Sinopsis WITCH'S COURT Episode 2 [ Bagian 2 ]

16:54

= SELURUH GAMBAR DAN KONTEN BERSUMBER DARI : KBS2 =



image

Setelah mendapatkan kesaksian dari Woo-sung, tim kejaksaan lanjut mengumpulkan bukti lainnya. Di antaranya, ada pakaian korban yang dipenuhi sidik jadi Profesor Sun, dan kesaksian mahasiswa bernama Kim Se-mi yang terbukti hanyalah rekayasa belaka.

scene38401
scene38501
scene38801

“Kita punya bukti kuat, tetpi kenapa proses hukumnya sangat lamban!” celoteh Yi-deum

Jin-Wook dan Jaksa Min beranggapan bahwa mereka harus mempertimbangkan perasaan korban yang tak ingin orientasi seksualnya diketahui publik. Tetapi Yi-deum berpikir sebaliknya, “Segera hukum saja pelakunya, untuk apa mempertimbangkan perasaan dia!?”


Tetapi dua bukti itu masih kurang kuat,.. terlebih karena Woo-sung tak mau memberikan kesaksiannya apabila rekaman telponnya dijadikan bukti di pengadilan. Sebagai alternatif, Jaksa Min menyarankan mereka untuk menekan Profesur Sun dengan bukti yang ada, hingga ia mau mengakui sendiri kesalahannya.

scene39501
scene40101
scene40301
scene40501

Tetapi rencana tersebut  tak bisa berjalan dengan mulus.. Profesur Sun memiliki caranya sendiri untuk berkilah dan menyanggah semua tuduhan terhadapanya. Dan dengan angkuhnya, dia mengatakan bahwa dirinya  tak akan menjawab pertanyaan apapun, karena pengacaranya yang akan mengurus semua masalah ini. 

“Logikanya, aku ini seorang wanita.. mana mungkin, seorang pria normal dan sehat yang tenaganya lebih besar.. tak bisa berkutik melawanku!” kilahnya

scene42801
scene42901

Scene berpindah kedalam sebuah ruang persidangan, dimana Jo Gab-soo menjadi pengacara pihak tertuntut. Tidak diceritakan dengan jelas, sidang ini sebenarnya membahas kasus apa. Tetapi dari kalimat yang ia paparkan, sepertinya telah terjadi insiden keributan ketika berlangsung demo buruh. Pihak terdakwa (buruh) dituntut karena telah mengakabitkan dua orang anggota kepolisian tewas.. dan Gab-soo  mengaitkan hal tersebut dengan apa yang terjadi 10 tahun yang lau, ketika pernah terjadi hall yang serupa.


Sementara itu, pihak terdakwa.. bersikeras mengatakan bahwa mereka juga korban. Karena ada 4 orang buruh yang juga meninggal dalam insiden tersebut..

scene43901

Ketika ia berjalan meninggalkan ruang persidangan, telah bekumpul banyak wartawan. Begitu banyak pertanyaan yang mereka ajukan: “Bagaimana perasaan anda?”, “Apakah anda merasa puas dengan persidangannya?”, “Apakah anda yakin akan memenangkan kasus ini?”,

Tetapi hanya satu pertanyaan yang dijawab olehnya,.. “Apakah anda akan maju dalam PEMILU Gubernur Yeongpa?” tanya seorang reporter


“Saya.. Jo Gab-soo, selama 3 tahun kebelakang telah mengabdikan diri sebagaii seorang anggota kepolisian sekaligus politikus. Sekarang, saya akan mencurahkan seluruh kemampuan dan energi yang saya milik untuk menciptakan wilayah Yeompa, sebagai tempat yang nyaman, aman dan sejahtera untuk seluruh rakyatnya---” begitulah jawabannya, yang seketika mendeklarasikan majunya Jo Gab-su dalam PEMILU.

scene44901

Dalam hitungan detik.. berita ini langsung tersebar diseluruh media massa. Popularitas serta elektabilitas-nya, berhasil membuatnya langsung bertengger di posisi puncak.. mengalahkan pamor Kim moon-sung yang merupakan saingan terberatnya.

scene45101

Sesampainya di kantor, Jo-gab soo langsung berbicara dengan seseorang via telpon.. dengan tenang, ia mengatakan bahwa semua kehebohan berita tentangnya saat ini, hanyalah permulaan saja.. Karena perlahan, ia akan membangun dinasti politiknya yang kokoh dan sangat berkuasa, “Sekarang.. kau hanya perlu mempersiapkan ‘dompet’ yang ‘tebal’..” ucapnya

scene46501

Tak lama kemudian, Nona Heo (sekretarisnya) masuk dan menyampaikan sesuatu..baru saja, mereka menerima klien dengan kasus pemerkosaan. Yang membuat kasus ini penting,, adalah karena klien mereka merupakan putri kedua pemiliki Sunwoo Foundation.

“Mana mungkin, putri dari keluarga kaya menjadi korban pemerkosaan?” tanya Jo Gab-soo

“Bukan korban.. dia adalah pelakunya..” jawa Nona Heo

“Pelakunya pihakk wanita? Kasus yang sangat menarik...” Ucap Jo Gab-soo sambil tersenyum menyeringai, ia-pun lanjut menanyakan siapa jaksa yang menangani kasus ini?


Nona Heo menyebut nama Jaksa Min, dan seketika itu membuat senyum Jo Gan-soo semakin lebar~

scene47201

Langsung berpindah ke ruang mediasi di kantor kejaksaan.. disana pihak Profesur Sun yang kini ditemani oleh Nona Heo sebagai pengacaranya.. dipertemukan dengan pihak Woo-sung yang ditemani Jin-wook dan Yi-deum. Di depan hakim, pihak jaksa meminta persidangan kasus ini diadakan secara tertutup.. sementara pihak Profesun Sun meminta persidangan ini digelar terbuka untuk publik.


Jin-wook beralasan, bahwa kasus ini mendapat begitu banyak perhatian dari media dan mereka harus mempertimbangkan perasaan korban. Tak hanya itu.. pihak Profesor Sun juga akan semakin menderita, apabila persidangan ini diadakan terbuka. Bayangkan saja.. ketika  ia diputus bersalah, maka semua orang akan menonton dan mengetahui hal tersebut secara langsung.

scene47901
scene49401

Akan tetapi, keinginan pihak jaksa tidak terealisai.. karena diahdapan hakim, Profesor Sun menunjukkan tangisan buaya-nya dan mengatakan bahwa sekarang dirinya telah terluka.. Dia dipecat dari posisinya sebagai seorang dosen, dan ia tak bisa bertemu dengan putrinya yang dipindahkan ke Amerika. Semua orang telah mencemooh-nya, dan ia mengatakan bahwa satu-satunya cara untuk membersihkan namanya adalah dengan memenangkan persidangan yang diadakan secara terbuka yang disaksikan oleh banyak orang.

scene50201

Mediasi ini selesai.. mereka berjalan meninggalkan ruangan. Setelah menghapus air matanya, Profesor Sun berjalan menghampiri Woo-sung, kemudian berbisik memakinya: “Dasar tak tahu diri! Lihat saja, aku akan menghancurkanmu!” ucapnya yang kemudian menampar pipi Woo-sung dengan sangat keras. Ia tak ragu melakukan hal tersebut, padahal didepannya masih ada Jin-wook dan Yi-deum.

scene50701

Setelah Profesor Sun pergi, giliran Nona Heo yang berbisik di telinga Woo-sung.. Kali ini, ia mengancamnya dengan halus: “Yakin mau melawan wanita ‘elmah’ itu? Lebih baik, segera cabut gugatanmu sekarang juga!” ucapnya

scene51101

Woo-sung tak berkutik.. wajahnya terlihat begitu ketakutan, ia tak berkomentar apapun. Dan malah Yi-deum yang maju untuk menggertak Nona Heo: “Baru saja, kau mengancamnya?!”

“Bukan mengancam, tapi menasihatinya..”

“Kau kira, kau ada di posisi untuk menasihatinya?”

“Kita lihat saja di pengadilan.. apakah aku ada di posisi itu..”

scene53201

Hari persidangan-pun tiba.. setelah mesmastikan persiapannnya lengkap, hakim membuka persidangan tersebut dan mempersilahkan pihak jaksa untuk memaparkan data-data. Yang pertama-kali maju adalah Jin-wook, ia menceritakan kronologis kejadian yang ceritakan oleh Woo-sung.

scene54401
scene54901

Nona Heo, selaku pengacara profesor Sun menyanggah seluruh cerita tersebut. Ia berdalih, bahwa secara rasional.. mana mungkin seorang wanita berusia hampir 40 tahun melakukan perecobaan pemerkosaan terhadap pria normal dan sehat yang usianya masih 20-an? Kalau memang iya,.. kenapa pria itu tak melakukan perlawanan apapun?

Kemudian, pihak jaksa memperlihatkan rekaman sidik jari yang terdapat di pakaian yang dikenakan Woo-seung pada malam itu. Dari hasil penyelidikan, ditemukan lebih dari 2000 mg Protein atau asam amino, padahal biasanya hanya 500 sampai 100 mg asam amino yang terdeteksi dari sidik jari normal. Itu mendakan, bahwa Profesor Sun telah menggunakan tenaga yang cukup besar hingga bisa merobek pakaian korban.

scene55201

Tetapi Nona Heo menyanggah pernyataan tersebut, ia berdalih apabila posisinya dibalik.. yaitu Profesur Sun yang tengah melakukan perlawan dan berusaha keras untuk mendorong Woo-sung, maka rekaman sidik jadirnya-pun akan mirip seperti yang mereka lihat di monitor saat ini.

scene55801
scene56201

Berikutnya, giliran Woo-sung yang duduk di meja saksi.. Yi-deum menginterogasinya dan menayakan beberapa hal. Sebenarnya, cara dan nada bicara Yi-deum terbilang cukup keras.. padahal disini, ia berposisi sebagai seorang jaksa yang seharusnya membela korban. Meskipun demikian, caranya itu berhasil membuat Woo-sung masu bercerita lebih dalam dan detail terkait insiden yang sialaminya malam itu,

Woo-sung menceritakan bahwasanya ia datang selarut itu.. sendirian.. ke ruangan Profesor Sun, hanyalah karena ia harus mengejar tenggat waktu berakhirnya keputusan persetujuan tesis miliknya. Disana, Profesur Sun memintanya untuk duduk disebelahnya.. kemudian mengedit tesisnya di tablet milik-nya. Tetapi lama-lama.. tangan Profesur Sun mulai menyentuh dan meremas pahanya, kemudian menciumnya.

“Kamu senang? Kamu menikmatinya?” tukas Yi-deum

“TIDAK!” jawab Woo-sung

“Lantas mengapa kamu membiarkannya menciummu!? Apakah saat itu, dirimu melihat terdakwa sebagai seorang wanita?!”

“TIDAK! Aku tidak pernah menganggapnya sebagai seorang wanita!”

“Tapi kau membiarkannya menciummu dan melucuti pakaianmu! Kamu itu seorang laki-laki! Kamu bisa mendorongnya!”

“KARENA TESISKU SUDAH DIEPAN MATA!!!!” teriak Woo-sung

“Memangnya kenapa? Kamu itu laki-laki, kamu tak punya harga-diri?” sindir Yi-deum dengan sinis
Emosi Woo-sung terpancing, dengan nada tinggi ia bertanya balik: “Kau tahu seberapa banyak akau mengeuarkan uang untuk membiayai kuliahku?! Kau tahu, seberapa banyak waktu yang telah kuhabiskan untuk meraih gelar Doktor!?”

Yi-deum menanggapinya dengan sangat santai: “Kalau memang gelar doktor itu sangat penting, melebih segala-galanya.. Seharusnya, kamu tak berbuat apapun. Seharusnya kamu menuruti keinginan Profesur Sun dan tidak menolaknya!” tegasnya yang seketika membaut Woo-sung tertunduk lemah, perlahan ia mengehla nafas kemudian mengatakan: “Iya.. itu semua saahku.. seharusnya aku tetap diam, dan tak membuat semuanya menjadi seperti ini..”

scene56301
scene58501

Ditengah-tengah juri dan para hadirin, kitapun melihat sosok Min-jo yang merupakan kekasih Woo-sung.. Ia tak mampu berbuat banyak, dan hanya biasa berdiri, terdiam melihatnya dengan pilu...


Yi-deum selesai.. sekarang, giliran Nona Heo yang menginterogasi Woo-sung. Dia dengan lihai mecoba untuk mengorek informasi mengenai perasaan Woo-sung. Ia bertanya, apa yang dirasakan Woo-sung ketika tesis-nya ditolak?

Tentu saja, Woo-sung menjawab kalau dirinya marah.. dan bahkan sangat marah. Jawaban itulah, yang membuat Nona Heo berani menyebutkan bahwa kasus ini merupakan caranya Woo-sung untuk ‘balas-dendam’. Penyataan itu bukan sekedar asumsi belaka, karena Nona Heo tiba-tiba mengajukan sebuah bukti..

Bukti tersebut, awalnya ditolak keras oleh pihak jaksa, karena sesuai peraturan.. bukti harus diserahkan sebelum persidangannya dimulai. Namun pada akhirnya, hakim menyetujui bukti tersebut, karena asalan Nona Heo cukup masuk akal.. : Persidangan mereka berlangsung ‘dadakan’, dan ia baru mendapatkan bukti ini tadi pagi.

scene61701

Bukti tersebut merupakan screenshoot, beberapa tulisan status Woo-sung di media sosial: ‘.. dia menyebalkan ..’, ‘.. dia memakai rok mini, berusaha terlihat elegan ...’, ‘.. segera setelah tesis-ku selesai, aku akan membongkar kedoknya ..’

Woo-sung menggelengkan kepala, ia menegaskan bahwa tulisan itu dipotong dan masih ada kelanjutannya. Jin-wook mencoba untuk membela  Woo-sung, akan tetapi nona Heo terus mencecar Woo-sung dengan berbagai pertanyaan menyudutkan, yang akhirnya berujung pada tuduhan sekaligus  pertanyaan: “Kau.. adalah seorang gay! Kau penyuka sesama jenis! Benar ‘kan?”

Bersamaan dengan itu, sebuah foto ketika Woo-sung tengah bercuman dengan kekasih-nya muncul di monitor. Semua orang melihatnya dan mereka benar-benar terkejut, termasuk Jin-wook. Akan tetapi, Yi-deum yang duduk disebelahnya.. malah tersenyum~

scene62001
scene64101

Nona Heo melanjutkan pemaparannya,.. fakta bahwa Woo-sung merupakan seorang gay, membuatnya dengan percaya diri bertanya kepada semua orang: “Mungkinkah seorang gay  diperkosa oleh seorang wanita? Karena jika dia itu pria normal, maka dia akan ‘menikmati’ hubungan seksual tersebut, atau dia akan menggunakan tenaganya untuk melawan wanita tersebut. Akan tetapi, dia adalah gay, yang artinya dia tak menyukai wanita.. maka dari itu,, bukankah ini berarti bahwa dia telah menuduh seorang wanita tak berdosa melakukan precobaan pemerkosaan sebagai cara untuk melakukan balas dendam, setelah tesis-nya ditolak?”

“TIDAK! BUKAN SERERTI ITU!?” teriak Woo-sung yang sektika membuat suasana persidangan menjadi sangat ricuh. Untuk membuanya menjadi kondusif, pihak keamanan-pun menarik Woo-sung dan menyuruhnya untuk kembali duduk di kursi hadirin.

scene64701
scene65201
scene66101

Beberapa saat kemudian, persidangan kembali dilanjutkan.. Yi-deum yang sedari tadi hanya tersenyum, sekarang bangkit dari kursinya dan dengan bangga mengatakan kepada hakim, bahwa dirinya memiliki bukti baru, yatitu rekaman suara ketika  insiden berlangsung: “Kami telah mengathui fakta bahwasanya korban merupakan seorang gay, dan kiami mengetahui bahwa pacaranya telah merekam insiden yang terjadi malam itu karena mereka masih terhubung via panggilan telpon. Awalnya, kami tidak mengajukan bukti ini, untuk merahasiakan orientasi seksual korban.. tetapi karena sekarang rahasianya telah terungkap, maka tanpa keraguan apapun.. kami akan mengajukan bukti ini~” papar Yi-deum yang seketika membuat pihak Profesor Sun terdiam, tak bisa berkutik sedikit-pun.

scene67001
scene67201

Ternyata, bebapa saat sebelum persidangan dimulai, Nona Heo yang tengah berada di toilet tak sengaja melihat chat yang masuk ke ponsel Yi-deum yang kala itu memang tergeletak begitu saja di dekat wastafel. Dilayar terllihat beberapa chat masuk dari Jin-wook, yang bertanya seputar akun media sosial milik Woo-sung, dan menyebut-nyebut nama Min-joo yang kita ketahui merupakan kekasihnya Woo-sung. Chat itulah.. yang pada akhirnya, menuntun Nona Heo untuk menggali fakta lebih dalam hingga ia-pun menemukan fakta mengenai orientasi seksual Woo-sung.

scene67501
scene67701

Namun.. hal tersebut, bukanlah sebatas ketidak-sengajaan belaka. Karena nyatanya, Yi-deum telah merencanakan itu semua. Kala itu, ia berjalan bersama dengan Jin-wook menuju ke ruang persidangan, tetapi tak sengaja... ia melihat Nona Seo yang berjalan menuju toilet. Ia-pun segera meminjam poselnya Jin-wook, dengan alasan ponselnya ‘low-batt’.. Itulah asalan, mengapa di ponselnya, muncul beberapa chat masuk dari Jin-wook, yang pada akhirnya berhasil membuat persidangan hari ini berjalan sesuai dengan yang diinginkan olehnya.

scene68801
scene68901

Dalam persidangan, rekaman suara itu-pun diperdengarkan.. Profesur Sun gelisah, dia panik dan berteriak mengatakan bahwa ini semua rekayasa! Ini semua hanyalah kebohongan belaka!

Tetapi pada akhirnya, pembelaan dan teriakan histeris-nya itu tak berhasil membuat Hakim bersimpati kepadanya. Hakim memutuskan untuk menajtuhinya hukuman penjara selama 1 setengah tahun, dan masa percobaan selama 3 tahun,

scene69301
scene69701

Persidangan selesai, semua orang berjalan meninggalkan ruangan.. tetapi Jin-wook menarik tangan Yi-deum dan bertanya secara langsung, untuk mengonfirmasi apakah Yi-deum telah sengaja  membongkar rahasia Woo-sung?

“Hmmm.. yaa, tang penting kita menang..” jawabnya dengan santai

scene69901

“Apak katamu? ‘yang penting kita menang?’ Kau tidak lihat betapa resah dan kecewanya Woo-sung ketika rahasianya terungkap? Kau tidak memikirkan bagaimana perasaannya sekarang ‘hah ?!”  tanya Jin-wook

scene70001

“Untuk apa aku memikirkan perasaannya? Aku ini JAKSA bukan PENGACARA!” ucap Yi-deum

scene70501

Meninggalkan ruangan, Yi-deum lansgung diserbu oleh begitu banyak reporter yang menghujaninya dengan banyak pertanyaan seputar persidangan tadi,..

scene70801
“.. perkenalkan, saya Ma Yi-deum, jaksa dari unit kejahatan seksual ..”

::: NOTES :::

Yuhuuuuu, really like it !!!!

Episode perdana yang bisa dibilang melampaui ekspektasi saya pribadi. Setujut bange sama mbak Dian, yang heboh bilang Yoon Hyun-min ganteng buanget, wkwk...

Disini Yi-deum yang jadi pusat cerita.. judulnya aja Witch’s Court, dan setelah nonton 2 episode langsung ngerti kenapa judulnya begitu. Karakter Yi-deum yang sangat amat dingin dan tak berperasaan jadi daya tarik tersendiri. Karena dari kecilnya, kitapun lihat karakter-nya dia memang kayak begitu. Entah karena dia hanya dibesarkan oleh ibunya yang enggak pernah ngasih tahu tentang siapa bapaknya (?), yang secara enggak sadar mendidik Yi-deum untuk pura-pura ‘acuh’ sama urusannya orang lain, karena dari kecilnya dia-pun enggak punya rasa keberanian buat ‘kepo’ tentang keluarganya sendiri.

Karakternya Jin-wook juga menarik.. kenapa dia secara sukarela minta dipindah tugas ke unit kejahatan seksual? Adakah motif lain yang belum kita ketahui.. ???

Ohiyaa... kasus pertama yang mereka tangani juga terbilang menarik dan baru pertama kalinya aku tonton di drakor. Tindakan Yi-deum yang sengaja menyusun taktik untuk membocorkan rahasia Woo-sung memang agak ‘kejam’, tapi kalau enggak kayak gitu.. mereka bakalan kalah dalam kasus ini.

Jadi bingung, mesti sebel apa nge-fans sama sosok Yi-deum si ‘penyihir’ di pengadilan ini, heheh~

She’s act so realistic, but she’s too rude....


||=========||||=========||||=========||||=========||

Untuk UPDATE Sinopsis, serta berita terkait drama dan film bisa add Akun Official LINE My-Eternal Story/Dramatales : @azk6919i

Tambah Teman

You Might Also Like

2 komentar

  1. Bener banget dramanya emang bagus, kalau tema ttg hukum,jaksa,pengacara sih udah biasa kasusnya pun terbilang biasa tapi di drama ini bener-bener fresh. Kasusnya aja diluar dugaan, jadi bikin seru dan menarik. Di tunggu kak eps 3 nya. Fighting 😊😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. That's it!!!!

      Cek sinopsis episode 3 di blog Kdramastory yaaaa ☺☺☺

      Delete

Don't forget to tell us what's on your mind ❤❤❤