita bahas sambil makan siang...”

“Ngomong-ngomong, anda tak pandai membuat lelucon..” komen Ji-ho

“Banyak yang bilang, itulah daya tarikku...” jawab Jung-min

..... SINOPSIS BECAUSE THIS IS MY FIRST LIFE EPISODE 13 : Bagian 3 .....

scene122101

Berpindah ke sebuah kedai, Ji-ho dan Jung-min melanjutkan obrolan mereka sambil menikmati makanan dan minuman berbahan dasar alkohol dari beras (makgeolli)

“Aku sudah lama tidak minum.. .” ucap Ji-ho

“Kamu tidak minum dengan suamimu?” tanya Jung-min

“Suamiku? Kami hanya minum bir saat menonton sepak bola. Dia agak aneh. Aku belum pernah melihatnya mabuk...” ungkap Ji-ho

“Kurasa kalian saling waspada satu sama lain..” ujar Jung-min

“Ya, kami memang begitu. Kami memiliki ‘Kamar 19, masing-masing...” ungkap Ji-ho

“Kamar 19?” tanya Jung-min keheranan

“Itu adalah, ruang pribadi masing-masing yang idak bisa dimasuki oleh siapapun...” jawab Ji-ho

“Kedengarannya bagus. Meski sudah menikah, kamu membutuhkan itu. Jika saling mencintai, kalian perlu lebih berhati-hati.” Ujar Jung-min

Berikutnya, Ji-ho bertanya: “Kenapa kamu tidak menikah? Maksudku, kamu menawan dan tangguh. Jadi, aku penasaran kenapa kamu masih melajang. Aku hanya ingin tahu, tapi apakah pertanyaanku ini menyingung perasaanmu?”

“Tidak, akupun berpikiran seperti itu ketika masih muda, ‘Kenapa dia tidak menikah meski sudah cukup dewasa?’. Kukira, aku akan menikah suatu hari nanti... Karena sebenarnya, Aku pernah menikah sekali jika itu bisa kusebut pernikahan. Aku tinggal bersama pacarku saat kuliah...” ungkap Jung-min yang seketika membaut Ji-ho takjub, “Wahh, itu keren..” komennya

scene124501
scene124751

“Tidak sekeren kedengarannya.. Dulu, kami berpacaran dan aku mengandung anaknya. Jadi, kami berjanji untuk menikah namun lebih dulu tinggal bersama. Namun, aku keguguran dan kami putus. Keluarganya juga menentang hubungan kami...” ungkap Jung-min

“Maaf, seharusnya aku tidak menanyakan itu..” ucap Ji-ho

“Tidak apa-apa. Ini merupakan hak istimewa yang didapatkan seseorang karena menua. Semua pengalaman menyakitkan yang pernah aku alami, sekarang hanyalah sebatas kenangan saja...” ungkap Jung-min

“Mungkin, saat itu aku sudah tahu.. bahwa wanita ini, adalah Kamar 19-nya... Mungkin dia juga tahu bahwa dia harus menghadapi kamarnya suatu hari nanti.” (Ji-ho)

scene128051

Se-hee berulangkali menghubungi Ji-ho, namun ponselnya tak aktif. Dia-pun mengambil mantelnya, lalu berjalan keluar.. berniat untuk menjemput Ji-ho.

scene128651
scene130301

Ji-ho sendiri, sekarang tengah berada di mobilnya Jung-min. Mereka sama-sama mabuk, tertawa memuji satu sama lain. Sesekali, mereka sempat mengungkit hukuman yang pantas di dapatkan oleh pria ‘bajing*n’ yang hampir memerkosa Ji-ho.

Supir mengatakan, bahwa mereka hampir tiba di lokasi apartemen Ji-ho.. Tetapi, karena ingin BAK, Ji-ho minta turun di depan sebuah gedung. Jung-min menunggunya di mobil,

scene131201
scene131351

Dan sangat sehati, karena masing-masing dari mereka.. ditempat yang berbeda, namun mengatakan hal yang sama: “Dia wanita yang sangat baik...”

scene132501

Merasa pengap, Jung-min turun dari mobilnya.. melakukan peregangan sambil mencari udara segar. Namun bersamaan dengan itu, Se-hee yang tengah mencari Ji-ho, berjalan kerahanya.

scene132251
scene132351

Mereka melihat satu sama-lain, pupil Se-hee membesar pertanda jika dia benar-benar terkejut. Sementara Jung-min, dia tak tahu harus mengatakan apa.. dia bahkan lupa untuk menurunkan posisi tangannya..

Dan disaat itu, Ji-ho berjalan keuar gedung dan melihat pertemuan diantara Se-hee dan Jung-min,

scene132901
“Kenapa orang baik datang bersamaan? Hubungan itu menyedihkan karena datangnya begitu tiba-tiba. Kamar 19 miliknya dan milikku sudah terbuka...” - Ji Ho
::: NOTES :::

Omaygat.. episode ini, banyak scene menyentuh yang menyayat hati..

3 pasangan, punya masalahnya tersendiri. Seiring berjalannya waktu, mereka nunjukkin kalau cinta itu penuh lika-liku... jadi inget, potongan kalimat dari episode sebelumnnya: Disaat kamu menerima kehadiran seseorang dalam hidup kamu, maka kamu mesti nerima masa lalu, masa sekarang dan masa depannya..

Kalimat yang sangat sederhana, tapi maknanya luar biasa. Setiap individu punya masalah yang rumit.. gak mungkin, orang hidup tanpa punya masalah. Soo-ji bilang, setiap orang mesti punya sandaran.. and that’s really true!

Seberapa kuat atau tangguhnya kamu, tapi ada satu momen dimana kamu merasa lelah.. kamu bingung harus ngapain, dan ketika gak ada sandaran kamu bisa langsung jatuh karena kamu terlalu rapuh.

Muncul karakter baru, yaitu Jung-min.. yang ternyata masa lalunya penuh derita. Mungkin dulu, dia pun sangat rapuh.. entah apa yang sebenernya terjadi, aku pun masih fase ‘denial’, kalau ternyata cowok mantannya yang hamilin dia, memang benar-bener Se-hee *berharap writer-nim bikin twist kayak kejadian Bok-nam deh..

Maksudnya.. kenapa mesti sampe hamil? Dan kenapa setelah keguguran mereka putus? Dengernya aja aku sampe kepengen nangis.. itu pasti momen yang sangat amat pedih, khususnya buat pihak wanitanya. Tapi lagi.. obat yang paling manjur itu, hanyalah waktu..

Sukak bangett, waktu Jung-min bilang: “Semua pengalaman menyakitkan yang pernah aku alami, sekarang hanyalah sebatas kenangan saja..”

::: TO BE CONTINUED :::

||=========||||=========||||=========||||=========||

Untuk UPDATE Sinopsis, serta berita terkait drama dan film bisa add Akun Official LINE My-Eternal Story/Dramatales : @azk6919i

Tambah Teman

You Might Also Like

0 komentar

Don't forget to tell us what's on your mind ❤❤❤