Sinopsis REUNITED WORLDS Episode 25

09:00

= SELURUH GAMBAR DAN KONTEN BERSUMBER DARI : SBS =



Seseorang menelpon Ho-bang dan mengaku bahwa dirinya mengetahui insiden 12 tahun lalu... terutama mengenai pembunuhan seorang siswa di ruang seni. Orang itu mengatakan, bahwa tujuan Kyung-chul datang ke sekolah adalah untuk menemui salah seorang guru..

Namun, untuk cerita lebih detail-nya, ia mengajak Ho-bang untuk bertemu secara lansgung saja. Telponnya ditutup, bahkan sebelum mereka menentukan lokasi dan waktu pertemuan mereka..

01_2

Tapi setidaknya, hal ini membuat Hae-sung dan Jung-won mendapatkan ‘sedikit’ rasa optimis, bahwasanya pelaku pembunuh Kyung-chul bukanlah Young-jun.

01_3

Keesokan harinya.. dua orang perwakilan dari Departement Store Chungho, mendatangi Truk makanan Cha Pasta, kemudian memberikan penawaran kepada Min-joon untuk mengikuti ajang festival sekaligus kontes makanan kaki-lima yang diadakan oleh perusahaan mereka. Tetapi tanpa fikir panjang, Min-joon lansgung menolaknya..

01_4

Ia bergegas memasuki mobil dan meneguk sebotol air mineral dihadapannya.. Tak lama kemudian, Hae-sung menghampirinya dan bertanya, mengapa ia menolak kesempatan emas itu?

Tanpa ragu, Min-joon meceritakan alasannya.. yaitu karena Tuan Cha yang merupakah ayah kandung yang telah menelantarkannya, sekaligus orang yang telah membuatnya harus meninggalkannya restorannya.

Hae-sung yang baru mengetahui fakta ini, terlihat begitu terkejut.. ia memahami perasaan in-joon, tetapi setelah mengetahui bahwasanya Tuan Cha akan menghadiri event itu, maka Hae-sung sangat ingin berpartisipasi dalam ajang ini.

01_5
01_6

Ia-pun memutar otak.. dan berusaha keras untuk membujuk Min-joon. Ia mengatakan bahwasanya, event  ini merupakan kesempatan berharga untuk Min-joon bisa membuktikan kemampuannya dihadapan Tuan Cha.

02_1

Ahkirnya.. Ho-bang menerima telpon dari orang yang mengaku sebagai saksi dari insiden 12 tahun yang lalu.. ia mengajak Ho-bang untuk bertemu dengannya di kantor polisi, sekarang juga.

02_2

Ternyata.. penelpon itu adalah kakaknya Kyung-chul. Ia melihat banner yang dipasang oleh Ho-bang dan menyadari, bahwa kecelakaan itu, mungkin berkaitan dengan kematian adiknya karena waktunya yang berdekatan.. terlebih lagi, karena korban kecelakaan itu merupakan orang yang dituduh sebagai pembunuh adiknya.

Ketika insiden itu terjadi, suasanya sangat hektik.. hingga, ia tak sempat menceritakan semuanya keada pihak polisi. Sebenarnya.. sebagai kakak, ia sendiri merasakan ada sesuatu yang janggal atas kematian adiknya.

Malam itu.. tepatnya pukul 7:30 malam, mereka akan akan makan malam bersama dengan ayahnya. Tetapi tiba-tiba, Kyung-chul segera pergi ke sekolah karena mendapatkan telepon dari gurunya...

Polisi menyebutkan bahwa waktu kematian Kyung-chul, sekitar pukul 8 hingga 9 malam. Padahal, waktu tempuh menuju sekolah dari rumah mereka hanyalah sekitar 20 menit. Berarti... ada sesuatu yang terjadi sebelum Kyung-chul dibunuh.

Kala itu, sang kakak tak banyak berspekulasi.. Toh, polisi menyatakan Hae-sung sebagai pelaku pembunuhan. Tetapi anehnya.. di malam yang sama, Hae-sung juga dinyatakan meninggal karena tertabrak mobil, tepat di depan sekolah. Terakhir.. ia memberitahukan, bahwasanya guru yang menelpon Kyung-chul merupakan guru Seni di SMA Chungho.

02_3
02_4

Kepada Hae-sung dan Jung-won, Ho-bang menceritakan seluruh informasi yang baru saja didengarnya itu. Kebetulan, Jung-won mengambil kelas seni dan ia mengetahui bahwasanya hanya ada dua orang Guru Seni dikala itu : Bu Guru Woo dan Bu Guru Hyun

“Aneh.. Kyung-chul tak mengambil kelas seni, tapi mengapa Guru Seni menelponnya?”

02_5

Pertama-tama, Ho-bang menemui Bu Guru Woo, yang terlihat begitu gelisah ketika ia menyebut nama Kyung-chul. Bahkan, ketika ditanya mengenai kejadian di malam pembunuhan itu terjadi, Bu guru Woo bersikeras mengatakan bahwa ia tak mengenal Kyung-chul secara individu, ia juga mengatakan akan menghubungi pengacaranya, jika Ho-bang terus bertanya mengenai hal itu padanya.

==================

02_6

Setelah melihat-lihat lukisan baru di galeri, Halmeoni mengajak asistennya untuk pergi ke tempat teruk makanan Cha Pasta. Dari kejauhan, nampak tak ada satupun pelanggan disana. Hal itu membuat Halmeoni menyindir Min-joon dan Hae-sung.

Akan tetapi lucunya.. Min-joon menjelaskan, bahwasanya tak ada pelanggan yang datang karena bahan makanan mereka telah habis.

02_7

“Dasar.. kalian tidak melakukan prsiapan dengan matang. Harusnya kalian membeli lebih banyak bahan..”

“Inginnya sih begitu.. tapi truk makanan kami terlalu kecil untuk menyimpan banyak bahan makanan..”

03_2

Tiba-tiba, Halmeoni mengalihkan pembicaraan dengan membahas maskot kartun anjing yang terpampang di truk makanannya, ia berkomentar bahwa gambar itu jelek dan kekanakan dan sama-sekali tak memiliki harga jual, “Cepat ganti saja gambarya...”

Bersamaan dengan itu, Jung-won tengah berdiri di dekat mereka.. ia terdiam kesal mendengar semua sindiran itu, karena gambar tersebut merupakan karyanya.

“Halmeoni... anda tak mengetahui apapun tentang seni, jadi jangan mengkritik gambarku seenaknya..” keluh Jung-won

Merespon keluhan Jung-won, Halmeoni malah memintanya untuk beremu dan mengobrol sempat mata dengannya. tak lupa, ia-pun menyuruh Jung-won untuk membawa beberapa hasil gambarnya.

03_3
03_4
03_5

Jung-won menyanggupi hal tersebut, kemudian ia menyerahkan sebuah amplop coklat berisi daftar menu dengan logo anjing buatannya.. Lalu, ia bergegas pamit pergi, dan tak sengaja ia terjatuh karena berjalan terburu-buru. Sejenak, ia mengeok kebelakang.. untuk memastikan bahwasanya tak ada orang yang memerhatikannya--

03_6

Hari telah larut malam.. setelah menyeselaikan pekerjaan rumahnya Jung-won berbaring di kasur, tetapi ia terlihat gelisah, seakan-akan ia melupakan sesuatu. Beberapa saat kemudian, ia langsung terbagun, karena teringat apa yang telah dilupakannya..

04_1

Kemudian, ia bergegas berganti pakaian dan mengajak Hae-sung untuk pergi keluar bersama dengannya.

04_2
04_3

Sementara itu, di rumahnya.. terlihat Min-joon yang belum bisa tidur. Sesaat setelah terbaring di kasurnya, ia bangun lagi hanya untuk merapikan selimutnya. Kemudian ia kembali berbaring. Dan bersamaan dengan itu bel rumahnya berbunyi.

04_4
04_6

Ternyata.. hal yang hampir dilupakan oleh Jung-won adalah ulang tahunnya Min-joon. Tepat pukul 12 malam, mereka datang membawakan kue dan meminta Min-joon untuk meniup lilin yang tertancap di atas kue ulang tahunnya.

04_7
05_1

Tersentuh.. Min-joon ‘pura-pura’ menagis, dan itu membuat Jung-won menyindir sikap-nya semakin ‘jago’ melucu setelah menjalani bisnis Truk makanan. Selanjutnya, mereka bermain games ini dan itu.. dan kebetulan, Min-joon sangat beruntung hingga terus-terusan menang. Ia tertawa bahagia, karena memiliki banyak kesempatan untuk menyentik dahi mereka dengan sangat keras.

“Sejak kecil.. aku sangat ingin melakukan hal ini bersama dengan teman-temanku. Berjalan sepanjang malam, dan tertawa lepas bersama dengan mereka. Terimakasih, karena kalian telah mewujudkan hal itu hari ini..”

05_2

Sesampainya di rumah.. Jung-won dan Hae-sung merasa sangat kelelahan, karena menemani Min-joon semalaman ini. Meskipun demikian, mereka sangat senang.. karena bisa membuat Min-joon terlihat begitu bahagia.

Tetapi, dibalik kebahagiaan itu.. mereka sama-sama menyimpan rasa bersalah karena tak memberitahu yang sebenarnya kepada Min-joon. Untuk itu, mereka berniat untuk memberitahu Min-jon yang sebenarnya, esok hari--

05_3
05_4

Di pagi hari, Min-joon mendatangi kediaman Jung-won, untuk memberikan dompet Jung-won yang kemarin tertinggal di rumahnya. Tetapi.. belum sempat naik keatas.. dari bawah ia melihat Jung-won yang tengah mengobrol dengan Ho-bang.

05_5
05_6


Detik itu.. Min-joon mengingat kembali, momen pembicaaraannya dengan Ho-bang dan juga momen ketika Jung-won menangis sendirian... dan dari semua kejadian itu, ia menyadari bahwasanya siswa yang meninggal karena ditabrak oleh ayahnya adalah kekasih Jung-won semasa SMA...

05_7


||=========||||=========||||=========||||=========||

Untuk UPDATE Sinopsis, serta berita terkait drama dan film bisa add Akun Official LINE My-Eternal Story : @azk6919i

Tambah Teman

You Might Also Like

0 komentar

Don't forget to tell us what's on your mind ❤❤❤