Sinopsis REUNITED WORLDS Episode 35

11:20

= SELURUH GAMBAR DAN KONTEN BERSUMBER DARI : SBS =

image


Jung-won melihat video yang direkam oleh Hae-sung, yang seketika membuat matanya berkaca-kaca.. sedih sekaligus kecewa, ia-pun secara tak sadar menjatuhkan kamera tersebut dan disaat yang bersamaan datanglah Hae-sung yang langsung bertanya, ada apa dengannya?
01_2
01_3

Dengan nada bicaranya yang ketus, Jung-won menjawab singkat kemudian berlari keluar.. Segera, Hae-sung ikut berlari untuk mengejarnya. Di pertengahan jalan, ia sempat menahan tangan Jung-won dan mengajaknya berbicara.. akan tetapi, emosi Jung-won masih belum stabil sehingga ia benar-benar marah dan belum bisa memaafkan sikap Hae-sung yang selama ini menutupi kebenaran besar itu darinya..

01_4
01_5

Ditengah-tengah pelariannya.. Jung-won melamun dan mengingat kembali pertemuannya dengan Hameoni. Ia ingat betul.. kala itu, ia bertanya mengenai keberadaan suamni dari Halmeoni, dan ia mendapat jawaban yang agak rancu, bahkan seakan tidak pasti--

01_6

Atas dasar itulah, Jung-won kemudian memutuskan utuk pergi menemui Halmeoni. Ia tak ingin berbasa-basi dan langsung bertanya pada intinya.. tak butuh waktu yang lama, hingga halmeoni menyadari bahwasanya Jung-won telah mengetahui perihal waktu ‘kepergian’ Hae-sung yang tinggal menghitung hari.

Halmeoni mencoba untuk memberikan penjelasan yang setidaknya bisa membuat Jung-won merasa lebih tenang. Ia mengungapkan bagaimana perasaannya di kala itu.. suamninya datang kemudian pergi kembali. Jujur saja.. rasanya memasang sangat menyakitkan. Tetapi.. setelah hari-demi-hari yang dilewatinya, membuat ia tersadar bahwa ia hanya harus menganggap ‘kembali‘-nya sang suami sebagai sebuah hadiah besar untuknya, meskipun waktunya begitu singkat, yaitu hanya 6 bulan saja.


Sayangnya, Jung-won tak tersentuh oleh cerita itu.. kadar emosi-nya masih tinggi. Ia terus menggerutu, mengeluhkan sikap Hae-sung yang menyembukikan fakta itu darinya--

01_7
01_8

Berikutnya, Jung-won duduk sendirian di bangku taman.. Ia benar-benar tidak ingin pulang ke rumah, akhirnya ia-pun menelpon JIn-joo dan menyuruhnya untuk tidak pulang, karena malam ini Jung-won ingin menyendiri di apartemannya Jin-joo.

02_1

Kebetulan, saat itu Jin-joo tengah bersenang-senang dengan Ho-bang di noraebang (tran: karaoke). Ha-bang terlihat kegirangan setengah mati.. Secara eksplisit, dia berharap supaya Jin-joo menghabiskan malam dengannya. Tetapi betapa malangnya nasih Ho-bang, karena Jin-joo dengan polosnya mengatakan bahwa dirinya akan menginap di rumah ibunya saja---

02_2
02_3

Sepanjang malam.. Jung-won benar-benar menghabiskan waktunya hanya untuk terdiam.. menyendiri.. dan menangis di pojokan. Entah bagaimana dan seperti apa pemikirannya disaat ini, yang jelas kelihatannya ia benar-benar sedih---


Dan diwaktu yang sama, tetapi tempat yang berbeda... Hae-sung hanya bisa diam menatap langit.. Detik-demi-detik ia laluli dengan rasa cemas dan khawatir yang begitu besar--

02_4
02_5

Hari yang gelap, kini berubah menjadi terang karena disinari oleh mentari pagi..


Hae-sung masih berdiam di balkon untuk menunggu Jung-won, yang akhirnya terlihat turun dari bus. Posisi mereka berdiri bersebarangan.. awalnya mereka terdiam saling-tatap, hingga tiba-tiba Jung-won melambaikan tangannya dan tersenyum kepada Hae-sung.

02_6

Mereka-pun berlarian menuju satu sama lain, dan Jung-won memberikan sebuah memory card yang ia bilang berisi video rekamannya. Hae-sung merasa sangat lega melihat sikap Jung-won yang kini telah meluluh, ia-pun lansgung memeluknya dengan erat...

02_7
02_8

Hae-sung memutar video tersebut.. yang isinya diawali dengan penuturan Jung-won yang mengatakan, bahwa sekarang perasaannya sudah lebih tenang dan ia sudah tak marah lagi terhadap Hae-ung. Ia-pun tak lupa untuk memminta maaf dan menegaskan, bahwa kapan-pun Hae-sung harus pergi, yang jelas ia telah menganggap bahwa pertemuan kembali mereka adalah sebuah keajaiban terbesar yang pernah didapatkan olehnya.

============================

02_9

Di siang harinya, Hae-sung menemui Jung-won di Galeri. Ia hanya ingin memberitahukan, bahwa sekarang ia akan pergi ke bangunan bakal restorannya, untuk memasang beberapa lampu. Setelah itu.. ia-pun pergi sendirian saja.


Jung-won mengeluh.. mengatakanbahwa ia ingin ikut bersama dengan Hae-sung tetapi ia masih harus bekerja. Tak sengaja, Halmeoni lewat dibelakangnya dan mendengar keinginannya. Dengan alasan, kinerja Jung-won yang tengah ‘memburuk’, beliau-pun menyuruhnya untuk mengambil cuti saja.

02_10

Jung-won mengangguk senang, kemudian segera berlari keluar untuk kemudian kmengejar Hae-sung. Mereka berjalan berdampingan dan Jung-won mengeluarkan sebuah sweater couple... Ia meminta Hae-sung untuk mengenakannya.

03_1
03_3

Tetapi sayang sekali, karea Hae-sung menolak.. dengan alasan ia belum siap dan sepertinya akan sulit untuk membuatnya merasa siap mengenakan benda pasangan seperti itu. Untuk gantinya.. sekarang, ia hanya akan menggandeng tangan Jung-won di sepanjang perjalanan.

03_4

Mereka tiba di bangunan bakal restoran.. disana sudah ada beberapa tukang yang nantinya akan memasang beberapa lampu. Sempat, salah satu dari mereka mennyeapa Jung-won dengan menyebutnya sebagai kakaknya.. tetapi dengan santai, Hae-sung menegaskan bahwa Ung-won adalah kekasihnya.

03_5

Ketika para tukang dan Hae-sung tengah sibuk mencari posisi yang tepat untuk pemasangan lampu.. masuklah Jung-won dalam kondisi basah kuyup. Ternyata, barusan ia ke toilet dan kerannya bocor. Untung saja, ia membawa sweater couple  itu, sehingga ia punya cadangan baju kering untuk ganti.

03_6

Beberapa saat kemudian, datanglah Min-joon dalam kondisi yang sama seperti Jung-won. tetapi malangnya, karena ia tak memiliki baju ganti. Akhirnya.. atas inisiatifnya sendiri, Hae-sung memberikan sweater couple miliknya untuk dikenakan oleh Min-joon.

03_7

Setelah berganti pakaian.. Min-joon kembali ke tempatnya Hae-sung yang sekarang sudah ada Jung-won juga disana.. Suasananya terasa begitu kikuk, Min-joon tak mengetahui bahwa sweater yang dikenakannya merupakan benda pasangan. Ia-pun sadar diri dan langsung pamit untuk pergi. Padahal sebelumnya, ia datang kesini berbekal makan siang yang hendak ia makan bersama-sama dengan Hae-sung.

03_8

Di malam hari.. Jung-won berkumpul bersama dengan teman-temannya di kedai tteokbeoki. Kali ini, secara khusus Ho-bang yang mentraktir mereka sebagai bentuk perayaaan kecil atas jalinan cintanya dengan Jin-joo.


Mereka mengobrolkan ini dan itu.. dari mulai menyinggung ketidakhadiran Tae-hoon (tapi Hae-sung enggak cerita apapun, dia diem aja) hingga kartu nama milik Jung-won yang belu sempat ia bagikan kepada siapa-pun keculai orang-orang terdekatnya.

03_9


Ketika berjalan pulang... Hae-sung, Ho-bang dan Jung-won, masih bertanya-tanya: Mengapa  Park Dong-seok bisa mengetahui tempat kerjanya Jung-won?

Setelah berfikir beberapa saat.. akhirnya terfikirlah jawaban ‘kartu nama’. Karena alamat Galeri, terletak di kartu namanya.. tapi dari siapa, Dong-seok menerima kartu nama Jung-won?


Setelah diingat-ingat, Jung-won tak pernah memberikan kartu namanya kepada orang asing. Hanya teman-temannya dan... ibunya Gong-joo yang pernah menerima kartu nama darinya.

03_10
04_1

Berdasar pada clue itulah.. Jung-won memutar kembali memori-nya dan baru menyadari bahwa sepertinya, Park Dong-seok merupakan pengacara dari Yoo-min (ibunya Gong-joo)

04_2

Untuk membuktikannya, mereka-pun menemui Hae-chul kemudian menujukkan rekaman CCTV dimana wajah Dong-seok tertangkap jelas disana. Dan memang benar.. Hae-chul meyakini bahwa pria tersebut memanglah pengacaranya Yoo-min.

04_3
04_4

Selanjutnya.. mereka mulai merancang strategi untuk melacarkan strateginya. Ho-bang meminta mereka untuk mendapatkan sidik jari Dong-seok supaya ia bisa mencocokkannya dengan laporan kasus dari insiden itu.

Jung-won menelpon Yoo-min dan mengajaknya untuk bertemu di waktu yang bersamaan atau setelah ia bertemu dengan pengacaranya (Park Dong-seok). Awalnya Yoo-min terlihat ragu, terlih karena sebelumnya Dong-seok sendiri yang memintanya untuk tidak terlalu dekat dengan Jung-won. tetapi kemudian.. ia berubah fikiran dan mengatakan bahwa dirinya akan mengatur jadwal pertemuan mereka untuk kemudian menghubungi Jung-won lagi.


==========================

04_5
04_6

Hae-sung dan Jung-won menghabiskan siang hari di sebuah taman.. mereka duduk dan menggambar. Ketika Hae-sung sibuk mendesain menu untuk restorannya, Jung-won asyik menggambar komiknya.

04_7
04_8

Karena kehausan, Jung-won berinisiatif membelikan soda.. dan ketika Jung-won pergi, Hae-sung melihat seorang anak kecil yang tengah berjalan sendirian dan menangis karena terpisah dari ibunya. Hae-sung menghampiri anak tersebut, kemudian menggendongnya menuju pusat informasi.

04_9

Tak lama setelah itu.. Jung-won kembali. Ia terlihat begitu kebingungan dan ketakutan, karena ia tak melihat keberadaan Hae-sung disana. Ia berjalan.. berkkeliling sembari meneriakkan nama Hae-sung..

Dan datanglah Hae-sung... ia tak langsung menghampiri Jung-won. Ia smepat terdianm agak jauh, sepetinya ia menyadari bahwa akan seprti itulah reaksi Jung-won ketika tiba saatnya ia untuk pergi lagi.

05_1

Jung-won terduduk lemas diatas rerumputan.. dan dalanglah Hae-sung menghampirinya kemudian menanyakan kondisinya. Jung-won berbohong, dengan mengatakan bahwa dirinya hanya pusing saja.

Mengulas kejadian tadi, Hae-sung menceritakan apa yang baru saja dilakukan olehnya. Ia mengatnarkan seorang anak kecil untuk mencari sang ibu, tetai ketika bertemu.. anak kecil itu malah menangis semakin keras yang mengakibatkan sang ibu malah memarahi Hae-sung..

“Orang-orag akan menjadi emosional dan sangat sensitif ketika melihat orang yang sangat mereka cintai...” ungkap Hae-sung

05_2

*Komentar / Notes dari author akan disatukan di akhir sinopsis episode 36*


||=========||||=========||||=========||||=========||

Untuk UPDATE Sinopsis, serta berita terkait drama dan film bisa add Akun Official LINE My-Eternal Story/Dramatales : @azk6919i

Tambah Teman

You Might Also Like

0 komentar

Don't forget to tell us what's on your mind ❤❤❤