Sinopsis BECAUSE THIS IS MY FIRST LIFE Episode 3 [ Bagian 1 ]

19:56

= SELURUH GAMBAR DAN KONTEN BERSUMBER DARI : TVN =

image

“Kalau kamu ada waktu senggang, maukah kamu menikah denganku?” tanya Se-hee dengan nada dan ekspresi datarnya. Seketika, Ji-ho terdiam.. dia begitu terkejut hingga tak mampu mengedipkan mata serta mengatakan apapun dalam beberapa  detik lamanya...

scene04301
scene05101

“Menikah denganmu? Ke.. napa.. aku harus menikah? Untuk apa kita menikah?” tanya Ji-ho

“Sudahlah.. anggap saja, tidak pernah mendengar perkataanku barusan..” ujar Se-hee yang kemudian menyuruh Ji-ho untuk tidur saja. Karena setelah kepindahannya kemarin, Se-hee masih membiarkan kamar Ji-ho sama seperti sebelumnya, ia bahkan telah mencuci seprei serta sarung bantalnya.

scene06001

Tanpa berfikir panjang, Ji-ho lansgung menolak tawaran tersebut.. dia mengatakan bahwa dirinya tadi sedang ‘jalan-jalan’ malam, dan ia hanya mampir kesini sebentar, “Terimakasih minumnya...” ucap Ji-ho yang kemudian berjalan pergi.


Se-hee tak berkomentar apapun.. ia membiarkannya pergi, meskipun melihat jam telah menunjukkan pukul 3 pagi.

scene07401

Berjalan sendirian.. Ji-ho mencoba untuk memesan kendaraan online, tetapi betapa menyedihkan.. ia tak menemukan satupun supir yang tengah online. Bersaman dengan itu, ada pesan masuk dan itu dari Se-hee..

..Aku meng-sms-mu karena aku tahu kalau jam segini, kamu tak akan menemukan kendaraan apapun.. password apartemen masih sama ‘kok..

scene09401

Ji-ho berbalik arah.. ia kembali berjalan meunuju apartemennya Se-hee. Disana, ia langsung masuk kedalam kamarnya.. ia terduduk lemas, dan bertanya-tanya pada dirinya sendiri. Mengapa Se-hee melamarnya? Mengapa Se-hee ingin menikahinya?

“Bukankah kita baru bertemu? Sebuah pernikahan?” tanyanya heran

scene10101
scene10201

Tiba-tiba, terdengar suara pintu yang terkunci.. dan itu dari kamarnya Se-hee. Sontak saja, Ji-ho jadi makin keheranan: “Kok bisa sih.. dia mengunci kamarnya, setelah apa yang dia katakan tadi..” keluhnya

Sebelum tidur, Ji-ho mengatur alarm-nya pukul 5. Kemudian, ia-pun meng-sms Se-hee, untuk memberitahukan bahwa dirinya akan pergi sangat pagi karena mengejar kereta pertama..

.... SINOPSIS BECAUSE THIS IS MY FIRST LIFE EPISODE 3 ....

scene10801

Di pagi hari, Se-hee telah berpakaian rapi.. ia akan pergi bekerja, tetapi sebelumnya ia menelpon pihak pengurus apartemen untuk mengajukan komplain. Ia mengira tetangga sebelah, melakukan renovasi tanpa memberitahukannya dan ia merasa terganggu dengan suara gaduh darisana.

Akan tetapi, ketika didengarnya lebih teliti suara gaduh itu bukan dari kamar sebelah melainkan dari kamar tempat Ji-ho tidur. Bersamaan dengan itu, ia-pun mendengar jawaban dari pengurus apartemen yang mengatakan bahwa kamar sebelah tak melakukan renovasi apapun..

“Ahh.. baiklah.. ” jawab Se-hee yang kemudian berjalan mendekati kamar Ji-ho.

scene12701
scene12801
scene13201

Ketika pintunya dibuka, Se-hee mengintip Ji-ho yang tengah tertidur sangat lelap hingga mengeluarkan suara dengkuran yang sangat kencang. Ia-pun langsung menggelengkan kepalanya dan menghela nafas panjang.. ia membaca kembali sms dari Ji-hoo tadi malam yang jelas-jelas mengatakan bahwa Ji-ho akan pergi di pagi hari bahkan sebelum Se-hee bangun dari tidurnya.

“Sudahlah.. aku akan menganggap kalau aku tak pernah membaca sms ini..” gumam Se-hee

scene14301

Di rooftop kantornya, So-ji tengah merokok sembari menelpon Ho-rang, ia menanyakan kabar Ji-ho yang sudah beberapa hari ini sangat sulit dihubungi. Telponnya tak pernah diangkat, dan pesannnya-pun tak pernah dibalas..

Belum sempat pertanyaannya terjawab, So-ji malah meminta Ho-rang untuk membicarakan hal ini lain kali saja. Ia-pun lansgung menutup telponnya, dan mematikan rokoknya. Hal itu ia lakukan, karena muncul beberapa orang rekan kerjanya.

scene14801
scene15001

Setelah menyemprotkan parfum di badannya, So-ji kemudian berjalan menuju kantornya. Ketika melewati para rekan kerja yang mayoritasnya adalah pria.. mereka secara halus, menggoda sekaligus menyindirnya: “Nona Woo (So-ji).. kenapa buru-buru.. Kamu bisa merokok bersama dengan kami...”

So-ji tak menanggapi ajakan tersebut.. ia menunjukkan senyuman sinisnya, kemudian berjalan pergi begitu saja..

scene15201

Setelah menerima telpon dari So-ji, sekarang Ho-rang jadi ikut-ikutan mencemaskan kondisi Ji-ho. Ia-pun beberapa kali mencoba menghubunginya, tetapi tak ada jawaban apapun~

scene16101

Setelah itu, Ho-rang duduk di sebuah sofa berwarna merah muda.. ia membaringkan badannya dan tersenyum dengan begitu ceria. Tak lama kemudian, datanglah seorang wanita yang ternyata merupakan ‘sales’ di toko furnitur ini.

Ho-rang sering datang kesini, dan sepertinya ia sangat menyukai sofa ini. Ia-pun berniat untuk membelinya.. suatu hari.. ketika ia menikah dengan Won-suk. Akan tetapi, ia mendapat kabar yang menyedihkan.. ternyata stok sofa ini terbatas dan tinggal sedikit, karena sangat laku di pasaran.

“Hmmm... apa aku masih bisa membelinya tahun depan?”

“Sepertinya tidak mungkin.. makanya, segera minta pacarmu untuk menikahimu~”

“Dia orang yang sangat sibuk.. dia lulusan Universitas Seoul..”

“Ohya? Pekerjaannya apa?”

“Hmmm... kamu tak akan mengerti,  karena pekerjaannya terlalu rumit untuk dijelaskan..”

.... SINOPSIS BECAUSE THIS IS MY FIRST LIFE EPISODE 3 ....

scene16901
scene18501

Alarm yang cukup kencang, berhasil membangunkan Ji-ho dari tidurnya. Ternyata.. ia salah mengatur jam. Karena bukannya pukul 5 pagi, dia malah mengaturnya menjadi jam 5 sore. Ji-ho tak menyadari hal tersbut... ia bangkit dari kasurnya, kemudian memberi makan kucing milik Se-hee.

Ia-pun terus bertingkah, seakan-akan ini masih pagi buta. Ia meminta kucing itu untuk tidak berisik, karena takut membangungkan Se-hee..

scene19401
scene20601

Tetapi tak lama kemudian, Se-hee pulang.. dan itu membuat Ji-ho kebingungann: “Anda dari mana?” tanyanya

“Bekerja..” jawab Se-hee

“Jam segini?” tanya Ji-ho

“Iya..” jawab Se-hee yang kemudian bertanya balik : “Kamu baru bangun? Jam segini?”

“Iya.. karena aku akan menaiki kereta yang pertama..” ungkap Ji-ho

“Maksudmu, kereta yang terakhir?” tanya Se-hee

“Kenapa kamu berkata seperti itu? Kamu sedang mengejekku?!” keluh Ji-ho

“Tidak.. aku berkata jujur. Kamu memang tak bisa naik kereta yang pertama, adanya juga kereta yang terakhir..” papar Se-hee

“Bukankah ini jam 5 pagi?” tanya Ji-ho

“Bukan, ini jam 5 sore...”

scene22401

Berpindah ke meja makan.. kini dihadapan mereka telah tersimpan ramen yang telah diseduh dan tinggal disantap. Tetapi sebelum itu, Ji-ho yang sedari tadi terdiam kikuk.. akhirnya memberanikan diri untuk bertanya secara langsung, mengapa Se-hee bersikap sangat baik kepadanya? Dari mulai mencuci seprei di kamarnya, hingga saat ini memberikannya ramen yang lebih besar.. dan kemarin sampai mengajaknya menikah.. “Apakah jangan-janga, kamu menyukaiku?” tebaknya

Dengan santai dan datar, Se-hee memberikannya jawabannya. Mengenai seprei, ia merasa perlu mencucinya karena itu untuk kenyamanan bersama.. kemudian mengenai ramen, ia mengatakan bahwa dirinya tak suka makanan yang pesas. Kemudian, mengenai pernikahan... “Aku mengatakannya, karena aku butuh..”

scene26001
scene26101

“Kamu membutuhkanku?” tanya Ji-ho

“Iya.. jika jika aku harus menikah, maka pasangan yang paling tepat adalah kamu..”

“A.. apa, yang membuatmu berpikiran seperti itu?”

“Karena aku butuh seseorang yang akan megurus rumah, dan kamu membutuhkan rumah. Aku butuh orang yang membayar sewa bulanan, dan kamu memerlukan rumah tanpa harus membayar uang muka.. bukankah, itu semua membuat kita menjadi pasangan yang sangat cocok untuk tinggal bersama?”

“Hanya karena itu? Hanya karena rumah?”

“Memangnya, kamu kira mengapa orang-orang ingin menikah?”

“Karena perasaan cinta dan kasih sayang..”

“Ya memang itulah yang kebanyakan orang pikirkan. Tapi memangnya, sekarang kamu membutuhkan hal itu? Cinta dan kasih sayang?”

“Sekarang sih tidak.. tapi kurasa, suatu saat nanti aku membutuhkannya..”

scene27201

Jawaban Ji-ho membuat Se-hee menghela nafas panjang, “Kukira kita sama.. tapi ternyata, kita berbeda.. anggap saja, obrolan ini tak pernah ada. Nikmatilah ramen-mu sebelum pergi..” ucap Se-hee yang kemudian berangkat kerja.

scene31901
scene32801

Dikantor, kita melihat So-ji di-‘goda’ oleh bos-nya. Tetapi dengan elegan dan percaya diri, So-ji mengindarinya. Sementara itu, di restoran kita melihat Ho-rang yang baru menyelesaikan pekerjaannya hari ini. Posisinya sebagai seorang manajer, membuatnya dihormati oleh para pegawai bawahannya..

scene33601
scene33901

Mereka berjalan pulang bersama, dan langkahnya terhenti ketika melihat Won-suk yang tengah berdiri sendirian menunggu Ho-rang. Mereka merasa sangat iri pada Ho-rang, karena melihat sosok Won-suk yang sanat tampan dan juga perhatian..

Meskipun telah menjalin hubungan pasangan selama lebih dari tahun, Won-suk masih rajin menjemput Ho-rang dan mereka-pun terlihat begitu lengket seperti pasangan yang baru saja jadian.

scene35001
scene37201

Setibanya dirumah.. Ho-rang mencoba memberi kode pada Won-suk, untuk memberitahunya bahwa ia sangat ingin membeli sofa yang selama ini  ia idam-idamkan. Pada awalnya, Ho-rang bersikap imut.. tetapi setelah melihat respon Won-suk yang ‘cuek’ dan terkesan terlalu apatis sekaligus reailistis, membuatnya kesal.

Tanpa sempat mengatakan maksudnya dengan jelas, Ho-rang malah membanting makeup-nya akemudian masuk ke toilet sambil membawa ponselnya.

“Apa salahku hari ini..” gumam Won-suk

scene37801
scene37901

Beberapa saat kemudian,, Ho-rang membuka pintu toilet, dan memanggil Won-suk. Bukan untuk berdamai, tetapi untuk menanyakan alamat Se-hee, karena So-ji ingin menjemput Ji-ho..

“Tapi.. Jiho sudah pindah dari seminggu yang lalu..” jawab Won-suk yang seketika membuat  Ho-rang kebingungan dan bertanya-tanya, dimanakah Ji-ho tidur selama ini????

.... SINOPSIS BECAUSE THIS IS MY FIRST LIFE EPISODE 3 ....

scene38901

Sekarang, Ji-ho tengah berjalan sendirian.. ia masih mengenakan piyama dan sendal jepit, itu membuat semua orang menatapnya aneh. Mungkin, mereka mengira bahwasanya Ji-ho itu orang  ‘gila’

scene40101

Ji-ho merasa risih, ia-pun duduk dan segera menelpon So-ji yang kebetulan tengah berada di daerah sekitar apartemen milik Se-hee.

 “Kamu diam sebelah mananya?” tanya So-ji

“Di halte..”

“Iyakah? Aku berada di dekat situ dan aku melihat perempuan ‘aneh’ yang mengenakan piyama. Sepertinya dia orang gila..”

Ji-ho tentunduk malu dan mengatakan: “Itu aku...”

scene40301
scene40501

Segera, So-ji mendekatkan mobilnya ke halte. Dan ketika melihat Ji-ho, Ho-rang lansgung berteriak: “Ji Ho-yaaaa, kamu tidur di jalanan?”

scene41501
scene42401

Beberapa saat kemudian, mereka telah berada di tempat yang sepi dan tenang.. Ji-ho menceritakan segala hal yang dialaminya seminggu kebelakang. Dan itu membuat So-ji marah besar.. ia mengumpat, mengeluarkan beragam kata kasar.. ia bahkan meminta nomor Yong-suk, karena ingin memaki serta menghajarnya secara langsung.

Beda halnya dengan H-rang, yang malah lebih tertarik untuk membahas sosok Se-hee.. ia bertanya, mengapa Ji-ho kembali kesana, padahal jelas-jelas telah memutuskan untuk pindah, “Apa jangan-jangan... mulai tumbuh perasaan ‘spesial’ diantara kalian berdua??” godanya

Ji-ho tak mau menjawab pertanyaan itu. Ia-pun tak memberikan kontak Yong-suk pada So-ji. Dan karena sekarang sudah sangat larut, mereka memutuskan untuk pulang dan mendiskusikan ini dilain waktu. Untuk sementara, So-ji mempersilahkan Ji-ho untuk menginap di tempatnya saja..

scene43801
scene44201

Berpindah ke rumahnhya Se-hee... disana, ia mengambil minum di dapur kemudian melihat bekas wadah ramen yang telah dicuci dan disimpan rapi di rak piring. Bersaamaan dengan itu, ada pesan masuk.. dan itu dari seorang perempuan bernama Nona Hwang.

Nona Hwang merupakan ‘calon’ yang dipilihkan ibunya Se-hee untuk pasangan kencan buta.. Sama seperti bisa, Se-hee tak menunjukkan rasa antusiasnya sedikitpun. Ia malah mendesah panjang.. seakan-akan muak untuk berhadapan dengan hal semacam ini..

scene46201

Di apartemennya, So-ji tengah sibuk menyiapkan bahan untuk presentasinya di hadapan investor besok. Ji-ho yang tengah mengicap di tempatnya.. duduk disebelahnya, kemudian menemaninya mengobrol, dan mendengarkan ceritanya.

Ho-rang menunjukkan sebuah aplikasi ‘kencan’ buatan perusahaan lain yang saat ini sangat digandrungi oleh semua orang. Cara kerjanya sangat mudah.. mereka hanya perlu meng-upload fotonya dan orang-orang akan memberikan penilannya. Setelah itu, mereka akan mendapatkan rekomendasi pasangan yang setara dengan nilai mereka..

“Bukankah itu sama saja dengan level kasta? Apakah itu berarti, kita tidak bisa mendapatkan pria dengan level yang lebih tinggi?” tanya Ji-ho

“Bisa kok.. tapi kamu harus membayar..” jawab So-ji

“Hffftt.. zaman semakin aneh. Kencan dijadikan seperti ajang kompetisi..” komentar Ji-ho

.... SINOPSIS BECAUSE THIS IS MY FIRST LIFE EPISODE 3 ....

scene48501
scene48901

Ternyata.. aplikasi ‘kencan’ itu diciptakan oleh perusahaan tempat Se-hee bekerja. Hari ini, tengah diadakan pertemuan investor dan pebisnis, disana Se-hee sendiri yang mem-presentasikan aplikasi tersebut. Penjelasannya sangat detail dan meyakinkan, hingga muncullah sebuah pertanyaan dari salah satu investor: “Mengapa nama aplikasinya ‘Kencan, bukan pernikahan’? Bukankah, orang berkencan untuk kemudian menikah pada akhirnya?”

scene50201
scene51101

Se-hee dengan lantang, menjelaskan bahwa pernikahan merupakan hal yang kuno. Sekarang, orang beranggapan, bahwa pernikahan itu hanya akan membatasi kehidupan mereka. Sontak saja, jawaban itu membuat para investor yang kebanyakan merupakan generasi ‘kuno’, menjadi ricuh-riuh mengomentari pola-pikir Se-hee.

Tetapi untunglah, Sang-gu segera mengambil alih panggung dan meluruskan jawaban Se-hee. Dengan lihai, ia memainkan kata-kata.. ia mengatakan bahwa semua orang memiliki pandangannya masing-masing tentang makna suatu hubungan. Tetapi ia menekankan, bahwasanya aplikasi ini siciptakan untuk menjodohkan, pasangan yang cocok dan saling cinta..

Jawaban itu seketika membuat suasana di kursi investor menjadi kembali tenang. Diantara peserta lainnya, terlihat So-ji yang sedaritadi memerhatikan Sang-gu: “Dia sangat ahli dalam memkikat hati investor..” komennya

scene51401
scene51901

Meninggalkan ruangan, Sang-gu menegejak Se-hee sambil menggerutu, mengomeli sikapnya yang teramat sangat ‘dingin’...

“Bisakh setidaknya kamu bersikap normal dihadapan investor?” pinta Sang-gu

“Terserahlah.. aku tak mengerti hal semacam itu. Kamu saja yang mealkukannya,, karena kamu adalah orang yang benar-benar normal...”  jawab Se-hee

scene52801

Ji-ho mendatangi tempatnya menginap beberapa malam kebelakang, yang merupakan tempat milik Yong-suk. Kedatangannya, adalah untuk mengambil barang-barang miliknya yang masih disimpan disana. Akan tetapi, ia tak bisa masuk karena pintunya terkunci.

scene53101

Tak ada pilihan lain, ia pun berniat meng-sms Yong-suk. Beberapa kali mengetik pesan, tetapi ia kembali menghapusnya.. sempat mencoba untuk berkata sopan, hingga menulis kata yang terkesan tegas.

scene53801

Sayangnya.. sms tersebut tak sempat dikirimkan, karena tiba-tiba ada telpon masuk dari Ny.Hwang (penulis utama, bos-nya Ji-ho ‘dulu’)


||=========||||=========||||=========||||=========||

Untuk UPDATE Sinopsis, serta berita terkait drama dan film bisa add Akun Official LINE My-Eternal Story/Dramatales : @azk6919i

Tambah Teman

You Might Also Like

0 komentar

Don't forget to tell us what's on your mind ❤❤❤