Sinopsis WHILE YOU WERE SLEEPING Episode 17

06:09

= SELURUH GAMBAR DAN KONTEN BERSUMBER DARI : SBS =


image

Yoo-bum berjalan menuju tempat diadakan konferensi pers terkait tanggapannya terhadap pembebasan Hak-young. Sambil berjalan, ia sempat bertanya kepada sekretarisnya mengenai benda yang bisa membuat orang terlihat menangis.

scene01051

Memasuki ruangan, mata Yoo-bum terlihat sayu. Kepada para reporter, ia meminta maaf, mengatakan bahwa dirinya agak terlambat karena menjenguk ayahnya Soo-kyung terlebih dahulu.

Penyataan itu, seketika memancing pertanyaan dari para reporter: “Memangnya beliau sakit apa?”

scene02351
scene02451

‘Drama’-pun dimulai.. Yoo-bum sesekali mengelap air matanya, sambil menceritakan kondisi Tuan Yoo yang saat ini tengah menderita Kanker Pankreas stadium akhir.

Dia berusaha membentuk opini publik untuk melemahkan dan menyalahkan pihak kejaksaan dengan cara menarik simpati dari netizen. Du-hyun sempat bertanya pendapatnya tentang gambar garis horizontal yang hingga kini masih menjadi misteri besar: “Apakah mungkin, tersangka menggambarnya hanya dalam waktu 13 menit?”

Yoo-bum menggeleng, menjawab ‘tidak mungkin’. Namun meskipun demikian, ia balik bertanya pada para reporter: “Lebih masuk akal yang mana? Dia (Hak-young) menggambar garis tersebut selama 13 menit, ataukah garis itu muncul dengan sendirinya, tanpa ada yang menggambarnya?”

scene03651

Jae-chan tertidur di sofa.. Seung-won menghampirinya dan menyuruhnya pindah ke kamar. Akan tetapi, setelahh berkali-kali memanggilnya.. tetap saja Jae-chan tak terbangun.

scene04701

Bermaksud baik, Seung-won mencoba untuk memangku Jae-chan.. tapi ia tak sanggup. Berpindah posisi, ia-pun mencoba untuk menggendong Jae-chan.. tapi sama-saja, ia-pun tak berhasil juga.

scene05251

Berpindah ke kamar Hong-joo, disana ia baeru terbangun karena mimpi buruknya tentang Jae-chan. Dia tak kuasa menahan tangis.. dia terlihat begitu gelisah, pikirannya tak tenang..

scene06051
scene06151

Meskipun hari sudah sangat larut, tetapi Hong-joo bangkit dari kasurnya dan langsung berlari menuju rumah Jae-chan. Berkali-kali ia menenkan bel yang akhirnya membuat Seung-won terbangun.

scene06351

Mengetahui kedatangan Hong-joo, seketika membaut Jae-chan terbangun. Ia-pun berjalan keluar, membukakakn gerbang. Namun, tanpa mengatakan apapun. Hong-joo malah berlari memasuki kamar Jae-chan dan lansgung melemparkan beberapa setelan jas yang tersimpan di dalam lemari.

scene07151
scene08201

Setelah itu, Hong-joo terduduk lemas, dengan terbata-bata ia menceritakan mimpinya: “Jae chan-ssi.. apa yang harus kulakukan.. aku melihatmu terluka.. terluka sangat parah...”

Jae-chan terdiam.. ia memeluknya, mengelus rambutnya dan memintanya untuk tenang karena semuanya akna baik-baik saja.

scene08451

Setelah beberapa saat duduk menenangkan diri, Hong-joo mulai mengungkapkan isi pikirannya, ia meminta Jae-chan untuk menuruti segala perkataanya: “Berjanjilah padaku untuk menghindari kejadian itu! Jangan memakai setelan jas, jangan menyebrang jalan dan jangan bertemu denganku! Kamu tak boleh melihatku lagi! Karena kamu terluka ketika hendak bertemu denganku..”

scene09701

“Aku tak bisa melakukannya. Aku ini seorang jaksa, aku harus mengenakan setelan jas ke kantor, lagipula aku terlihat keren ketika mengenakannya. Dan kamu memintaku untuk menghindarimu? Hmmm... tentu saja aku tak bisa melakukannya. Ceritakan kronologis mimpimu dengan lenngkap, karena hanya dengan cara itulah kita bisa mencegah insiden mengerikan itu...” ungkap Jae-chan

scene11251
scene11401

Masih dalam kondisi suara yang bergetar, Hong-joo menceritakah sela hal yang ia lihat dalam mimpinya. Dan dengan sabar.. Jae-chan mendengarkan serta mencatat semuanya.

scene12301
scene12951

Malam yang gelap, berubah menjadi pagi yang terang. Ternyata, sepanjang malam... Hong-joo terlelap tidur dalam dekapan Jae-chan.

Hong-joo yang terbangun duluan, menatap Jae-chan dan bergumam mengatakan bahwa kali ini, gilirannya untuk menyelamatkan Jae-chan.

Ketika tangannya mengelus rambut Jae-chan, ternyata.. Jae-chan sendiri telah terbangun: “Jangan khawatir, apa yang kamu mimpikan tak akan menjadi kenyataan..”

“Kumhon jangann terluka..” pinta Hong-joo

scene13701
scene15051

Mereka saling-tatap, dan dengan mata yang berkaca-kaca Hong-joo mengatakan: “Aku menyukaimu...”

..... SINOPSIS WHILE YOU WERE SLEEPING EPISODE 17 ....

scene16301

Sarapan bersama di rumahnya Hong-joo.. semua orang terdiam menatap Jae-chan dan tentu saja itu membuat Jae-chan merasa tidak nyaman: “Tenanglah. Kalian bersikap seolah aku benar-benar akan mati..” candanya

Tapi mereka semua sadar betul, bahwa mimpi Hong-joo bukanlah sesuatu yang bisa dinggap sekedar candaan. Sangat disayangkan, karena dalam mimpinya itu, Hong-joo tak melihat wajah namun hanya melihat setelan pakaian serba hitam yang dikenakan oleh is penikam.

“Siapapun orang itu.. kurasa ada kaitannya dengan kebebasan Do Hak-young..” tegas Hong-joo yang lanjut menceritakan, perihal dua mimpinya yang berbeda yang kebetulan terjadi di waktu yang berbarengan dengan momen ketika Hak-young ditahan dan dibebaskan.

scene18301
scene18601

Tiba-tiba, Jae-chan mendapatkan telpon dari atasannya yang menyuruhnya untuk segera menonton berita di TV.

Ternyata.. berita mengenai kebebasan Hak-young telah menjadi topik panas di kalangan netizen. Terlebih, stellah pernyataan Yoo-bum yang mengungkap catatan kriminal Hak-young di masa lalu.

scene18901

Ibu merasa penasaran, ia bertanya pada Woo-tak: “Apakah benar, dia pernah melakukan tindakan kriminial seperti itu?”

Woo-tak menjelaskan bahwa berita itu memang benar. Akan tetapi, media terlalu membesarkan masalah tanpa mengetahui yang sebenarnya terjadi.. Mengenai tindak pencurian, ternyata dulunya Hak-young pernah mencuri tanda tangan boyband G.O.D yang ingin ia pajang di kedai ibunya. Kemudian mengenai tindak kekerasan, ternyata itu hanya semacam pembelaan diri karena sempat terjadi keributan di kedai ibunya. Semua kejadian itu berlangusng sekitar 10 tahun yang lalu dan bukanlah kasus besar, namun setelah dikaitkan dengan insiden ini.. bak menjadi bensin yang disiramkan kedalam api yang tengah menyala... semuanya menjadi topik panas untuk diperbincangkan oleh para netizen.

scene19551

Mereka yang hanya menonton dan membaca berita, menganggap Jae-chan selaku jaksa yang menangani kasus ini, adalah tipe jaksa yang tidak kompeten. Identitas Jae-chan tersebar ke publik dan itu membuatnya menjadi bahan cacian serta makian..

scene20551
scene20751
scene21001

Dari sudut pandangnya Hong-joo, sekarang ia mencoba menebak siapakah orang yang menikam Jae-chan (dalam mimpinya). Ada beberapa kemungkinan.. bisa saja, orang itu merupakan orang yang tersulut emosinya karena segala pemberitaan di media masa, yaitu fans yang sangat loyal dan simpati terhadap sosok Soo-kyung. Atau bisa saja, Do Hak-young yang tak bisa mentolerir pandangan negatif publik terhadapnya . Dan bisa saja.. Tuan Yoo, selaku ayah yang kehilangan kesempatan untuk menghukum orang yang dianggapnya sebagai pembunuh putrinya..

scene21601

Entah siapa orang yang nantinya akan menikam Jae-chan... yang jelas, Hong-joo mengeaskan bahwasanya yang sekarang perlu dilakukan hanyala meluruskan segala kesalahfahaman, yang diyakininya sebagai satu-satunya cara untuk mencengah insiden mengerikan itu terjadi.

 ::: EPISODE 17 : The Usual Suspect :::

scene23401

Dikantor SBC, Hong-joo mengomeli Du-hyun. Ia marah, karena berita mengenai Hak-young yang menurutnya terlalu ‘lebay’ dan memicu opini publik yang negatif.

Meskipun Du-hyun merupakan atasannya, Hong-so sama-sekali tak merasa takut. Dengan lantang ia terus mengolinya dan itu terjadi dihadapan rekan kerjanya yang lain.

scene24401
scene24751

Disela-sela kesibukannya, Hong-joo menyempatkan diri untuk menelpon Jae-chan. Ia memberi kabar mengenai sekumpulan pendemo di depn kantor kejaksaan yang pastinya menjadikan Jae-chan sebagai target kecencian mereka.

“Kamu.. lebih baik, mencari jalan lain saja..” saran Hong-joo

“Untuk apa? Aku tak perlu menghindari mereka karena aku tak bersalah..” ujar Jae-chan

scene25151

Setelah menutup telponnya.. barulah kita mengetahui dan melihat bahwa barusan Jae-chan berbohong. Saat ini, ia sendirian.. tengah berusaha keras untuk memanjat pagar disamping gedung kejaksaan.

Berkali-kali mencoba, tetapi selalu gagal. Hingga muncullak Jaksa Lee yang posisinya memang tengah berjalan menuju gedung kejaksaan.

scene25751
scene26851

Mereka memerhatikan sekumpulan pendemo, dan kemudian muncullah ide untuk melakukan ‘penyamaran’ (lebih tepatnya pertukaran id card siihhh)

“Terimakasih..” ucap Jae-chan

“Jika kamu memang sangat berterimakasih.. jangan lupa mengatur kencan buta untukku..” ujar Jaksa Lee

scene27801
scene28301

Mereka berdua.. berjalan melewati para pendemo, dalam hitungan ketiga Jae-chan berlari. Namun ketika menengok kebelakang, Jaksa Lee tertinggal.. terjebak dalam kerumunan pendemo yang menganggap dia sebagai Jae-chan.

scene29101

Jaksa Lee mengelak.. ia menegaskan bahwa dirinya bukanlah Jae-chan. Bahkan, ia menunjuk Jae-chan yang asli dan memberitahukannya kepada para pendemo.. namun naan, tak ada satupun dari mereka yang percaya kepadanya.

Ketika Jae-chan ingin membantu Jaksa Lee. muncullah Investigator Choi. Dia menghentikan Jae-chan, dan mengatakan bahwa sebentar lagi pihak keamanan akan datang, memberikan bantuan. Lagipula, meskipun Jae-chan menghampiri mereka.. siatuasi tak akan berubah.

scene29701
scene29851

Bahkan ketika Investigator Choi berteriak mengatakan bahwa dirinya dalah Jae-chan, tak ada satupun pendemo yang memercayainya.

scene30251

Tetapi.. ada seorang pendemo yang meliriknya dengan tatapan misterius. Entah siapakah dia, tetapi dia mengenakan pakaian serba hitam, persis dengan orang menikam Jae-chan dalam mimpinya Hong-joo.

..... SINOPSIS WHILE YOU WERE SLEEPING EPISODE 17 ....

scene31451
scene32151

Lebih parah daripada pendemo.. berita online menjadi ‘alat’ yang membangun opini publik, menghasilkan pandangan negatif terhadap Hak-young dan juga Jae-chan.

Semua orang mengetahui berita ini, diantaranya para siswa teman sekelasnya Seung-won.  Fakta, bahwa Jae-chan merupakan kakaknya Seung-won, membuat mereka secara sengaja mengucilkan Seung-won.. mereka asyik bergossip di grup kelas yang baru tanpa memasukkan Seung-won kedalamnya..

scene32801

Berpindah ke kantor kejaksaan, disana kita melihat Jaksa Lee dalam kondisi compang-camping dan wajah lebam karena mendapat pukulan serta tamparan dari para pendemo.

Jaksa yang lain, tak habis fikir.. mengapa para pendemo itu menyamakan Jae-chan dengan Jaksa Lee????

Jaksa Lee dengan sangat pede, mengatakan bahwa itu karena twajahnya yang sama tampannya dengan wajah Jae-chan. Tetapi, Jaksa Son segra menyanggahnya, dengan menagtakan bahwa para pendemo itu, memang menarik semua pegawai yang mengenakan setelan jas, karena menganggapnay sebagai Jae-chan.

scene33801

Sekarang jam-nya makan siang, semua jaksa pergi keluar.. tetapi mereka sengaja meninggalkan Jae-chan. Jaksa Park, menyuruh Jae-chan untuk makan di kafetaria saja, karena situasi diluar sangat-amat tidak aman untuknya..

scene34401

ae-chan merasa kecewa.. tetapi muncullah Investigator Choi yang seketika membuatnya kembali ceria: “Mau makan siang denganku?”

“Bolehlah..” jawab Investigator Choi

scene34701

Mereka berjalan melewati gerbang belakang, dan terlihat para pendemo yang masih berbaris rapi di depan gedung kejaksaan. Investigator Choi bertanya pada Jae-chan, apa yang akan dilakukannya? Apakah ia telah mengambil keputusan?

Jae-chan mengehla nafas panjang, mengatakan bahwa dirinya bingung. Dan sebagai seorang manusia biasa, ia-pun merasa takut dengan seluruh kecaman negatif dari publik terhdapnya.

Namun.. tiba-tiba, Jae-chan merubah perkatannya. Dengan sangat yakin, dia mengatakan bahwa dirinyaakan membebaska Hak-young, karena memang dia tak tak bersalah.

scene35201
scene35501

Tak ada asap jika tak ada api.. ternyata, perubahan sikap Jae-chan, disebabkan  oleh kemunculan Yoo-bum. Ia tak mau terllihat lemah.. Ia ingin terlihat lebih dominan dan tangguh.

Yoo-bum mengomentari sikap Jae-chan... mengatakan bahwa seorang jaksa seharusnya tak memihak pada tersangka. Namun Jae-chan mengaskan, bahwa dirinya tak pernah memikah pada siapapun.

scene36601
scene37101

Tak mau perdebatan semakin memanas. Investigator menyela pembicaraan mereka dengan lansgung menyakan maksud kedatangan Yoo-bum.

Ternyata, siang ini ada acara pernikahan rekan mereka.. maka Yoo-bum sengaja datang kesini untuk mengajak Investigator Choi pergi bersama dengannya.

Tentu saja Jae-chan tak mengizinkan hal tersebut. Dan itu membuat mereka saling gontok-gontokan, memperebutkan Investigator Choi. namun pada akhirnya, Investigator Choi memilih untuk ikut dengan Yoo-cum, setelah Jae-chan tak bisa meminjaminya uang sebesar 50 dollar.

scene39751

Dalam perjalanan... Yoo-bum yang licik, mencaoba untuk mengorek informasi terkait kelanjutan kasus Do Hak-young. Investigator Choi.. tak tahu dan tak mau memberitahukan apapun kepadanya.

Tetapi itu membuat Yoo-bum semakin bertingkah agresif, ia mengancam untuk membeberkan fakta terkait hubungan pertemanan diantara Jae-chan dengan Woo-tak yang merupakan teman dari Hak-young..

Jika berita itu terungkap.. maka publik, akan menuduh Jae-chan membebaskan Hak-young karena sebuah ikatan pertemanan: “Jika tak ingin itu terjadi, maka yakinkanlah Jae-chan untuk mendakwanya!”

“Jangan bertingkah seperti ini.. Anda hanya akan mengancam posisinya Jaksa Jung!” keluh Investigator Choi

“Makanya, turuti saja perkataanku! Yakinkanlah dia.. karena akupun tak ingin posisinya terancam...” ucap Yoo-bum

..... SINOPSIS WHILE YOU WERE SLEEPING EPISODE 17 ....

scene40351
scene40651

Di malam hari, Woo-tak menemui Hak-young yang tengah sibuk membersihkan coretan piloks di kedai milik ibunya. Dari kejauhan, Woo-tak sempat diam.. memerhatikan Hak-young yang jika diamati, memiliki psotur tubuh dan penampilan yang sama dengan orang yang menikam Jae-chan dalam mimpinya Hong-joo.

scene41951

Meskipun menaruh kecurigaan, tetapi Woo-tak berusaha untuk bersikap biasa saja. Ia datang dengan membawa satu jerigen tinner untuk membersihkan cat yang memang sukar dibersihkan dengan air biasa.

Hak-young masih menunjukkan sikap ketus.. ia belum bisa mengontrol tempramennya yang terus memanas, terlebih karena sikap orang-rang yang terus menganggapnya sebagai seorang pembunuh.

scene43401

Keesokan paginya.. kita meihat Hong-joo yang sengaja duduk di depan gerbangnya dan menunguu hingga Jae-chan keluar berangkat kerja.

Saat melihatnya berjalan keluar, Hong-joo lansgung menghampirinya dan mengomelinya: “Kubilang jangan memakai jas!”

Selain Jae-chan, Seung-won juga diomeli olehnya. Dan kali ini, Jae-chan tak mau berdebat.. ia menuruti perintah Hong-joo, ia masuk kembali kedalam rumah...

scene44351

Lalu beberapa saat kemudian, kit amelihatnya telah berganti menggunakan pakaian casual. Ketika melihat cermin di pinggir jalan, Jae-chan emngeluh: “Hfffttt... kalau begini caranya, aku bisa dimarahi atasanku..”

“Lebih baik mana Simarahi atasan atau dihjar demonstran?” sanggah Hong-joo, yang lanjut mengatakan bahwa Jae-chan bisa berganti pakaian ketika tiba di kantor

scene44651

Mereka tiba di halte bis, duduk berdampingan seperti bisanya... Hong-joo menanyakan, apa keputusan yang akan diambil Jae-chan terkait kelanjutan kasus Do Hak-young?

“Entahlah.. mungkin aku akan mendapatkan keputusannya setelah menginterogasi saksi lainnya hari ini..” jawab Jae-chan

scene44951

Hong-joo melihat kedepan.. dimana terdapat beberapa tukang yang tengah memasng lampur lampion di jalanan. Seketika, itu membuatnya teringat akan mimpi buruknya..

“Bisakah, kamu mendakwa-nya saja? Kurasa, hanya itu satu-satunya cara untuk menghindarkanmu dari bahaya itu..” ucap Hong-joo

scene46001

Namun beberapa detik kemudian, Hong-joo menarik kemabli perkataannya dan meminta Jae-chan untuk mengambil keputusan sesuai dengan fakta yang didapatkannya. Jae-chan tak berkomentar apapun, ia hanya menggenggam tangan Hong-joo dan tersnyum kepadanya.

scene46451
scene46701
scene46801
scene47051

Ketika sampai di kantor kejaksaan, Jae-chan dengan sngat mudah bisa melewati pada pendemo tanpa discurigasi sedikit-pun. Sementara Jaksa Lee yang telah menggunakan pakaian tertutup, masih dianggap sebagai Jae-chan dan otomatis, membuatnya dikerumuni oleh para demostran ‘lagi’

scene48051
scene48201

Di dalam kantor sendiri, terlihat para sekretaris yang tengah berjalan bersama sambil menggosiipkan kondisi Jae-chan yang makin rumit dan terhimpit. Bersamaan dengan itu, Jae-chan muncul..

Penampilannya yang seperti mahasiswa ‘imut-imut’, seketika berhasil membuat Nona Moon yang sedaritadi mencelanya, berubah jadi memujanya, terpana akan sosok Jae-chan: “Lucunya diaaaa...”

scene48951

Jae-chan segera masuk keruangannya, untuk kemudian berganti pakaian. Sesaat kemudian, tibalah Kim Sung-ja.. yaitu pembantu di apartemen Suk-yung yang melaporkan insiden ini pertama kali.

scene51101

Di Kantor SBC, Hong-joo sibuk membaca komentar netizen yang merendahkan Jae-chan. Tak hanya itu, ia bahkan sengaja membalas komen itu satu per-satu. Tetapi, tindakannya itu malah membuat para netizen mengira bahwa Jae-chan sendiri yang membalasnya..

Mereka sampai mengejeknya: ‘kamu punya banyak waktu gabut yaa, wkwkwkwk’

Kesal dengan tanggapan sinis mereka, Hong-joo terus melihat-lihat isi komentar.. hingga tak sengaja ia menemukan sebuah komentar yang melampirkan gambar di dalamnya. Si penulis, menyebutkan bahwa pola gambar di TKP sama dengan gambar yang dimilikinya.

scene52901
scene52951

Dan memang benar sekali.. gambar itu menunjukkan sebuah alat pembersih lantai otomatis yang berjalan melewati kotoran anjing dan membuat sebuah pola, yang sama persis dengan pola yang sebelumnya kita lihat di TKP.

Hong-joo yang terkejut, segera berteriak, memanggil Du-hyun untuk melihat gambar ini~~~


||=========||||=========||||=========||||=========||

Untuk UPDATE Sinopsis, serta berita terkait drama dan film bisa add Akun Official LINE My-Eternal Story/Dramatales : @azk6919i

Tambah Teman

You Might Also Like

0 komentar

Don't forget to tell us what's on your mind ❤❤❤