Sinopsis WHILE YOU WERE SLEEPING Episode 2

16:56

= SELURUH GAMBAR DAN KONTEN BERSUMBER DARI : SBS =

image

Di depan pintu ruang rawatnya Hong-joo, tertempel secarik kertas yang berisi pemberitahuan bahwa pasien tengah berada dibawah pengawasan pihak yang berwenang untuk diinterogiasi atas tuduhan tindak kriminal. Hal itu membuatnya menjadi bahan gunjingan keluarga pasien yang sekamar dengannya.

scene01301

Tak lama kemudian, kita melihat Jae-chan ditemani Dam-dong datang kesana dengan membawa seperangkat alat-alat yang digunakan untuk membantu proses interogasi, seperti kamera dan laptop.

Jae-chan merupakan jaksa yang bertanggung-jawab atas kasus ini, ia-pun sengaja datang untuk mengorek keterangan lebih lanjut dari sudut pandangnya Hong-joo. Suasananya terasa begitu kaku, berulang kali Hong-joo menegaskan bahwa bukan dirinya yang menyetir pada malam itu. Ia-pun telah menjelaskan semua kronologis kejadian kepada pihak detektif, tetapi tak ada yang memercayainya.. dan sepertinya Jae-chan juga ikut-ikutan tidak memercayai kesaksian darinya.

scene01801
scene01901

Dari Bukti di lapangan berupa rekaman balckbox, terlihat dengan jelas bahwa tim pennyelamat mengeluarkan Hong-joo dari kursi pngemudi.. dan yang lebih akurat, ialah tes DNA dari darah yang menempel pada air-bag menunjukkan depan pasti bahwa itu merupakan darahnya Hong-joo. Semua bukti itu terlalu kuat untuk dibantahkan--

Hong-joo tak habis fikir, ia tetap membela diri dan mengatakan bahwa ada kemungkinan ‘seseorang’ telah memanipulasi bukti di TKP.

“Seseorang? Maksudmu Lee Yoo-bum?” tanya Dam-dong

scene03501

Ternyata sebelumnya, Yoo-bum telah lebih dulu diinterogasi.. dengan sangat meyakinkan dia menunjukkan ekspresi penyesalannya dan mengatakan bahwa malam itu seharusnya ia yang menyetir, tetapi Hong-joo bersikeras ingin menyetir sendiri karena ia sangat ingin cepat pulang untuk menemui ibunya. (.. Diia bohong ..)

scene05101
scene05501

Sementara menurut Hong-joo, ia tak sadarkan diri setelah insiden kecelakaan itu.. dan ia menduga bahwasanya Yoo-bum yang sengaja menukar posisi tempat duduk mereka kemudian memanipulasi DNA pada air-bag tersebut.

scene07501
scene07701

“Tapi itu semua hanyalah spekulasi.. dan yang kami butuhkan adalah FAKTA!” tukas Jae-chan

“Sudah kubilang, malam itu Lee Yoo-bum yang menyetir! Lantas aku harus bagaimana? Aku tidak bisa membuktikan ketidakbersalahanku..”” tegas Hong-joo

“Semua bukti mengarah kepadamu, jadi lebih baik mengakuinya..., setidaknya itu bisa mengurangi hukumanmu..” saran Jae-chan

“Meskipun bukan aku penyebab kecelakaan itu?!” tukas Hong-joo

“Tetapi keluarga korban menginginkanmu dihukum..  Mengelak, hanya akan memperberat hukumanmu..” ungkap Jae-chan

scene08301
scene08701

Ketika sendirian.. Hong-joo mencoba untuk menghubungi Yoo-bum.. tapi pahit rasanya, karena telponnya bahkan tak tersambung sama-sekali. Ia-pun menatap keluar jendela, denga matanya yang mulai berkaca-kaca..

scene09001
scene09201

Sekilas, teringat kembali momen ketika ia memeluk sang ibu dan memintanya untuk tidak pernah pergi meningglakannya, karena hanya ialah satu-satunya hal paling berharga yang dimilikinya di dunia ini. di kala itu, ibu hanya tersenyum sembari mengusap-usap punggunggnya.

=================================

scene11201

Scene lansgung beralih ke rooftop, dimana Hong-joo tengah berdiri di tepi tiang pembatas. Disana ada Jae-chan, asistennya, bibi dan juga dokter.. mereka semua mencoba untuk menghentikan tindakan Hong-joo yang ingin mengakhiri hidupnya dengan cara melompat.

scene11301
scene11701

“JANGAN MENDEKAT!!!!!” Teriak Hong-joo

“Kumohon turunlah, kita bisa membicarakannya lebih dulu..” pinta Jae-chan

“Untuk apa? Aku sudah mengatakannya berulang kali! Malam itu, hari valentine dan sedang turun salju.. Makanya Yoo-bum yang menyetir dan BUKAN AKU!!!! Seseorang meninggal, lalu dia memanipulasi fakta dan membuatku seolah-olah menjadi orang yang menyetir mobilnya!... Tak ada yang percaya padaku meskipun aku menjelaskannya!..” teriak Hong-joo yang kemudian mulai mengambil ancang-ancang untuk melompat

Jae-chan terlihat begitu khawatir, ia-pun mengatakan bahawa dirinya-lah yang akan mempercayai Hong-joo.

“Aku akan memercayaimu, jadi kumohon kemarilah..” pinta Jae-chan sembari mengulurkan tangannya. 

scene12601

“Jika semua ini hanyalah mimpi.. aku akan sangat senang... Jika ini mimpimu, terimakasih karena telah percaya padaku...” ucap Hong-joo yang kemudian melepas tangannya dari gerbang, yang seketika mebuat badannya terhempas dari gedung yang sangat tinggi.

scene13701

“TIDAK!!!!!!!” teriak Jae-chan yang seketika itu juga terbangun dari tidurnya.

Jadi, semua kejadian mengerikan barusan hanyalah ada didalam mimpinya belaka. Tetapi, mimpi itu benar-benar terasa nyata hingga membuat Jae-chan sendiri kebingungan, ketakutan dan merasa gelisah.

scene14601
scene14701

14-Februari-2014,...

Setelah tebangun, Jae-chan tak bisa melanjutkan tidurnya. Ia-pun memilih untuk berdiri  didepan jendela, sembari menatap ke rumah seberang. Tak lama kemudian, adiknya keluar dari kamar.. ia sempat terkejut karena melihat Jae-chan yang terbangun di pagi buta seperti ini.

“Aku mimpi-buruk..” ungkap Jae-chan

“Memangnya seperti apa mimpimu?” tanya sang adik

“Gadis yang tinggal di seberang muncul dalam mimpiku..” jawab Jae-chan

Jawaban itu, membuat sang adik berspekulasi menyebutkan bahwa mungkin saja mereka berjodoh.. “Biasanya, kisah di drama komedi-romentis juga berawal dari mimpi belaka.. Ngomong-ngomong, apa genre mimpimu? Melodrama? Dewasa?”

“Gadis itu mati di dalam mimpinya kakak..” jawab Jae-chan yang seketika membuat sang adik terdiam, agak terkejut, “Rupanya thriller...” celetuknya

“Yaa.. kisah thriller yang sangat mengerikan dan terasa begitu nyata...” tegas Jae-chan

scene15701
scene16301

Sang adik tak begitu memecayai ceritanya,.. dari jendela mereka bisa melihat sosok ibunya Hong-joo yang masih sehat bugar, dan itu seakan mematahkan kejadian dari mimpinya Jae-chan.. selain itu, agak terasa aneh dan sangat kebetulan karena sosok Yoo-bum juga terlibat dalam mimpi thriller tersebut.

“Aku memang bertemu dengannya baru-baru ini..” ungkap Jae-chan yang seketika membuat sang adik terlihat kesal. Sangat jelas, tergambar dari raut wajahnya bahwa ia-pun memiliki dendam masa lalu terhadap sosok Lee Yoo-bum yang belum terselesaikan.

Meninggalkan topik pembicaran itu, mereka-pun beralih membahas agenda malam ini. ketika semua orang berkencan dan meghabiskan waktu bersama dengan kekasihnya, Jae-chan malah pergi sendirian untuk uji-kemudi mobil barunya. Sang adik telah memiliki janji dengan orang lain, tetapi Jae-chan menyuruhnya untuk menemaninya malam ini, “Jangan sampai terlambat!” tegasnya

================================

scene17501

Di halte bus, telah ada Hong-joo yang duduk sendirian.. beberapa saat kemudian, Jae-chan juga tiba disana. Merasa penasaran, akhirnya Jae-chan bertanya secara langsung: “Apakah kamu mengenal pria bernama Lee Yoo-bum?”

Hong-joo meliriknya heran, kemudian menjawab “Ka.. kamu, bagaimana kamu bisa mengenal dia? Kamu itu stalker ya?! Kamu mencaritahu segala hal tentangku untuk mendekatiku, bukan?”

scene19101

Jae-chan tetap berusaha untuk megorek informasi darinya. Ia menebak bahwa malam ini Hong-joo akan bertemu dengan Yoo-bum dan ia mengatakan “Aku tahu bahwa ini kedengaranya gila, tapi tolong dengarkanlah perkataanku. Jangan temui dia hari ini dan jangan menyetir sebab akan turun salju. Pokoknya jangan mendekati mobil..”

scene20301
scene20701

Hong-joo memilih untuk mengabaikannya dan pergi lebih dulu dengan menggunakan taksi. Sepajang perjalanan, ia menggerutu mengeluhkan tingkah Jae-chan yang sangat mengganggunya.. “Untuk apa dia mengatka itu padaku? Apa urusannya?”

Tetapi secara sadar.. reaksinya sekarang, membuat ia teringat akan reaksi ahjussi berbadan kekar yang mengelak ketika diberitahu olehnya. Ia-pun bertanya kepada sopir taksi apakah malam ini akan turun salju?

“Tidak kok.. hari ini langit terlihat begitu cerah..” jawabnya dengan sangat yakin

scene21001
scene22501

Kejadian berikutnya... terjadi sama persis dengan apa yang dimimpikan oleh Jae-chan. Kita melihat Yoo-bum yang membeli sebuket bunga cantik, kemudian malam harinya mereka tak sengaja bertemu di parkiran sebuah restoran.

scene22701

Mengetahui bahwa Yoo-bum akan berkencan dengan Hong-joo, seketika membuat Jae-chan mencari cara supaya agenda tersebut batal. Sebelunya, Yoo-bum berjanji untuk mentraktirnya makan sushi, maka dari itu ia-pun memintanya untuk melakukan hal tersebut saat ini juga.

“Ayolahh... aku sedang ingin makan sushi..”

“Kamu aneh.. dua orang pria yang makan sushi bersama di malam valentine itu sangatlah tidak wajar--” 

scene22801

Hong-joo tiba dan lansgung menghampiri mereka, ia terkejut ketika melihat kehadiran Jae-chan disini. Tetapi, Jae-chan tak mau berdebat dengannya dan lansgung menyuruhnya untuk pulang sekarang juga.

“Kenapa aku harus pulang? Katakan alasannya..” pinta Hong-joo

Melihat interaksi Jae-chan dan Hong-joo, seketika membuat Yoo-bum jadi bingung sendiri: “Apa hanya aku yang tidak tahu apa yang sedang terjadi dan apa hubungan diantara kalin berdua ini?”

Yoo-bum kemudian menggandeng tangan Hong-joo untuk kemudian berjalan memasuki restoran. Tetapi sebelum itu, ia sempat berbisik kepada Jae-chan, mengatakan bahwa mereka perlu bebicara empat-mata untuk menjelaskan yang terjadi barusan.

scene24701
scene24801

Bersamaan dengan itu, adiknya Jae-chan tiba.. ia telihat begitu takjub dengan mobil baru milik sang kakak. Ia kemudian mengajaknya untuk pergi menonton resital piano salah satu temannya.

“Baiklah.. ayo kita pergi! Lagipula, untuk apa aku mengkhawatirkannya..’

scene25801

Tepat ketika Jae-chan menghidupkan mesin mobilnya.. tiba-tiba turun salju. Sontak saja, hal itu membuatnya teringat kembali akan kesaksian Hong-joo di dalam mimpinya.

“Kakak tahu ini akan terdengar gila.. tapi rasanya, semua hal yang terjadi persis seperti salam mimpinya kakak.. ”

Adiknya tak memercayai hal itu, ia-pun mengajak Jae-chan untuk segera pergi karena pertujukannya akan segera dimulai. Akan tetapi, Jae-chan terlihat begitu gelisah: “Tunggu sebentar saja, aku hanya perlu memastikan satu hal..”

scene26101

Beberapa saat terlewati.. kini tumpukan salju tebal telah menutupi mobilnya dan sang adik bahkan telah tertidur lelap disampingnya..

scene26301
scene26801

Berikutnya.. apa yang tejadi benar-benar mengikuti alur cerita dalam mimpi buruk-nya Jae-chan. Hong-joo yang tiba-tiba ingin pulang karena mengkhawatirkan ibunya.. hingga ibunya Hong-joo yang pulang diikuti seorang pria misterius yang nyatanya ingin mengembalikan ponselnya yang tertinggal di kafe.

scene27001
scene28301

Namun kali ini, Jae-chan melihat sendiri momen ketika Hong-joo meberikan kunci mobilnya kepada Yoo-bum. Ia mencoba untuk menghentikan mobil tersebut, tetapi ia terlambat satu langkah dan mobil tersebut telah pergi menjauh.

Jae-chan meminta adiknya untuk menelpon pihak polisi dan meminta bantuan untuk menghentikan mobil yang ditumpangi Hong-joo. Tetapi sang adik tak bisa melakukan hal tersebut: “Alasan apa yang harus kukatakan pada polisi? Bisakah aku mengatakan bahwa aku membuat laporan berdasarkan pada mimpinya kakakku yang melihat bahwasanya mobil itu akan mengalami kecelakaan?”

scene29601

Jae-chan terlihat begitu frustasi, dan itu membuat sang adik bertanya-tanya: “Kakak ini sangat aneh! Kenapa kakak terlihat sangat mengkhawatirkan gadis itu?”

“Kakak hanya tidak ingin dia berakhir sepertiku. Bagaimana jika Lee Yoo-bum menyalahkan dia atas kesalahan yang sebenarnya tidak dia lakukan..”

“Sepertinya, bertemu kembali dengan Lee Yoo-bum membuat kakak menjadi sangat stress.. Mungkin karena itu kakak jadi bermimpi buruk..”

scene29701

Jae-chan masuk kedalam mobilnya.. ia setuju akan ucapan adiknya dan berusaha keras untuk tidak mempedulikan apa yang akan terjadi kepada Hong-joo. Akan tetapi... ekspresi Hong-joo ketika menjatuhkan diri dari rooftop gedung, terus menghantui pikirannya, hingga membuat Jae-chan mengubah pikirannya kemudian nekat menerobos jalanan bersalju yang sangat licin, hanya untuk mengejar mobilnya yang ditumpangi Hong-joo dan Yoo-bum.

scene30401

Saat ini, Hong-joo telah menutup telpon dari ibunya dan ia tengah bertanya kepada Yoo-bum apabila suatu saat terjadi insiden kecelakaan yang menimpa ibunya, apakah Yoo-bum akan membantunya?

“Aku akan baik-baik saja jika itu terjadi. Maka, kumohon lindungilah ibuku.. ” pinta Hong-joo

“Baiklah.. Apapun yang terjadi,  aku akan melindungimu dan juga ibumu. Sekarang kamu sudah merasa lebih tenang, ‘kan..” jawab Yoo-bum

Selanjutnya, ada sedikit hal yang berbeda dari mimpinya Jae-chan.. jika sebelumnya Yoo-bum bertanya mengenai kondisi Hong-joo, kali ini ia malah bertanya mengenai hubungan diantara Jae-chan dan Hong-joo.

Belum sempat Hong-joo menjawabnya.. tiba-tiba mobil yang mereka tumpangi kehilangan kendali, terus berputar dan baru terhenti setelah menabrak tiang lampu di pinggir jalan...

scene31301
scene32101
scene32301

Beberapa saat kemudian, perlahan Hong-joo membuka matanya... samar-samar, ia melihat sosok pria yang berjalan ke arahnya, kemudian membukakan pintu untuknya...

scene32901
scene33001

Pria itu adalah Jae-chan.. sama seperti di awal episode 1, kita melihat darah basah yang masih mengeucur dari dahinya.

“Kamu baik-baik saja?” tanya Jae-chan kepada Hong-joo

scene33201
scene33301

Dan di tengah persimpangan jalan, kita melihat sosok pria misterius yang dalam mimpinya Jae-chan meninggal karena tertabrak.. kali ini, ia berhasil selamat bahkan tanpa luka sedikitpun. Dia terlihat begitu shock, hingga tak mampu berkata apapun---

scene33801

Usust punya usut.. tepat beberapa detik sebelum kecelakaan itu terjadi, Jae-chan dengan sengaja mempercepat laju mobilnya untuk kemudian menabrak mobil yang dikendarai Hong-joo. Sehingga insiden yang terjadi tidak sama persis dengan apa yang ia lihat dalam mimpinya.

Setelah membantu Hong-joo utuk keluar dari mobil, Jae-chan berteriak bertanya kepada pria yang tengah berdiri di tengah persimpangan jalan: “Apakah anda baik-baik saja?”

“Iya..” jawabnya

scene34801

Yoo-bum juga telah turun dari mobil, ia berteriak memarahi Jae-chan yang ia anggap telah sengaja menabrak mobilnya.

“Kurasa mobilku tergelincir karena salju..” kilah Jae-chan

“Ini disengaja, bukan?” tuduh Yoo-bum

“Tidak.. sudah kubilang mobilku tergelincir karena salju.. Aku minta maaf..” ucap Jae-chan

scene36201
scene36301

Tetapi Yoo-bum tak mau memaafkannya begitu saja. Ia terlihat begitu marah dan membentak Jae-chan, menyebutnya sengaja mengikuti mereka dan juga sengja menabrak mobil mereka.

Jae-chan mencoba untuk tetab sabar dan menahan emosinya, tetapi pada akhirnya dia tak bisa menahan mulutnya untuk berbicara yang sebenarnya,

“Jika aku tidak melakukan hal ini, maka kamu akan membuat seseorang meninggal...”

“Dasar gila.. kamu melakukan ini karena kecelakaan motor waktu itu?”

FLASHBACK

“Bagaiamana ini.. sepertinya polisi akan segera datang..” ucap Jae-chan yang kelihatannya sangat panik

scene37301

Seiring dengan berjalannya waktu, suara sirine mobil polisi semakin terdengar jelas.. dan di TKP kita melihat sebuah motor gede yang tergeletak di dalam ruangan, setelah sebelumnya menabrak kaca jendela hingga pecah berkeping-keping.

Disana juga ada Yoo-bum, yang ternyata merupakan orang yang tengah mengendarai motor tersebut hingga menimbulkan insiden ini.

Tetapi motor tersebut dibeli atas nama Jae-chan, maka dari itu pastilah dirinya juga akan berurusan dengan polisi... Ketika ia tengah kebingungan harus berbuat apa, Yoo-bum dengan mudahnya menyuruh Jae-chan untuk mengakui semua kesalahannya dan mengatakan bahwa dirinya akan membayar ganti rugi.

“Apa makdudmu?! Kamu yang mengendarainya, kenapa harus aku yang membayar ganti rugi?!”

“Karena akan lebih masuk akal jika kamu yang melakukannya..“

“TIDAK! Aku akan memberitahu polisi bahwa kau-lah yang menyebabkan insiden ini!”

scene38801
scene39401

Yoo-bum menyikapinya dengan santai.. ia menatap jae-chan dan dengan piciknya mengatakan bahwa tak akan ada orang yang mau memercayai perkataan anak ‘nakal’ seperti Jae-chan dan otomatis pernyataannya-lah yang akan lebih dipercaya oleh semua orang. Lagipula, tak ada saksi yang melihat insisden ini..

FLASHBACK END

scene39701
scene43001

Yoo-bum mendorong badan Jae-chan sembari berkata: “Aku akan membunuh seseorang?? Omong kosong macam apa ini?! Jae chan-aa, kau sudah gila, kau ini tidak waras ‘hah?!”

Jae-chan menangkis lengan Yoo-bum kemudian mengeaskan bahwa dirinya ini masih waras. Kemudian ia menujuk sosok pria di tengah persimpangan jalan dan memaparkan isi mimpinya: “Kau akan menewaskan pria itu, jika aku tidak menghentikan mobilnya! Kau juga akan merusak bukti untuk menjebak dia (Hong-joo), seolah-olah dia yang menyetir. Perempuan itu akan memiliki catatan kriminal karena menewaskan seseorang! Dan ibunya juga akan meninggal karena terguncang! Dan perempuan itu, akan bunuh diri seperi orang bodoh karea ia merasa dijadikan korban!!!!! Kau adalah orang yang mampu untuk melakukan hal seperti itu!”

“Hfft.. kau belum berubah.. kau masih menjadi orang yang bisanya menyalahkan orang lain.. sebenarnya, kau-lah yang nyaris membunuh kami,..” sindir Yoo-bum

“Tidak.. Justru aku melakukan ini untuk menyelamatkan nyawa seseorang!“ ucap Jae-chan

“Siapa pula orang yang akan memercayai perkataanmu itu?” sindir Yoo-bum yang kemudian berjalan menghampiri Hong-joo dan bertanya apakah dia akan memercayai seluruh omongan Jae-chan?

scene43201

Hong-joo hanya terdiam.. sepanjang perdebatan tadi, matanya tak bisa berkedip dan hanya fokus menatap ke arah Jae-chan..

Dalam benaknya, Jae-chan berkata: “Benar.. siapa yang akan percaya padaku.. jika aku mengatakan, bahwa aku melihatmu dalam mimpiku, dan kemati untuk mengubah yang kulihat dalam mimpiku.. karena kamu terlihat begitu sedih.. Tidak akan ada yang percaya.. bahwa aku mengubah masa depanmu. ”

scene44901

Akan tetapi, perlahan Hong-joo melangkah menghampiri Jae-chan kemudian memeluknya sembari berkata: “... aku mempercayaimu.. Karena ini adalah aku, makanya aku bisa percaya padamu ...”

scene45001

Bersamaan dengan itu, Hong-joo mulai menitikan air matanya: “Terimakasih..” ucapnya dengan suara yang lembut.

scene47101

::: NOTES :::

Huaaaaaa... suka-suka-suka-suka-suka-suka bangetttt sama PILOT EPISODE-nya... ❤❤❤

Gilaa OST-nya juga keren banget, pas sama adegannya yang dreamy dan melo diwaktu yang bersamaan. Sejujurnya, gaada niat sama sekali buat nge-sinopsis drama ini. tapi entah kenapa, karena saking jatuh-cinta sama dramanya, langsung dapet mood buat ngetik, hahahah...

Dari adegan pembukanya aja udah agak menguras emosi.. padahal sebelumnya adegan itu udah dimunculin di teaser, tapi tetep aja pas lihat di awal episode 1 sama akhir episode 2, feel-nya berasa dapet banget.

Dan yang lebih menguras emosi adalah adegan Hong-joo sama ibunya T_T Mereka saling-sayang, saling-peduli satu sama lain. Gak kebayang aja rasanya, kalau tragedi mengerikan itu pada akhirnya bener-bener kejadian.

Sebenernya buatku pribadi, nonton drama ini feel-nya agak mirip sama Tomorrow With You.. pondasi ceritanya, adalah tekad si pria yang secara sadar ataupun enggak, dia tuh kepingin menyelamatkan seorang perempuan (yang nantiny bakalan dia cintai sepenuh hati.. *eaaaaa)

Sempet under-estimate gitu sama akting-nya Suzy.. takut dia terlalu flat dan gak bisa ngimbangin aktingnya Jong-suk. Tapi sejauh ini, lumayan oke sih meskipun di beberapa bagian nangis, sempet kerasa kurang pol, tapi untunglah sound effect yang keren banget bisa nutupin kekurangannya itu.

Overall, I REALLY LOVE this drama!! And How about you?

::: EPISODE 3 :::

||=========||||=========||||=========||||=========||

Untuk UPDATE Sinopsis, serta berita terkait drama dan film bisa add Akun Official LINE My-Eternal Story/Dramatales : @azk6919i

Tambah Teman

You Might Also Like

9 komentar

  1. Hebat dan saya jg baru sadar kalau ketiga drama penulis sebelumnya jg ttg kesaksian dan tak ada bukti kuat hahahahaha. Keren banget bisa ngulang hal yang sama dengan latar beda beda. Bener aja kalau semua jongsuk yg main, kan berasa sekuel ^^ cantik dah.
    Iya lia, sama kayak tmy ya? Cm yg ini lbh berat kayaknya krn mungkin ada unsur politik lagi atau yg berhubungan sama profesi mereka.
    Jadi adik jae chan jg tahu ya? Dia pasti ikutan stres. Saya cm khawatir kemampuan ini diketahui sama antagonisnya kayak di i hear your voice. Ngeri hihi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mana yang jadi antagonisnya Lee Sang Yeob.. duh, pertama kali lihat abang ini jadi orang jahat, biasanya jadi jomblo ngenes mulu kalau enggak maen melodrama, wkwk

      adiknya Jae-chan ini lohhh----

      Delete
    2. Bukannya di signal sempet jd cameo penjahat ya? Apa saya berhalusinasi hahahahhaaha

      Delete
    3. Aaahaa.. iyadong baru inget, dia jadi penjahat kresek, wkwkwk

      Delete
  2. aku nonton nya subuh gitu...rada rada oleng.jadi maksudnya cerita yang si hang joo nya sampe 10 bulan gak sadar+ibu nya mati karna hal itu tuh adalah mimpi jaechan dan kenyataan nya si jaechan nyelametin gt? mohon pencerahan...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyupssss.. jadi si Jae-chan juga tiba-tiba punya 'kemampuan' untuk memimpikan apa yang terjadi di masa depan, dan sejauh ini sih kita dikasih tahu kalau yang pertama kali dimimpiinnya diatuh insiden kecelakaannya Hong-joo.

      Delete
  3. Mba mau nanya dong, pas hong-joo pergi kan naik taksi, terus pas dia mau pulang karna lupa ngunci rumah dia bemobil dan mau nyetir tapi ngak jdi malah di supirin kan, pertanyaan, itu mobil punya dia atau yg cowok? Diawal dia bilang kan, seharusnya ibunya beli mobil.. (Maapkanlah ini pertanyaan ngak penting sebenernya? )

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha sama...saya jg baru nyadar pas nonton. Lah tuh mobil punya siapa kok mau dibawa pergi sama hong joo? Apa hong joo mau balikin besok gitu? Yoo bumnya disuruh naik mobil?
      Lha 2 epusode kita diliatin hong joo naik bus sama taksi soalnya, kalo tiba tiba dia pake mobil rental di sini, kita yg bingung hahahahaha

      Delete
    2. That's it.. berasa 'ojol-ojol'. Entah itu mobil minjem ke siapa, wkwk.. masa iya, rental mobil cuman buat malem valentine. wkwkwk

      Delete

Don't forget to tell us what's on your mind ❤❤❤