Sinopsis WHILE YOU WERE SLEEPING Episode 9

16:35

= SELURUH GAMBAR DAN KONTEN BERSUMBER DARI : SBS =

image

Dibawah derasnya hujan.. Hong-joo terbaring tak sadarkan diri. Dia sendirian, dan sepertinya tengah berada ditempat sepi.. yang dikelilingi rerumputan, tanpa ada siapapun yang lewat atau bahkan berjalan disekitar tempat tersebut..

scene01701

“Mimpi itu lagi..” ucap Hong-joo yang baru saja terbangun dari tidurnya dalam kondisi badan yang setengah basah kuyup karena keringat yang bercucuran di wajahnya.

Meskipun mimpi tersebut belum terjadi, tetapi Hong-jooo bisa merasakan dirinya tengah berada pada posisi tersebut. Meskipun telah terbangun, rasanya masih berada disana. Hal itu membuatnya takut, jika pagi tak akan pernah datang lagi untuknya~

.... SINOPSIS WERE SLEEPING EPISODE 09 ...

scene01801
“... Ada sebuah suara yang akan selalu membangunkanku dari mimpi buruk itu.. suara tersebut akan membuatku tenang, karena dia mengatakan bahwa mimpi buruk-ku akan menghilang seiring berjalannya watu.. Dia akan mengatakan, ‘sekarang pagi telah datang, dan kamu akan baik-baik saja’...”
scene03101

Hong-joo mengungkapkan bahwa sang ibu merupakan kekuatan terbesarnya, “Bagiku.. ibu sudah seperti matahari yang mengusir gelapnya malam~”

Meskipun ibu selalu mengomel karena kamarnya berabtakan seperti kapal pecah, Hong-joo hanya menanggapinya dengan senyuman. Dan ibu adalah orang yang memahami Hong-joo lebih daripada siapapun, ia bahkan bisa mengtahui bahwa Hong-joo telah memimpikan hal ‘mengerikan’ itu lagi..

scene04701

Berpindah ke rumahnya Jae-chan.. sekarang hari masih sangat pagi, tetapi ia telah berpakaian rapi untuk kemudian berangkat kerja. Seug-won heran, ia-pun bertanya mengapa Jae-chan tiba-tiba berubah jadi rajin? Apakah karena ingin bertemu dengan seseorang?

“Bukan bertemu... tapi karena ingin menghindari seseroang..” ujar Ja-chan

scene06001

Tiba-tiba bel berbunyi, dari interkom Seung-won melihat ‘tetangga’ mereka yang seperitnya ingin memberikan makanan. Mendengar kata ‘tetangga’, membuat Jae-chan jadi panik dan heboh sendiri. Ia-pun menyuruh Seung-won untuk keluar dan menemui tetangga itu, tetapi Seung-won menolak dan menyuruh Jae-chan saja yang keluar.

“Ahhhh.. aku tidak mungkin menemuinya dalam kondisi pakaian rapi seperti ini. Nanti dia salah paham..” ungkap Jae-chan

“Salah paham apaan sih, aku enggak ngerti. Sudahlah, aku mau BAB..” celoteh Seung-won

scene06801
scene07101

Terpaksa, Jae-chan sendiri yang pergi keluar.. dan betapa leganya dia, ketika melihat bahwa tetangga yang dimaksud adalah ibunya Hong-joo. Mereka berbincang sebentar.. bertanya kabar pagi inni, kemudian ibu memberinya sekotak mackerel yang tinggal disimpan dalam kulkas dan bisa dimasak kapan saja. Ibu mengetahui bahwasanya Jae-chan beserta sang asik tak pernah sarapan dengan menu ‘bermutu’, maka dari itu ibu sengaja meberikan mackerel ini.

scene08101

Kemudian, Jae-chan berangkat menuju kantornya.. tapi seperti biasa, dia mendatangi kedai kopi terlebih dahulu.. disana, kasir bahkan telah mengenali wajahnya dan ketika ia menyebutkan pesanannya, kasir tersebut mengatakan bahwa Hong-joo telah tiba lebih dulu dan memesankan kopi untuknya, “Anda bisa menunggu sebentar, nanti dia akan aan kembali lagi kesini katanya..”

scene08701
scene09401

Benar saja.. tak lama kemudian, terlihat Hong-joo yang tengah berjalan menuju kedai tetapi Jae-chan segera bersembunyi, duduk ditempat yang tak terlihat olehnya. Beberapa saat berlalu, ia-pun sengaja membiarkan Hong-joo duduk sendirian menunggunya, seperti orang yang tak ada kerjaan lain~

scene10701

Tetapi lama-lama, hati nuraninya tergerak.. ia-pun tak tega melihat Hong-joo seperti itu dan akhirnya ia sendiri yang berjalan menghampirinya dan duduk tepat disampingnya.

“Kamu sengaja menjadi penguntitku? Kamu gak ada kerjaan lain apa?” tanya Jae-chan

“Yupss.. aku memang tidak punya kerjaan lain..” jawab Hong-joo

“Bukankah kamu bilang kamu sedang cuti bekerja? Bukankah sekarang sudah saatnya kamu kembali?” tanya Jae-chan

“Gimana dong.. tapi dibandingkan dengan bekerja,, aku lebih senang melihat wajahmu~” ujar Hong-joo

“Sebegitu tidak inginnya-kah kamu untuk kembali bekerja?” tanya Jae-chan

“Sebenarnya bukan karena tak menginginkannya..” ungkap Hong-joo yang lanjut bertanya: “Haruskah aku kembali bekerja?”

“Untuk apa bertanya padaku?” tanya Jae-chan

“Setengah ragaku ingin kembali bekerja.. tetapi setengahnya lagi tidak ingin..” jawab Hong-joo

scene11701
scene11801

Bersamaan denga itu, kita melihat ibunya Hong-jo yang menemukan secarik surat di meja Hong-joo. Disana tertulis permohonan untuk kembali bekerja, dan ketika melihat itu.. wajah ibu terlihat gelisah sekaligus cemas.

scene11201
scene11501

Hong-joo meminta pendapat Jae-chan: “Haruskah aku kembali bekerja?”

Jae-chan malah bertanya balik: “Apakah menjadi reporter itu sangat melelahkan?”

“Bukan karena itu sih.. sejujurnya aku ingin, bahkan sangat ingin untuk bekerja lagi---” ungkap Hong-joo

scene13201

Ketika sampai di kantor kejaksaan, tak sengaja Jae-chan berpapsan dengan Yoo-bum. Ia ingin mengabaikannya... ingin mengacuhkannya.. bahkkan sampai berniat untuk menolak satu lift dengannya. Tetapi Yoo-bum dengan sengaja membuat Jae-chan masuk kedalam lift itu..

scene14801

Disana, dihadapan yang lainnya.. Yoo-bum menyombongkan diri dengan membandingkan kkecekatannya dalam berbagai hal jika dibandingkan dengan Jae-chan. Ia bahkan meninggung nama Hong-joo dan menyebut bahwa dulu,, dirinya memiliki progress yang lebih cepat dalam hubungan mereka..

scene16301
scene17601

Tak disangka-sangka, akibat perkataan Yoo-bum.. rumor mengenai perseteruan antara Jae-chan dan Yoo-bum yang katanya gara-gara memperebutkan perempuan, kembali memanas dan menjadi topik oborlan nomor satu diantara pegawai kantor kejaksaan. Mereka jadi penasaran, seperti apa sosok Hong-joo:

“Katanya dia cantik dan pintar..”

“Ohiyaa? Apakah seperti Jaksa Shin?”

“Tentu saja tidak.. Jaksa Shin itu.. dia cuman disebut cantik jika dibandingkan dengan orang biasa seerti kita. Kalau kata pengacara Lee, dia itu ‘sok-jual mahal’. Tampilan luarnya seperti seorang ‘femme-fatale’. Ituloh.. istilah yang sering digunakan untuk menggambarkan sosok perempuan yang mengandalkan kepintaran dan kecantikannya untuk menggoda para-pria, tapi sebenarnya tak pernah memberikan hatinya untuk mereka--”

Ternyata.. seluruh obrolan gossip tersebut, didengar langsung oleh Jaksa Shin yang kala itu tengah berdiri terhimpit orang-orang dibagian belakang—

scene18301
scene18701

Berpindah ke sebuah kedai ayam goreng, disana Hong-joo tengah komplain kepada penjualnya dengan membawa tulang ayam yang telah ia rangkai hingga menyerupaia ayam utuh.. yang membuatnya kesal, adalah karena bagian apahanya tidak ada. Dan masalahnya ini telah berulangkali terjadi.

Si penjual ayam, mintaa maaf dan mengatkan bhwa dirinya manusia biasa yang tak luput dari kesalahan. Menurutnya, sangat besar kemungkinan jika bagian paha yang seharusnya untuk Hong-joo, malah ia masukkan kedalam box pelanggan yang lain.

“Aku telah membeli lebih dari 26 box ayam ‘utuh’ darisini, tapi tak pernah sekalipun au mendapatkannya! Jangan-jangan, kau malah menjual paha ayam itu terpisah sebagai ayam yang dijual satuan!” tuduh Hong-joo yang seketika membuat seluruh pelanggan memerhatikannya

scene20101

Tiba-tiba.. datanglah ibu yang lansgung menghampiri Hong-joo dan mengomelinya: “Kusush ambil belanjaan, kenapa malah kesini!”. Ibu kemudian meminta maaf dan menyere Hong-joo pergi meninggalkan tempat tersebut.

.... SINOPSIS WHILE YOU WERE SLEEPING EPISODE 9 ....

scene23401

Sekarang ibu dan Hong-joo telah kembali ke restoran samgyeopsal miliknya.. ibu lanjut memarahi tingkah Hong-jooo, sementara Hong-joo sendiri mengeluh, mengatakan: “Bukankah barusan aku terlihat sangat bodoh? Dulu.. aku berkeliaran menyambangi kantor kejaksaan... kantor kepolisian atau menemui para pejabat. Akupun.. tak menyangka, saking tak punya kerjaan.. aku sampai mendatangi kedai ayam goreng hanya untuk masalahkeccil seperti itu.. Aku hanya menyia-nyiakan talentaku~~”

“Terus kenapa? Kamu berencana untuk kembali bekerja?” tanya ibu yang seketika membuat Hong-joo bertanya balik apakah ibu telah melihat surat dimejanya?

“Tentu saja.. kau menaruhnya disana, seakan-akan kau sengaja membuat ibu melihatnya..” tukas Ibu yang kemudian memaparkan bahwa diirnya takk menyetujui keinginan Hong-joo untuk kembali bekerja sebagai reporter. Ternyata.. setelah mengalami mimpi buruk tersebut, Hong-joo berhenti kerja dan berjanji untuk hanya membantu ibu di restorannya saja.

“Kenapa? Apa yang membuatmu berubah pikiran?” tanya ibu

“Aku tidak berubah pikiran.. Ibu juga tahu ‘kan, kalau masa depan itu bisa dirubah..”  jawab Hong-joo

“Dulu kamu bilang tak bisa merubahnya.. Kamu bilang, apapun yang kamu lakukan tak akan pernah bisa merubah masa depan..” ucap Ibu

“Tapi sekarang aku sadar kalau masa depan bisa dirubah. Jae-chan.. berkat dia nyawa kita berdua terselamatkan!” tegas Hong-joo


“Memangnya kenapa? Memangnya dia berjanji untuk terus menjaga dan menyelamatkanmu?” tanya ibu

scene24101
scene24601

Hong-joo tak bisa menjawab pertanyaan itu dengan lugas, karena ia sendiri tak yakin bahwa Jae-chan akan terus menolongnya. Tapi meskipun demikian, Hong-joo tetap bersikeras ingin kembali bekerja. Sementara ibu tetap menentangnya.. untuk Ibu, Hong-joo adalah segalanya. Maka dari itu, ibu tak akan membiarkannya terluka atau bahkan mengalami insiden menyakitkan sekecil apapun itu..


Mendengar perkataan ibu, akhirnya membuat Hong-joo luluh.. ia tak mampu berdebat lagi dan mereka-pun berpelukan..

scene24901
scene25301

Tiba-tiba, datang pelanggan yang tak lain adalah Woo-tak bersama dengan Kyung-han,


“Kami datang kesini untuk makan daging.. tadi pagi belum sarapan.. jadinya sekarang kelaparan.” Ucap Woo-tak sambil tersenyum

scene25501

.... SINOPSIS WHILE YOU WERE SLEEPING EPISODE 9 ....

scene27101

Dikantor SBC, tepatnya diruang kerja para reporter.. disana terlihat Du-hyun tengah asyik menghitung jumlah pendemo untuk memastikan pihak mana yang lebih benar. Apakah pihak polisi atau justru pihak pendemo itu sendiri.. tetapi rekan kerjanya, menginterupsi dan menanyakan perihal kembalinya Hong-joo. Ia ingin memastikan apapkah Hong-joo akan segera kembali? Karena mereka perlu mendata jumlah orang untuk dibuatkan seragam baru— tetapi, Du-hyun tak menjawabnya dengan pasti, dia malah asyik sendiri dengan hitungannya..

scene28201
scene28301

Berpindah ke kantor kejaksaan, dimana para jaksa tengah berkumpul untuk mendiskusikan perkembangan kasus yang tengah mereka tangani. Kali ini, Jaksa So membuka diskusi dengan mengeluhkan keputusan Jaksa Park yang memintanya untuk memberhentikan tuntutannya atas rekan pengemudi mobil yang mengalami insiden keccelakan karena mabuk.

“Tak ada bukti kuat!” tegas Jaksa Park


“Tetapi.. karena dia, seorang anak berusia 9 tahun harus hidup dengan kantung kolostomi permanen di perutnya dan juga harus menjadi yatim-piatu karena orang tuangnya meninggal dalam kecelakaan itu!” sanggak Jaksa Son, yang lanjut menegaskan bahwa diirnya tak membiarkan pria itu lolos begitu saja...

scene28901
scene29101

Sebenarnya.. kasusnya gimana sih? Jadi.. pria yang tengah dituntut oleh Jaksa Son, pada malam itu pulang dalam kondisi mabuk bersama dengan seorang temannya. Dia kemudian menyuruh temannya untuk mengemudikan mobil, sementara dirinya duduk di kursi penumpang dan mengatakan bahwa dirinya mempunyai trik supaya maereka tidak kena tilang. Namun pada akhirnya.. terjadilah insiden kecelakaan,.. si pengemudian tentu ditahan, tetapi pria itu masih belum mendapat putusan apapun.

scene30001

“Dia layak mendapatkan hukuman berat!” tegas Jaksa Son

“Tapi.. bukan dia yang mengemudi, jadi apa salahnya? Kita.. sebagai seorang jaksa, tak bisa menjadikan orang tak bersalah menjadi seorang kriminal..” sanggah Jaksa Park

Tak mau perdebatan ini semakin memanas, Hee-min menyela pembicaraan dan mengajak mereka untuk makan dulu karena sekarang sudah waktunya istirahat siang.

Jae-chan mengajak mereka makan di restoran sebrang yang tak jauh dari kantor.. akan tetapi, Hee-min inisiatif mengajak mereka untuk mencoba makan di kedai Samgyeopsal milik keluarganya Hong-joo (karena dia kepo, Hong-joo itu kayak gimana siihhh..)


Jaksa Lee, Jaksa Son dan Jae-chan kurang setuju akan hal tersebut, karena restoran itu cukup jauh. Akan tetapi, Jaksa Park yang notabennya merupakan atasan mereka malah berpendapat sebaliknya.. ia menyetujui usulan Hee-min, maka dari itu.. sudah dipastikan bahwa tempat makan siang mereka hari ini adalah kedai Samgyeopsal Hong-joo.

scene31401

Di kedai sendiri, kita melihat Woo-tak beserta Kyung-han yang baru selesai menghabiskan makanannya. Ketika Kyung-han melakukan pembayaran di kasir, Hong-joo membersihkan meja sambil mengobrol dengan Woo-tak, yang kini tengah memerhatikan catatannya. Ia mengungkapkan bahwa dari hasil analisanya, ada sebuah pola beraturan yang menghubungan mimpi mereka bertiga.

Hong-joo memimpikan siapapun, baik yang dikenalnya atau tidak.. tetapi Jae-chan seringkali memimpikan Hong-joo. Dan dirinya pribadi, seringkali memimpikan Jae-chan. Jika ditelisik lebih dalam lagi... Hong-joo adalah orang pertama yang mengalami mimpi ini, diikuti Jae-chan kemudian dirinya: “Bukankah... kejadian ini seperti sebuah wabah yang menular?”


Woo-tak bahkan dengan astusias mengatakan, apabila mereka mengetahui pola yang tepat dari mimpinya.. maka mereka akan bisa mencegah insiden kejahatan... atau bahkan sebuah bencana. Imajinasinya berkembang luas dan ia-pun mengkahyalkan, bagaimana kalau dia memimikkan serangan teroris? Haruskah mereka mempelajari bahasa asing, suapaya bisa memberitahukan insiden itu kepada  orang luar?

scene34901
scene35001

Hong-joo malah bertanya balik: “Bagaimana kalau tiba-tiba, kamu memimpikan kematianmu sendiri? Kamu ‘kan seorang polisi, yang harus siap untuk menghadapi kondisi apapun.. yang tentu saja bisa membuuat nyawamu melayang di tempat kerja..”


“Jika memang demikian.. maka aku tinggal merubah masa depanku. Aku harus merubahnya, karena itu bisa dirubah..” jawab Woo-tak dengan begitu yakin, yang seketika membuat Hong-joo jadi semangat dan antusias kembali..

scene35201
scene36801

Tetapi sebaliknya dengan ibu, yang seketika lansgung berteriak mengusir Woo-tak uuntuk pergi meninggalkan tempat ini. Ibu bahkan sampai mencoret nama Woo-tak dari buku catatan ‘calon-mantunya’

scene35901
scene36701

Ketika Woo-tak dan Kyung-han pergi, tibalah Jae-chan beserta rekan-rekannya sesama jaksa. Sekilas Jae-chan sempat melihat Woo-tak, namun mereka tak sempat berpapasan atau bahkan saling bertegus sapa.

scene38201

Kedatangan Jae-chan disambut hangat oleh ibunya Hong-joo.. yang tanpa ragu langung memberikan mereka makanan pembuka secara Cuma-Cuma. Sementara itu, para jaksa yang lain berfokus memerhatikan sosok Hong-joo yang mereka setujui bahwa penampilannya terlihat begitu cantik dan pintar.

scene39201

Sama seperti sebelumnya.. sebelum makan seluruh jaksa terkecuali Jae-chan, akan berdoa bersama. Jae-chan sibuk merapikan alat makan, sementara yang lainnya.. berdoa dengan ‘khusyuk’, yang jika kita dengar dengan teliti.. doa-doa mereka lebih terdengar seperti sindirian untuk satu sama lain. Yang pada akhirnya, membuat perdebatan sebelumnya kembali memanas.

scene40801
scene41501
scene41901

Untuk menentukan kelanjutan kasus itu, Jaksa Park menyuruh mereka untuk unjuk tangan.. Hasilnya, Jaksa Park dan Hee-min  tak setuju tuntutan ini dilanjutkan, sementara Jaksa Lee dan Jaksa Park sangat setuju jika tuntutan ini dilanjutka hingga naik ke tingkat pengadilan.


Tinggallah Jae-chan yang tak mau mengangkat tangannya dalam pilihan apapun dan itu membuatnya disebut pengecut. Akan tetapi, datangah Hong-joo yang tadinya berniat untuk menyajikan makanan.. tetapi pada akhirnya jadi dimintai pendapatnya juga. Bukan tentang tuntutan itu, tetapi mengenai sikap Jae-chan yang terlihat seperti pengecut.

scene44201
scene44701

Hong-joo malah memaparkan bahwasanya Jae-chan bukan seorang pengecut.. ia tak mengambil keputusan apapun, karena ia ingin memikirkannya dengan sangat hati-hati dan tidak daam situsi yang terburu-buru seperti barusan. Tak hanya itu, Hong-joo kemudian menyinggung perihal agama yang diannut oleh keempat jaksa.. yang menurutnya agak janggal.


“Hanya 20% penduduk Korea yang beragama Kristen. Jadi sangat kecil kemungkinannya, jika kalian berempa menganut agama yang sama. Aku sangat yakin, minimal satu dari kalian.. tengah menyembunyikan identitas agama yang sebenarnya.. karena takut dianggap ‘berbeda’ oleh atasan kalian--” papar Hong-joo yang seketika membuat Jaksa Park terdiam takjub..

scene45201

Ketika kembali ke kantor kejaksaan, Tuan Park masih terdiam.. ia berpikir keras, hingga akhirnya berteriak menyebut nama “Nam Hong-joo!”, yang dulu dikenalnya sebgaia seorang reporter.


“Memangnya.. seperti apa kakarkternya, ketika dia masih menjadi seorang reporter?” tanya Jae-chan

scene45901
scene46101

Dengan antusias Jaksa Park menceritakan, bahwasanya Hong-joo merupakan seorang reporter wanita yang sangat tangguh, yang selalu berada di bariisan paling dpean ketika mengorek informasi seputar dunia perppolitikan.. kasus pelecehan petinggi kejaksaan yang sangat fenomenal, itu merupakan salah satu kasusu yang berhasil terungka karena  kegigihan Hong-joo.. tetapi entah mengapa, suatu hari.. tiba-tiba Hong-joo menghilang, sekan ditelan bumi dan tak pernah muncul lagi di layar televisi.


“Dia sukses daalam pekerjaannya, tapi kenapa dia berhenti?”

scene47501
scene48401

Di kedai, Hong-joo tengah membantunya ibunya mengupas bawang sembari menonton siaran berita di televisi. Lama-kelamaan, ia malah melamun hingga mengakibatkan tangannya teriris dan berdarah.. bersamaan dengan itu, Hong-joo mulai menitikan air matanya.

scene48601
scene48701

“Kenapa ‘nak? Apakah lukanya sangat sakit? Haruskah ibu membawamu ke Rumah Sakit?” tanya ibu panik


“Bu.. sepertinya bawang ini suda tidak segar lagi.. buktinya, matanya sangat perih hongga terasa seperti terbakar...” jawab Hong-joo yang kemudian malah bangkit dan berlari keluar, tanpa mengucapkan tujuannya atau bahkan mengucap kata pamit..

scene49301
scene50801

Sembari menangis.. Hong-joo berlari hingga akhirnya sampai tepat disebrang kantor SBC, tempatnya bekerja sebagai reporter, dulu..

scene51101


||=========||||=========||||=========||||=========||

Untuk UPDATE Sinopsis, serta berita terkait drama dan film bisa add Akun Official LINE My-Eternal Story/Dramatales : @azk6919i

Tambah Teman

You Might Also Like

0 komentar

Don't forget to tell us what's on your mind ❤❤❤