Sinopsis REUNITED WORLDS Episode 36

18:34

= SELURUH GAMBAR DAN KONTEN BERSUMBER DARI : SBS =

image

Jung-won dan Hae-sung pulang naik bus... tetapi baru juga duduk sebentar, Jung-won langsung teringat bahwa gambarnya tertinggal di meja taman. Mereka-pun segera turun dan berlari menuju TKP.
01_2

Akan tetapi.. sesampainya disana, meja bekas mereka telah kosong dan tak ada secarik kertas apapun. Hal itu membuat Jung-won kesal.. Ia merajuk dan menyalahkan Hae-sung atas hal ini. Hae-sung tak mengerti, mengapa harus dirinya yang disalahkan?

01_3
01_4

Tak mau Jung-won terus cemberut, akhirnya Hae-sung mengatakan bahwa dirinya akan membuatkan gambar yang baru.. yang sama persis dengan buatan Jung-won tadi. Dengan serius Hae-sung menggambar.. meskipun pada akhirnya kita melihat hasil gambarannya yang lebih cocok untuk disebut sebagai buatan anak TK.

01_5

Tiba-tiba Jung-won mendapat panggilan masuk.. dan betapa gembiranya ia ketika mengetahui bahwa seseorang telah menemukan gambarnya dan berniat untuk mengembalikannya---

=========================

01_6
01_7

Park Dong-seok geram.. ia menyadari bahwa saat ini, Ho-bang tengah berusaha untuk melacak keberadaannya. Dihadapan rekan kerjanya ia bersikap tenang, tetapi ketika sendirian.. kita diperlihatkan wajah misterius nan mencurigakan, seakan-akan ia tengah menghindar karena pernah melakukan kesalahan yang berhubungan dengan Hae-sung dan kawan-kawan.

01_8

Kemudian, kita melihat Jung-won menerima pesan dari Yoo-min yang berisi tempat dan lokasi dia akan bertemu dengan pengacaranya saat ini juga. Karena Dong-seok mengenalinya, maka ia-pun meminta bantuan Hae-chul untuk pergi ke tempat tersebut.

01_9
02_1

Berpindah ke lokasi pertemuan.. kini Hae-chul tengah berada tak jauh dari tempat duduk Yoo-min dan Dong-seok. Mereka membicarakan kepindahannya ke Amerika.. Secara tiba-tiba, Dong-seok berubah pikiran dengan mengatakan bahwa dirinya tak bisa lanjut membantu Yoo-min untuk mengambil alih hak asuh atas Gong-joo. Ia-pun mengajaknya untuk pindah ke Amerika dan hidup berdua, di rumah impian Yoo-min. Toh menurutnya.. agak sulit untuk Yoo-min mengambil Gong-joo, karena beberapa tahun ke belakang ia telah meninggalkannya. “Setidaknya.. nanti untuk kedepannya kamu bisa menemui Gong-joo satu atau dua kali dalam setahun. Setelah itu, kita bisa memproses pengalihan hak asuh..”

Yoo-min tak mau.. dengan tegas, ia mengatakan bahwa dirinya tidak akan pergi ke Amerika, jika tidak bersama dengan Gong-joo. Hal tersebut memicu perdebatan pelik diantara mereka.. Dong-seok kehabisan kata dan ia-pun memilih pergi meninggalkan restoran ini.

02_2
02_3

Inilah saat yang ditunggu-ditunggu Hae-chul. Ia bergegas menghampiri meja bekas mereka, kemudian mengambil gelas minum yang tadi sempat disentuh oleh Dong-seok. Di waktu yang bersamaan.. Dong-seok berjalan melewati jendela dan ia melihat apa yang dilakukan oleh Hae-chul. Dia ingin menghampirinya.. tetapi Yoo-min kembali muncul dan terus menggerutu mengajaknya melanjutkan pembicaraan mereka hingga tuntas.

02_4
02_5

Kemudian, Hae-chul menyerahkan gelas itu dengan aman ke tangan Ho-bang untuk seterusnya diperiksa lebih lanjut lagi. Disaat yang bersamaan, terlihat Dong-seok yang tengah sibuk mengemas pakaiannya. Lewat telpon, ia meminta asistennya untuk segera membelikan tiket pesawat untuknya..

02_6
02_7

Dikala ibunya tengah drop bahkan hampir sakit, Tae-hoon sendiri terlihat belum memiliki niatan untuk memperbaiki hubungan dengan keluargnya. Dia malah pergi untuk menemui Young-in..

Tetapi.. ketika tiba di gerbang, Tae-hoon malah menemukan Soo-ji yang tengah terduduk kesakitan. Merasa panik, ia-pun segera menggendongnya dan berlari untuk membawanya ke Rumah Sakit.

02_8

Bersamaan dengan itu, Hae-sung dan Jung-won tengah berada di kantor polisi utuk melihat hasil pemeriksaan sidik jari Park Dong-seok. Suasananya sangat menengangkan.. bagaimanapun juga, laporan itu merupakan kunci utaa yang bisa membersihkan nama Hae-sung, sekaligus membuat Tae-hoon melupakan rasa bersalahnya.

Dan yupsss... sesuai dugaan mereka semua, karena ternyata terbukti bahwa Park Dong-seok merupakan orang lain yang sidik jarinya terdapat pada patung yang menyebabkan kematian Kyung-chul---

02_9

Berpindah ke rumah sakit.. kini Young-in telah berada disana dan ia mendengar semua pemaparan dari dokter yang menangani Soo-ji. Ia merasa terkejut dan malu pada dirinya sendiri, karena tidak menyadari penyakit berat yang tengah diidap oleh adiknya.

Ketika dokter menyinggung perihal operasi, Young-in sontak mengatakan bahwa dirinya rela dan sanggup untuk mendonorkan ginjalnya. Dokter mengapresiasi hal tersebut, tetai ia meminta Young-in untuk menyiapkan donor lain dari keluarganya.. karena ada kemungkinan jika Ginjal young-in tidak cocok untuk Soo-ji.

03_1

Ketika masuk kedalam ruang rawat, telah ada Tae-hoon disana.. Young-in kemudian mengajaknya keluar dan berbicara empat-mata. Mereka berdua, sama-sama shock.. tak percaya akan semua fakta ini. Tetapi.. yang telah terjadi takkan bisa diulang kembali. Sekarang, Tae-hoon hanya bisa menguatkan Young-in dengan mengatakan bahwa dirinya akan terus mendampinginya.. dan ia-pun akan menemani Young-in untuk menemui Hae-sung dan menjelaskan hal ini.

03_2

Ketika kembali ke ruangan rawat, Young-in bertemu dengan Young-jun yang memang sengaja datang untuk menemuinya. Agak mengejutkan.. sekaligus mengecewakan.. karena tujuan Young-jun, bukanlah untuk menjenguk atau sekedar memberi dukungan.. nyatanya, ia malah menyuruh Young-in untuk memindahkan Soo-ji ke rumah sakit lain. Ia bahkan rela membiayai semuanya, asalkan Young-in melakukan apa yang dia pinta.

Young-in menolaknya mentah-mentah.. sebuah tamparan keras, ia layangkan tepat di pipinya Young-jun: “Kau saja yang pergi! Dan jangan pernah menunjukkan diri dihadapan kami lagi!!!!” tukasnya

03_3

Sementara itu... Hae-sung dan jung-won tengah berada di bangunan bakal restorannnya Hae-sung. Disana mereka tengah menunggu orang yang akan mengembalikan gambar milik Jung-won. Tapi.. siapa sangka, bahwa ternyata orang tersebut merupakan seorang ‘petinggi’ di sebuah perusahaan percetakan.

Wanita tersebut mengatakan bahwa dirinya tertarik dengan gambar milik Jung-won, dan ia berniat untuk membuat komik dari cerita tersebut. Selagi Jung-won tengah cuti dari kerjanya di galeri, ia-pun mengajak Jung-won untuk bekerja sama dengannya.

03_4

Akan tetapi.. tanpa ragu Jung-won malah menolaknya. Ia meminta maaf dengan sangat dan mengatakan bahwa dirinya tak ingin melakukan hal tersebut. Jawaban Jung-won membuat Hae-sung marah.. ia menyuruhnya untuk mengejar wanita tadi, kemudian mengambil tawarannya.

“Aku tidak mau!” tegas Jung-won yang sontak memicu perdebatan pelik diantara dia dengan Hae-sung.

03_5

Tanpa disadari.. sedari tadi Min-joon telah berdiri di belakang mereka dan ia mendengar semuanya. Ia-pun berusaha menjadi pengenah dengan berbicara empat mata dengan Jung-won.

03_6

Ditemani sebotol soju, Min-joon dengan sabar mendengarkan semua keluh kesah Jung-won. Lalu kemudian, giliran dia yang mulai berbicara dan mengutarakan pandangannya. Menurutnya.. apa yang diinginkan Hae-sung tidak lain adalah untuk Jung-won sendiri..

Hae-sung pastinya sangat ingin bersama-sama dengan dengan Jung-won, setiap hari bahkan setiap detik.. Akan tetapi, ia sadar bahwa ada suatu hal yang namanya ‘masa depan’. Dan itulah yang ia inginkan..  yaitu untuk melihat masa depan Jung-won yang bahagia, meskipun itu tanpa-nya..

04_1

Min-joon keluar, kemudian disana tengah berdiri Hae-sung yang nampaknya masih gelisah karena sikap Jung-won tadi. Mereka mengobrol singkat, Min-joon mengatkan bahwa barusan dirinya telah ‘menegur’ Jung-won dan sekarang saatnya Hae-sung masuk dan menyelesaikan permasalahannya hingga tuntas.

04_2

Perlahan.. Hae-sung masuk dan duduk dihadapan Jung-won. Sejenak, mereka terdiam dan saling menatap. “Ada yang ingin aku katakan padamu..” ungkap Hae-sung yang kemudian bercerita mengenai pertemuan pertama diantara Jung-won dan Min-joon.

04_3
04_4

Jung-won yang mabuk.. hingga gambar sketsa-nya yang hingga kini masih disimpan dengan baik oleh Min-joon..

04_5

“Aku berharap.. masa depanmu bahagia... bersama dengan Min-joon..” ungkap Hae-sung, yang seketika membuat Jung-won marah. Dia langsung bagkit dari tempat duduknya, kemudian berjalan pergi..

04_6
04_7

Sesaat setelah melewati pitu keluar, Jung-won terdiam.. matanya yang berkaca-kaca, tak sanggup lagi menahan tangisnya yang seketika tumpah membasahi pipinya---

04_8

::: NOTES ::::

Wahhhh.. terniat nih!!!! Serius yaa, kalau bukan kalian para readers yang rajin banget chat via OA minta aku lanjutin sinopsis ini, kayaknya postingan ini udah kelaut. Tapi syukurlah, aku masih bisa mengejar ketertinggalan.. dan buat 4 episode terakhir aku janji postingnya enggak bakalan ngaret banget.

Jujur yaaa... akutuh udah enggak ada mmotivasi untuk lanjutin drama ini. Kecewa, karena ceritanya.. dan  kecewa karena akting beberapa pemainnya...

Ingin nulis kritik yang super panjang, tapi mash ada 4 episode tersisa, jadi entar ajadeh disimpen dulu komentar pedas-nya, hihihihihihi...

Satu hal dulu aja deh yang pingin aku komentarin,  adalah tentang insiden 12 tahun lalu.. Progress-nya lamban bangettttt. Pas menjelang akhir, tiba-tiba muncul karakter baru yang ternyata dia-lah penjahat yang selama ini kita cari-cari.

Hfffttt... jadi belasan episode yang terlewat itu, isinya gembos semua. Clue-clue dari awal kurang diperkuat dan kesannya.... enggak guna aja gitu nonton belasan episode kalau hasilnya cuman ada di beberapa episode akhir -_-

Kadang aku mikir, kayaknya hal yang sangatttttt baik kalau ternyata semua kejadian ini hanya ada di mimpinya Hae-sung yang selama ini masih koma atau apalah----

Tapi optimis aja deh, dikit lagi tamat dan kita saksikan bagaimana eksekusi writer-nim yang katanya janji buat enggak bikin drama ini sad-ending---


||=========||||=========||||=========||||=========||

Untuk UPDATE Sinopsis, serta berita terkait drama dan film bisa add Akun Official LINE My-Eternal Story/Dramatales : @azk6919i

Tambah Teman

You Might Also Like

2 komentar

Don't forget to tell us what's on your mind ❤❤❤