SAVE ME Episode 1 - 2

14:46

= SELURUH GAMBAR DAN KONTEN BERSUMBER DARI : OCN =

image

Mengerikan, menakutkan, menegangkan sekaligus misterius. Mungkin 3 kata itu yang bisa menggambarkan alur cerita episode perdana drama “Save Me” yang baru saja tayang tanggal 5-6 Agustus kemarin.

Drama ini diapdatasi dari Webtoon yang judulnya, “Sesang Bakeuro” karya Jo Geum San. Aku sendiri bukan penggemar webtoon, jadi bener-bener belum tahu alur cerita drama ini seperti apa. Dan ketika nonton episode perdananya, perlu konsentrasi tinggi karena meskipun alurnya agak pelan, banyak banget adegan yang terkesan ambigu dan sulit untuk difahami maksudnya apa. Terlebih lagi, drama ini menyorot sebuah ritual keagamaan yang banyak menggunakan istilah yang baru pertama-kalinya aku denger.

image

Kisah misterius ini, terjadi di Kota Muji. Sebuah kota kecil, di wilayah pinggiran yang mana hampir seluruh warganya mengenal satu sama lain. Pada suatu malam gelap yang diguyur hujan deras, Keluarga Im yang berasal dari Seoul hendak pindah ke kota tersebut. Perjalanan mereka mengalami hambatan karena tiba-tiba ban mobil-nya pecah.

Syukurlah, muncul 4 orang siswa misterius yang menghampiri mereka.. yang meskipun penampakannya terkesan menakutkan, tetapi ternyata mereka berbaik hati untuk menelponkan bantuan...

image
4 orang dari keluarga Im yaitu: Ayah, Ibu, Im Sang-mi, dan Im Sang-jin
image
4 orang siswa penolong yaitu : Sang-hwan, Dong-cheol, Jung-hoon dan Man-hee
image

4 sekawan ini terkesan ramah, kecuali Dong-cheol yang terus menatap kearah Sang-mi dengan tatapan yang sangat misterius. Entah karena dia pernah melihatnya sebelumnya, ataukah karena dia memiliki rasa ketertarikan lebih (mis: naksir?)

image

Masih belum jelas, mengapa keluarga Im pindah ke kota Muji. Tetapi, beberapa gestur dan dialog Sang-mi, seakan-akan memberi clue bahwa mereka pindah karena ada sesuatu yang terjadi pada Sang-jin ketika mereka tinggal di Seoul.

Sang-mi terus memperhatikan Sang-jin dan bertanya: “Kamu baik-baik saja?”, dia juga beberapa kali mengatakan: “Ditempat yang baru, pasti suasananya berbeda. Kamu akan baik-baik saja disini..”

Mereka berdua merupakan saudara kembar, tetapi tidak identik. Jadi wajahnya sangatlah berbeda, tetapi mereka memiliki ikatan batin yang cukup kuat, mereka bisa merasakan apa yang dirasakan oleh satu sama lain.

image

Meskipun berasal dari Seoul, keluarga Im bukanlah keluarga yang kaya raya. Bahkan, kondisi mereka sekarang sangatlah mennyedihkan.. karena ayah ditipu oleh temannya sendiri. Ia telah mengabiskan seluruh uangnya untuk membeli rumah, tapi faktanya.. rumah yang ia beli terlihat seperti sebuah bangunan kosong yang tak terawat.

Dan dari reaksi anggota keluarga yang lainnya, begitu jelas terlihat bahwa ini bukan pertama-kalinya ayah ditipu oleh temannya sendiri..

image

Tetapi, ayah merupakan sosok kepala keluarga yang begitu gigih. Ia rela melakukan pekerjaan apapun untuk menafkahi keluarganya.. dan syukurlah, dalam waktu singkat ia mendapatkan pekerjaan di sebuah peternakan sapi yang dimiliki oleh seorang pria tua.

image

Bahkan, berkat pekerjaannya itu ia mendapatkan tempat tinggal untuk keluarganya. Meskipun tempat itu sangat kecil untuk mereka berempat, tetapi mereka menerimanya dengan lapang dada..

image
“Mereka terlihat sangat bahagia. Bukankah kau kadang merindukannya?”
Ketika mereka tertawa bersama.. seorang pria memerhatikannya dari jauh. Pria ini merupakan seorang pastor, pemimpin perkumpulan keagamaan yang sangat terkenal di kota Muji

image

Namanya, Baek Jung-ki.. beberapa kali, kita melihatnya memimpin acara doa dan juga menyembuhkan orang sakit. Dia merupakan sosok yang sangat diistimewakan di wilayah ini. Semua orang menghormatinya dan menganggapnya sebagai orang baik...

image

Baek Jung-ki memiliki dua orang asisten yaitu: Kang Eun-shil dan Jo Wan Tae

image

Kang Eun-shil (Park Ji-young), ia selalu menunjukkan senyuman ‘misterius’ di wajahnya.. sekilas kelihatan tulus, tetapi banyaknya terkesan ‘palsu’. Beberapa kali, ia menyajikan minuman kepada ‘tamu’-nya.

Entah minuman apa itu? Tetapi kamera selalu fokus menyorot kearah minuman tersebut. Seakan-akan, minuman tersebut bukanlah sedekedar minuman biasa melainkan minuman yang mengandung ‘sesuatu’ didalamnya.

image

Jo Wan-tae (Jo Jae-yun), ia terlihat baik.. tetapi sebenarnya, ia memiliki tempramen sangat tinggi yang membuatnya bisa marah secara membabi-buta. Bahkan, bisa saja ia membunuh orang yang membuatnya marah..

Ketiga orang itu, merupakan iblis jahat berkedok malaikat. Mereka membantu seluruh orang di Kota Muji, tetapi ada rahasia besar yang mereka sembunyikan..

image

Aku berani menyebut mereka iblis, setelah melihat satu demi satu tingkah mereka yang menjijikan. Salah satunya ketika Baek Jung-ki yang secara sengaja memegang dan meremas bagian paha Sang-mi, padahal kala itu dia sedang melantunkan ‘doa’ untuk keluarga Im. Semua orang menutup mata, maka dari itu tak ada yang mengetahui hal ini keculi Sang-mi beserta Baek Jung-ki. Bahkan, Kang-shil yang melihatnya.. malah terkesan acuh dan mengabaikan ekpresi Sang-mi yang begitu ketakutan.

image

Sebelumnya, keluarga Im mendatangi tempat ini atas permintaan Baek Jung-ki sendiri. Nampaknya, ia tertarik kepada keluarga ini setelah ia melihat mereka tertawa lepas di peternakan sapi.

image

Episode 1, hampir keseluruhannya hanya memperkenalkan karakter dan dasar cerita drama ini mau dibawa kemana. Sisi misterius dan suara-suara triller yang menegangkan terdengar jelas di beberapa adegan. Yang membuat drama ini agak serem juga kalau ditonton tengah malem sendirian. Padahal enggak ada pembunuhan brutal semacam ‘VOICE’, atau hantu-hantuan, tapi dama ini menakutkan dengan caranya tersendiri..

Sebelum lanjut ke episode 2, kita membahas karakter 4 sekawan yang bromance-nya kece banget. Dari setiap drama yang kutonton, aku selalu seneng kalau mengandung kisah pertemanan yang solid, dibandingkan kisah cinta menye-menye yang makjang banget.

image

Sang-hwan (OK Taecyeon) : Dia kaya, pintar, pemberani, dan tak ada yang berani berurusan dengannya setelah mengentahui sosok ayahnya, yang merupakan kandidat terkuat calon Gubernur yang jika menang dalam PEMILU sekarang, maka akan menduduki posisi tersebut untuk yang kedua kalinya.

17a

Dan ibunya, terbaring lemah di rumah sakit. Beliau sadar, tapi tak bisa melakukan apapun. Kelihatannya Sang-hwan serta ayahnya sangat perhatian dan telaten merawat ibu.

image

Dong-cheol (Woo Do-hwan) : Duhhh, aku jatuh cinta sama karakter dia.. meskipun baru 2 episode, aku udah yakin kalau bakalan kena Second Lead Syndrome. Berkali-kali onton drama, dan karakter misterius-penyayang kayak dia, selalu berhasil meluluhkan hati para-wanita.

Di awal, beberapa kali kita melihat tatapannya yang mencurigakan ke arah Sang-mi, dan dari sikapnya ketika interaksi dengan sahabatnya, dia tipe orang yang diem-dengerin aja, hanya berbicara ketika dia ditanya ada ada satu hal yang pingin dia tanya.

Dari tampangnya sih, kelihatan ‘tajir’, tapi ternyata.. dia berasal dari keluarga yang kurang berada. Ayahnya pemabuk berat, dan ia tinggal bersama dengan neneknya yang sudah tua renta.

image

Ada satu scene yang bikin aku tersentuh banget, adalah ketika hari dia ulang-tahun. Dia mengajak ayahnya untuk makan bareng, tapi diabaikan.. disuruh pergi malah. Justru ayahnya, minta duit lagi buat beli soju.

Dia pulang kerumah, dan neneknya sudah membelikannya makanan dari restoran China, dengan uang yang dikumpulkannya dari memugut kardus bekas. Merasa tersentuh, Dong-chel mencium kening neneknya *awwwwwww so sweet  

*yang bikin aku penasaran, darimana Dong-cheol punya uag buat beli motor yang jenisnya sama kayak punyanya Sang-hwan???

19a

Jung-hoon (David Lee) : udah sering banget nih lihat dia. Dan di drama ini, dia partner-an lagi sama Taecyeon setelah sebelumnya mereka jadi partner juga di “Let’s Fight Ghost”

image

Kebetulan, karakter yang diperankannya mirip-mirip sama karakternya disana, yaitu sebagai pria cerewet, mulut-besar (omong doang), penakut, dan sangat bergantung pada temannya.

Dan ayahnya merupakan anggota kepolisian wilayah setempat..

image

Man-hee (Ha Hwe-jung) : belum banyak yang kita ketahui tentang dia. Yang jelas, hobinya makan, dan dia tinggal bersama dengan pamannya.

==================================
image

Lanjut ke episode 2, masalah mulai bermunculan. Berawal dari pilihan Sang-mi untuk tidak memberitahukan apa yang dilakukan Baek Jung-ki kepadanya. Karena berkat Baek Jung-ki, ia dan keluarganya mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak, kala itu keluargnya sangat bahagia dan ia tak mau satu kalimat pengakuan darinya bisa menghancurkan kebahagiaan mereka..

*Ini nih, pilihannya dia sangat fatal. Tapi, masuk akal juga sih.. Mungkin, kebanyakan para-gadis memilih untuk diam ketika dilecehkan, karena malu atau enggak berani buka suara. Tapi dalam kasusnya Sang-mi, dia bukan tipe anak yang penakut, tapi dia enggak mau membebani orag disekitarnya.  

image

Berikutnya, giliran Sang-jin yang mengalami tindak pelecehan. Kali ini, pelakunya bukanlah orang-orang dari tempat pemujaan. Cerita berawal, ketika ia bersama Sang-mi membantu Kang-shil dan Wan-tae menyebarkan pamflet di pinggir jalan..

Sang-jin pergi ke toilet, tetapi disana ada satu geng siswa yang menggangunya. Mereka mengolok-olok kondisi kakinya yang ‘cacat’. Dia berusaha keras untuk bersikap tenang, tetapi hal itu malah membuat mereka semakin mempermainkannya..


Sembari tertawa cengengesan, mereka menyuruh Sang-jin untuk melepas celananya. Sang-jin begitu ketakutan, tak ada orang yang bisa dimintai pertolongan, apalagi secara tiba-tiba pintu toilet tertutup (atau malah ditutup seseorang?)

image

Sama seperti yang dilakukan Sang-mi, Sang-jin juga tak menceritakan hal itu kepada siapapun. Akan tetapi, Sang-mi memiliki rasa sensitifitas yang sangat tinggi.. ia bisa mengetahui bahwa Sang-jin telah mengalami sesuatu yang membuatnya merasa ketakutan dan tidak nyaman.

Sang-jin tak menceritakan semuanya secara gamblang, ia hanya meminta Sang-mi untuk tidak mempermasalahkan hal ini lebih lanjut. Karena ia tak ingin membuat kedua orangtua mereka merasa terbebani olehnya..

image

Yang mengejutkan sekaligus mengerikan, adalah fakta kalau ternyata geng pem-bully itu sekelas dengan Sang-jin di sekolahnya yang baru. Sementara Sang-mi, sekelas dengan Sang-hwan dan Dong-cheol.

image

Hari pertamanya sekolah, Sang-jin menerima perlakuan kasar dari mereka. Ketika jam makan siang, ia dipermalukan dihadapan siswa yang lain, dengan disuruh menjilat makanan yang tumpah dilantai.

Untunglah, Sang-mi datang di waktu yang tepat. Tanpa rasa takut, ia melempar salah satu tukang bully menggunakan sekotak susu. Tindakannya itu membuat situasi memanas, tapi dengan lantang Sang-mi bersikeras membela Sang-jin. Mirisnya, meskipun disana banyak siswa lain.. tak ada satupun yang maju untuk membelanya, mereka hanya diam ditempatnya dan menonton seluruh insiden ini.

image

Duo Sang-hwan & Dong-cheol memasuki kafetaria dan melihat insiden ini. Dan mereka-lah orang pertama yang berani maju untuk membela Sang-mi, yang membuat perkelahian pecah.. akan tetapi itu tidak berlangsung lama, karena geng pem-bully itu langsung mundur ketika mengetahui siapa ayahnya Sang-hwan..

image

Tapi kejadian yang menimpanya, membuat Sang-jin merasa rendah-diri. Bisa disebut bahwa hidupnya tengah berada diambang keputusasaan, terbukti dari doa-doa yang ia panjatkan di gereja. Kebetulan, Baek Jung-ki mendengarnya.. ia menghampirinya dan menunjukkan sebuah pamflet..

image

Sang-mi juga berada di gereja, karena Kang-shil memanggilnya untuk memberikan bingkisan minuman herbal. Ketika akan pulang, ia mencari-cari Sang-jin yang entah dimana keberadaannya. Seorang diri, ia berjalan memasuki ruang bawah-tanah yang masih dalam tahap pembangunan.

image

Suasana disana sangat hening, ia berjala menyusuri lorong hingga berhenti didepan sebuah pitu yang bertuliskan ‘ruang doa pribadi’. Samar-samar, terdengar suara tangisan dan teriakan yang membuatnya bergidik ketakutan.

Ketika hendak membuka pintu tersebut, muncullah Jo Wan-tae. Ia menunjukkan raut wajah yang begitu misterius-menakutkan, ia mengelus pipi Sang-mi dan mendekatkan wajahnya hanya untuk berbisik, mengajak Sang-mi untuk masuk kedalam ruang doa itu, bersama-sama dilain waktu saja--

*Duhhh, ini ahjussi mau ngapain? Serem amat!!! Rasanya pengen teriak: “SANG MI, LARI!!!!!”

image

Setelah hari itu.. Sang-jin dan Sang-mi pergi ke sekolah seperti biasanya, tetapi Sang-jin masih mengalami kejadian yang mengerikan dari geng siswa yang sangat hobi mem-bully-nya.

Sore itu, saatnya pulang sekolah. Akan tetapi, Sang-jin belum juga keluar. Padahal, Sang-mi telah menungunya cukup lama.. hingga lewatlah dua orang siswi yang tengah mengobrol, bertanya pada satu sama-lain, apakah mereka harus melaporkan apa yang tengah terjadi di atap kepada pihak guru?

32a

Ternyata.... Geng bully itu tengah mengolok-olok Sang-jin diatap sekolah. Mereka memukulinya hingga babak belur, dan lagi-lagi mereka menyuruhnya untuk melepaskan celananya.

*mungkinkah anak SMA se-jahat mereka? Aslinya yaa, mereka itu kriminal yang harus segera dihukum. Karena kalu dibiarkan, malah makin menjadi-jadi. Heran juga, kenapa siswa yang lain enggak ada yang berani lapor? Pastinya karena mereka takut jadi korban berikutnya.. tapi apakah setelah sekian lama mereka ‘beraksi’, pihak sekolah sama sekali tidak tahu apapun?

image

Sang-mi panik setengah mati, ia berlari menuju tangga untuk meyelamatnya kakaknya. Tak sengaja ia bertabrakan dengan sang-hwan dan Dong-cheol yang pulang lebih lama karena giliran mereka untuk piket.

“TOLONG AKU..” pinta Sang-mi dengan suaranya yang gemetar ketakuan. Ia menceritakan apa yang dialami oleh kakaknya dan meminta mereka untuk menolongnya. Tetapi kali ini, hanya Dong-cheol yang bersedia membantunya, sementara Sang-hwan hanyameminta maaf kemudian pergi begitu saja.

*sebelumnya, Sang-hwan diminta oleh ayahnya untuk tidak membuat onar, setidaknya sampai PEMILU selesai. Dan itulah yang membuatnya, memilih untuk mengabaikan permintaan Sang-mi karena ia sadar, kalau dirinya terlibat maka ini akan menjadi urusan besar.

*dan karena kejadian ini pasti hubungan Dong-cheol & Sang-hwan bakal merenggang T_T

image

Sayangnya, kedatangan Sang-mi dan Dong-cheol belum tak bisa menghentikan tindakan mengerikan geng bully itu. Mereka malah menertawakan Sang-cheol menyebutnya bukan siapa-siapa jika tak ada Sang-hwan.

image
image

Ketika Sang-mi dan Dong-cheol berusaha keras untuk membantunya, Sang-jin malah berdiri di pinggir atap gedung. Ketika semua orang berteriak memintanya turun, Sang-jin malah terbayang wajah Baek Jung-ki, dan akhirnya ia memutuskan untuk loncat dari atas..

Sang-mi menemani Sang-jin yang dibawa mobil ambulance ke rumah sakit. Sementara siswa yang lainnya termasuk Dong-cheol dibawa ke kantor polisi.

*Yang paling bikin takut adalah fakta kalau Dong-cheol bisa dikorbankan jadi kambing hitam-nya mereka T_T

image

==========================
image

Semua anggota keluarga menunggu Sang-jin yang tengah terbaring kritis.. tetapi, di tengah malam tiba-tiba ibu melihat sosok Sang-jin dan kemudian mengikutinya hingga membuatnya berjalan menaiki pagar diatap gedung. Untung saja, ayah datang dan bisa menyelematkan ibu tepat waktu, sebelum terjadi hal-hal yang mengerikan..

*Hampirrrr ibunya loncat juga. Kira-kira, ini sepenuhnya delusi ibu aja ataukah karena ‘sesuatu’ (?)

image

Di akhir episode 2, Sang-jin menghembuskan nafas terakhirnya. Mayatnya disemayamkan di rumah duka, disana hanya ada keluarga kecilnya. Tapi datanglah, Baek Jung-ki dan orang-rang-nya dari tempat pemujaan..

image

Dihadapan yang lain, Baek Jung-ki memimpin doa, dengan suaranya yang lantang ia mempertanyan tindakan ‘Yang Maha Kuasa’ yang telah mengambil Sang-jin yang ia sebut sebagai anak baik..

*Kayaknya, keputusan sang-jin untuk bunuh diri, ada kaitannya sama pamflet yang dikasih Baek Jung-ki. Terlebih lagi, kita sama sekali enggak tahu apa yang mereka perbincangkan di gereja waktu itu.

image

Duhhh, drama ini baguss banget. Tapi sayang, rating-nya lebih anjlok dibanding DUEL. Padahal menurutku, drama ini dari segi cerita lebih kuat dan meyakinkan. Episode 1-2, ratingnya berkisar di angka 1,... % 

Karena ini episode awal, review-nya cukup panjang karena banyak karakter yang perlu diperkenalkan. Untuk kedepannya, mungkin gak akan sepanjang ini juga, hehehehe----

"SAVE ME" >>> EPISODE 03

||=========||||=========||||=========||||=========||

Untuk UPDATE Sinopsis, serta berita terkait drama dan film bisa add Akun Official LINE My-Eternal Story : @azk6919i

Tambah Teman

You Might Also Like

0 komentar

Don't forget to tell us what's on your mind ❤❤❤