SUSPICIOUS PARTNER 25-28 : Ain’t Our Fault

06:02

SELURUH GAMBAR DAN KONTEN BERSUMBER DARI : SBS =

00

Apa yang dialami oleh Tuan Bang, menjadi pukulan telak untuk semuanya terutama Ji Wook yang saat itu datang ke TKP secara langsung.

01

Meskipun demikian, Ji Wook masih berusaha untuk terlihat tegar. Ia mengambil langkah cepat, dengan mengesampingkan seluruh egonya.. Ia meminta Yoo Jung, selaku jaksa yang berwenang di wilayah ini untuk melakukan Investigasi Langsung terhadap kasus ini.

Terduga tersangkanya sudah jelas, yaitu Jung Hyun Soo.. Namun, bukti beserta strategi untuk memangkapnya-lah yang memelurkan pemikiran kritis dan penyelidikan yang lebih teliti. Ji Wook percaya akan kemampuan Yoo Jung, sebaliknya Yoo Jung-pun menegaskan jika dirinya akan berusaha sebisa mungkin untuk menangkap Hyun Soo.

02

Dari pihak Hyun Soo sendiri, sesusai dugaan kita semua.. Dia telah menyusun sebuah alibi sempurna untuk menutupi kejahatannya. Pada hari terjadinya insiden, ia telah membayar seseorang untuk menyamar sebagai dirinya dan menggantikan tugasnya sebagai kurir pengantar barang. Ia berpesan kepada orang tersebut, untuk tidak melepaskan helm dan tidak berbicara ketika bertemu dengan kliennya.. Ia-pun menekankan, agar orang tersebut mengingat seluruh situasi selama mengantar barang dan usahakan agar keberadaannya bisa terlihat jelas oleh CCTV.

03

Beberapa hari berlalu, namun Tuan Bang belum juga siuman... Ji Wook mengambil langkah nekat, dengan mengajak Hyun Soo untuk bertemu dengannya secara langsung. Bong Hee tentu mencegahnya, ia takut jika Ji Wook melakukan hal yang tidak seharusnya ia lakukan. Namun, sebaliknya dengan Eun Hyuk.. Ia malah membiarkan Ji Wook pergi begitu saja. Kepada Bong Hee, ia-pun mengungkapkan fakta bahwa ini semua merupakan rencananya Ji Wook supaya dirinya memiliki waktu untuk menyelidiki lebih dalam terkait Hyun Soo.

04

Ji Wook dan Hyun Soo berbicara empat-mata di sebuah jembatan di atas jalan raya yang sangatlah bising oleh suara kendaraan yang lalu-lalang dibawahnya. Tak disangka, karena dengan sangat mudahnya.. Hyun Soo mengakui semua perbuatan keji yang telah dilakukannya.

Melihat reaksi Ji Wook setelah melihat Tuan Bang yang terluka, membuat Hyun Soo berkata: “Sekarang kau bisa memahami apa yang aku rasakan?! Melihat orang terdekat yang sangat kau sayangi.. terluka... dihadapanmu... Kamu mengerti rasanya bagaimana? Jika iya, maka seharusnya kamu telah mengerti perasaanku selama ini!!!”

05

Perdebatan mereka, berlanjut menjadi pertikaian.. mereka terlibat baku-hantam, hingga akhirnya harus berurusan dengan pihak kepolisian. Sejujurnya, tidak rumit untuk menyelesaikan masalah ini.. mereka tinggal menandatangani surat perdamaian, namun Ji Wook menolaknya mentah-mentah. Hingga mereka-pun diharuskan untuk mendekam didalam sel tahanan.

06

Ternyata, memang inilah rencana yang dimaksud oleh Ji Wook. Sebagai perpanjangan tangannya, Eu Hyuk diminta oleh Ji Wook untuk menyelinap memasuki ke-kediaman Hyun Soo.

07

Memanfaatkan kondisi Hyun Soo yang saat ini tengah ditahan, maka mereka memliki waktu yang cukup leluasa untuk menjalankan rencananya. Eun Hyuk berniat pergi sendirian, namun Bong Hee ingin ikut dengannya.

Mereka memasuki kediaman Hyun Soo.. Tempatnya tertata dengan sangat rapi, sesuai dengan kepribadiannya. Bong Hee menyisiri ruang tengah, sementara Eun Hyuk menyisir bagian dapur.
“Kita harus menemukan bukti kejahatannya.. kalaupun tidak ada kita tetap harus membuatnya ada!” itulah kalimat yang Ji Wook ucapkan kepada Eun Hyuk yang akhirnnya membuat Eun Hyuk memutuskan untuk mengambil sebuah pisau dapur yang tentu saja terdapat sidik jari Hyun Soo.

08

Keesokan harinya, barulah Ji Wook bersedia untuk menandatangani surat perdamaian dengan Hyun Soo dan merekapun dipersilahkan untuk meninggalkan kantor polisi.

09

Dirumahnya, Ji Wook dengan Eun Hyuk mendiskusikan tindakan selanjutnya terkait bukti ‘palsu’ yang telah mereka ciptakan. Masing-masing dari mereka, rela mengorbankan dirinya demi hal ini.
Perlu kita ketahui, bahwa tindakan ini ilegal dan berdasarkan pasal 1 Undang-Undang Hukum Pidana terkait pemalsuan barang bukti, pihak terkait bisa mendapat hukuman maksimal 5 tahun penjara dan atau denda sebesar 7000 dolar. Selain itu, lisensinya sebagai pengacara juga bisa dcabut.

Ditegah-tengah perdebatan, muncullah Bong Hee... Ia sama sekali tidak menentang hal ini dan malah mengajukan dirinya sendiri untuk berkorban. Toh, dirinya sudah berpengalaman masuk penjara.. jadi bukanlah hal yang sulit jika ia harus mengalami hal tersebut untuk yang kedua kalinya.

Tak mau ada satupun dari mereka yang harus menanggung beban, maka Ji Wook mengambil keputusan akhir dengan menyimpan bukti ‘palsu’ ini sebagai kartu terakhir mereka. Apapun yang terjadi, untuk saat ini mereka hanya perlu menggali dan mencari lebih detail lagi terkait bukti yang ditinggalkan Hyun Soo.

10

Selama masa pencarian, tak sengaja Eun hyuk menemukan sebuah catatan kecil yang tersimpan diatas meja kerja Tuan Bang. Isinya bertuliskan beberaoa nama beserta kontak, orang-orang yang diduga terkait atau berhubungan dengan Chan Ho.

Segera, Eun Hyuk menemui orang-orang tersebut satu demi satu.. Namun, sangat disayangkan karena tak begitu banyak informasi yang ia dapatan. Hampir semuanya, mengatakan bahwa mereka tak mengenal Hyun Soo... adapun yang mengenalnya, malah mengatakan kalau ia tak megingat banyak tentangnya karena mereka sudah lama tidak berinteraksi lagi.

11

Namun, ada satu orang pria yang gerak-geriknya sangat mencurigakan. Ia mengatakan tak mengenali sosok Hyun Soo.. tapi setelah Eun Hyuk pergi, ia nampak khawatir.. ia bertanya pada dirinya sendiri, apakah dirinya akan menjadi target selanjutnya?

Tak lama kemudian, terlihat sosok Hyun Soo yang tengah berdiri dan memerhatikannya dari kejauhan----

12

Sejauh ini, motif kejahatan Hyun Soo masih belum tergambar dengan jelas. Namun, beberapa kali, kita mendengarnya mengumpat pihak penegak hukum.. ia mengatakan kalau ia tak akan melakukan semua ini, jika mereka melakukan tugasnya dengan benar!

13

Setelah memikirkannya dengan matang-matang, akhirnya Ji Wook mengambil keputusan untuk membuang bukti ‘palsu’ yang dibuatnya itu. Ia menyadari betul, bahwa tindakannya ini salah. Dan jika ia tetap melanjutkannya, maka ia sama jahatnya dengan penjahat yang sebenarnya.

14

Namun, beberapa saat kemudian... malah muncul kabar mengejutkan. Yoo Jung mendapat telpon dari seseorang misterius yang memberitahukan mengenai keberadaan barang bukti di kediaman Jung Hyun Soo.

Berdasar telpon itu, Yoo Jung mengambil langkah nekat.. Ia mempertaruhkan posisinya demi mendapatkan surat penahanan. Padahl hal tersebut tidak diperbolehkan, karena menurut prosedurnya sendiri, surat penahanan hanya bisa dikeluarkan setelah ada barang bukti yang ditemukan.

Namun, Yoo Jung terus mendesak dan memohon kepada atasannya. Karena ia hanya bisa memasuki kediaman Hyun Soo, jika dirinya mendapatkan surat penahanan terlebih dahulu.

15

Setelah perdebatan yang cukup panjang, akhirnya permohonan Yoo Jung dikabulkan. Ia-pun segera meluncur ke lokasi kediaman Hyun Soo, dan kebtulan Hyun Soo sendiri memang tengah berada disana. Tak perlu waktu lama, hingga akhirnya Yoo Jung menemukan sebuah pisau berlumur darah yang tersimpan di dapur.

Hyun So terkejut, sebelumya ia telah menyadri bahwa seseorang telah memasuki kediamannya dan ia  tahu betul bahwa orang itu pasti disuruh oleh Ji Wook. Namun, ia sama-sekali tak menyangka jika barang-bukti ‘palsu’ itu sengaja disimpan di dapurnya.

16

Panik, Hyun Soo bergegas lari keluar rumah kemudian langsung kabur dengan mengendarai motornya. Dari belakang, pihak kejaksaan langsung mengejarnya.. dan beberapa saat kemudian, terlihat pria yang sebelumnya ditemui Eun Hyuk juga berada di TKP. Ia-pun mengikuti mereka dari belakang---

17

Situasi pengejaran belangsung sangat intens.. mereka dibuat kesulitan, karena kondisi jalan raya yang sangatlah ramai. Ketika posisi mereka sudah saling-berdekatan,... malah terjadi sebuah insiden mengerikan.

Dengan sengaja, mobil pria itu menabrak Hyun Soo hingga ia terpental dari motornya.. sementara pria itu sendiri, langsung memutar balik mobilnya dan melaju pergi dengan kecepatan tinggi.

18

KECEWA.. mungkin satu kata itulah yang menggambarkan perasaan pihak kejaksaan, terutama Yoo Jung sekarang. Terlebih lagi, berita terkait hal ini langsung menyebar luas baik di televisi maupun internet. Tindakan Yoo Jung yang tidak sesuai prosedur, mendapat kecaman dari publik.. yang tentu saja membuat atasannya, hingga kepala kejaksaan-pun marah besar terhadapnya.

19

Kecelakaan itu membuat Hyun Soo tak sadarkan diri, hingga dinyatakan koma. Karena itu, penyelidikan lanjut terkait kasus yang menimpanya-pun secara otomatis, harus ditunda hingga waktu yang tak bisa ditentukan.

20

Tersisa-lah teka-teki, mengenai siapa orang yang telah menaruh bukti ‘palsu’ itu dan kemudian melaporkannya pada Yoo Jung?

Ji Wook menduga pelakunya diantara Eun Hyuk atau Bong Hee. Namun, seberapa keras ia memancing mereka untuk berbicara tetap tak ada tanda bahwa mereka melakukannya. Hingga tibalah suatu momen, ketika ia teringat kejadian ketika ia menceritakan kebimbagannya akan bukti ‘palsu’ itu kepada tuan Bang yang kala itu tengah ditemani oleh Tuan Byun.

21

Dan beberapa saat kemudian, penonton-pun akhirnya mengetahui bahwa Tuan Byun-lah yang telah melakukan semua hal tersebut...

22

===============================================================

23

Disaat Hyun Soo jatuh koma, Tuan Bang malah sadar dari komanya. Hal itu menjadi berita gembira dalam situasi menegangkan yang mereka lalui akhir-akhir ini. Namun, terbangunnya Tuan Bang belum bisa menjadi bukti kuat untuk menyeret Hyun Soo ke peradilan.. karena Tuan Bang sendiri, pada saat kejadian tidak benar-benar melihat wajah Hyun Soo, karena ia tak sempat melepas masker yang dikenakannya. Namun tetap, ia sangat meyakini, bahwa memang Hyun Soo-lah penjahatnya.

24

Apapun yang terjadi sekarang, tetap saja firma hukum milik Ji Wook harus bekerja seperti biasanya. Kali ini, Eun Hyuk mempresentasikan kasus yang akan ia tangani.. mengenai tragedi kebakaran Doboo-Dong sekitar 2 tahun yang lalu.

Ini bukanlah persidangan perdana, melainkan gugatan banding atas putusan yang terdahulu. Dikala itu, Eun Hyuk juga menjadi pengacara untuk terdakwa yaitu Tuan Kang Sul-Il dan ia kalah dalam persidangan tersebut. Dan sekarang, Tuan Kang tetap menginginkan Eun Hyuk untuk menjadi pengacaranya karena ia mempercayainya.

Berdasarkan pengakuan Tuan Kang, 2 tahun yang lalu ia sama sekali tidak terlibat dalam tragedi kebakaran yang menghilangkan satu nyawa itu. Namun, pihak pengadilan menjatuhinya hukuman, karena dianggap telah melakukan kejahatan tersebut dengan motif balas dendam.

Memang benar, korban meninggal bernama Chae Sung Woo telah melakukan kejahatan tabrak-lari terhadap putri dari Tuan Kang.. namun, hal itu bukanlah bukti yang bisa membuat kita semua menarik kesimpulan bahwa Tuan Kang sengaja membunuh Chae Sung woo untuk balas dendam.

25

Eun Hyuk menyadari, bahwa dimasa lalu dirinya bukanlah pengacara yang kompeten. Maka dari itu, ia meminta bantuan dari semua rekan di firma hukum ini. Namun, Ji Wook langsung menolak membantunya.. tak menyerah, Eun Hyuk-pun terus membujuknya.

“Maaf... tapi aku tidak bersedia menangani kasus terkait kebakaran...” ujar Ji Wook

26

Seketika ruangan menjadi sunyi, hingga akhirnya Eun Hyuk memulai pembicaraan lagi dengan ungkapan permintaan maaf.. karena ia telah melupakan hal terkait Ji Wook ini. Kemudian, Eun Hyuk beralih meminta bantuan pada Bong Hee.

“Hmm... maaf, sejujurnya aku-pun kurang nyaman dalam menangani kasus terkait kebakaran.. karena ayahku sendiri, meninggal karena kebakaran... Namun, aku berjanji untuk membantu kalian semua sebisaku!!!” ucap Bong Hee

27

Di kantor kejaksaan sendiri, kita melihat seorang pria bernama Tuan Lee yang tengah diinterogasi oleh Yoo Jung atas tragedi kebakaran Haeim-dong. Ia mengakui hal tersebut, sekaligus mengaku menjadi dalang dibalik tragedi kebakaran Doboo-dong 2 tahun lalu. Ia baru mengakuinya sekarang, karena merasa bersalah setelah mengetahui ada orang lain yang dihukum karenanya.

28

Kepala kejaksaan memiliki hubungan dengan kasus yang menimpa ayahnya Bong Hee. Kasus itu dikenal dengan sebutan ‘Seongbuk-dong Assault Incident’

Sedikit mengulas kejadian yang terjadi di masa lalu.. saat itu, ayahnya Bong Hee bersikeras meyakinkan kepala kejaksaan yang dulunya masih menjadi seorang jaksa biasa.. Ia memaparkan bahwa dirinya sama sekali tak melakukan tindak penganiayaan yang dituduhkan padanya.

Ia hanyalah seorang supir taxi biasa.. pada hari kejadian, ia menjadi supir pada siang hari. Dan supir yang menganiaya penumpang, adalah supir yang bekerja pada shift malamnya. Namun, pihak korban bersikukuh menyebut ayahnya Bong Hee sebagai pelaku penganiayaan terhadapnya.

“Orang itu mabuk.. dan dia salah mengira diriku sebagai supir yang menganiayanya..” ungkap ayahnya Bong Hee

Akibat dari tuduhan ini, membuatnya dipecat sebagai supir taxi. Padahal, dirinya masih harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarganya, namun ia bahkan tak bisa mengambil kerja serabutan karena ia disibukkan untuk bulak-balik menjalani persidangan di pengadilan.

29

Entah apa sebenarnya yang terjadi di masa lalu.. namun, sekilas kita melihat kejadian ketika kepala kejaksaan tengah bertemu dengan Ji Wook kecil. Kala itu, Ji Wook kecil masih dalam kondisi trauma karena kepergian kedua orangtuanya, dan kepala kejaksaan malah menunjukkan selembar foto ayahnya Bong Hee sembari mengatakan: “...Dialah.. orang yang telah membunuh ayahmu...”

30

Kembali ke masa sekarang.. sejenak, kita lupakan seluruh kejadian misterius yang masih menjadi teka-teki yang sulit untuk diselesaikan. Kita beralih ke kisah romansa diantara Ji Wook dan Bong Hee, yang akhirnya harus diketahui oleh semua orang termasuk ibu mereka.

Tuan Byun beserta Eun Hyuk tak menunjukkan keterkejutan mereka, karena sebelumnya memang sudah menyadari hal ini. Berbeda halnya dengan kedua ibu mereka yang memang sudah saling megenal-namun saling ‘membenci’.

Bong Hee sempat ingin kabur, namun Ji Wook bersikap lebih berani dengan menjadi orang yang pertama kali mengakui dan langsung mengumumkan hubungan spesial diantara mereka.

31

Sekarang semuanya sudah tahu, namun malah membuat Bong Hee menjadi takut dan ragu untuk melangkah ke tahap selanjutnya. Untunglah, Ji Wook bersikap tegas *meskipun rada malu-malu.

Seharian ini, ia berkencan dengan Bong Hee.. Ia berniat untuk memberikannya sebuah kalung yang cantik.. Namun, Bong Hee malah sibuk sendiri dalam permainannya. Hingga tibalah suatu momen yang cukup tenang... dan pas untuk melakukan hal yang romantis.

32

Sayangnya.. bukan Ji Wook namun Bong Hee duluan yang membuka pembicaraan.. Bong Hee ternyata menyadari betul, bahwa seharian ini Ji Wook ingin memberikannya sesuatu. Ia-pun menagihnya lebih dulu dan tentu saja, ini membuat Ji Wook merasa malu sekaligus canggung. Ia memasangkan kalung tersebut di leher Bong Hee.. kemudian menatapnya penuh cinta....

33

Ketika tiba dirumah, Ji Wook dan juga Bong Hee sama-sama terlihat canggung. Mereka hendak memasuki kamarnnya masing-masing, namun beberapa detik kemudian mereka membalikkan badan, kemudian menatap satu-sama lain dengan penuh makna..

33b

Mungkin karena setelah beberapa hari ini terlalu banyak masalah yang menerpa, akhirnya mereka bisa melewati seharian dengan rasa bahagia tanpa beban apapun dan puncaknya adalah detik ini. Mereka melampiaskannya dengan sebuah ciuman penuh cinta yang berakhir di kasur ------

34

Keesokan paginya, Ji Wook tebangun.. ia mencium Bong Hee kemudian memeluknya.. Dan disaat yang bersamaan, secara tak sengaja ia melihat foto Bong Hee kecil bersama dengan seorang pria yang selama ini Ji Wook kenal sebagai orang yang telah menyebabkan ayahnya meninggal......

***NOTES

Hmmm... no comment untuk adegan yang terakhir *Ckckckck

Rasanya terlalu lamaaa sampai Ji Wok menyadari hubungan diantara kematian orangtuanya dengan ayahnya Bong Hee. Kasarnya, kalo dari sudut pandangnya penonton sih ‘udah basi’

Semenjak masa promonya, drama ini udah kasih spoiler tentang pembunuh yang amnesia. Meungkin maskudnya kejadian ini kali yaaa? Masuk akal sih, setelah kecelakaan dan jatuh koma, Hyun Soo bisa hilang ingatan.

Akankah kita memaafkan pembunuh ini cuman karena dia amnesia? Apalagi belum diceritakan secara detail mengenai motifnya membunuh, bisa jadi setelah kita tahu.. kita malah berubah simpati sama dia (?)


You Might Also Like

0 komentar

Don't forget to tell us what's on your mind ❤❤❤