SINOPSIS BRIDE OF THE WATER GOD Episode 9 [Bagian 1]

10:05

= SELURUH GAMBAR DAN KONTEN BERSUMBER DARI tvN =

image

Tepat setelah So-ah pergi meniggalkan gedung kantor, Hoo-ye mendapat telpon dari Bi-ryeom, yang kini tengah berada di lahan perkebunan.

image

“Nampaknya kau hidup dengan nyaman. Kau merawat banyak pepohonan dan bunga disini. Kukira kau ingin terlihat seperti orang yang baik..”

“Apa yang kau inginkan!”

“Aku hanya ingin mengetahui semuanya tentangmu, terutama mengapa tanda itu ada di tubuhmu!”

image

Tiba-tiba, yang berbicara ditelpon berganti menjadi gadis kecil buta yang ternyata bernama Min. Dia berbicara dengan Hoo-ye, mengatakan bahwa beberapa orang yang menyebut diri sebagai temannya Hoo-ye tengah berada disni.

Mendengar suara Min, membuat Hoo-ye jadi khawatir. Ia meminta Bi-ryeom untuk tidak membawa-bawa Min dalam urusan mereka. Karena saat ini juga, ia akan segera pergi kesana.


“Baiklah, lagipula gadis kecil itu memang tak ada kaitanya dengan hal ini..”



Telponnya ditutup, kemudian Bi-ryeom menyuruh Jin-geon untuk mengantar Min pulang ke rumahnya.

image

Dalam waktu sekejap, Hoo-ye telah tiba di perkebunan. Kedatangannya disambut dengan sikap dingin Bi-ryeom, yang menyebutnya makhluk munafik karena berusaha keras terlihat baik dihadapan manusia., terutama kepada gadis kecil yang bernama Min itu.

“Kenapa? Kau memiliki ‘perasaan’ terhadap bangsa manusia?” tanya Bi-ryeom

“Tidak.. dan aku-pun tidak memiliki perasaan apapun terhadap kalian..” jawab Hoo-ye

“Kita juga tidak memiliki rasa (peduli) apapun terhadapmu. Karena kita berbeda.. Aku membencimu dan akan terus membenci makhluk sepertimu!” ujar Bi-ryeom

image
image

“Karena.. aku berbeda dengan kalian.?”tanya Hoo-ye

“Iya.. sebut saja begitu..” jawab Bi-ryeom

Kemudian, Bi-ryeom bertaya mengenai asal-sul tanda yang terdapat di tubuh Hoo-ye. Bagaimana dan sejak kapan ia memilikinya?

Ternyata.. tanda itu didapatkan Hoo-ye ketika ia pertama-kali turun ke bumi. Dimalam itu, ketika ia berlari untuk meleamatkan diri, muncul sebuah kilat yang sangat kuat yang menyambar kearahnya. Akan tetapi muncullah seseorang yang menutupi badannya hingga kilat itu malah mengenainya. Semenjak saat itulah, ia memiliki tanda tersebut ditubuhnya.

“Kau membunuhnya?! Kudengar, kau bisa menghancurkan segala sesutu setelah kau menyentuhnya! Begitukah caranya kau membuktikan bahwa dirimu memiliki kekuatan yang hebat!” bentak Bi-ryeom

“Bi-ryeom, CUKUP!” teriak Moo-ra

image

BRIDE OF THE WATER GOD EPISODE 09

image
image

Di akhir episode sebelumnya, kita melihat Ha-baek yang berlari tergegsa-gesa setelah melihat sesuatu.. dan ternyata, yang dilihatnya adalah peta dari Imam-besar yang selama ini dicar-cari olehnya. Peta itu berada tepat dibalik peta Vanuatu yang terselip didalam balpoin milik So-ah.

image
image

Hoo-ye melanjutkan ceritanya.. ia menjelaskan, bahwa pria itu jatuh tak sadarkan diri, kemudian ia berlari meninggalkannya begitu saja. Saat itu, ia sangatlah ketakutan, yang ada dipikirannya hanyalah berlari secepat mungkin untuk bisa pergi meninggalkan tempat itu.

image

“Jadi, kau tega meniggalkan Joo-dong yang telah menyelamatkanmu!?” bentak Bi-ryeom

“Kenapa menyalahkanku? Bukan aku yang membuat kilat itu!” tegas Hoo-ye

Bi-ryeom sebagai dewa langit, menegaskan bahwa kilat ciptaannya tak akan bisa melukai bangsa dewa. Bearti, Joo-dong kolap bukan karena kilatnya: “Pasti kau telah melakukan sesuatu kepadanya!!!”

image

Tiba-tiba, Moo-ra mendapatkan telpon dan sepertinya telpon itu dari Ha-bak yang memberitahukan mengenai peta-nya yang telah ditemukan.

image
image

Ha-baek terus memerhatikan peta itu, So-ah yang berada disampingnya sempat bertanya-tanya mengapa peta itu bisa berada padanya. Ternyata.. di saat kemunculan Ha-baek, bertepatan dengan saat dimana So-ah tengah melihat peta Vanuatu miliknya. Peta milik Ha-baek terserap masuk didalam peta milik So-ah.. Begitulah ceritanya.

image

“Jadi, sekarang kamu bisa pulang?” tanya So-ah dengan nada rendah

“Ya begitulah..” jawab Ha-baek

“Selamat.. semua kerja kerasmu akhirnya terbayar. Sebentar lagi kamu bisa hidp dengan bahagia” ucap So-ah dengan pilu

image

“Hffftt.. tapi kau tak akan bisa mengundangku di acara penobatanmu, ‘kan? Sungguh, pertemanan kita selama ini tera sia-sia saja..” keluh So-ah

image

Hari berubah gelap, Ha-baek berjalan dengan So-ah menyusuri tempat yang dalam peta digambarkan sebai lokasi dimana Joo-song berada. Ha-baek bertanya mengenai hubungan diantara Hoo-ye dan So-ah, ia kemudian memperingatkan So-ah untuk terus berhati-hati..

“Kenapa? Justru dia (Hoo-ye), bisa membantuku lebih banyak daripadamu!” ujar So-ah

“Kamu tak boleh menilai seseorang hanya dari penampilan luarnya saja..” ucap Ha-baek

“Tenanglah.. aku ini seorang psikiater. Aku bisa melihat sifat seseorang dan menurutku, Hoo-ye bersikap hampir sempurna seperti manusia biasanya..” papar So-ah

“Kelihatannya, kamu itu orang yang sangat mudah untuk ditipu..” celetuk Ha-baek

18_1
18_2
18_3

Tak sengaja, S-ah menendang bebatuan yang membuatnya hampir terjatuh. Ha-baek mengulurkan tangannya, akan tetapi So-ah lasngsung menolak: “Aku bisa berjalan sendiri..” ujarnya

image

Mereka, sampai disebuah lapangan kosong, dimana terdapat seorang pri ayang tengah sibuk menggali tanah.

“Apa yang sedang kau lakukan!!!” teriak Ha-baek

Pria itu berbalik kearah Ha-baek (Yupssss.. dia biksu dari episode pertama), dia hanya tersenyum kemudian menatapnya heran dan bertanya: “K.. kau mengenaliku?”

20_1
20_2

So-ah merasa ketakutan, ia-pun bersembunyi dibalik badan Ha-baek.Semetnara pria itu terus menatap Ha-baek dan lanjut bertanya, apakah Ha-baek mengenalinya?

“Mengapa aku sangat terikat dengan bumi? Mengapa aku sangat senang melakukan hal seperti ini?” tanyanya

============================================================
image

Berpindah ke apartemen Bi-ryeom, Ha-baek membawa pria itu kesana.. karena ternyata, pria tersebut merupakan Joo-dong. Dia dewa bumi yang selama ini mereka cari-cari.... namun saat ini, Joo-dong kehilangan ingatan dan juga kekuatannya.

image

“Kau pindah agama..” celetuk Bi-ryeom sembari memeluk Joo-dong yang terus saja mengucap mantra doa-doa

Moo-ra lansgung menanyakan keberadaan batu dewa miliknya, akan tetapi Joo-dong tak mengetahuinya. Bi-ryeom langsung maruh tagannya dibelakang kepala Joo-dong yang seketika membuatnya tak sadarkan diri.

“Tenang saja.. dia hanya akan tertidur dalam beberapa hari..” ucap Bi-ryeom

image
image

“Mengapa kau masih ada disini?” tanya Moo-ra kepada So-ah, yang kemudian menyuruhnya untuk segera pergi. So-ah sadar-diri, ia-pun berjalan pergi. Akan tetapi, sebelumnya ia mengomeli Moo-ra karena terus saja bersikap tidak sopan kepadanya.

“Dengar yaa, manusia rendahan! Aku ini Dewi tercantik di negara air----” belum sempat Moo-ra menyelesaikan kalimatnya, So-ah memotong dan hanya mangatakan “Ya..ya..ya..”

image
image
image

Setelah itu, So-ah pergi meninggalkan tempat ini, sembari terus menggerutu, mengeluhkan sikap Moo-ra yang sangat menjengkelkan.

image
image

Kepada yang lainnya, Moo-ra mengatakan bahwa pernyataan Hoo-ye terbukti benar... “Dia sama-sekali tidak membunuh Joo-dong!”

“Sekarang kau membelanya?” tanya Bi-ryeom

“Tidak, aku tidak membelanya! Aku hanya ingn menegaskan, kalau dia tidak ada kaitannya dengan hal ini! Dari dulu, aku sudah meminta kalian untuk tidak menganggu makhluk itu. Aku menyuruhmu(Ha-baek) untuk berpura-pura tidak mengenalinya, dan aku juga menyuruhmu(Bi-ryeom) untuk menghindarinya!” papar Moo-ra

image

Ha-baek berdiri melihat pemandangan malam, nyala lampu menghiasi langit Korea di malam yang gelap ini. datanglah Moo-ra, ia mengeluhkan dunia manusia yang memili dunia malam, semetara dunia dewa hanya memiliki siang dan malam yang sama saja.

“Bi-ryeom pasti sangat senang tinggal disini.. bagaimana denganmu?” tanya Ha-baek

“Selain karena pakaiannya yang indah, tak ada hal lain yang membuatku betah untuk tingggal disini. Sejujurnya, aku ingin segera pulang..” jawab Moo-ra

image
image

“Kita telah menemukan Joo-dong. Kenapa kau terlihat tidak bahagia?” tanya oo-ra

“Aku bahagia..” jawab Ha-baek yang menegaskan bahwa dirinya juga ingin segera pulang ke asalnya. Akan tetapi, ia dihantui rasa penasaran mengenai jawaban dari pertanyaan yang diajukan imam besar kepadanya: “Mengapa ketiga batu dewa itu disimpan di dunia manusia..”

image

“Mengapa kau memikirkan pertanyaan itu? Dia (imam-besar) selalu memberikan pertanyaan, yang dia sendiri tidak ketahui jawabannya. Jika kita mengetahuinya, maka dia bukanlah Imam-besar lagi..” ungkap Moo-ra

“Seperti itukah?” tanya Ha-baek

“Akan kuberitahu jawabannya!” ucap Moo-ra yang kemudian menceritakan bahwasanya tujuan batu itu disimpan di dunia manusia adalah karena, raja berikutnya perlu mempelajari sifat dan tingkah laku manusia di bumi. Bagaimana dan mengapa seorang manusia melakukan ini dan itu... dan seperti apa dampaknya.

34_1
image

“Tetapi, kau telah mempelajari semua itu 1200 tahun yang lalu!” tegas Moo-ra

Pada saat itu, mereka mengasihani seorang wanita dari bangsa manusia. Mereka merawatnya dan memperlakukannya dengan baik.. akan tetapi, setelah diberi anugerah keabadian, wanita itu menunjukkan sifat asli manusia yang serakah dan, bodoh sekaligus kejam. Dia membalas kebaikan yang didapatkannya dengan sebuah pengkhiantan yang membuat alam para-dewa merasa sangat murka kepadanya.

Ha-baek tak berkomentar apapun, sementar Moo-ra melanjutkan perkataannya.. ia menperingatkan Ha-baek untuk tidak melakukan kesalahan yang sama untuk kedua kalinya.

Moo-ra mengingatkan, setelah dinobatkan mejadi Raja Ha-baek tak perlu lagi memikirkan So-ah, “Meskipun dia beruntung karena dekat denganmu, tetap saja dia hanya sebatas butiran debu yang tidak ada harganya..”

image

So-ah menemui Yeom-mi di tempat ‘praktik’-nya. Dia terus menggerutu, menceritakan kekesalannya terhadap ini dan itu. Yeom-mi balik menceramahinya, ia mengingatkan bahwa orang seperi So-ah tidak cocok untuk menjadi seorang piskiater.

“Duh.. aku hanya memiliki dua orang teman, dan keduanya sangatlah cerewet!” keluh So-ah

“Sang-yoo melakukan itu karena dia sangat mengkhawatirkanmu. Dia bahkan mengenalimu lebih daripada dirimu sendiri..” ungkap So-ah

“Tapi, melihatnya selalu mengingatkanku kepada ayahku yang mengabaikan keluarganya hanya untuk merawat anak lain!” keluh So-ah

“Lantas, apakah kamu benar-benar ingin dia(Sang-yoo) pergi dari kehidupanmu?” tanya Yeom-mi yang langsung membaut So-ah tersedak

image
image

So-ah mengalihkan pembicaraan, ia mengajak Yeom-mi untuk pergi ke karaoke dengannya. Tetapi Yeom-mi menolak, karena ia ingin segera pulang untuk menonton acara TV favoritnya.

image
image
image

Terpaksa.. So-ah berjalan pulang sendirian. Ia berpapasan dengan bebrapa pasang kekasih yang terlihat sangat mesra, kemudian disalah satu kafe ia melihat anak SMA yang tengah tertawa riang, merayang ulang tahun teman mereka. Orang-orang disekitarnya terlihat bahagia, tetapi saat ini perasaan So-ah terasa sangat hampa..

image
image

Ia duduk sendirian di ayunan, kemudian mencoba untuk menelpon Sang-yoo dan mengajaknya ke karaoke. Tetapi menyedihkan, karena Sang-yoo sudah memiliki janji dengan temanny ayang bernama Hyung-shik.

image

Pada akhirnya.. So-ah berjalan sendirian menuju rumahnya. Ia melewati gang tempat Ha-baek selalu berdiri menunggunya.. “Duhh... biasanya juga aku lewan sini sendirian..” gumam So-ah yang secara tidak sara berharap ada Ha-baek yang tengah menunggunya seperti biasa.

image

Sejenak, So-ah terdiam.. ia berdiri tepat dihapan tembok dimana tulisah namanya dan nama Ha-baek masih terukir dengan jelas. Ia melihat keatas dan agak dibuat terkejut setelah melihat lampu rooftop menyala.

image

So-ah segera berjalan menuju rumahnya, dan ponselnya berdering. Telpon itu dari Ha-baek, ia mengangkatnya, dan berasaam dengan itu ia melihat Ha-bak yang berdiri tepat di hadapannya.

image
image

HA-BAEK : “Kenapa kau baru pulang?”

SO-AH : “Kau bilang tak akan bisa pulang kerumah malam ini. Apakah ingatannya(Joo-dong) sudah pulih?”

HA-BAEK : “Belum.. mereka bilang, butuh beberapa hari lagi..”

SO-AH : “Lantas, kenapa kamu pulang kesini?”

image

Ha-baek berjalan menuju pintu depan rumah So-ah, “Untuk menyalakan lampu..” ucapnya

image
image

So-ah berjalan mendekati Ha-baek kemudian memegangi jas-nya, bersamaan dengan itu air matanya menetes perlahan

“Kenapa menangis?” tanya Ha-baek

“Aku sedang tersenyum..” jawab So-ah yang kemudian memeluk Ha-baek dari belakang

image
image
image

Sejenak Ha-baek terdiam, kemudian ia menghadap So-ah dan berjalan mendekat. Akan tetapi, So-ah melangkah menjauhinya, kemudian meminta maaf dan pamit untuk segera memasuki rumahnya.

image
image

===================================================================
image

Dipagi hari, Hoo-ye terduduk sendirian di halamannya. Ia teringat perkataan Bi-ryeom yang menyebutnya memiliki kekuatan untuk menghancurkan seluruh benda dengan tangannya.

image
image

Dengan ragu, Hoo-ye hendak menyentuh beberapa bunga yang tertanam disana. Dan tepat setelahnya.. bunga-bunga yang segar itu, berubah menghitam dan mengerut layu.

image

Disaat yang bersamaan, Ja-ya tengah berdiri dibalkon dan ia melihat kejadian barusan dengan mata-kepalanya sendiri. Ketika Hoo-ye melihat kearahnya, ia lansgung berlari dan bersembunyi dibalik tembok..

image

Ia sendiri merasa kebingungan.. mengapa bunga-bunga itu layu? Apa yang baru saja dilakukan oleh Hoo-ye? Mengapa bisa seperti itu?

63_1
63_2

Ketika Ho-ye tengah berdiri sendirian diruangannya, datanglah Ja-ya yang langsung bertanya kepadanya, mengapa bunga-bunga itu menjadi layu setelah disentuh olehnya?

image

“Aku ini lulusan fakultas kedokteran.. aku belajar sains, dan aku mengetahui pastoi bahwa fenomena tadi bukanlah sesuatu yang bisa dijelaskan secara ilmiah!” ungkap Ja-ya yang seketika membuat Hoo-ye gemetar, tak bisa mengatakan apapun.

Ketika suasananya semakin menegangkan, Ja-ya malah mengatakan sesuatu yang tentunya diluar dugaan kita semua. Ia menyebut Hoo-ye bisa melakukan hal aneh itu dengan ‘magic’

“Kau memang luar-biasa, kau sangat berbakat.. kau masih sempat mempelajari hal-hal lain seperti sulap.. Tapi kenapa kau malah membuat bunga-bunga itu mati?” tanya Ja-ya

65_1
65_2
65_3

Hoo-ye tak menjawabnya, namun ia terlihat memendam emosi yang cukup besar. Tiba-tiba ia melingkarkan tangannya ketubuh Ja-ya yang terlihat seperti memeluknya, padahal sebenarnya ia tengah menahan tangannya sendiri yang perlahan mengeluarkan asap hitam.

66_1
66_2

Ja-ya terlihat bingung, ia tak memhami maksuk dari sikap Hoo-ye kepadanya ini.. ia tak mampu mengatakan apapun kemudian berjalan pergi begitu saja. Setelah itu.. muncullah Joo Geol-rin yang ternyata, sedari tadi tengah bersembunyi di bawah meja.

“Kau telah melakukan hal yang tepat..” ujar Geol-rin

66_3
67_1
67_2

Ja-ya berjalan menaiki tangga.. ia berpapasan dengan Sektretaris Min yang tentu saja lansgung bertanya mengapa wajahnya terlihat pucat? Pakah karena kelelahan?

Ja-ya mengabaikannya, seolah-olah ia tak mendengar apapun dan terus melanjutkan langkahnya pergi..

image

Ternyata, Joo Geol-rin mengenali Hoo-ye secara pribadi, jauh semenjak Hoo-ye masih dikurung di dunia para-dewa.

GEOL-RIN : “Kau melarikan diri?”

HOO-YE : “Aku dibuang..”

GEOL-RIN : “Setelah mengambilmu dari ibumu, kenapa dia membuangmu?”

HOO-YE : “Mengapa kau datang kesini? Kukira kau sudah melupakanku, karena dulu kau tiba-tiba tidak mendatangiku lagi di gua itu..”

GEOL-RIN : “Aku datang kesini 500 tahun yang lalu,.. aku harus melarikan diri karena memiliki masalah dengan dewa dari negara air. Dan ketika Ha-baek menujukkan batu berdarah itu, aku lansgung mengingatmu.. aku sagat mengkhawatirkanmu.. tapi syukurlah, karena kau hidup dengan nyaman..”

HOO-YE : “Ini karena aku bertemu dengan orang-orang yang baik...”

image

GEOL-RIN : “Yah.. kau sangat beruntung. Sekarang kau bahkan bisa mengontrol kekuatanmu sendiri. Dulu aku pernah mengatakan ‘duri harus dicabut, agar sebuah pohon bisa tumbuh dengan baik’. Sekarang aku menyesali perkataanku itu, karena kau dikurung didalam gua selama lebih dari 3000 tahun, yang pastinya membuatmu merasa putus-asa akan kehidupanmu sendiri.. Setelah melihat kondisimu yang sekarang, aku merasa tenang.. daku akan pergi dan tak akan menemuimu lagi..”

image

“Tunggu.. aku penasaran akan sesuatu. Ha-baek bersama dengan seorang wanita dari bangsa manusia. Dan sepertinya, wanita itu, mengetahui identitas Ha-baek dan beberapa dewa yang lainnya.. Jadi siapa dia?” tanya Hoo-ye 

image


||=========||||=========||||=========||||=========||

Untuk UPDATE Sinopsis, serta berita terkait drama dan film bisa add Akun Official LINE My-Eternal Story : @azk6919i

Tambah Teman

You Might Also Like

0 komentar

Don't forget to tell us what's on your mind ❤❤❤