Sinopsis WHILE YOU WERE SLEEPING Episode 7

07:20

= SELURUH GAMBAR DAN KONTEN BERSUMBER DARI : SBS =

image

“Aku Akan berhenti bermain piano! Aku tak butuh bantuan apapun dari ayah!!!” tegas So-yoon sembari menitikan air matanya

“Tidak.. jangan berkata seperti itu ‘nak. Ibu baik-baik saja, jadi jangan pernah menyerah untuk bermain piano.. besok ibu akan berbicara dengan jaksa dan melakukan segala hal yang ibu bisa.. untuk menuntaskan segalanya..” pinta Ibu

Tiba-tiba, So-yoon melirik kotak peralatan makan, dia mengambil sebuah sumpit, kemudian berteriak menyuruh ibunya untuk berhenti memohon kepada orang lain sembari mengarahkan sumpit itu ke tangan kirinya.

Semua orang panik.. Hong-joo yang melihatnya mengambil langkah cepat dengan langsung melindungi tangan So-yoon dengan tangannya. Hal itu mengabiatkan tangan Hong-jooo terluka,, karena sumpit itu menancap menembus tangannya---

scene00701

“TIDAK!!!!!!”  teriak Woo-tak yang baru saja terbangu dari tidurnya. Ternyata.. seperti itulah, insiden yang terjadi dalam mimpinya.

... SINOPSIS WHILE YOU WERE SLEEPING EPISODE 7 ...

scene01401

Ketika di kantor polisi, Woo-tak menceritakan mimpinya kepada Kyung-han kemudian bertanya: “Sunbae-nim. Seseorang terus muncul dalam mimpiku, apa maksud semua itu?”

“Hanya ada  satu cara untuk menjelaskannya.. pasti karena kamu sedang dimabuk cinta. Ngomong-ngomong, siapa wanita itu?”

“Hmmmm.. sesekali memang sosok seorang wanita, tapi kebanyakannya sosok seorang pria--”

“Hah?! Jadi kamu suka yang begituan (dia kira homo)”

“Bukan.. bukan seperti itu maskudku..”

“Lalu, kenapa pria itu terus hadir dalam mimpimu?”

“Entahlah.. tapi, sunbae ada sesuatu yang lebih aneh lagi. Kurasa, mimpiku akan menjadi kenyataan..”

“Kamu sudah gila? Mungkin tubuhmu sedang kurang sehat..” ucap Kyung-han sembari tertawa cekikikan, “Kalau seperti itu. Aku akan mentratirmu makan daging nanti.. ayo kita makan samgyeopsal.. ”

“Hmm. Tidak perlu. Kurasa, aku akan bertemu dengan seseorang..” ungkap Woo-tak

scene02001

“Aku penasaran.. apakah dengan perubahan kecil yang kulakukan, bisa mencegah kejadian mengerikan yang akan segera terjadi?” – Woo Tak


... SINOPSIS WHILE YOU WERE SLEEPING EPISODE 7 ...

scene02601
scene02701

Melanjutkan scene terakhir dari sepisode sebelumnya.. saat ini, Yoo-bum tengah duduk berhadapan dengan So-yoon dan Ny, Park..

Yoo-bum memberitahukan bahwa kedatanganya kemari tanpa sepengetahuan Tuan Park. Sebelum menjelaskan tujuan utamanya, ia bercerita mengenai sedikit pengalamannya ketika masih menjadi seorang jaksa pemula sama seperi posisinya Jae-chan saat ini. Kala itu, ia menangani begitu banyak kasus yang serupa. Pada awalnya.. karena ingin mendapatkan penilaian baik di mata orang, maka ia berusaha keras untuk menuntut pelakunya hingga naik ke tingkat pengadilan. Akan tetapi, waktu yang berlalu membuat pola pikirnya berubah. Tidak peduli jika Tuan Park berakhir dipenjara atau tidak, tapi yang ia pedulikan adalah kehidupan So-yoon dan Ny. Park yang akan berubah menjadi sengsara..

“Banyangkan, jika kasus ini sampai disidangkan dipengadilan.. Tuan Park tak akan bisa lagi menafkahi kalian. Kesempatan untuk melebarkan karir So-yoon sebagai pianis akan sirna, yang otomatis membuat So-yoon kehilangan masa depan dan segalanya-- ” ungkap Jae-chan

scene04401

Ny. Nam (ibunya Hong-joo) tak tahan mendengar omongan Yoo-bum, ia-pun berteriak mengomelinya: “Kau bkira dia tak bisa bertahan hdup tanpa suaminya!?”

Selanjutnya Ny.Nam mencoba menguatkan Ny.Park, ia memintanya untuk tidak merasa takut karena setelah perceraian di urus, maka Ny. Park akan mendapatkan hak-nya.. baik itu rumah maupun biaya hidup untuk mereka berdua.

“Iya, lagipula saya sudah menyiapkan dokumen (perceraian) -nya” ungkap Ny. Park

Yoo-bum yang awalnya menunjukkan sikap ‘ramah’, kini melepas topengnya dan menunjukkan sisi piciknya. Dia mengatakan bahwa seseorang seperti Tuan Park, pasti telah menyembunyikan seluruh asetnya, “Bahkan mungkin saja, dia tengah bersiap-siap untuk tidak memberikan secuil uang-pun ketika kalian bercerai. Dengarkan perkataanku baik-baik, keluarga anda dikenal oleh seluruh warga Korea. Apabila anda tetap bersikeras melanjutkan penyelidikan kasus ini, maka persidangan akan langsung tersebar di media. Akibatnya, setiap kali orang-orang menonton pertunjukan piano So-yoon, otomatis mereka akan mengingat sosok ayahnya yang merupakan seorang kriminal. Jadi.. bukan hanya Tuan Park, tapi kalian juga akan kehilangan segalanya--” gertak Yoo-bum

Penjelasan itu, seketika berhasil membuat tekad Ny.Park luntur.. itu terjadi, karena ia sangat sensitif, jika membahas hal yang berkaitan dengan masa depan So-yoon, putri yang paling ia sayangi.

“Aku ‘kan sudah menulis seurat pernyataan supaya dia tidak diadili.. jadi sekarang,, aku harus melakukan apa lagi?” tanya Ny. Park dengan nada gelisah

“Jaksa Jung (Jae-chan) akan tetap melanjutkan penyelidikannya, dia memilih untuk mengabaikan surat penyataan itu. Jadi bicaralah kepadanya.. atau jika perlu, berlutut memohonlah kepadanya—DEMI PUTRI ANDA..” ucap Yoo-bum

scene05001

“Setelah itu apa lagi?! Ayahku akan dibebaskan.. dan momen-momen mengerikan itu akan terulang kembali?!” tukas So-yoon

“Sekarang berbeda..” ungkap Yoo-bum, sembari menunjukkan surat permintaan maaf yang ‘katanya’  diitulis langsung oleh Tuan Park.

So-yoon tak sudi membaca atau bahkan melirik secarik surat itu..  perlahan matanya mulai berkacara-kaca dan dari detik inilah,, momen yang kita lihat di mimpinya Woo-tak mulai terjadi... So-yoon mengambil sebuah sumpit kemudin berteriak mengungkapkan bahwa dirinya akan berhenti menggapai mimpinya untuk menjadi seorang pianis, dia tak memerlukan bantuan apapun dari ayahnya—

scene05701

Ibunya tak setuju akan hal itu, ibu mengatakan bahwa dirinya akan bertemu dan memohon kepada Jae-chan. Tetapi So-yoon melarang-nya, dia menjerit sembari mengarahkan sumpit itu ke tangan kirinya..

Dalam mimpi Woo-tak, yang terjadi berikutnya adalah insiden tangan Hong-joo yang tertusuk sumpit,, tetapi detik ini semuanya berubah.. hanya karena sebuah gebrakan meja yang dilakukan oleh Jae-chan.

scene05901

Semua orang terdiam. Jae-chan bangkit dari kursinya kemudian berpindah duduk di sampingnya So-yoon.. Dengan tenang.. ia meminta Ny.Park untuk tidak menemuinya, “Kupikir, ini adalalah tindak kekerasan, aku tetap akan mengadili beliau (Tuan Park) meskipun anda menangis memohon kepadaku untuk menghentikannya.. aku pastikan, aku akan menyelidiki kasus ini hingga tuntas”

Selanjutnya, Jae-chan melihat surat perintaan maaf yang ‘katanya’ ditulis oleh Tuan Park.. Dia tertawa, mencemooh isi surat yang tak jauh beda dengan surat-surat yang sebelumnya dierima pihak kejaksaan, “Entah karena neliau (Tuan Park) ‘terlalu’ kreatif ataukah karena beliau tidak pernah mau berubah..”

scene06601

‘.. saya berjanji tidak akan mengulangnya kembali ...’ itu merupakan potongan kalimat yang sama persis dengan surat yang pernah ditulis Tuan Park 4 bulan yang lalu

‘.. saya akan melepas ‘kulit’ (bahasa hiperbola) lama saya dan menjadi sosok pria yang baru ..’ potongan kalimat itu membuat Jae-chan melempar komentar nyinyir: “Manusia tidak melepas kulitnya, hanya ular yang melakukan hal semacam itu. Dan ular akan bertambah besar dan menakutkan setelah mereka melepaskan kulit lamanya--”

scene06901
scene07001

Yoo-bum menyuruh Jae-chan untuk tidak mencampuri urusannya, karena saat ini ia tengah memberikan nasihat untuk Ny.Park dan So-yoon. Tetapi dengan lantang, Jae-chan menyebutkan bahwa Yoo-bum tengah memberikan sebuah ‘ancaman’ untuk mereka, “Pergi sana,, lebih baik nasehati Tuan Park yang sangat kau pedulikan itu! Suruh dia mengakui kejahatannya, supaya aku bisa memaafkannya!”

scene07201
scene08201

Sekarang, Jae-chan beralih menatap So-yoon: ”Jangan takut dan jangan menangis.. aku mengenal baik siapa pria ini (Yoo-bum), dia tahu kalau dia akan kalah jika kita menaati hukum, jadi dia datang kesini dan berbicara seperti seekor ‘harimau’ padahal sebenarnya dia hanyalah seekor ‘kucing’.. kalian harus bersikap tegas padanya, supaya dia tak berani menggangu kalian lagi. Jangan khawatir, karena aku pasti akan melindungi ibumu..”

“Aku ini bukan anak-anak... kenapa bawa-bawa harimau dan kucing?!” keluh So-yoon yang ini terlihat lebih tenang. Ia-pun melepaskan sumpit yang sedari tadi sipegangnya erat-erat..

scene08301
scene09101

Terakhir, Ny. Park menggenggam tangan So-yoon.. dan kita melihat raut wajah semua orang berubah tenang dan tersenyum lega.. termasuk juga Woo-tak, ia menghela nafas panjang kemudian mengatakan, “Perubahan kecil yang kubuat, akhirnya berhasil mencegah insiden mengerikan itu--”

... SINOPSIS WHILE YOU WERE SLEEPING EPISODE 7 ...

scene10001

Hong-joo menghampiri So-yoon yang tengah sibuk mencuci piring dibelakang, “Masuklah.. nanti tanganmu bisa terluka..” perintah-nya

“Setidaknya, itu lebih baik.. (karena jika tangankku terluka) itu berarti aku tidak bisa menjadi seorang pianis lagi dan ibuku tak perlu menangis karena dipukuli oleh ayahku lagi..” ungkap So-yoon

“Jadi, karena itu tadi kamu berniat untuk menusuk tanganmu sendiri dengan sumpit?”

“Hfft.. aku bisa hidup tanpa piano, tapi aku tak bisa hidup tanpa ibuku”

Hong-joo mengangguk, “aku mengerti bagaimana perasaanmu..” ucapnya

“Tahu apa kau!” tukas So-yoon sembari mendorong tubuh Hong-joo dengan sikutnya

Hong-joo balas melakukan hal yang sama dan menegaskan bahwa dirinya benar-benar memahami apa yang dirasakan oleh So-yoon

“Tidak. Kamu tidak mengetahui apapun!” sindir So-yoon

scene10301

Meskipun terus berdebat, tapi pada akhirnya mereka saling melempar senyuman.. dan tak jauh darisana, ternyata tengah berdiri Ny.Park yang sedari tadi mendengar seluruh obrolan mereka Matanya berlinang air mata.. dan di bibirnya terlukis senyum getir, nampaknya ia sangat tersentuh atas apa yang baru saja didengarnya—

scene10401
scene10601

Didalam kedai, Jae-chan berdiri memerhatikan tingkah Seung-won yang sibuk sendiri membersihkan meja: “Hah.. ternyata kamu sangat mencintaimu tetanggamu. Pria yang sangat dermawan dan baik hati--” sindirnya

“Itu karena aku mewarisi sifatmu..” ucap Seung-won

“Aku? Kenapa?”

“Jangan lupa, tepatilah janjimu pada So-yoon, aku percaya padamu...”

Tak menjawab permintaan itu, dengan nada cuek-nya Jae-chan malah menyuruh Seung-won untuk segera melepas apron yang tengah dikenakannya. *padahal Jae-chan sendiri masih mengenakan apron di badannya*

scene11101
scene11301
scene11501

Woo-tak tengah melakukan pembayaran di kasir, dimana Hong-joo sendiri yang melayaninya. Ketika tangan Hong-joo menyodorkan struk beserta uang kembalian, Woo-tak spontan bekata: “Syukurlah..”
“Hah? Untuk apa?” tanya Hong-joo penasaran

“Hmm.. hanya.. untuk.. segala hal..”

Tak lama kemudian, Jae-chan menghampiri mereka. Kepada Woo-tak, ia langsung menanyakan hal yang sebelumnya belum terjawab, mengenai kejadian hari ini.. apakah ini kebetulan atau takdir?

“Aku akan menjawabnya, tetapi hanya jika kamu mau mentraktirku di ronde kedua..” jawab Woo-tak

scene12401

Berpindah ke minimarket.. Woo-tak terlihat agak kecewa, karena Jae-chan hanya mentraktir-nya makanan ringan yang harganya bahkan tidak ada setengah dari samgyeopsal yang baru saja mereka nikmati.

“Berehentilah mengeluh dan jawablah pertanyaanku tadi..” perintah Jae-chan

“Hmm... kukira, kamu akan menganggapku gila setelah mendengar hal ini.. sejujurnya, aku sendiri tak bisa memercayai situasi ini. Jadi sebenarnya.. aku telah melihat inisden barusan dalam mimpiku...” ungpak Woo-tak

“Aih... kamu memimpikan hal yang seperti itu juga?” tukas Jae-chan

“Kamu juga?” tanya Woo-tak

scene12901

Jae-chan menjelaskan kondisi ‘aneh’-nya, yang seketika membuat Woo-tak bergidik tak percaya, “Daebak.. apakah kemampuan ini merupakan hal yang pasaran?”

“Entahlah aku masih belum yakin, tapi kita dan orang itu (Hong-joo) memiliki kemampuan yang sama..” ungkap Jae-chan sembari menunjuk Hong-joo yang kebetulan telah berdiri diluar kaca jendela.

... SINOPSIS WHILE YOU WERE SLEEPING EPISODE 7 ...

scene13201

“... apakah ini penyakit menular? Apakah ada orang lain diluar sana yang memiliki mimpi aneh seperti kita?” tanya Woo-tak

Berdasarkan pengalamannya, Hong-joo menceritakan bahwa dirinya tak pernah menemukan orang lain yang memiliki kemampuan sepertinya, kecuali Jae-chan dan Woo-tak. Hal tersebut menimbulkan tanda tanya besar.. mengapa harus mereka? Pastiah ada satu alasan yang menyebabkan hal ini dialami oleh mereka..

“Karena kita sama-sama terlahir di tahun naga..” tebak Woo-tak

Hal tersebut tidak bisa dianggap kesamaan khusus, karena begitu banyak orang diluar sana yang juga terlahir di tahun naga. Selanjutnya.. Hong-joo bertanya menganai golongan darah dan bulan kelahiran, tetapi sama-sekali tak ada kecocokan diantara mereka.

scene13801
scene13901

Hingga kemudian, mereka membuka penutup youghurt dan sama-sama menjilatnya: “Aha... inilah kesamaan kita..” ujar Hong-joo

“Semua orang di Korea melakukan hal ini, keculai orang yang sangat kaya raya.” Tukas Jae-chan

Sejenak melupakan apa yang menjadi persamaan diantara mereka.. Woo-tak terlihat begitu bahagia karena kemampuan anehnya bisa membuatnya menjadi seorang pahlawan. Hari ini saja.. dia bisa  menghentikan insiden yang seharusnya menimpa Hong-joo,

“Jangan Cuma memikirkan hal baiknya saja.. coba pikirkan hal buruknya.. bayangkan, bagaimana jika kamu gagal mencegah kejadian hari ini? Dan lagipula, penyelidikan kasus Tuan Park baru akan dimulai dan belum tentu akan berakhir sesuai apa yang kita harapkan...”

scene14501


Woo-tak mengangguk faham, kemudian ia tersenyum kearah Jae-chan dan mengatakan bahwa dirinya berhapar banyak dan akan terus memberi dukungan supaya Jae-chan berhasil menyelesaikan kasus ini...

scene14801

Dalam perjalanan pulang, Jae-chan bertanya kepada Hong-joo: “Mengapa kamu menyusul kami ke mini-market?”

“Ahh.. baru ingat, ada sesuatu yang ingin aku katakan--”

“Jangan mengatakan bahwa kamu percaya padaku atau memintaku untuk menepati janjiku! Aku terlalu banyak mendangar kalimat itu hari ini! Khususnya, karena aku tak mau mendengar kalimat itu keluar dari mulutmu--”

scene15001
scene15201

“Bukan itu..” ucap Hong-joo sembari menunjuk apron yang masih dikenakan Jae-chan dibalik jas-nya. Ia kemudian menyuruhnya untuk selkalian membuka jas-nya lebar-lebar saja, supaya sekalian mempromosikan kedai samgyeongsal milik ibunya,

Sembari menunggu Jae-chan melepas apronnya, Hong-joo bertanya mengapa Jae-chan tak ingin mendengar kalimat-kalimat itu yang secara harfiah berarti kata-kata doa sekaligus harapan dan penyemangat untuknya?

“Bagiku.. kaimat itu terdengar seperti ancaman.. karena jika aku gagal, maka aku akan mengecewakan mereka..” jawab Jae-chan

“Ohh.. jadi intinya kamu enggak mau mengecewakan orang lain..”

Setelah berpikir sejenak, jawaban Jae-chan membuat Hong-joo tersadar akan sesuatu. Sebelumnya, Jae-chan mengkhsusukan dirinya sebagai sosok orang yang tak ingin ia dengar mengucapkan kalimat itu untuknya, “Kenapa harus aku? Sebegitu takutnya ‘kah kamu jika aku merasa kecewa?” tebaknya

“Aishh—mulai lagi.. Dengar yaa, aku tidak mau mengecewakan siapapun, bahkan hingga seekor anjing liar di jalanan sekalipun..”

“Hmmmm... aku ngerti kok. Aku bisa mengerti, kalimat yang paliang ruit di dunia sekalipun--” ucap Hong-joo sambil tersenyum

scene15501

Sesaat setelah Hong-joo masuk kedalam rumahnya.. Jae-chan mengeluh: “Eihhh.. kenapa dia sangat mudah memahami sesuatu--”

scene16301
scene16401

Ketika Jae-chan pergi, keluarlah Seung-won dan So-yoon yang sedari tadi bersembunyi diballik mobil yang diparkir didekat sana.

“Ihhh.. sebenarnya, untuk apasih kita sembunyi--” keluah So-yoo

“Ahh.. aku tidak mau membuat kakaku salah faham akan hubungan kita..” jawab Jae-chan

“Tapi.. mau pergi kemana lagi kakakmu di malam selarut ini?” tanya So-yoon

“Kupikir, dia akan berangkat kerja..” jawab Seung-won

“Ngapain?” tanya So-yoon

“Entahlah.. kurasa karena dia tak mau mengecewakan siapapun...” jawab Seung-won sambil tersenyum bangga

scene16701

Memang benar tebakan Seung-won, Jae-chan memasuki ruang kerjanya di kanor kejaksaan untuk kemudian mulai memeriksa kembali berkas-berkas terkait kasus Tuan Park..

... SINOPSIS WHILE YOU WERE SLEEPING EPISODE 7 ...

scene17501
scene18201

Malam yang gelap berubah menjadi pagi yang terang.. Jae-chan masih sibuk sendiri, berkutat dengan setumpukan dokumen di atas mejanya.. tak lama kemudian, tibalah kedua rekan kerjanya. Mereka-pun seakan tak percaya dan bingung sendiri, ketika melihat sikap Jae-chan yang berbeda hari ini.

Kepada Nona Moon, Jae-chan meminta dicarikan dokumen-dokumen yang berkaitan dengan kasus kriminal Tuan Park di masa lalu.. dan kepada Investigator Choi (Dam-dong), Jae-chan memintanya untuk ikut bersamanya ke TKP.

Karena baru saja tiba dan bahkan belum sempat menikmati kopinya, Investigator Choi sempat menggurutu kesal.. karena dia enggan untuk ikut, tapi apalah daya karena ini merupakan tugasnya maka ia harus pergi bersama dengan Jae-chan. Sebelum pergi, dia bahkan sempat meminta lotion dari Nona Moon.

scene18301
scene18601
scene18901

Di TKP, Jae-chan sibuk sendiri untuk megumpulkan barang bukti. Tetapi investigator Choi, malah kelihatan seperti anak kecil yang menunggu ibunya belanja.. dia hanya jonkok di pinggiran, sembari memain-maikan pensilnya.

Ketika Jae-chan sibuk menggambar denah lokasi secara manual.. Investigator Choi lebih cerdas, dengan memanfaatkan kamera ponsel untuk memotret denah tersebut. Kemudian, ketika Jae-chan sibuk memeriksa dokumen daftar tamu di meja resepsionis, Investigator Choi malah sibuk menonnton tayangan pengundian nomor lotere..

*I’m not sure... tapi kayaknya, nomor yang menang itu mirip sama nomor loterenya Jae-chan?*

scene19601
scene19801

Karena tekadnya yang sangat kuat, Jae-chan menghabiskan seharian penuh untuk menyelidiki bukti disana-sini. Bahkan, waktu tidurnya terganggu dan ia-pun tak sempat sarapan bersama dengan adiknya.

scene20801
scene21001

Pagi ini, tersaji begitu banyak makanan.. di kediaman Hong-joo. Ada acara apa nih?

Ternyata.. ini sebagai bentuk syukur mereka sekaligus perayaan sederhana atas beasiswa yang didapatkan So-yoon. Salah satu yayasan, bersedia membiayai kuliah So-yoon di luar negeri dan tentu saja itu membuat  semuanya turut berbahagia. Selain itu, akhir minggu ini mereka-pun bisa kembali kerumahnya, karena Jae-chan menelpon dan memberitahukan bahwa sebentar lagi penyelidikannya akan selesai. Dan ia-pun berjanji untukt tidak membiarkan Tuan Park bebas begitu saja.

“Ohya? Dia menelponmu? Pria yang sangat bisa dipercaya..” puji ibu, yang kemudian memberikan satu tanda garis disamping tulisan ‘jaksa’

scene21501
scene22101

Jae-chan sendiri baru menaiki bus menuju kantornya.. beberapa kali, kita melihatnya menguap, pertanda jika ia benar-benar mengantuk. Duduk di dekat kaca jendela, secara tak sadar membuat Jae-chan yang kini telah tertiur jadi terkena sinar matahari secara langsung..

Tetapi tiba-tiba.. kita melihat Hong-joo yang datang dan menutupi wajah Jae-chan dengan tangannya. Kemudian meminjamkan bahunya untuk dijadikan sandaran kepala Jae-han.

scene23101
scene23401

Sepanjang perjalanan, suasananya terasa begitu sunyi.. Jae-chan terlelap tidur dan Hong-joo setia berada disampingnya. Hingga sampailah di halte pemberhentian, Hong-joo mencoba untuk membangunkan Jae-chan, tetapi Jae-cchan malah mengucapkan ‘terimakasih..’

scene23601
scene23701

“Kalau kamu berterimakasih, cepatlah bangun--” ucap Hong-joo yang seketika membuat Jae-chan benar-benar terbangun, sembari menunjukkan ekspresi keterkejutannya.

“Kamu mimpi buruk yaa? Apa yang kamu mimpikan~ Apakah sesuatu yang akan terjadi?” tanya Hong-joo

“Bukan--”

“Terus apa? Yasudahlah.. cepat tekan bel-nya, kita harus turun--”

scene24101

Setelah turun dari bus, Hong-joo terus mengekori Jae-chan dan itu membuatnya merasa risih, “Nona Nam Hong-joo.. sebenarnya apa kerjaanmu? Kamu pengangguran?” tanyanya

“Ohh.. kamu mulai memiliki ketertarikan kepadaku? Keterarikan itu akan membawamu menuju perasaan cinta.. apakah kamu ingin melewati perjalanan itu? Kalau iya, maka aku sangat bersedia untuk menjadi pasangan-mu..” ucap Hong-joo

“Pasangan apaan sih?! Aku menanyakan itu, karena setiap hari kerjaanmu cuman mengkutiku saja!”

“Tapi ini baru yang kedua kalinya. Apa jangan-jangan kamu memang ingin aku melakukannya setiap hari?”

“Tidak! Jangan! Aku sama sekali tak menginginkannya, tapi kamu mengikutiku terus!”

“Ada alasan mengapa aku mengikutimu..” ucap Hong-joo yang kemudian menceritakan kejadian dalam mimpinya.

scene24801
scene25301

Jae-chan terlelap tidur, hingga melewati halte tempat seharusnya ia turun. Hal itu membuatnya terlambat parah, hingga dia dimarahi oleh atasannya.. dan Jae-chan harus melewati hari-hari yang sulit karena kasunya Tuan Park,

scene25301a

“Aku mengikutikmu untuk mencegah semua hal buruk itu..” ujar Hong-joo

“Hmm—hari-hari yang ‘sulit’? Kurasa, aku tak akan membiarkannya terjadi, karena aku telah melewatkan  4 hari kebelakang dimana aku bahkan tidak bisa tidur lebih dari 5 jam per-hari. Dan hari ini, aku harus berhasil menyelesaikan kasus Tuan Park, sehingga kami bisa membawanya ke pengadilan!” ungkap Jae-chan

Tetapi, ketika mendengar optimisme Jae-chan, Hong-joo malah terlihat tidak bersemangat. Karena ternyata... dalam mimpinya, ia melihat Tuan Park beserta Yoo-bum yang pergi meinggalkan ruang Jae-chan sambil tersenyum lebar. Sementara Jae-chan sendiri, malah mengehla nafas panjang dan menggebarak meja (*dia gagal)

Jaae-chan merasa terganggu dengan ekspresi Hong-joo., “Kamu mimpi buruk?” tanyanya

“Enggak kok..”

“Duh.. kamu membuatku khawatir saja—yasudaah, aku berangkat..” ucap Jae-chan yang kemudian berjaan pergi. Tapi setelah beberapa langkah, Hong-joo memanggil namanya dan mengatakan, “Semangat! Kamu bisa melakukannya!”

“Sudah kubilang, jangan berikan dukungan apapun kepadaku...” keluh Jae-chan

... SINOPSIS WHILE YOU WERE SLEEPING EPISODE 7 ...

t_1
t_2

Di kantornya Yoo-bum, telah ada Tuan Park yang tengah bersiap-siap uantuk daang ke kantor kejaksaan. Dia terliha gelisah.. dan sempat bertanya, apakah dirinya benar-benar harus pergi kesana?
Yoo-bum tak bisa menghentikan penyelidikan, karena pihak Ny.Park tetap ingin melanjutkannya. Setidaknya, mereka hanya perlu datang kesana untuk menjawab beberapa pertanyaan saja. Erkipun kelihatan ‘galak’ dan ‘keras’, pada kenyataannya Tuan Park adalah tiper orang yang sangat penakut ketika menghadapi hal-hal semacam ini..

Tetapi meskipun demikian, Yoo-bum meyakinkan bahwa dirinya memiliki beberapa bukti kuat yang bisa dijadikan alasan untuk menyanggah segala bukti yang dimiliki oleh pihak kejaksaan..

t_3
t_4

Di kanotr polisi, Woo-tak tengah sibuk sendiri menuliskan daftar hal yang bisa menjadi persamaan diantara dirinya dengan Hong-joo dan Jae-chan. Baru dua hal yang ia temukan: kelahiran di tahun naga, dan tampang mereka yang sama-sma good-looking (enak dipandang, alias ganteng dan juga cantik)

Tiba-tiba datanglah dua orang rekannya mereka bertanya dimana Kyung-han sunbae? Woo-tak menjelaskan bahwa Kyung-han tengah pergi ke kantor kejaksaan untuk menjadi saksi dalam kasusnya Tuan Park.

Karena ini jam makan siang,, seroang rekan wanita mengajak Woo-tak untuk makan bareng.. tetapi.. tanpa pikir panjang, Woo-tak lansgung menolaknya dan mengatakan bahwa dirinya harus pergi untuk menemui seseorang.

t_5
t_6

Dan tempat yang ia tuju adalah kedai Samgyeopsal.. disana ia berdiri mengintip lewat kaca jendela, tapi tiba-tiba muncullah ibunya Hong-joo yang menyapanya dan lansgung mengenalinya sebagai pria yang mengembalikan ponselnya di malam valentine, waktu itu.

Woo-tak diajak masuk kedalam, kemudian dihidangkan satu porsi Samgyeopsal. Karena datangnya hanya seorang diri, maka ibu sendiri yang memotong dan menghidangkan daging untuknya.., “Kudengar level tertinggi seorang jomblo, adalah ketika dia membakar saging-nya sendirian..” canda ibu

“Heheheh... iyanih. Tapi saya satang kesini, karena saya sangat menikmati makanan yang dihidangkan oleh ibu..”

“Oke.. aku mengerti. Berhentilah memujiku dan katakan tujuanmu datang kemari?”

“Tidak ada kok.. aku datang kemari, hanya untuk menikmati makanan disini...”

t_7
t_8

Tak lama kemudian, datanglah Hong-joo yang seketika membuat Woo-tak berdiri dan berteriak menyapanya. Ibu sangat peka.. ia tersenyum, kemudian menyuruh Hong-joo menggantikannya menghidangkan daging untuk Woo-tak,

Secara diam-diam,, ibu mengambil buku catatan kecilnya, kemudian membubuhkan satu garis disamping tulisan ‘polisi’

Woo-tak mengajak Hong-joo untuk mengadakan pesta selamat nanti sore, “Biar Jae-chan yang mentraktir kita..”

“Enggak deh.. Karena nanti, dia pasti tengah merasa sedih--”

“Kenapa? Bukankah hari ini merupakanhari terakhir investigasi tehadap Tuan Park?”

“Dalam mimpiku, Jae-chan tidak berhasil menyelseikan kasus ini. Jadi kita tidak bisa mengadakan pesta, seharusnya kita menghiburnya hingga persaannya baikan..”

“Aku punya mimpi yang berbeda..” ungkap Woo-tak.

Dalam mimpinya, Jae-chan berhasil menyelesaikan sesi interogasi dengan lanar, dan bahkan ia melihat Tuan Park berlutut dihadpan Jae-chan.

t_9
u_1

Beralih ke ruang interogasi, telihat Jae-chan yang tengah serius mengajukan beberapa pertanyaan yang ditujukan untuk Tuan Park. Intonasi bicara serta gestur-nya terasa begitu nyata sekaligus kereennn.. padahal sebenarnya Jae-chan tengah berlatih sendirian saja.

u_2
u_3

Tanpa ia sadari, seluruh tingkah konyol-nya itu dilihat oleh rekannya yang kala itu tengah berada di ruang monitor.

“Dia bertingkah seperti itu, karena tidak mengetahui keberadaan kita disinni  ‘kan?”

“Yaiyalah. Lagipula, mana mungkin dia melakukannya jika dia mengetahui kita ada disini--”

“Hmmmm.. kurasa, dila bertingkah seperti itu karena dia ingin melakukan segala hal yang terbaik. Kita hanya perlu berpura-pura tidak melihatnya saja..”

“Huffttt.. seberapa keras usahanya, kurasa dia tak akan berhasil membuat Tuan Park mengakui kesalahannya..”

Salah satu dari mereka memberi aba-aba: “Acungkan tanganmu jika kamu yakin kalau Tuan Park tidak akan bisa diadili..”

Dan serentak.. mereka semua mengacungkan tangannya dengan sangat amat yakin, tanpa keraguan sedikit-pun....

u_4


||=========||||=========||||=========||||=========||

Untuk UPDATE Sinopsis, serta berita terkait drama dan film bisa add Akun Official LINE My-Eternal Story/Dramatales : @azk6919i

Tambah Teman

You Might Also Like

4 komentar

  1. Hahahaha mereka semua kayak lagi nonton aksi jae chan. Termasuk hong joo dan woo tak. Di sini jae chan emang peran utamanya. Bayangin aja, karena woo tak udah liat aksi heroiknya jae chan mengubah mimpi jadi keterusan narik dia ke restoran samgyeopsal buat coba coba ngubah mimpinya jg^^ so sweet

    Ibunya hong joo nyiapin mantu kayaknya hihi. Saya jg suka lia waktu episode sebelumnya ibu hong joo ngomonv pake bahasa inggris. Keren banget dah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ibu-nya Hong-joo itu keren, aku suka sama karakternya. Waktu scene episode perdana yang dia berhasil mengalihkan ketakutan Hong-joo jadi lelucon, itu kerem sekalgus heartwarming, karena cuman ibu doang yang bisa kayak gitu.

      Eh sayamah, lama-lama bisa jadi fangirling sama Woo-tak. Dia beneran ganteng sekaligus gemesin bangetttt. kalau di dunia nyata, adakah polisi yang tampangnya imut kayak dia.. hahahah--

      Delete
  2. Daebak. Aku suka sekali review ini. Bahasanya asik bgt.. Semangaatt

    ReplyDelete

Don't forget to tell us what's on your mind ❤❤❤