SINOPSIS BRIDE OF THE WATER GOD Episode 12 [Bagian 2]

15:08

= SELURUH GAMBAR DAN KONTEN BERSUMBER DARI tvN =

image

Di klinik, Sang-yoo memberikan kopi kepada Hoo-ye yang siang ini memiliki jadwal konsultasi dengan So-ah. Sang-yoo terus berbicara, memintanya Hoo-ye untuk menjaga So-ah.. ia bahkan menceritakan mengenai kencan-buta yang dilakukan So-ah, selain itu ia juga menceritakan masa lalu So-ah yang seringkali diejek teman-temannya, dengan disebut seperti gembel karena tinggal bersama dengan anak-anak gelandangan.

“Kami terlalu banyak melukai hatinya.. karena ayahnya terlalu sibuk mengurus kami..”

Semua hal itu, membuatnya sangat mengkahwatirkan So-ah. Tetapi apabila So-ah telah menemukan pasangan hidupnya, maka Sang-yoo akan pergi dan mencari kebahagiannya sendiri..

01_1
01_2

Tak lama kemudian So-ah datang, dan ia-pun mengajak Hoo-ye untuk masuk kedalam ruanganannya. Sebelum memulai sesi konselingnya, terlebih dahulu So-ah meminta maaf ‘lagi’, atas perbuatan Ha-baek tempo hari. Hoo-ye sudah tak mempermasalkan hal itu, lagipula dirinya sadar kalau ia-pun mesti meminta maaf kepada So-ah.
image

Hoo-ye mengalami gangguan tidur, ia sering mengalami mimpi-buruk yang berkaitan dengan masa lalunya. So-ah memberi saran supaya ia mengalihkan ikirannya, tetapi hal itu agak sulit jika dipraktekan.

“Bagaimana kalau berbagi cerita tentang masa lalu anda kepadaku saja..?” pinta So-ah

Hoo-ye berkata jujur, dengan mengakui bahwa dirinya sangat sulit untuk menceritakan semuanya. Ia hanya bisa menceritakan, bahwa mimpi buruknya ini muncul, setelah datang beberapa orang yang mengingatkannya pada masa lalunya.

“Masa lalumu yang sulit, bukanlah sesuatu yang bisa dicela oleh siapapun. Tak ada yang bisa memilih siapa dan dimana mereka dilahirkan..” komentar So-ah

03_1
03_2

Karena Hoo-ye berlum bersedia bercerita mengenai masa lalunya, maka sesi konseling hari ini dianggap selesai. Tetapi Hoo-ye tak mau pertemuan mereka berakhir begitu saja.. Ia-pun mengajak So-ah untuk menemaninya makan malam.

Atas dasar profesionalitas, So-ah menolak.. baginya, ia tak bisa makan diluar bersama orang yang menjadi pasiennya.

“Jangan membuatnya menjadi rumit.. kumohon, makan malam-lah bersama denganku. Lagipula, masing-masing dari kita tak memiliki teman untuk makan bareng, ‘kan..”

image

Pada akhirnya, So-ah menerima ajakan Hoo-ye. Mereka mendatangi sebuah restoran dan disana Hoo-ye berusaha keras membujuk So-ah supaya bersedia untuk menjadi temannya. Ia menceritakan semua kelebihannya dan segala kebaikannya, tetapi So-ah memberikan respon yang biasa saja.

05_1
05_2

“Kamu melukai harga diriku.. Lagipula, aku bukannya memintamu menikahiku, aku hanya memintamu untuk menjadi temanku..” keluhnya

So-ah tersenyum, kemudian mereka berjabat-tangan..

06_1
06_2
06_3

Bersamaan dengan itu, datanglah Moo-ra dan Bi-ryeom yang juga hendak malam malam disana. Akan tetapi, langkah mereka terhenti ketika meliha Hoo-ye bersama dengan So-ah. Bi-ryeom ingin menghampiri mereka, tetapi Moo-ra menahannya dan menyuruhnya segera pergi darisini..

07_1

Mereka memag pergi meinggalkan tempat tersebut, akan tetapi Bi-ryeom tak ingin pulang bersama dengan Moo-ra. Ia menyuruh jin-geon untuk mengenatr Moo-ra pulang, semntara dirinya akan pergi ke suatu tempat..

07_2
07_3

Moo-ra tak bisa bertanya lebih lanjut, karena Bi-ryeom pergi dengan sangat tergesa-gesa. Kepada Jin-geon Moo-ra bertanya, apa yang sebenarnya terjadi kepada Bi-ryeom..

“Kau tahu sesuatu ‘kan? Kuyakin kau mengetahui semuanya!”

Tetapi sama seperti sebelumnya, karena Jin-geon hanya diam  dan tidak memberikan penjelasan atau clue apapun kepadanya..

image

So-ah dan Hoo-ye berjalan pulang berasama.. Hoo-ye mengatakan kalau dirinya masih memendam sedikit rasa kesal terhadap So-ah, karena sikap So-ah yang sangat sulit untuk menerima tawaran menjadi temannya.

So-ah tak mau kalah, ia-pun mengatakan bahwa dirinya memendam sedikittt rasa kesal pada Hoo-ye yang telah menganggapnya sebagai psikiater sekaligus teman, tetapi ia tak mempercayainya secara penuh. Terbukti, dari sikap Hoo-ye yang belum bersedia menceritakan masa lalunya..

“Aku tak bisa memaksamu untuk percaya padaku, tetai aku akan terus berusaha untuk membuatmu percaya kepadaku..” ungkap So-ah

09_1
09_2

Tak jauh dari tempat mereka berdiri, terdapat stand souvenir tempat Ha-baek membelikan hadiah untuk So-ah. Disana, terpajang boneka dinosaurus yang ada di salah satu foto milik Ha-baek. So-ah terdiam.. ia hanya bisa mengenang Ha-baek sembari melihat kearah boneka itu.

10_1

Hoo-ye sangat peka,.. setelah ia melihat arah pandangan So-ah, ia langsung berjalan ke stand dagangan itu kemudian hendak membeli boneka tersebut.. akan tetapi, So-ah menolak, “Aku terlalu tua untuk mendapatkan hadiah bonek, jadi biar aku memberlinya dengan uangku sendiri..”

10_2
image

Tiba-tiba, ponsel Ho-ye berdering. Ia harus segera kembali ke hotel, karena ada urusan mendadak. Ia-pun pamit dan meminta mmaf keapda So-ah karena tak bisa mengantarnya pulang..

12_1

So-ah berjalan sendirian.. melewati jalan yang biasa ia lewati setiap harinya. Akan teapi.. malam ini terasa begitu berat, langkahnya begitu hampa.. karena menyadari, bahwa Ha-baek telah tak ada lagi didekatnya.

12_2
12_3

Didalam rumahnya, So-ah dikelilingi oleh barang-barang yang memiliki kenangan berkaitan dengan Ha-baek. Secara sengaja, ia bahkan mendatangi kamar tempat Ha-baek biasanya berada..

12_4
13_1

Disana.. semua memori lama, perlahan terputar kembali didalam ingatannya. Ketika duduk, tak senagaja ia melihat buku yang sebelumnya dibacakan oleh Ha-baek untuknya. Ia membaca kembali buku tersebut, yang sontak membuatnya teringat kembali akan suara Ha-baek yang sempat membacakan bait pertama untuknya.

13_2
13_3

Isi buku itu sangatlah menyentuh.. semakin ia membacanya, semakin ia teringat pada kisah cintanya bersama Ha-baek. Bahkan tanpa ia sadari, perlahan air mata mulai jatuh membasahi pipinya---

14_1
14_2

Esok harinya, So-ah menjalani pekerjaannya seperti biasa. Tetapi ia tak lagi bersikap seceria kemarin. Di pagi hari, ada pasien yang membuatnya kewalahan karena tingkahnya yang hanya mengingnkan resep obat saja dan tak mau datang konseing lagi. Untungah, Sang-yoo memberi kabar baik, mengenai keputusan Hoo-ye yang akan menyuruh seluruh pegawainya untuk melakukan konseling di klinik ini.

14_3

Ketika So-ah menyendiri di ruangannya, seakan-akan muncul Ha-baek yang duduk dihadapannya.

SO-AH : “Aku telah mencampakkanmu..”

HA-BAEK : “Tapi yang kamu rasakan sebaliknya, ‘kan..”

14_4
14_5

Kemudian, Ha-baek memaparkan kalimat panjang mengandung istilah ambigu, yang pada intinya menggambarkan perasaan So-ah yang tengah berada diambang keraguan, antara menyesali dan membenarkan pilihan yang telah ia ambil. Setelah mengatakan semua itu, sosok Ha-baek menghilang dari pandangan So-ah..

14_6

==========================================

15_2
15_3
16_1

Lagi-lagi, Yeom-mi terbangun dari tidurnya karena memimpikkan So-ah. Kali ini, So-ah muncul dalam kondisi yang basah kuyup. Tetapi, So-ah tak sendirian.. ia datang bersama seorang pria yang sialnya tidak sempat Yeom-mi lihat wajahnya seperti apa...

Segera, Yeom-mi enelpon So-ah dan memintanya untuk datang menemuinya sekarang juga..

16_3
16_4

Moo-ra menemui Hoo-ye, ia menceritakan soal kepulangan Ha-baek. Kemudian, ia memintanya untuk menjaga So-ah, dan lebih dari itu ia menyuruhnya untuk memiliki So-ah sepenuhnya.

16_5

MOO-RA : “Kurasa kami tak memerlukan seorang ‘pelayan’ dari bangsa manusia.. aku mengatakan ini, bukan karena aku mempedulikannya..”

HOO-YE : “Kamu merasa bertanggung-jawab atas kehidupannya?”

MOO-RA : “Tidak.. bukan itu maksudku. Tetapi, bukankah tidak adil rasanya, jika seorang manusia harus menderita karena seorang Dewa?”

HOO-YE : “Kalau begitu, daripada menyuruhku untuk memilikinya, seharusnya kau menyuruhku untuk membahagiakannya..”

MOO-RA : “Terserah apa katamu, yang jelas buatlah dia melupakan Ha-baek. Itu bukanlah hal yang mudah, tapi aku tahu pasti kalau kau akan melakukannya. Dan pastikahlah, kalau nanti kau akan menikahinya dan berada disampingnya hingga akhir hayatnya. Karena hanya itulah satu-satunya cara untuk memutus rantai kutukannya..”

17_1

Sekretaris Min menghampiri Ja-ya yang tengah duduk sendiria. Meskipun terkejut, tetapi Ja-ya segera memanfaatkan kesempatan ini untuk membujuk Sekretaris Min supaya mau bekerja utuknya saja. Bahkan, ia bisa memberinya gaji dua kali lipat lebih besar daripada gaji yang diberikan oleh Hoo-ye. Tawarannya itu ditolak mentah-mentah, dan itu membuat Ja-ya menyerah. Ia-pun tak memintanya untuk berkeja padanya, tetapi memintanya untuk mendengar curhatannya.

17_3
17_4

Untuk mengabulkan permintaannya yang itu, ada syarat khusus. Sekretaris Min menginginkan Ja-ya untuk memanggilnya ‘OPPA’. Ja-ya mengernyit heran.. ia tak mengerti mengapa Sekretaris Min minta dipanggil seperti itu? Lagipula menurutnya umur mereka sama.

Tetapi sekretaris Min menegaskan, bahwasanya ia lahir beberapa hari lebih awal dibandingkan Ja-ya dan pada akhirnya Ja-ya bersedia memanggilnya ‘OPPA’. Ternyata, kali ini ‘lagi-lagi’ Ja-ya ingin bertanya menegnai maksud pelukan Hoo-ye kepadanya.

Akan tetapi, secara langsung Sekretaris Min meminta Ja-ya untuk tidak berharap lebih. Karena saat ini, wanita yang tengah ada didalam hatinya Hoo-ye adalah Yoon So-ah...

18_1

Mendengar nama Yoon So-ah, membuat Ja-ya sangat kesal. Ia langsung menelpon kakeknya dan memintanya untuk mengusir So-ah dari klinik yang berada di arena bangunan milik keluarga Shin. Jika permintaannya itu tidak dikabulkan, maka Ja-ya mengancam untuk pindah ke Amerika, untuk tinggal bersama dengan ibunya disana.

18_2
18_3

So-ah menemui Yeom-mi, disana Yeom-mi berusahauntuk mengingat-ingat wajah pria yang datang kedalam mimpinya bersaa dengan So-ah. Akan tetapi, seberapa keras ia mencobanya, tetap saja ia tidak berhasil..

Karena sangat penasaran, ia-pun hendak meramal So-ah. Ia meminta So-ah menyebutkan tanggal lahirnya, teapi belum sempat mengatakan hal tersebut, tiba-tiba ponselnya berdering..

19_1

Mereka bergegas menuju klinik, dimana beberapa orang suruhan Tuan Shin tengah membereskan barang-barang mereka. Alasannya, karena So-ah selalu terlambat membayar uang sewa dan juga karena permintaan lansgung dari cucu kesayangan Tuan Shin, yaitu Shin Ja-ya.

19_2
19_3
19_4

Di saat itu juga, datanglah Ma Bong-yeol. Dia tak terima, ketika melihat ruangan ini diacak-acak oleh mereka.. ia marah, membentak orang-orang disana, dan mulai menghajar mereka secara membabi-buta.

So-ah berusaha keras menghentikannya karena kita semua tahu pasti, kalau dia marah seperti itu karena kondisi kejiwaannya yang tidak stabil...

20_1
20_2

Beberapa saat kemudian, mereka semua sudah berada di kantor polisi. Ma Bong-yeol dan Sangyoo ditahan di dalam sel jeruji, sementara yang lainnya asih diinterogasi oleh petugas kepolisian.

So-ah berusaha keras meminta Ma Bong-yeol dilepaskan, karena ia adalah pasiennya. Akan tetapi, polisi tak akan membebaskannya sebelum walinya datang kesini secara langsung. So-ah merasa dilema, karena keluarga Ma Bong-yeol tengah melakukan perjalanan bisnis ke luar kota..

20_3
20_4

Untunglah.. tak lama kemudian, datang Hoo-ye yang berhasil menyelesaikan masalah So-ah secara tuntas (*dengan uangnya)

21_1
21_2

Ma Bong-yeol dan Sang-yoo pulang diantar oleh Yeom-mi. Sementara So-ah memilih untuk berbicara dengan Hoo-ye terlebih dahulu. Ia meminta maaf, karena telah merepotkannya. Sebelumnya, perlu kita ketahui, bahwa Hoo-ye datang karena ditelpon leh Sang-yoo, dan ia tidak merasa direpotkan sedikitpun.

“Bukankah menyenagkan karena memiliki teman yang kaya-raya sepertiku?” canda Hoo-ye yang kemudian mengajak So-ah untuk minum dengannya.

22_1
22_2

Tetapi, So-ah menolak, ia mengatkan kalau dirinya ingin langsung pulang dan beristirahat di rumahnya saja. Kemudian Hoo-ye menawarkan tumpangan, tetapi So-ah lagi-lagi menolaknya.. ia mengatakan kalau jarak rumahnya dekat dan tidak masalah jika dirinya harus pulang dengan berjalan kaki.

23_1

So-ah berjalan sendirian.. ditengah perjalannya, ia menrima telpon dari Hoo-ye yang posisinya tengah berada tak jauh dibelakang So-ah. Lagi-lagi, secara sengaja ia berjalan mengikuti So-ah secara diam-diam..

HOO-YE : “Kenapa belum samapai? Katanya rumahmu jaraknya dekat?”

SO-AH : “Karena au berjalan dengan sangat lambat..”

HOO-YE : “Kalau begitu aku akan menelponmu lagi nanti..”

23_2

Bukannya menutup telponnya, So-ah malah bercerita mengenai Ja-ya yang membuat dirinya diusir dari kliniknya. Ia tak mengerti, apa salahnya sehingga ia diperlakukan seperti ini.

HOO-YE : “Kalau begitu, kita memiliki kesamaan. Aku juga menghadapi, beberapa orang yang membuatku mengalami perasaan yang sama seperti yang kau rasakan sekarang... lantas, bagaimana kau akan mengurus permasalahan di klinikmu?”

SO-AH : “Aku akan memohon kepada Tuan Shin supaya dia mau merubah pikirannya. Bahkan, aku rela berlutut di kaki Ja-ya..”

HOO-YE : “Haruskah aku menemanimu? Aku ini sangat pandai dalam hal mengancam orang lain..”

SO-AH : “Apa?”

HOO-YE : “Atau.. haruskah aku membelikan bangunan itu untukmu? Karena aku memiliki banyak uang..”

23_3

Belum sempat So-ah menjawab pertanyaan itu, tiba-tiba ia menjatuhkan ponselnya karena ia begitu terkejut ketika meliha Ha-baek tengah berdiri menunggunya.

23_4
24_1

“Aku menyuruhmu untuk tidak pulang larut malam, tetapi kamu tidak pernah mendengarkan perkataanku..” ucap Ha-baek

24_2
24_3

So-ah tak sanggup mengatakan apapun, matanya berkaca-kaca da ia langsung memeluk Ha-baek dengan sangat erat..

24_4

===========
::: NOTES :::

Ha-baek itu udah masuk portal ‘loh, tapi dia bisa balik lagi ke dunia? Kok bisa? Apa jangan-jangan, gara-gara disusulin sama Bi-ryeom?

Sejujurnya.. episode ini terlalu memusingkan. Dari awal, dialognya rumit dan bisa jadi multitafsir buat beberapa orang yang nonton. Jadi.. kalau yang aku fahami, kaisar langit itu pingin mencuri kekuatannya Ha-baek. Dia memanfaatkan sosok Nakbin, yang kala itu sangat dicintai Ha-baek.
Kaisar langit akan memberikan kehidupan abadi untuk Nakbin, tapi aku sendiri masih belum faham apa yang diberikan Nakbin kepada Kaisar langit sebagai balasannya, sampai-sampai dia disebut mengkhianati Ha-baek. Serasanya ada sesuatu yang terlewatkan dalam cerita ini..

Berkali-kali, aku ngulang adegan itu, tapi aku masih belum bisa faham maksud sebenernya apa. Yang jelas, setelah menyetujui tawaran dari Kaisar langit.. faktanya Nakbin malah dikurung.

Nah itu juga yang bikin aku bingung, apakah dia dikurung sama Kaisar Langit? Yang berarti Nakbin telah dibodohi. Ataukah, dia dikurung oleh Ha-baek yang merasa terkhianati olehnya?

Manapun pernyatan yang bener, yang pasti saat itu Nakbin berada di posisi korban. Jelas-jelas, dia menuruti perintah Kaisar Langit karena ingin memiliki kehidupan abadi supaya bisa berasa dengan Ha-baek untuk selama-lamanya..

Dan masalahnya, kenapa cuma Nakbin aja yang dihukum? Seharusnya kaisar Langit juga mendapatkan hukumannya karena dialah yang mempunyai ide mengenai hal ini. Atau jangan-jangan, dia juga dihukum tapi kisahnya belum diceritakan?

Tunggu minggu depan ajadeh, aku juga masih ngawang-ngawang kenapa ini kayak begini dan kenapa itu kayak begitu????

Nanti deh, kalau udah ada pencerahan aku posting di OA LINE aja, hehehehe.. atau ada yang punya pendapat lain, bolehlah di share sama yang lain di kolom komentar..

Da mengenai adegan pembuka episode ini, aku sendiri enggak negrti.. kenapa Ha-baek kecil tiba-tiba berubah jadi Ha-baek dewasa dan begitupun sebaliknya. Mungkin hubungan diantara Ha-baek dan Nakbin itu udah terjadlin cukup lama? Dari Ha-baek masih kecil sampai dia dewasa?

Padahal Moo-ra sama Bi-ryeom, mereka wujudnya udah pada dewasa. Berarti, mereka lebih tua daripada Ha-baek dong? *Duhh, episode ini beneran bikin puyeng

EPISODE 13 >>>

||=========||||=========||||=========||||=========||

Untuk UPDATE Sinopsis, serta berita terkait drama dan film bisa add Akun Official LINE My-Eternal Story : @azk6919i

Tambah Teman

You Might Also Like

8 komentar

  1. Wah...gak sabar nih nunggu lanjutannya. Tetap semangat ya mbak ^_^ . Kalo menurut versi manhwanya. Haebek kalau siang tuh sosoknya seorang anak kecil. Ketika malam dia menjadi seorang pria. Tapi saya penasaran ada apa ya antara Bi Yeom dengan Hoo Ye. Ceritanya benar-benar membuat orang bertanya2 nih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Fe juga ga sabar lagi...manhwax download dimana..bagi link donkkk

      Delete
    2. Nah itu dia.. apa jangan-jangan, Hoo-ye itu saudara tirinya Bi-ryeom? Wkwkwkwk..

      Delete
  2. klo di manhwanya nakbin yang menyebabkan habaek terkena kutukan yg klo malam jdi dewasa tpi klo siang jdi anak kecil dan ga punya kekuatan apapun sung wah mo jdi marah sama nak bin krena di manhwanya sung wah mo itu ibu yg rela melakukan apapun demi anaknya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bener.. kayaknya nakbin menukar keabadiannya dgn kutukan itu ya. Jadi habaek marah dan kecewa... mgk nakbin ga berpikir sejauh itu, tujuannya mau hidup selamanya dgn habaek.

      Delete
    2. Yupsssss, baru baca recap dari Dramabeans dan ternyata emang gitu maksud kutukannya. Si Nakbin bikin Ha-baek jadi anak kecil di siang hari, terus berubah dewasa di malam hari.
      Tapi yang ngutuk itu Nakbin? Berarti, Nakbin punya kekuatan seperti Dewa gitu??

      Delete
  3. Sama min aku juga agak pusing deh sama ceritanya. Tapi kayane kaisar langit itu ad hubungannya sama briyeom deh. Soalnya pas episode 6 kalau gk salah habaek pernah nyindir briyeom soal kesalahan leluhurnya gitu deh. Sumpah drama ini banyak banget tanda tanyanya
    Semangat terus admin, aku slalu setia nunggu sinopsismu hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Karena Bi-ryeom asalnya dari negara langit. Kaisar langit itu bapakanya Bi-ryeom kalo gak salah (?)

      Delete

Don't forget to tell us what's on your mind ❤❤❤