SINOPSIS BRIDE OF THE WATER GOD Episode 14 [Bagian 2]

16:02

= SELURUH GAMBAR DAN KONTEN BERSUMBER DARI tvN =

image

Hoo-ye terdiam.. kemudian So-ah memintanya untuk tetap menjadi seorang manusia saja, “Anda lebih cocok untuk menjadi seorang manusia. Anda membantu banyak orang, banyak anak kecil yang anda sokong kehidupannya, anda juga membantu orang-orang yang sakit. Begitu banyak, orang yang telah anda selamatkan dan mereka semua menganggap anda sebagai Dewa-nya mereka. Segala kebaikan yang selama ini anda lakukan, merupakan tugas seorang Dewa. Anggaplah Dewa melihat semuanya dari atas, mereka hanya bisa melihat sebagian kecil, manusia yang menolong manusia lainnya di sebuah planet kecil yang dinamakan bumi.. mungkin, Dewa hanya bisa mengatakan ‘aigoo-yaa.. aku sangat sibuk, terimakasih karena telah membantuku. Kerja bagus, semoga hidupmu sejahtera.’...... Dulu aku sempat mengatakan padamu, bahwa pohon-pohon yang kamu tanam ada menjadi hutan yang lebat... hidup yang selama ini kamu jalani, tak akan pernah lenyap begitu saja. Jika anda memilih untuk melanjutkan hidup sebagai seorang manusia, aku akan terus berada disampingmu.. Apapun yang terjadi, aku akan tetap berada disampingmu, aku akan menjadi Dewi pelindungmu..”

Dengan suaranya yang bergetar.. Hoo-ye berkata: “Aku---”

01_4
01_5

Belum sempat kalimatnya selesai, datanglah Ha-baek yang langsung memanggil dan menghampiri So-ah., untuk segera mengajaknya pergi, bahkan tanpa pamit kepada Hoo-ye terlebih dulu...

01_6

Disepanjang perjalanan Ha-baek hanya diam tak berbicara sepatah katapun, yang membaut So-ah jadi bingung sendiri. Ia-pun memberikan penjelasan bahwa dirinya merupakan seorang psikiater yang tugasnya mendengarkan cerita orang lain, “...apa kamu bersikap seperti ini karena cemburu? Tidak pernah ada yang cemburu kepadaku, jadi.. aku tak bisa mengtahui pasti apakah tingkahmu ini karena cemburu atau bukan..”

02_1
02_2
02_3

Tanpa mengatakan apapun, Ha-baek hanya menganggam tangan So-ah dengan erat..

02_4
03_1

Sesampainya di rumah, So-ah mengkhawatirkan kondisi Ha-baek yang tadi kelaparan, “Sudah terlalu malam untuk memasak kari..” gumamnya.

Bukannya memikirkan makanan. tiba-tiba Ha-baek mencium So-ah dalam tetnggak waktu yang cukup panjang.. ketika So-ah duduk di sofa, Ha-baek melepas ciumannya dan berkata, “Cukup.. sampai disini saja..”

03_2
03_3
03_4

“Kenapa?” celetuk So-ah yang seketika memicu reaksi keheranan dari Ha-baek, “Haruskah kita melanjutkannya lagi?”

“Tidak..tidak..” jawab So-ah

“Permen tak boleh dimakan semuanya sekaligus..” ujar Ha-baek

“Hah?”

“Sampai jumpa besok..”

Ha-baek naik keatas, sementara So-ah hanya bisa menggerutu, mengeluhkan sikap Ha-baek benar-benar terlihat seperti seorang playboy.

03_5
03_6

Sebelum masuk ke kamarnya, Ha-baek secara diam-diam.. sempat mengintip So-ah. Berkali-kali ia menghela nafasnya, pertanda jikalau dia juga merasa ‘nervous’ setelah melakukan hal barusan..

04_1

Di pagi hari, ketika matahari baru terbit.. Ha-baek berolahraga, melakukan push-up hingga ratusan kali. Ditemani Sooo-ri yang dibuat kebingungan akan tingkah ‘aneh’ yang dilakukan Ha-baek pada pagi ini..

04_2

Sementara itu, So-ah tengah duduk di sofa sendirian.. kaki dan tangannya terus bergetar, tak henti-hentinya.. berbarengan dengan pikiranya yang terus teringat ciumannya tadi malam..

04_3
04_4

Tak lama kemudian, So-ah dibuat terperangah heran setelah melihat penampilan Ha-baek yang berjalan kearahnya dalam kondisi badan yang hampir sepenuhnya basah oleh keringat. Dalam pandangannya, Ha-baek terlihat memancarkan cahaya yang menyilaukan matanya..

“A...ada.. apa?”

“Aku baru berolahraga, jadi tubuhku berkeringat. Aku harus menggunakan tempat yang kalian sebut ‘kamar mandi’..”

“Apa kamu bilang? Kenapa kamu ingin menggunakan kamar mandi-ku? Kamu punya ‘bak’ mandimu sendiri..”

04_5
05_1

“Katamu, aku tak boleh terlalu sering  duduk ditempat itu.. Dimana kamar mandi-nya? Di lantai atas?” tanya Ha-baek yang kemudian berjalan menaiki tangga dan dengan sengaja ia melepas kemejanya dihadapan So-ah. 

Spontan, So-ah yang terkejut langsung menjerit.. membuat Ha-baek melirik kearahnya dan bertanya, “Kenapa?”

“Ttt.. ti.. tidak ada apa-apa kok.. Aku juga akan pergi ke klinik hari ini..” jawab So-ah dengan kikuk. 

“Baiklah.. nanti kita bisa pulang bareng..” ucap Ha-baek dengan santainya

05_3

“Aaahhhhh... pasti aku sudah gila... Lagipula, apa yang pria itu ingin lakukan kepadaku....” keluh So-ah degan nafas yang terengah-engah

Tiba-tiba ponsel So-ah berdering.. nampaknya, ada pesan masuk dari Hoo-ye yang memintanya untuk datang menumuinya sebagai psikiaternya.

05_4
05_5

Di dalam kantornya, Hoo-ye meminta Sekretaris Min untuk pergi ke Song-do menggantikannya. Tak lama kemudian, datangan Ja-ya.. Hoo-ye bertanya apa tujuannya datang kemari? Jika ingin membahas projek Block World, tak ada lagi hal yang ingin ia bicarakan dengannya.

Akan tetapi.. agak mengejutkan, karena ternyata Ja-ya datang untuk mengajak Sekretaris Min berbicara berduaan dengannya.

05_6
06_1

Ja-ya kesal, karena Sekretaris Min tak pernah mengangkat telpon darinya atau bahkan membalas chat-nya. Sekretaris Min juga merasa kesal pada Ja-ya yang telah menyalahgunakan informasin darinya untuk mengusik kehidupan So-ah.

“Janga-jangan.. kamu juga menyukai So-ah?!”

“Aku tidak menyukai siapapun.. Aku hanya ingin membuatmu berprilaku sebgai manusia yang baik..”

“Apa? ‘Manusia yang baik’ katamu?!”

Sekretaris Min bangkit dari tempat duduknya, dan sebelum pergi tak lupa ia memberitahu Ja-ya bahwa rencana ‘jahat’-nya itu telah gagal..

06_2

Di ruangannya, Hoo-ye  ditemani Min (si gadis kecil) yang tengah menggambar bunga dengan crayon-nya. Mereka terlihat sangat akrab.. dengan lembut Hoo-ye meuji gambar Min terlihat indah seperti bunga yang asli.

06_3

Tak lama kemudian, So-ah tiba disana.. ia menyapa mereka, dan akhirnya menyadari bahwa Min tidak bisa melihat. Ia-pun tetap bersikpa manis kepadanya dan memujinya sangat cantik. 

“Min.. ini Dokter Yoon..” ucap Hoo-ye

“Dokter? Kenapa dokter datang kesini?” tannya Min

“Ah.. dia dokterku..” jawab Hoo-ye

“Dokter Yoon?.. bukankah dia So ah-eonni yang pernah berbicara di telpon dengan paman?” tanya Min

“Ahh.. kau masih mengingatnya..” ucap Hoo-ye

“Eonni, paman sepertinya sangat me----” belum sempat Min menyelesaikan kalimatnya, Hoo-ye memberi kode untuk memintanya berhenti berbicara. Min memhami itu dan mengatakan: “Hmm.. berarti, hal ini rahasia yaa..”

07_1

Sayangnya, sekrang saatnya Min untuk pulang.. Karena sudah datang Sekretaris Min (Duhh, namanya sama. Jadi rada ribet nyebutnya yaa) yang akan mengantarnya pergi..

07_2

Kepada So-ah, Hoo-ye menceritakan bahwa Min, merupakan tetangganya sekaligus satu-satunya teman yang ia miliki. Kedua orang-tuanya telah meninggal dan Min tinggal bersama dengan neneknya yang 2 kali dalam satu bulan harus berobat ke dokter...

“Dia bisa menggambar dengan sangat baik, kukira dia menggunakan hatinya untuk melihat..” ungkap So-ah

“Matanya.. sebenernya akulah yang membuatnya seperti itu... selama beberapa tahun setelah aku datang ke dunia ini. Aku tak tahu, bagaimana caranya mengontrol kekuatanku. Aku tak tahu kapan dan bagaimana kekuatanku akan muncul, aku merasa begtiu cemas pada kala itu. Hari pertamaku berada di perkebunan, aku melihat Min dibawah selimutnya. Ketika neneknya tengah pergi keluar, ada seekor anjing di dekatnya. Aku mencoba menyingkirkan anjing itu,.. dengan kekuatanku anjing itu mati dan Min.. kehilangan penglihatannya.. Semenjak itulah, aku menganggap hidupnya Min seperti hidupku sendiri..” papar Hoo-ye

07_3
07_4

HOO-YE : “Yoon So Ah-ssi.. aku berubah fikiran. Kurasa bukan hal yang buruk untukku mencobanya, terlepas dari apapun tujuan yang diinginkan wanita ini..” 

SO-AH : “Maksudmu...?”

HOO-YE : “Hmmm.. kamu tak perlu memahaminya secara rinci..., Yoon So Ah-ssi, mungkinkah kita pernah bertemu sebelumnya?”

SO-AH : “Apa?”

HOO-YE : “Hanya saja.. aku rasa kita pernah melihat satu sama lain.. tapi dulu..”

07_5
07_6
08_1

Obrolan mereka tepotong, karena Sekretaris Min datang dan memberitahu Hoo-ye bahwa rapatnya akan segera berlangsung, Hoo-ye pamit dan mengajak So-ah untuk bertemu lagi nanti.

“Hah? Bertemu lagi ‘nanti’?” gumamnya

08_2

Soo-ri mendatangi Yeom-mi untuk melakukan pekerjaan paruh-waktunya.. tetapi Yeom-mi, malah terlelap tidur sembari mengingau berteriak: “Apa yang ingin kamu katakan?!”

08_3
08_4

Ternyata.. So-ah kembali datang dalam mimpinya.. kali ini, samar-samar So-ah mengatakan sesuatu : “Orang itu.. orang itu.. dialah yang menyelamatkanku. Tapi....”

Entah apa lanjutannya, karena masuklah orang yang dimaksud oleh So-ah. Akan tetapi.. lagi-lagi, di detik itu, Yeom-mi malah terbangun dari tidurnya.

08_5
09_1

Kepada Soo-ri ia menceritakan mimpinya, ia sendiri masih menduga bahwa pria yang datang bersama So-ah adalah Ha-baek.. 

09_2
09_3

Sementara itu, So-ah sendiri tengah sibuk mengepel lantai di kliniknya. Sang-yoo memberitahu bahwa pemilik bangunan yang baru, akan mengunjungi mereka sore ini.

“Begitukah? Bagaimana kita membersihkan tempat ini secepat itu.. Apakah kita punya makanan untuknya?”

“Palingan, aku akan membelikannya minuman dingin..”

Akan tetapi, Sang-yoo mendapat telpon dari Hyung-sik temannya, yang katanya tengah berada di rumah sakit karena ususnya bermasalah. Segera.. Sang-yoo pergi, bahkan tanpa pait kepada So-ah terlebih dahulu.

09_5
09_6
10_1

So-ah lanjut membersihkan kliniknya sendirian.. waktu semakin sore, tetapi ia kekurangan handuk basah.. ia-pun menelpon Ha-baek untuk membawakan handuk basah, sekalian menjemputnya kesini. 

Akan tetapi.. sebelum dan ketika tengah menelpon,.. bayang-bayang ketika Ha-baek tengah dalam kondisi basah kuyup terus terputar di kepalanya.  Beberapa kali, ia menjerit kaget yang tentu saja membuat Ha-baek bingung sendiri.. pada akhirnya, So-ah menyampaikan permintaannya kemudian buru-buru mengakhiri telponnya.

10_4
10_5

Ketika akan pergi, Bi-ryeom sudah berdiri menunggunya di ruang tengah, Ha-baek bertanya, bagaimana bisa dia masuk ke tempat ini?

“Pertanyaan yang aneh.. aku ini seorang dewa, aku bisa pergi kemanapun yang aku inginkan. Sebenarnya, aku tak ingin datang kesini. Hanya saja, Moo-ra yang memintaku untuk mendengarkan apa yang akan kau katakan padaku..”

“Jin-geon? Bagaimana keadaannya?”

“Dia baik-baik saja..”

“Apa yang dia katakan tetangku?.. Akulah yang menyebabkan Moo-myeon meninggal, tapi selama ini aku tak pernah mengetahuinya.. Dia (Hoo-ye) melakukan itu, pasti untuk melindungi Nakbin.. Popoknya, aku minta maaf, karena tidak mengetahui apapun tentang hal ini..”

“Aku belum bisa berfikiran sepertimu.. masih perlu waktu untukku memaafkannya..”

11_1

Bi-ryeom berjalan pergi, tetapi Ha-baek menahannya dengan mengatakan: “Tunggu dulu..”

11_2

Beberapa saat kemudian, Bi-ryeom telah berada didalam mobilnya bersama dengan Moo-ra yang dengan mudah bisa menbak, kalau tadi Ha-baek pasti meminta uang kepadanya, “Apakah kau memberikannya?”

“Tidak.. kubilang, zaman sekarang orang-orang tidak membawa uang tunai. Lalu dia memintaku memberikannya kartu kredit atau cincin berlian..”

“Lantas kau mengabulkan permintaannya?”

“Tentu saja tidak.”

“Baguslah, jangan pernah memberikannya uang sepeser-pun!”

“Kau-lah yang seharusnya berhenti menuruti keingingannya.. kau bilang tak ingin mengantarnya, tapi apada akhirnya kau mengantarkan Ha-baek ke perkebunan..”

“Itu kulakukan untukyang terakhir kalinya. Aku pastikan untuk membuatnya kembali secepat mungkin!”

11_3
11_4

Selesai Moo-ra berbicara, Bi-ryeom menatapnya, “Bolehkah aku menciummu lagi?” pintanya
“Dasar gila.. ingin aku meremukkan lidahmu?”

“Sekaliii.. saja...”

“Cepat nyalakan mobilnya!”

“Ohooo.. haruskah kita melakukan sesuatu yang lebih ‘nakal’ di rumah?” godanya

11_5
12_1

So-ah terlihat resah.. ia galau, apakah harus meminta Ha-baek untuk tidak datang menjemputnya hari ini? Tiba-tiba, ponselnya berbunyi.. dan Sang-yoo mengierimanya pesan, mengungkapkan bahwa dirinya masih diurmah sakit dan tak bisa membelikan minman dingin..

Terpaksa, So-ah berjalan sendiri ke sebuah minimarket di dekat kliniknya. Tak lama kemudian.. kita melihat Ha-baek tiba di klinik, dan disana sudah ada Hoo-ye yang menunggu didalam ruang konsultasi.

12_6

Mereka mengobrol.. Hoo-ye terlihat sangat tenang, dan ia menyapa Ha-baek seperti biasanya. Ia mengungkapkan bahwa dirinya datang kesini untuk menyapa So-ah pemilik bangunan ini,

“Aku penah mengatakannya kepada So-ah, tetapi aku akan mengatakannya lagi kepadamu. Aku ini ahlinya menunggu.. Tak ada yang bisa melawan hukum alam, cepat atau lambat, kau harus kembali. Sementara aku, akan tetap tinggal disini...”

“Terus?”

“Aku bisa melakukan hal yang tak bisa kau lakukan dengannya, karena kau sendiri tahu kalau kau harus kembali. Syukurlah aku memiliki segalanya.. ”

13_1
13_2

Ha-baek kelihatannya mulai marah, untung saja So-ah tiba saat itu.. Ia tak mengerti mengapa oo-ye bisa berada disini, padahal mereka tak ada jadwal konseling.

“Seharusnya, kau tahu kenapa aku berada disni..”

Ha-baek tak suka melihat So-ah berbicara dengan pria lain. Ia menyerahkan kunci klinik kepada Hoo-ye, “setelah pergi, jangan lupa kunci pintunya kemudian kuncinya simpan di pot..” tukasnya yang kemudian menarik So-ah pergi dari tempat ini..

13_3

Mereka bepergian dengan mengendarai mobil., sepanjang perjalanan, lagi-lagi Ha-baek tak mau mengatakan apapun.

“Ini karena cemburu ‘lagi’? Ngomong-ngomong, kamu terlihat lebih mempesona ketika kamu cemburu seperti ini.. Kamu juga terlihat lebih tampan ketika marah..” goda So-ah

13_4
13_5

Karena tak memiliki tujuan pasti, So-ah mengajak Ha-baek untuk pergi melihat matahari terbenam. Merekapun pergi ke pesisir sebuah pantai yang cukup indah..

Tak terasa.. siang perlahan berganti malam, ditandai dengan terbenamnya matahari.. mereka berdua duduk diatas mobil, sembari menyaksikan pemandangan alam yang sangat indah ini..

14_1
“Sejujurnya, aku pernah daang kesini bersama dengan ayan dan ibuku, ketika aku masih kecil. Tapi dulu.. aku tak merasakan hal yang seperti ini.. Ayahku terus mengatakan, kalau ia merasa tidak tenang, karena meninggalkan anak-anak yang lain di rumah dan itu membaut ibuku marah. Mereka terus berdebat,....”
14_2
14_3

So-ah melihat wajah Ha-baek yang terlihat serius memikirkan seuatu, “Apa yang kamu fikirkan?” tanyanya

“Besok.. dan besok harinya lagi.. kemudian sehari setelah besoknya lagi.... Hari ketika aku tak lagi bersama denganmu...”

“Bisakah, kita memikirkan tentang hari ini saja.. waktu itu, kamu mengatakan sesuatu yang keren. Katamu, orang-orang bisa hidup bahagia hanya dengan memorinya dalam satu hari itu saja..”

“Aku mengatakannya? Kapan?”

“Kamu pernah mengatakannya, waktu itu..”

14_3_a

Matahari hampir terbenam sepenuhnya.. So-ah mengatakan pepatah yang menyebut bahwa : segala sesuatu yang pudar bersama dengan matahati, akan disebut sebagai sejarah.. dan sesuatu yang dimandikan dibawah sinar rembulan akan menjadi mitos, “...Itu artinya, kisah kita akan menjadi sebuah mitos..” ucap So-ah

Setelah mendengarkan cerita So-ah dengan penuh perhatian, perlahan Ha-baek menatapnya kemudian menciumnya..

14_4

===================================
14_5

Episode ini, ditutup dengan memperlihatkan adegan setelah So-ah terjatuh kelaut  di tahun 2018.. Sama dengan yang kita lihat di awal episode pertama...

::: NOTES :::

Apa dulu nih yang mau dikomentarin?

Kalian masih sebel sama Bi-ryeom gak? Akusih masih tapi engga pake ‘banget’.. motifnya karena rasa bersalah, tapi dia sendiri juga banyak salahnya. Bukan hal yang mudah untuk memaafkannya..

Lagian menurutku, yang paling salah itu Kaisar langit. Kenapa Hoo-ye harus dipisahkan dari ibunya, jika pada akhirnya dia malah dikurung dan dibuat menderita karena hidup kesepian di dalam gua?
Ayahnya Hoo-ye itu dari negara langit, berarti ada kemungkinan.. Hoo-ye sama Bi-ryeom itu adek-kakak? *cuman kemungkinan loh yaaaa

Kita belum pernah tahu siapakah ayahnya Hoo-ye, dan baru episode ini kita juga lihat wajah ayahnya So-ah. Mungkinkah.. ayahnya So-ah ini masih hidup? Apakah dia manusia biasa, atau jangan-jangan... manusia luar biasa? Heheheheh..

Ohiyaa, suara yang didenger Hoo-ye ketika So-ah memeluknya.. Mungkinkah, itu suara ayahnya So-ah? Kalau iya, berarti sebelumnya Hoo-ye memang pernah bertemu dengan So-ah.. Itu suara laki-laki soalnya. Padahal, kalau suara perempuan, entar nyangkanya So-ah itu reinkarnasi Nakbin. Eh tapinya, Nakbin kan dikutuk tidak akan pernah bisa reinkarnasi lagi.. jadi So-ah seharusnya enggak ada hubungannya sama Nakbin. Tapi.. siapa tahu, ada keajaiban?

Terus kira-kira, orang yang nyelamatin So-ah itu siapa? Yang terus-terusan muncul di mimpinya Yeom-mi? Kalau dari spatunyanya sih.. kayaknya itu bapak-bapak? Mungkin ayahnya So-ah?
Katanya Kang Ha-neul, bakalan jadi cameo. Kira-kira dia jadi siapa? Kaisar langit? Apa temennya Sang-yoo yang namanya Hyung-shik itu?

--------------------------------
Kalau dari clue-clue yang diperlihatkan.. tebakan paling gampang buat ending drama ini adalah: So-ah lompat ke laut, tapi dia hidup lagi di negara air.. ketemu sama Ha-baek dan hidup bahagia selamaya..

*happy ending sih, tapi terlalu ketebak banget gak sih? Kalian punya tebakan lain gak endingnya bakalan kayak gimana? Wkwkwk..

Tapi drama ini judulnya aja “Bride of The Water God”, seharusnya ada pernikahan dong. Apakah ceritanya bakalan ngikutin Goblin, yang married dulu terus mati terus hidup lagi..?
Minggu depan tamat nih.. yok maen tebak-tebakan ending, heheheheh---

-----------------------------------
Ohiyaa, mumpung inget nih. Kemaren kan iseng-iseng bikin polling ‘couple favorit’ di OA LINE, dan yang paling banyak penggemarnya adalah couple ‘Ha Baek ❤ So Ah’. Voting yang masuk 110 suara : 73 dari pendukung ‘Ha Baek  ❤ So Ah’ terus 37 suara dukung ‘Bi Ryeom  ❤ Moo Ra’
Eonni pilih yang mana? Eonni sih kalo couple, lebih seneng ‘Bi Ryeom  ❤ Moo Ra’, hehehehe..

::: TO BE CONTINUED :::

||=========||||=========||||=========||||=========||

Untuk UPDATE Sinopsis, serta berita terkait drama dan film bisa add Akun Official LINE My-Eternal Story : @azk6919i

Tambah Teman

You Might Also Like

22 komentar

  1. Ngikutin drama ini cuma demi kristal sama gong myung, ����

    ReplyDelete
    Replies
    1. Scene mereka gak banyak, tapi mereka emang kece badaii ☺☺☺

      Delete
  2. Kalo aq suka Moira Ama Bi ryeom. Bikin deg degan. Apalagi liat bi ryeom yang imut Ama tampan hehehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Si Bi-ryeom meskipun sifatnya picik, tapi kalau dia udah senyum.. wajahnya berasa polos tak berdosa gitu loh.. senyumannya Gong-myung, jadi pesona utamanya dia

      Delete
  3. Happy ending ga sih? Liat bajunya habaek pakai jas cream dah kaya baju weding gt. Previewnya kasi clue kalau habaek ga balik dia bisa mati egh tapi itu dewa2 lainnya bisa hidup mpe tua di bumi. Habaek pernah bilang apa permintaan soah 1x soah dah bilang ke habaek supaya ga pergi liat di preview 15. So semoga happy ensing

    ReplyDelete
    Replies
    1. Harusnya sih happy ending... entahlah, kitamah cuman bisa tetebakan aja..

      Delete
  4. Tebakan gw ceo shin yang nolongin soah..soalnya dia bilang pernah jumpa dengan soah kan

    ReplyDelete
    Replies
    1. bisa jadi sih.. tai itu kaki size-nya agak gede. makanya aku mikir dia bapaknya So-ah

      Delete
    2. Duhh sampe typo, 'tai = tapi' maksudnya...

      Delete
  5. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  6. bisa jadi wktu bapaknya si so ah nampunh anak' gelandangan di rumahnya hoo ye termasuk slah satu anak yg tinggal dsna juga,berarti ada kemungkinan hoo ye ketemu so ah wktu kcil,,,smoga aj endingnya happy ending

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tapi kalau kayak gitu, seharusnya Hoo-ye inget (?)

      Delete
  7. Hehe sama eonnie aku juga lebih suka Moora & Bi ryeom couple, bikin deg degan gitu liatnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaa kan chesmistry mereka lebih kuat soalnya *menurutku sih gitu

      Delete
  8. Yg nolongin so ah...si hoo yee
    Krn liat dri celana dan sepatu nya..dan cara berjalan nya.
    Dan d preview eps 15 pun hoo yee blg dia ingin mengatakan sesuatu.
    Itu lh yg mau d katakn nya klu dia yg nyelamatkan nya.

    ReplyDelete
  9. Aq juga suka couple biryeommoora..

    ReplyDelete
  10. Kata2 so ah yg diucapin ke hoo ye bener itu jg kata2 bapakny so ah. Aku inget suara pemeran bpkny so ah itu coz dia dl main di secret garden jd bpkny gil ra im..

    ReplyDelete
  11. Eps 15 nya kak:D

    ReplyDelete

Don't forget to tell us what's on your mind ❤❤❤