Sinopsis WHILE YOU WERE SLEEPING Episode 16

06:04

= SELURUH GAMBAR DAN KONTEN BERSUMBER DARI : SBS =


image

Kepada Woo-tak, Jae-chan mengajukan pertanyaan yang intinya ingin mengkonfirmasi pendapatnya mengenai status tersangka yang disematkan untuk Hak-young.

scene00851

Woo-tak menjelaskan bahwa pada awalnya, ia-pun berfikir sama seperti yang lainnya. Terlebih ketika melihat CCTV yang ditayangkan di berita, disana terlihat dengan sangat jelas bahwasanya hanya ada Hak-young yang masuk dan keluar pada waktu ketika insiden diperkirakan terjadi.

“Namun itu semua hanyalah asumsi..” ucap Woo-tak

scene01451

Sementara itu, di kantonya.. Yoo-bum masih mendiskusikan kasus ini dengan Hong-jooo. Ia berandai-andai, apabila ia menjadi pengacara Hak-young, maka dirinya akan melakukan pembelaan dengan menekankan fakta bahwasanya insiden itu mungkin saja hanyalah sebuah ‘kecelakaan’. Suk-yung meninggal karena perdarahan di kepalanya dan bisa saja itu terjadi karena kepalanya terbentur dan dia terjatuh.

Tetapi Hong-jooo tak bisa menerima alasan itu.. terlebih karena keberadaan garis simetris dari darah, yang pastinya sengaja dibuat oleh ‘seseorang’

Yoo-bum menyanggahnya.. dia mengatakan bahwa tak ada bukti kuat yang menunjukkan bahwa Hak-young adalah pelakunya. Pada pakaian.. serta sepatunya, tidak terdapat sedikitpun tanda-tanda bekas atau cipratan darah. Dan hal itu mustahil terjadi, apabila memang dialah yang menggambar garis itu.

scene02801
scene03351

Di kantor kejaksaan, Jae-chan juga membahas hal yang sama.. menurut dia, tidak ditemukannya noda darah karena Hak-young sempat ‘membersihkan’ dirinya terlebih dahulu, sebelum pergi meninggalkan apartemen Suk-yung.

“Itu hanya asumsi yang tak bisa dijadikan bukti..” tukas Woo-tak

Situasi mulai memanas, Investigator Choi ikut mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan garis simetris di sekitar tubuh korban: “Kalau bukan dia (Hak-young), siapa lagi yang menggambarnya?”
Woo-tak menjawab, bahwasanya Hak-young sendiri tak mengetahui hal tersebut. Ia malah balik bertanya: “Memangnya, anda mengetahui dengan alat apa garis tersebut dibuat?”

Jae-chan menegaskan, bahwasanya itu merupakan pertanyaan yang mestinya dijawab oleh Hak-young untuk memperkuat alasan ketidakbersalahannya.

Tetapi dengan tenang, Woo-tak menyanggah hal tersebut, ia mengatakan bahwa itu merupakan tugasnya pihak kejaksaan.. yaitu untuk mencaritahu segala hal yang untuk membuktikan bahwa Hak-young memang benar-benar bersalah.

scene04451

Di ruang observer.. para jaksa takjub, mereka bahkan agak kebingungan karena investagi terhadap saksi ini, bisa dikatakan mirip dengan perdebatan antara seorang jaksa dengan seorang pengacara.

scene04901

Berikutnya, Jae-chan membahas mengenai kejadian ketika Woo-tak menyuruh Hak-young untuk menyerahkan diri.. sebelumnya ia bertanya, mengapa Hak-young sempat kabur dan menjadi buronan?

“Karena kalian mengejarnya... karena dia berpikiran, bahwa meskipun dia tak bersalah, kalian akan tetap menghukumnya..”

Jae-chan bertanya: “Malam itu anda memaksanya untuk menyerahkan diri?”

“Tidak.. justru aku menyuruhnya kabur..”

scene05601

Jadi, ketika masih berada dirumahnya.. Woo-tak memberikan dua pilihan untuk Hak-young. Pertama, Hak-young bisa kabur jika memang dia pelakunya. Kedua, Hak-young harus menyerahkan diri, jika memang dia bukan pelakunya.

Dan pada akhirnya Hak-young melarikan diri: “Bukankah berarti,, karena dia merasa bahwa dirinya tak bersalah?”

scene07251

Menguatkan pernyataan itu, Woo-tak-pun menceritakan saat ketika dirinya menemui Hak-young di penjara. Disana Hak-yung malah bertanya apakahh jaksa mencari pelaku yang sebenarnya: “Dia tak berusaha membela dirinya, tetapi dia malah menanyakan hal itu kepadaku..”

scene09301

“Tetapi, dia memiliki motif untuk membunuh..” ungkap Jae-chan yang kemudian menyinggung masalah sikap Suk-kyung yang seringkali memberikan penilaian buruk terhadap Hak-young dan juga sering menyuruhnya untuk membuang sampah.

Namun Woo-tak memiliki pendapat lain.. mengenai sampah itu, bahkan di hari ketika insiden terjadi, Hak-young bersedia membuangnya secara tepat, “Jika dia memang marah.. untuk apa repot-repot membuang semua sampah itu ke tempatnya?”

scene09851

Segala perdebatan dalam ruang investigasi.. membuat jaksa yang lainnya muali berpikir. Lambat laun, pemikiran mereka mulai mencerna dan memahami seluruh kesaksian dari Woo-tak.

scene11901

Sebelumnya, ketika di kedai.. ternyata Jae-chan telah lebih dulu memiliki pemikiran yang sama seperti Woo-tak. Ia menceritakan hal ini kepada investigator Choi..

Jae-chan yakin, bahwa Hak-young tidak bersalah.. tetapi tak mungkin jika ia mengatakan hal ini secara langsung kepada para seniornya. Investigator Choi mengatakan, bahwa hal itu bisa menyebabkan Jae-chan dipecat dari jabatannya..

Sebagai solusinya, Investigator Choi menyuruh Jae-chan untuk meminta bantuan dari para seniornya. Hal itulah yang membuat Jae-chan sengaja memanggil mereka semua untuk menyaksikan proses interogasinya..

scene14301

Dan benar saja.. karena setelah proses interogasinya selesai. Seluruh jaksa (kecuali jaksa Park), berhasil memahami maksud Jae-chan. Hingga akhirnya.. Jaksa Park mempertimbangkan menadatangani surat pernyataan bebas untuk Hak-young.

Namun tetap saja.. bukan hal yang mudah untuk Jaksa Park menandatangi berkas tersebut. Kasus ini adalah kasus yang sangat besar, yang menjadi pusat perhatian seluruh masyarakat.. akan fatal akibatnya, jika dia memutuskan sesuatu secar terburu-buru. Setidaknya, ia masih membuatuhkan beberapa saat untuk berpikir..

scene14601
scene15551

Berpindah ke kantor pengacara, disana Yoo-bum terus meyakinkan Hong-joo untuk membantunya. Ia-pun mengibaratkan kasus ini seperti segelas cola yang tak terisi penuh.. kasus ini terlihat jelas, namun jaksa belum memiliki cukup bukti untuk mendakwa Hak-young.

Yooo-bum melemparkan sebuah amlpop berisi berkas yang menurutnya, bisa menjadi bahan untuk menambah bukti. Disana terdapat beberapa dokumen mengenai Hak-young, yaitu catatan kriminal ayahnya yang merupakan seorang bandar narkoba.. dan juga Hak-young yang dulunya pernah dipenjara karena tindak pencurian dan penganiayan.

scene18001
scene18551

Dalam pemikirannya.. dokumen tesebut bisa menjadi bahan berita untuk disebarkan oleh Hong-joo. Nantinya, berita itu akan menjadi perbincangan hangat di masyarakat.. seluruh netizen yang mengenal Hak-yung secara pribadi, akan mengungkapkan kebusukannya satu- demi satu...

Dan pada saat itulah, Hong-joo bisa membantu Jae-chan untuk memenuhi seluruh bukti, yang diibaratkannya seperti memenuhi segelas cola dalam gelas kosong..

scene20051

“Kau! Kau menyuruhku untuk memanipulasi media?!” tukas Hong-joo

“Hmmm.. lebih tepatnya, aku menyuruhmu untuk tidak melawan publik!” ujar Yoo-bum

... SINOPSIS WHILE YOU WERE SLEEPING EPISODE 16 ...

scene21001

Dalam perjalanan pulang, mobil Hong-joo terhenti dipersimpangan karena lampu merah. Ia menatap amplop dari Yoo-bum kemudian menatap ke arah depan, dimana terdapat banyak mobil yang tengah berhenti, membuatnya teringat kejadian di masa lampau..

FLASHBACK

scene21951
scene22401

Dengan mengendarai motor gedenya, Jae-chan berusaha untuk mengejar mobil si ‘ahjussi’ yang melaju dengan sangat cepat.

scene23251

Hari yang gelap, kini mulai berubah menjadi terang. Mereka sampai disebuah padang rumput, tetapi disana hanya ada mobil yang terparkir dalam kondisi pintu yang terbuka dan di kursi mobil, tersimpan lencana beserta atribut kepolisian.

scene23951
scene26301

Mereka berlari sambil berteriak memanggil si ‘ahjussi’, yang akhirnya mereka lihat, dia tengah berjalan menuju ke tengah danau. Tanpa pikir panjang, Jae-chan bergegas mengambil tali yang ia kaitkan ke tubuhnya. Ia-pun meminta Hong-joo untuk membantunya, karena mereka mesti menyelamatkan ahjussi itu..

“Kenapa? Kenapa kita hanrus menyelamatkannya?” tanya Hong-joo dengan nada datar

“Karena dia kelihatannya tak bisa berenang, sementara aku bisa..” jawab Jae-chan sambil memberikan ujung tali ke tangan Hong-joo

Namun, Hong-joo melempar tali tersebut.. mengatakan bahwa mereka hanya perlu membiarkan ahjussi itu mati, “Adiknya telah membunuh ayah kita! Untuk apa kita menyelamatkannya! Biarkan saja dia mati!” teriaknya

Jae-chan emosi, dia lansgung menampar pipi Hong-joo dengan sangat keras hingga membuatnya terjatuh..

scene26501

Jae-chan : “SADARLAH! Dia sama seperti kita! Dia juga tak mengerti, mengapa ini semua bisa terjadi! Dia pasti berharap bahwa semua ini hanyalah mimpi! Selamatkan dia! Kamu dan aku, kita harus menyelamatkannya! Karena jika tidak.. maka kita akan menyesalinya seumur hidup! Jadi bantulah aku!”

scene26651
scene27551

Jae-chan berlari ke tengah danau.. semakin jauh dia berlari, maka talinya semakin tertarik. Sementara Hong-joo, hanya diam.. wajahnya terlihat bimbang, ia menatap talinya itu dengan penuh keraguan..

FLASHBACK END

scene28051

Ketika Jae-chan tengah menunggu taksi di depan kantor kejaksaan, muncullah Hong-joo yang ternyata memang sengaja datang untuk menjemputnya.

“Aku ingin minum kopi denganmu..” ajak Hong-hoo

scene28501

Mereka datang ke kafe langganannya, dan disana Cho-hee sengaja menaruh 2 cookies manis, yang ia berikan secara gratis: “Kupikir kalian akan datang kesini, jadi aku sengaja menyiapkan ini..” ucapnya

scene29351

Setelah mendapatkan tempat duduk, mereka mengobrol mendiskusikan perkembangan penyelidikan terhadap kasus Do Hak-young. Bukan sebagai reporter, karena saat ini Hong-joo menegaskan bahwa dirinya memposisikan diri sebaai temannya Jae-chan.

scene31301

Jae-chan menggenggan tangan Hong-joo dan menceritakan semuanya. Setelah segala penyelidikan yang dilakukan, semua fakta lebih condong membuktikan bahwa Hak-young tidak bersalah. Dari rekam medis, diketahui Suk-yung mengidap penyakit otholitiasis yang membuatnya pensiun dini dan memungkinkannya mengalami pusing tak terkendali, hingga membuatnya terjatuh dan terbentur hingga meninggal karena perdarahan dikepala.

Hong-joo masih merasa sulit untuk mempercayai hal tersebut.. terlebih karena garis simetris disekitar tubuh korban yang menjadi misteri besar, siapa yang membuatnya??

“Entahlah.. aku sendiri belum mendapatkan jawabannya.. yang jelas, garis itu dibuat dalam sekali coretan dan tidak logis, jika Hak-young membuatnya sekaligus tanpa meninggalkan jejak sediktpun..” ungkap Jae-chan

============================

scene31501

Belum ada satupun orang yang mengetahui asal-mula garis itu.. tetapi, kita para penonton diperlihatkan fakta yang sebenarnya terjadi. Di hari itu, Suk-yung meninggal karena sebuah insiden kecelakaan. Dia tiba-tiba terjatuh dan kepalanya tebentur ujung meja.

scene31851

Ketika darah terus bercucuran dari kepalanya, ada alat pembersih lantai otomatis yang bergerak disekitarnya sehingga meninggalkan jejak beruba garis bercampur darahnya.

scene32351
scene32651

Kemudian, alat pembersih lantai itu terus melaju tak terhenti.. Kebetulan, jendela terbuka dan alat tersebut terjatuh kebawah. Bersamaan dengan itu, seroang anak kecil mengambil bola, ia melihat alat tersebut dan mengiranya sebagai rongsokan yang kemudian langsung ia buang ke tempat sampah.

============================

scene34101
scene34951

Jae-chan menatap Hong-joo dan mengatakan: “Aku menyukaimu.. Aku sangat menyukaimu sampai aku sangat membenci diriku sendiri, jika aku mengecewakanmu..”

Hong-joo kaget.. ia langsung berdiri dan dengan kikuk bertanya mengapa Jae-chan mengatakan hal seperti itu dimomen yang seperti ini.

Selanjutnya, Jae-chan meminta maaf.. karena dirinya akan mengecewakan Hong-joo. Ia tak bisa mendakwa Hak-young, karena ia tak mau menghukum orang tak bersalah: “Perasaanku tak terlalu penting.. jika dibandingkan dengan masa depannya..”

scene35851
scene36451

Hong-joo kembali duduk.. Ia melirik kawat kecil pengikat plastik cookies, kemudian membentuknya menjadi sebuah cincin yang pas untuk dipakai di jari manisnya. Setelah itu, ia memasangkannya di jari kelingkin Jae-chan,

“Apa ini?” tanya Jae-chan

“Hmm.. kupikir kamu akan membutuhkannya..” jawab Hong-joo yang seketika membuat Jae-chan tesenyum

scene37051

Ketika melihatnya lebih dekat.. Hong-joo mengungkapkan bahwa Jae-chan sangat mirip dengan soernag anak laki-laki yang dulu pernah memukulnya.

“Memukulmu? Berani sekali dia..” komen Jae-chan

“Aku tak mengenal siapa namanya ataupun tempat tinggalnya.. tapi dia tak sejahat itu..” ungkap Hong-joo

“Aih... dia tidak waras, buktinya dia memukul seorang wanita! Dia pasti bukan pria normal! Jangan berhubungan dengan orang seperti itu! Auhhh.. menyebalkan, yang jelas jangan samakan aku dengan orang itu..” keluh Jae-chan

“Iya deh.. kamu berbeda, sangat berbeda.. dengan orang itu..” ujar Hong-joo

... SINOPSIS WHILE YOU WERE SLEEPING EPISODE 16 ...

scene38751

Di kantor.. Hong-joo terdiam memerhatikan berkas dari Yoo-bum. Tak lama kemudian, datanglah Du-hyun yang menanyakan hasil wawancara Hong-joo dan berkas apa yang tengah dipegangnya?

Hong-joo memperlihatkan berkas tersbut dan itu membuat Du-hyun bertanya, apakah Hong-joo akan menjadikannya sebagai berita?

Terdiam sejenak, Hong-joo malah teringat kejadian di masa lampau..

FLASHBACK

scene40651

Keraguan dan kebimbangan.. membuat Hong-joo hampir membiarkan Jae-chan meninggal karena tenggelam. Akan tetapi, tiba-tiba ia berubah pikiran..

scene40951
scene42201

Sambil menangis, ia mengerahkan seluruh tenaganya untuk menarik tali tersebut. Hingga pada akhirnya, ia-pun berhasil menyelamatkan Jae-chan beserta si ‘ahjussi‘ itu..

scene43451

Setelah naik kedaratan, Jae-chan tak sadarkan diri.. Hong-joo berteriak memanggilnya, ia-pun memberikan nafas buatan untuknya.. dan seteah beberapa saaat, akhirnya Jae-chan kembali membuka matanya.

scene45101

Jae-chan bangun, ia duduk melihat seskelilingnya. Dan sepertinya, ‘ahjussi’ itu-pun mulai sadar kembali.

“Terimakasih karena telah menyelamatkanmu...” ucap Jae-chan sambil menarik Hong-joo yang tengah menangis kedalam pelukannya.

FLASHBACK END

scene46601
scene46701

Dengan sangat yakin, Hong-joo mengatakan bahwa dirinya tak akan menjadikan informasi dari dokumen itu sebagai bahan berita.

“Kenapa? Itu kan catatan kriminalnya di masa lalu..” tanya Du-hyun

“Karena itu, tak ada hubungannya dengan kasus yang sekarang. Berita ini, hanya kan membuat kebingungan dan kekacauan dalam penyelidikan kejaksaan..” ungkap Hong-joo

“Kamu yakin?” tanya Du-hyun

“Iya..” jawab Hong-joo

“Yasudah... kalau memang kamu yakin akan  hal itu. Maka aku akan percaya padamu..” ujar Du-hyun

... SINOPSIS WHILE YOU WERE SLEEPING EPISODE 16 ...

scene47451

Dengan sangat berat hati.. pada akhirnya Jaksa Park menyetujui surat pembatalan penahan terhadap Do Hak-young. Ia menyerahkan dokumen tersebut kepada sekretarisnya: “Aish.. aku akan dimarahi jaksa penuntut umum..” keluhnya

scene47901
scene48251

Berita pembebasan itu, menyebar dengan sangat cepat ke telinga Lee Yoo-bum. Dia sangat marah, dia langsung memberikan dokumen mengenai masa lalu Hak-young kepada sekretarisnya dan menyuruhnya untuk menyebar itu ke media massa. Setelah itu, ia-pun segera menelpon seorang reporter untuk mengatur jadwal wawancara.

scene49201
scene49251
scene49401

Dalam mimpinya.. Hong-joo melihat Jae-chan tersenyum sambil melambaikan tangan padanya. Tetapi sebelum bejalan, muncullah seorang pria berpakaian serba hitam yang berdiri di dekat Jae-chan.

scene49851
scene50101

Ketika lampu hijau untuk penyebrang menyala.. semua orang mulai berjalan. Akan tetapi Jae-chan malah terjatuh.. di perutnya ada bekas luka tusuk.

Hong-joo panik.. dia menangis, berlari menghampirinya, kemudian memeluknya dan berteriak meminta bantuan orang-orang untuk menelpon ambulans..

scene50701

Mimpi mengerikan itu, membuat Hong-joo benar-benar menangis ketika terbanung dari tidurnya..

“Mimpi terindah yang pernah ada dalam hidupku, berubah menjadi mimpi terburuk...”

::: NOTES :::

Serem juga jadi Hong-joo.. tiba-tiba, mimpi indah berubah jadi mimpi buruk.

Ternyata, setiap hal kecil yang dirubah.. bisa merubah apa yang terjadi di masa depan. Rada belum pasti juga sih, kenapa si Jae-chan jadi kena tusuk..

Apakah karena si Hong-joo ngasih tahu ukuran jadi manisnya? Kan sebelumnya, Jae-chan gak tahu ukuran cinci Hong-jo (tapi kayakny bukan karena itu sih..)

Sampae sekarang, gaada tanda-tanda Cho-hee ketularan ‘mimpi masa depan’. Sempet agak dibikin curiga, pas dia tiba-tiba kasih cookies.. itutuh antara dia memang tahu mereka bakalan dateng ataukan cumah sekedar kebetulan.


Misterinya Woo-tak juga, masih belum ada klue baru lagi.. tunggu ajadeh, sabar nanti juga dapet jawabannya~~~



||=========||||=========||||=========||||=========||

Untuk UPDATE Sinopsis, serta berita terkait drama dan film bisa add Akun Official LINE My-Eternal Story/Dramatales : @azk6919i

Tambah Teman

You Might Also Like

0 komentar

Don't forget to tell us what's on your mind ❤❤❤