Sinopsis WHILE YOU WERE SLEEPING Episode 1

07:46

= SELURUH GAMBAR DAN KONTEN BERSUMBER DARI : SBS =

image

Suatu hari... ditengah hingar-bingar malam di kota Seoul, turun salju yang cukup lebat. Kita melihat sosok Jung Jae-chan (Lee Jong-suk) dan Nam Hong-joo (Bae Suzy) saling tatap penuh makna.. masing-masing dari mereka memiliki bekas luka yang masih baru, terlihat dari darah basah yang menempel di permukaan kulit mereka. Sekilas, kita bisa menduga bahwasanya telah terjadi sebuah kecelakaan...

scene01601
scene02301

Perlahan, Hong-joo melangkah menghampiri Jae-chan kemudian memeluknya sembari berkata: “... aku mempercayaimu.. Karena ini adalah aku, makanya aku bisa percaya padamu ...”

scene02701

==========================================

scene03101

Tiba-tiba, waktu seakan berhenti.. kemudian berjalan mundur kebelakang. Hingga kemudian, scene langsung beralih ke kamar tidur, dimana Hong-joo terbangun dalam posisi tangannya yang masih memeluk selimut, “Omooo.. ini tidak mungkin..” ujarnya sembari mengambil kacamata dan juga meja beserta kertas notes dan pulpennya.

Yups... segala hal yang terjadi di awal, itu hanya sebatas mimpinya belaka. Berkali-kali, Hong-joo menggerutu mengatakan, bahwa mimpinya barusan tidaklah nyata.. dan pasti ia telah ‘gila’ karenanya.

scene04001
scene04301

Bersamaan itu, masuklah ibunya yang datang untuk membukakan tirai jendela. Ia menggerutu, menyindir sekaligus megomeli kondisi kamar Hong-joo yang sangat berantakan seperti kapal pecah. Hong-joo telah nyaman dan terbiasa akan kondisi tersebut, ia malah sibuk sendiri menulis mimpinya barusan sembari menceritakannya kepada sang ibu.

scene05501
scene06201

Obrolan mereka berlanjut di ruang tengah, Hong-joo mengambil ayam dari kulkas.. entah seberapa joroknya dia, sampai masih meyimpan bekas tulang ayam, di kotak yang sama dengan ayam yang masih utuh belum dimakan. Ia kemudian menyeduh kopi dan menikmatinya bersama dengan ayam tersebut..

Masih membicarakan sosok pria di mimpinya, Hong-joo bersikeras mengatakan bahwa dirinya bukanlah tipe perempuan yang akan memeluk seorang pria lebih dulu...

“Tapi kamu pasti akan bertemu dengannya.. kamu juga tahu, bahwa mimpimu itu selalu menjadi kenyataan..” tukas ibu

“Bu.. aku ini punya pacar dan aku sangat benci perselingkuhan..” gerutu Hong-joo

“Kamu baru bertemu dengan pria itu 2 kali setelah kencan buta.. lantas, apakah kamu akan menikah dengannya..” ujar Ibu

scene06301
scene06401

Tiba-tiba pandangan Hong-joo tertuju pada sosok 2 orang pria yang dilihatnya lewat jendela.. Ibu jadi ikut melihatnya dan langsung tersenyum sambil berkata: “Handsome-brother..”, ibu-pun lanjut bercerita bahwa 2 orang pria itu sepertinya adalah tetangga yang baru pindah ke rumah sebrang.

Akan tetapi.. Hong-joo langsung panik sendiri, karena ia menyadari bahwa salah-seorang dari pria itu, merupakan sosok pria yang muncul dalam mimpinya..

scene07401
scene07501

Jae-chan dan adiknya memang baru pindah ke rumah tersebut.. sang adik, menyuruh Jae-chan untuk memebrikan kue beras pada tetangga, tetapi Jae-chan menggerutu mengatakan bahwa hal seperti itu terbilang kuno, “Orang-orang tidak lagi memberikan kue beras saat pindahan..!”

“Ini tidak kuno.. ini untuk menujukkan kebaikan..” papar sang adik

Pada akhirnya, Jae-chan bersedia melakukan hal tersebut. Ia memencet bel rumah Hong-joo dan tersenyum lebar ke arah CCTV di depan pintu gerbang. Akan tetapi, Hong-joo yang berbicara lewat interkom, malah menolaknya mentah-mentah dan mengatakan bahwa keluarganya tak mempedulikan hal simbolis untuk ‘sopan-santun’ seperti itu.

scene08101

Jae-chan tentu sangat kesal.. ia merasa harga dirinya diinjak-injak, tapi apalah daya.. ia bahkan tak mengetahui seperti apa wajah orang yang telah menolak itikad baiknya itu. Ia-pun hanya bisa melampiaskan kekesalannya ini kepada sang adik yang memiliki ide untuk melakukan hal ini.
“Perempuan itu sangat tidak sopan!” gerutu Jae-chan

“Kak sepertinya.. kau dan perempuan itu cocok.. kalian berkencan saja..” goda sang adik

============================

scene09001

Esok harinya... Hong-joo tengah duduk menunggu bus di halte. Ia sibuk berbicara dengan ibunya via telpon, hingga tak mendengar suara beberapa siswa SMA yang memintanya untuk bergeser karena mereka ingin duduk. Terlebih lagi tiba-tiba terlihat sosok Jae-chan yang berjalan ketempatnya.

scene09901

Lebih dari itu, Jae-chan malah duduk tepat disampingnya dan itu membuat Hong-joo bertanya-tanya.. “Apakah pria ini sengaja duduk disampingku untuk mendekatiku? Padahal, masih banyak tempat kosong untuk dia duduki.. tapi kenapa harus duduk diampingku?”

scene10601

“Jangan kegeeeran, atau aku akan mempermalukan diriku sendiri..” gumam Hong-joo yang kemudian bergeser kesebelah kiri. Tetapi.. Jae-chan malah ikut bergeser juga hingga posisi mereka tetap berdekatan dan seketika Hong-joo meyakini bahwa pria disampingnya itu memiliki ‘motif tersebunyi’

scene11101

“Jika aku lengah, tetangga bisa menjadi teman dan teman bisa menjadi pacar..” gumam Hong-joo yang langsung berdiri dan mengatakan: “Aku tidak tertarik kepada anda...”

Berbarengan dengan itu, Jae-chan juga berdiri untuk kemudian mempersilahkan para-siswi itu duduk di tempatnya.

Susasana jadi kikuk.. para siswi itu menertawakan Hong-joo yang kegeeran, tetapi Hong-joo bisa bersikap tetap  tenang dan langsung menaiki bus yang lewat didepannya, meskipun sebenarnya bus itu bukanlah bus yang seharusnya ia tumpangi.

scene12001
scene12401

Sesaat setelah Hong-joo pergi, barulah Jae-chan menyadari bahwa dia meupakan sosok perempuan yang berbicara ketus padanya via interkom tempo hari--

Sementata itu, di dalam bus Hong-joo berusaha keras meutupi rasa malunya dengan berulang kali mengatakan bahwa barusan ia tak melakukan hal apapun yang membuatnya harus merasa malu...

scene13101

Dimalam hari, ketika membantu ibunya di kedai.. Hong-joo bercerita mengenai kejadian tadi pagi. Ia-pun mengatakan bahwa kali ini mimpinya pasti akan menjadi kenyataan..

“Kamu telah menyukai pria itu? Bagaimana bisa hatimu berpindah secepat ini..” komentar ibu

“Bukan aku.. tapi dia duluan yang menyukaiku..” ujar Hong-joo

“Buktinya apa?” tanya ibu

“Dia jelas-jelas, sengaja duduk disampingku..” jawab Hong-joo

“Tadi kamu bilang, dia melakukannya supaya para-siswi itu bisa duduk---” tukas ibu

scene13801

Obrolan mereka terpotong karena ada seorang pelanggan yang akan membayar tagihannya. Tetapi... pelanggan dengan perawakan kekar itu malah membuat Hong-joo terdistraksi.. membuatnya seakan teringat sesuatu, terlebih ketika melihat gambar tengkorak berapi di pemantik api dan juga jaketnya.

scene14601

Ketika pria tersebut pergi, Hong-joo langsung bercerita kepada ibunya bahwa ia melihat pria itu dalam mimpinya... “Dia akan terbakar..” ungkapnya

scene15101
scene15801

Ibu terkejut, dan langsung bertanya kapan dan dimana? Hong-joo menggelengkan kepalanya, menjawab tidak tahu dan ibu-pun langsung berlari keluar untuk mengejar pria tersebut. mereka mencoba memintanya untuk tidak merokok.. yang secara tidak langsung membuatnya tidak akan menyalakan pemantik apinya. Akan tetapi, pria itu malah mengabaikannya dan berkata: “Apa pedulimu, ini bukalah urusanmu..”

Bahkan karena merasa risih, pria itu mendorong Hong-joo dan ibunya hingga terjatuh. Meskipun demikian, Hong-joo masih berusaha untuk membujuknya, “Ahjussi anda akan mati jika tidak menuruti perkataanku..”

scene16101

Pria itu tetap mengabaikannya dan pergi begitu saja.. membuat Hong-joo merasa kesal, “Lupakan saja, tidak ada gunanya. Itu pilihan dan hidupnya..”

“Apa maksudmu? Kita harus mengubahnya jika tahu (apa yang akan terjadi kepadanya)” tukas ibu

Tiba-tiba turun salju.. dan Hong-joo bertaka: “Kita tidak bisa (mengubahnya). Lagipula, siapa yang akan percaya dengan omong kosong gila macam ini?”

scene17701
scene18201
scene18601

Dan apa yang dimimpikan oleh Hong-joo memang benar-benar terjadi.. pria itu, berhenti untuk mengisi bensin. Dan saat itulah ia memantik rokoknya, yang seketika berinteraksi dengan gas disekitar tempat tersebut yang membuat kobaran api langsung menyambarnya---

scene16501

“... Yang kulihat dalam mimpiku selalu menjadi kenyataan. Jika anda ingin tetap hidup, maka anda harus mendengarkan perkataanku. Orang-orang akan berpikir bahwa ini tidak masuk akal. Bahkan ayahku sendiri, meninggal karena tidak memercayaiku. Masa depan tidak bisa diubah.. karena mengetahui apa yang akan terjadi, tak berarti bisa mengubah apa yang seharusnya terjadi ...”

WHILE YOU WERE SLEEPING : EPISODE 01

scene19201

Moon Hyang-mi (Park Jin-joo) merupakan seorang pegawai negeri yang bekerja di kantor kejaksaan.. bersama dengan teman-temannya ia mendatangi toko kue dan memilih satu kue yang paling enak. Untuk apa? Karena ternyata, hari ini akan datang seorang jaksa baru yang bekerja di ruangannya dan akan menjadi atasannya.

scene19601

Hyang-mi menunjukkan foto Jaksa Jung (Jae-chan), yang seketika membuat teman-temannya tersenyum kegirangan karena melihat parasnya yang tampan, yang otomatis membuat mereka menduganya sebagai seseorang dengan kepribadian cerdas dan menawan.

scene20401

Akan tetapi... tiba-tiba muncullah sosok Lee Yoo-bum (Lee Sang Yeob) yang berjalan menghampiri mereka kemudian melemparkan cadaan dengan mengatakan bahwa dia merasa agak ‘cemburu’ karena ekspresi kegirangan yang dulu ditunjukan mereka ketika pertama-kali menyambutnya sekarang muncul lagi untuk menyambut kedatangan Jae-chan.

Ternyata.. dulunya Lee Yoo-bum merupakan sosok jaksa pujaan para wanita, tetapi entah apa yang tejadi karena sekarang ia bekerja sebagai seorang pengacara...

Dengan inisiatif-nya sendiri, ia bahkan mebayarkan kue yang terlah dipilih oleh Hyang-mi.. selanjutnya, bersama-sama mereka menuju kantor kejaksaan.. di sepanjang perjalanan, Yoo-bum menceritakan bahwa dirinya mengenal sosok Jae-chan secara pribadi karena dulu Jae-chan merupakan murid tutornya.. “Dia itu tidaklah pintar..” ungkapnya

scene21401

Dulu.. ketika masih menjadi guru tutor dan murid, Yoo-bum mengajari Jae-chan bahasa Inggris. Dia menuliskan kata ‘justice’ dan meminta Jae-chan untuk mengartikannya. Tetapi yang lucu.. Jae-chan malah mengartikannya secara terpisah: “Just = hanya” dan “Ice= es”

scene21801
scene21901

Mereka hanya tertawa, menduga kalau itu hanya lelucon belaka.. tetapi ketika tiba di depan ruangan Jae-chan, mereka dibuat ill-feel karena melihatnya tengah asyik foto selfie dari berbagai angle.

scene23801
scene24301

Obrolan berlanjut didalam ruangan.. kali ini hanya ada pegawai bawahannya Jae-chan yaitu Hyang-mi dan Choi Dam-dong (Kim Won-hae). Dihadapan mereka, Yoo-bum membanggakan dirinya sebagai orang yang telah mendapatkan penghargaan karena menyelesaikan sebuah kasus ‘korupsi’, kemudian ia menjelaskan tujuan kedatangannya ialah untuk mengajak Jae-chan bekerja sama saling-menguntungkan untuk karir mereka kedepannya.

Yoo-bum berbicara sembari merobek kemudian menggulung-gulung kertas robekannya dalam serpihan kecil.. hal itu membuat Jae-chan teringat akan masa-lalu ketika mereka masih menjadi guru tutor dan murid..

FLASHBACK

scene24901
scene25901

Kala itu, Yoo-bum mengatakan hal yang sama persis.. ia mengajak Jae-chan untuk melakukan kerjasama saling-menguntungkan. Ayahnya Jae-chan yang merupakan seorang polisi, berjanji untuk memberi bonus uang kepada Yoo-bum apabila ia berhasil membantu Jae-chan untuk menaikkan peringkatnya di sekolah.

Akan tetapi.. Jae-chan mengatakan, bahwa hal itu tidaklah mungkin... Yoo-bum mengiyakan hal tersebut, tetapi sembari tersenyum ‘licik’, ia memberikan sebuah ide picik. Rapot yang asli memanglah tidak bisa dirubah, maka dari itu mereka bisa membuat rapot yang palsu---

“Tapi.. ayahku akan sangat marah kalau dia tahu yang sebenarnya..”

“Tenanglah.. tidak akan ketahuan kok. Bukankah kau ingin membeli motor? Aku berjanji akan membagi dua uang yang kudapatkan denganmu..”

FLASHBACK end

scene26701
scene27101

Yoo-bum pamit pulang dan tak lupa ia kembali menegaskan supaya Jae-chan mau diajak bekerja sama dengannya untuk kesuksesan karir mereka bersama. Stelah Yoo-bum pergi, Jae-chan lansgung duduk di kursinya, ia membersihkan serpihan kertas yang ditinggalkan Yoo-bum, kemudian menunjukkan ekspresi kesal.. sekan-akan pernah ada permasalahan yang belum terselesaikan diantara mereka.

...............................................................................

scene27301

Kamera berfokus pada sebuh pohon natal, kemudian kita melihat sosok Hing-joo yang tengah terbaring dengan masih menggunakan selang oksigen di hidungnya...

scene27501
scene27701
scene28001
scene28201

Wajahnya terlihat sedih, ia kemudian bertanya mengenai ibunya kepada sang bibi.. yang kemudian memberikan jawaban, bahwa ibunya telah meinggal karena kecelakaan tidak disengaja yang disebabkan oleh Hong-joo.

scene29601
scene29701

Lagi.. kejadian mengerikan itu, hanyalah ada di dalam mimpinya Hong-joo. Tetapi kali ini, mimpi tersebut membuatnya terbangun dalam kondisi menangis tersedu-sedu. Hari ini, tepatnya tanggal 13 - Februari -2016... ia menuliskan mimpinys tersebut di secaraik kertas notes miliknya.

scene30701
scene30801

Setelah itu, ia berjalan keluar sembari mencoba untuk menghindari segala pertanyaan dari ibunya yang dengan mudah bisa menebak bahwa barusan ia telah menangis. Perhatian mereka seketika teralih oleh sebuah berita yang ditayangkan di TV..

Seorang pria parubaya, dikabarkan tewas karena tersulut api setelah menyalakan rokok di sebuah pom bensin... Sontak, Hyong-joo terdiam membeku, kemudian berlari mengambil sebuah gunti dari laci yang dgunakannya untuk menggunting rambutnya sendiri.

scene31601
scene32101

Ibu panik melihat sikap Hong-joo, ia mencoba menghentikannya, tetapi Hong-joo malah menangis, “Bu... orang itu adalah pria yang ada dalam mimpiku.. Dia benar-benar meninggal.. Masa depan tidak bisa dirubah, apa yang harus kulakukan...” ungkapnya frustasi

scene32801

Beberapa saat kemudian, ibu dan Hong-joo duduk berdua di rooftop. Hong-joo akhirnya mau bercerita mengenai alasannya bersikap seperti ini.. yaitu karena ia takut mimpi mengenai kematian ibu yang baru saja dialami olehnya, akan benar-benar terjadi. Terlebih.. di dalam mimpi tersebut, ibu meninggal karena dirinya..

Ibu menyikapiya dengan sangat tenang.. ia masih bisa tersenyum sembari bertanya kapan itu akan terjadi? Bukankah kamu tidak mengetahui waktu pastinya..

scene34101
scene34301

Tak ingin membahas hal tersebut, ibu langsung mengalihkan pembicaraan dengan melempar lelucon tekait potongan rambut Hong-joo, “Sepertinya, tinggal ditaruh bunga saja di rambutmu itu..” ucapnya sembari tertawa

scene35001
scene35801

Di malam harinya, kita melihat ibu yang tengah merapikan catatan keuangannya dan juga seperti tengah menulis sebuah surat,.. kemudian kamera berfokus pada kalender yang berganti hari menjadi tanggal 14-Februari-2016....

scene36001
scene36501

Di hari Valentine ini, yang pertama kali kita lihat adalah sosok Lee Yoo-bum yang tengah membeli sebuket bunga cantik.

scene36701
scene37301

Kemudian hari berubah gelap.. dan kita melihat sosok Jae-chan yang tengah sibuk selfie di depan mobil barunya.. Tak lama kemudian, tiba-tiba muncul Yoo-bum yang langsung menghampirinya dan bertingkah sok-akrab dengannya.

“Ngapaian disini? Mau kencan?” tanyanya

“Hmm-- iya.. begitulah..” jawab Jae-chan denga gugup, kemudian bertanya balik mengenai hal sama

scene37701

Yoo-bum mengatakan bawa dirinya memang akan berkencan dengan seseorang, dan kemudian muncullah sosok Hong-joo yang ternyata merupakan teman kencannya malam ini. Jae-chan agak terkejut.. dan reaksinya itu membuat Yoo-bum bertanya apakah mereka saling mengenal?

“Ah.. iya.. tapi apa hubungan kalian berdua?” tanya Hong-joo penasaran

Belum sempat Yoo-bum menjawab, Jae-chan malah bertanya: “Apakah kalian berpacaran?”

“Tentu saja.. kami berpacaran. Iya ‘kan Hong joo-ssi..?”

“Huh?!.. hmm, iya..”

Sebelum berjalan memasuki restoran, Yoo-bum sempat mengajak Jae-chan untuk melakukan ‘double-date’ bersama dengannya.. tetapi secara bersamaan, baik itu Jae-chan maupun Hong-joo sama-sama mengatakan ‘TIDAK’..

FLASHBACK

scene39401

Sepertinya, dulu pernah terjadi sesuatu hingga Jae-chan harus berhadapan dengan ayahnya sendiri di kantor polisi.. sang ayah, menuduh Jae-chan telah mencuri untuk bisa mendapatkan sebuah motor gede. Akan tetapi, Jae-chan bersikeras mengatakan bahwa ia mendapatkannya dengan uangnya sendiri.

“Uang darimana?! Ayah tidak pernah memberikanmu uang sebanyak itu?!” 

scene39801
scene39901

Awalnya menutup mulut, akhirnya Jae-chan bercerta mengenai pemalsuan rapot-nya, yang seketika membuat sang ayah kecewa dan marah berat. Nyatanya, selama ini ia sangat bangga dengan nilai Jae-chan hingga memajang rapotnya di dalam bingkai yang bahkan sengaja ia simpan di meja kerjanya.

Setelah mendengar yang fakta yang terjadi, ayah langsung membuang bingkai itu ke tong sampah disampingnya---

FLASHBACK END

scene41901

Didalam restoran.. Hong-joo tak bisa menikmati makan malamnya, ia dirundung rasa khawatir yang berlebihan karena ibunya tak jua mengangkat telpon atau bahkan membalas pesan darinya.

scene42601
scene42701

Sebelumnya.. ia mengingat betul bahwa dirinya telah mematikan lilin dan juga kompor gas, jadi tak akan ada hal buruk yang terjadi ‘kan?

scene43601
scene43901
scene44101

Tetapi.. lambat laun, ia teringat bahwa dirinya tidak mengunci pintu rumah. Sontak saja, Hong-joo lansgung berdiri dan pamit pulang. Tetapi, Yoo-bum tak bisa membiarkannya mengemudia sendiri dalam kondisi jalanan licin yang bersalju. Yoo-bum berinisiatif mengantarkannya, sekaligus mengemudikan mobilnya..

scene44501
scene45001
scene45301

Sementara itu, ibu sendiri ternyata tengah berjalan pulang menuju rumahnya. Tetapi, dari belakang terlihat seorang pria misterius yang terus mengikutinya.. hingga tibalah di depan rumah, pria itu kemudian memanggilnya--

scene45501
scene46201

Beralih ke mobil tempat Hong-joo dan Yoo-bum tengah berada saat ini.. akhirnya, Hong-joo bisa bernafas lega, karena ibu mengangkat telponnya dan mengatakan baha dirinya baik-baik saja. Tadi ia tak mengangkat telpon, karena telponnya tertinggal di kafe. Tapi untunglah, seorang pria baik hati, mengembalikan ponsel tersebut kepada ibu.

scene47901

Setelah telponnya ditutup, Hong-joo bertanya pada Yoo-bum.. apabila nanti ibunya mengalami insiden apapun, apakah Yoo-bum akan menolongnya?

“Apa maksudmu? Insiden apa?”

“Maksudku bukan sekarang..  Hal seperti itu bisa terjadi di masa depan..”

“Baiklah.. apapun yang terjadi, aku pasti akan melindungimu dan ibumu. Sekarang kamu sudah merasa lebih tenang?”

scene48601
scene49101

Selanjutnya, Yoo-bum bertanya apakah Hong-joo baik-baik saja? Karena wakahnya terlihat sangat pucat.. belum sempat Hong-joo menjawab pertanyaan tersebut, tiba-tiba mobil mereka hilang kendali.. karena menabark seorang pria hingga membuatnya terlempatr dan terkapar di tengah jalan dalam kondisi darah yang bercucuran.. (dia pria yang tadi ngembaliin ponsel ibunya Hong-joo)

.......................................................................................................

scene50401
scene51101
scene51701

Scene langsung berpindah ke sebuah ruang rawat di rumah sakit... kini kita melihat Hong-joo yang baru siuman dari komanya. Persis seperti mimpinya dulu, kita melihat sebuah pohon natal.. dan Hong-joo yang terbaring dalam kondisi selang oksigen di hidungnya. Rambutnya-pun telah panjang kembali seperti kala itu..

scene52101

Ia kemudian bertanya pada bibinya mengenai keberadaan ibunya.. dan mengejutkan, karena bibi menceritakan bahwa sang ibu telah meninggal..

“Andai saja.. kamu siuman lebih awal...”

scene54001
scene54101
scene54901
scene55501

Bibi menceritakan kesulitan yang dilewati ibu selama ini. Kecelakaan mobil yang disebabkan oleh Hong-joo mengakibatkan seorang korban tewas dan ibu harus bekerja banting-tulang untuk mambayar ganti-rugi serta biaya rumah-sakit.

Hingga suatu hari, ibu terlalu kelelahan dan membuatnya terjatuh di tangga.. yang kemudian menjadi penyebab kematiannya.

scene56501
scene57501

Secarik surat, ditinggalkan oleh ibu untuk Hong-joo.. isinya mengenai uang asuransi beserta tabungan yang telah ia sisihkan.. di poin terakhir, ibu meminta Hong-joo untuk tidak menyalahkan dirinya sendiri atas apa yang telah terjadi.

“Aku sedang bermimpi, ‘kan? Katakan kepaku kalau semua ini hanyalah mimpi.. Kumohon aku harus terbangun dari mimpi buruk ini. Kenapa aku tidak bisa bangun?.. Katakan bahwa ini hanyalah mimpi.. kumohon... Aku sangat benci mimpi ini..”

scene57701

Bibi meminta Hong-joo untuk tetap tegar, terlebih lagi karena ia harus menghadiri persidangan.. mendengar kata persidangan, membuat Hong-joo terkejut dan bertanya balik: “Persidangan apa? Kenapa aku mesti menghasiri persidangan? Aku bahkan tidak menyetir mobilnya, jadi kenapa? Apa salahku?”

“Bukan kamu yang menyetir?” tanya bibi keheranan

“Kenapa bibi terus berkata, kalau aku yang menyebabkan kecelakaan itu? Bukan aku yang menyetir! Kecelakaan itu bukanlah kesalahanku!” tegas Hong-joo sembari menitikan air matanya..

scene58501

*Komentar / notes dari author akan ditulis sekalian di akhir sinopsis episode 2*

>>> EPISODE 02 <<<

||=========||||=========||||=========||||=========||

Untuk UPDATE Sinopsis, serta berita terkait drama dan film bisa add Akun Official LINE My-Eternal Story/Dramatales : @azk6919i

Tambah Teman

You Might Also Like

10 komentar

  1. Apa mungkin pacar nya hong joo kabur pd saat kecelakaan,mh penasarn d tunggu episode berikut nya mba

    ReplyDelete
  2. Lanjut terus admin.. Terimakasih sinopx

    ReplyDelete
  3. Bisa langsung melo ya habis baca hahaha. Saya paling suka kalau penulis ini udah bawa hal mencekam macam kematian. Di i hear your voice kan gitu, jadi dapet banget gregetnya mulai episode 1. Selain itu yang bagus dari drama sekarang adalah visualisasinya ya? Meski drama-drama sebelumnya juga fiksi, tapi karena ini mengenai fiksi ttg mimpi dan masa depan, visualisasinya lebih cantik, saya suka.
    Cuma beneran jadi bosen sama sbs yang selalu majang jaksa lagi bahkan di rabu-kamis wkwk. Habis ji chang wook yang jadi jaksa dan wamil, giliran jong suk...
    Tapi kalau drama preproduce suzy sebelumnya bareng woobin ga dapet rating memuaskan, apa tahun ini bakal jadi gebrakan baru? toh yang ngalahin drama suzy dulu juga dramanya jong suk :P
    pangeran rating...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo masalah rating sih, emang agak berat buat ngalahin Hospital Ship yang udah tayang lebih dulu dan punya peonontn setianya tersendiri. Enggak bisa nebak juga kedepannya bakalan gimana, tapi opstimis ajasih.. *bisalah nyape belasan persen

      Delete
    2. Hospital ship tamat bisalah dikejar...
      Episode awal awal ini blm kerasa konfliknya. Apalagi habis tahu previewnya. Kesannya malah adem haha

      Delete
  4. W suka gaya tulisan anda . . . Lebih mudah dmengerti dan sesuai!!! Good job author do ur best lanjut sinop ny yg semangat

    ReplyDelete
    Replies
    1. Karena itu saya juga rekomendasiin haha. Hati hati tapi lia minggu depan dramanya numpuk wkwkwkwkwk

      Delete

Don't forget to tell us what's on your mind ❤❤❤