SINOPSIS REUNITED WORLDS Episode 6

14:48

= SELURUH GAMBAR DAN KONTEN BERSUMBER DARI : SBS =

00

Pria misterius itu menarik Hae-sung kemudian menyeretnya pergi.. Hae-sung mencoba melawan, ia melayangkan pukulannya akan tetapi kekuatan supernya sama sekali tak berguna kali ini. 

01

Tanpa mengatakan apapun, pria itu menyeret Hae-sung hingga membuat semua rang yang tengah berada disana menjerit ketakutan.

02

Di basement, Hae-sung dihajar habis-habisan... badannya dilempar kesana-kemari hingga ia bahkan tak mampu utuk berdiri tegap.

“Ahjussi kau ini siapa..” tanya Hae-sung

03

Pria itu tak memberikan jawaban yang pasti, akan tetapi ia memperingatkan Hae-sung untuk tidak menggunakan kekuatannya itu secara sembarangan karena akan memancing perhatian banyak orang yang tentunya membahayakan keberadaan mereka.

04

Ponsel Hae-sung berdering.. dengan tangannya yang lemah, ia berusaha keras untuk mengambil ponselnya karena ternyata ada telpon masuk dari Ho-bang. Ho-bang sendiri menelponnya untuk membuat Jin-joo percaya kepadanya.

05

Akan tetapi, sama hal-nya dengan layar TV.. layar ponsel yang dipegang Hae-sung juga menjadi rumek, sinyalnya tidak stabil. Jadi meskipun terhubung, suara yang terdengar hanya sebatas kresek yang diremas-remas.

06

Di taman pinggir sungai, Hae-sung duduk menyendiri.. disekelilingnya begitu banyak orang lalu-lalang.. akan tetapi ia hanya bisa menyimpan semua beban fikirannya sendirinya dan secara tidak sadar ia telah menangis..

07

Malam harinya, Hae-sung hendak menjemput Jung-won. Dan di depan restoran, ia bertemu dengan Min-joon yang langsung menyapanya dan bertanya ada perlu apa?

“Hmm.. saya sedang menuggu Jung-won..” jawab Hae-sung

“Ahh.. baiklah kalau begitu..” ucap Min-joon yang kemudian berjalan menuju mobilnya.

08

Beberapa saat kemudian Jung-won berjalan keluar dari restoran, ia melihat Hae-sung dan berteriak memangilnya. Min-joon masih belum masuk ke mobilnya dan ia-pun melihat Jung-won, kemudian bertanya siapa pria yang menjemputnya itu?

“Ahh.. ini sepupuku..” jawab Jung-won

09

Min-joon berjalan menghampiri mereka kemudian memperkenalkan dirinya kepada Hae-sung begitupun sebaliknya. Karena menganggap Hae-sung lebih muda darinya, ia bahkan sempat menepuk pundak Hae-sung sebelum pamit pergi. Dan sebenarnya, Hae-sung merasa tidak nyaman akan hal itu..

10

“Aku tak tahu kalau kamu akan menjemputku kesini..” ujar Jung-won

“Jung won-aa, temani aku minum (akohol) malam ini..” pinta Hae-sung

“Apa? Minum? Serius?” tanya Jung-won

“Memangnya kenapa? Sekarang aku ‘kan bukan anak SMA lagi.. kalau tidak sekarang, kapan lagi aku bisa minum..” keluh Hae-sung

11

Hae-sung memasuki sebuah minimarket, ia hendak mengambil sebotol soju dan bir. Akan tetapi, ia menaruh kembali kedua botol itu setelah penjaga toko terus meliriknya..

12

“Kenapa? Kamu berubah fikiran?” tanya Jung-won

“Hmm.. Jung Won-aa, bisakah kamu saja yang membelikan minumannya untukku?” pinta Hae-sung yang seketika membuat Jung-won menertawainya.

“Kenapa? Kamu takut yaa?” goda Jung-won

“Yasudah! Biar aku saja yang membelinya..” ujar Hae-sung

“Diam saja disini.. Sekarang giliranku untuk membeli minumannya..” ucap Jung-won

13

Jung-won masuk kedalan mini-market, kemudian mengambil Soju dan Bir yang ketika dicampur akan menjadi maekju. Ia memberitahu Hae-sung bahwa komposisi yang tepat untuk membuat maekju adalah 8:2.

Ohiya.. selain membeli minuman, ia juga membeli cemilan pendamping, yaitu ikan cumi kering. Akan tetapi.. ia tersadar kalau Hae-sung tidak menyukainya...

“Wahh.. ternyata kamu masih megingatnya..” ucap Hae-sung

“Tentu saja.. tunggu disini, karena aku akan menukarnya..” ujar Hae-sung

14

Hae-sung membeli cemilan yang baru, dan ketika kembali ia melihat minuman didalam botol soju telah habis tak tersisa sedikit-pun.

“Kau kemanakan soju-nya?” tanya Jung-won

“Aku campur dengan bir kemudian meminumnya..” jawab Hae-sung

Ternyata, caranya Hae-sung salah. Komposisinya terbalik, seharunya yang lebih banyak adalah bir.. karena soju mengandung alkohol yang sangat kuat dan efeknya memabukkan.

“Heyy.. kamu baik-baik saja ‘kan?” tanya Jung-won

“Tentu saja.. aku ini ‘kan, bukan anak SMA lagi..” ujarnya

15

Akan tetapi.. beberapa saat kemudian, kita melihat Jung-won yang dibuat kerepotan karena harus menggandeng Hae-sung yang sudah mabuk berat. Sepanjang jalan, ia terus menyebutkan nama-nama benda di sekelilingnya. Ia-pun hampir kena marah seorang pria dan juga seorang kakek, akan tetapi Hae-sung langsung meminta maaf kepada mereka semua dan segera menyeret Hae-sung pergi darisana.

16
“Hae Sung-aa... bagaimana bisa kau bertingkah seperti tadi..” keluh Jung-won
17

Hae-sung sendiri, terlihat sudah sangat mabuk. Pipinya memerah dan ia tak fokus mendengar apa yang dikatakan oleh Jung-won kepadanya. Ia malah menceritakan apa yang dialaminya hari ini. Mengenai Hae-chul yang menyebutkan sebagai orang yang telah merusak masa depannya dan juga mengenai Young-jung yang bertingkah seakan-akan tidak mengenalinya.

18
“.. Aku, tidak kembali karena aku menginginkannya. Aku-pun tak mengerti, mengapa aku bisa ada disini.. Tak ada satupun orang yang menerima kehadiranku. Aku hanyalah seorang kakak yang menghancurkan kehidupan adik-adiknya, karena telah pergi begitu saja.. adik-adikku tak ada yang mau bertemu denganku, mereka tak mengucapkan terimakasih kepadaku bahkan untuk sekali saja. Jika aku tahu mereka akan berubah menjadi seperti ini, seharusnya aku menikmati hidupku dan tak perlu repot-repot merawat mereka. Dulu aku berfikiran, jika mereka hidup dengan baik maka aku-pun demikian.. tapi semuanya menjadi sepertinya, dan seharusnya dulu aku tak melakukan semua itu..” (Hae-sung)
19

Kepada Jung-won, Hae-sung bertanya: “Mengapa dan bagaimana aku bisa ada disini?”. Karena sebenarnya yang diinginkan oleh Hae-sung hanyalah kehidupan yang bahagia bersama adik-adiknya.

Jung-won tak bisa menjawab pertanyaan itu, ia menangis dan hanya mampu mengatakan ‘Maaf..’

20

Hae-sung sendiri perlahan mulai tertidur.. dan lucunya, ia mengingau seakan-akan ia masih murid SMA yang harus berangkat pagi karena besok jadwalnya piket. Disaat itu, ponsel Hae-sung berdering.. Jung-won mengambilnya dan melihat itu telpon dari Ho-bang.

Jung-won mengangat telpon tersebut dan memberitahunya bahwa Hae-sung tengah berada bersama dengannya sekarang.

21

Ho-bang masih setia menunggu Jin-joo, kali ini ia rela menunggu Jin-joo yang tengah melaukan kencan buta. Pria pasangannya bertanya mengenai latar belakang keluarganya. Akan tetapi, Jin-joo tak memahami kalimat yang digunakan oleh pria tersebut dan hal itu membuatnya terlihat ‘bodoh’

22

Ho-bang tak tahan melihat itu.. seperti adegan dalam drama makjang, ia menghampiri Jin-joo dan menarik tangannya. Sebelum menyeretnya pergi, ia berbicara kepada pria itu, mengatakan bahwa JIn-joo merupakan keturunan keluarga Namyang!

“Hey.. apa yang sedang kamu lakukan! Lepaskan tanganku!” teriak Jin-joo

“Diamlah! Aku akan membawamu bertemu dengan Hae-sung!” tegas Ho-bang

23

Hae-sung perlahan membuka matanya... samar-samar, ia melihat teman remajanya yang berada dihadapannya dan mereka tersenyum kepadanya..

24

Hae-sung menutup kemudian kembali membuka matanya.. dan tenyata, memang semua teman-temannya telah berada dihadapannya. Mereka semua tak uasa menahan tangisnya, setelah meliha Hae-sung benar-benar kembali kehadapan mereka..

25

Jin-joo memeluk Hae-sung, ia mengatakan kalau mereka semua sangat merindukannya dan mereka sangat meyakini bahwa Hae-sung bukanlah pembunuh seperti yang orang lain kira.

26

Hae-sung menyapa teman-temannya, ia menanyakan kabar mereka satu demi satu. Dan mendengar cerita mereka, membuatnya merasa sangat bersyukur karena ternyata masih banyak orang yang merindukannya di dunia ini.

27

Meninggalkan susana haru-biru ini, Hae-sung berinisiatif untuk memasak pasta untuk mereka semua.. ia dan Jin-joo akan memasak semetara para pria akan membelikan bahan makanan yang lainnya..

28

Keesokan harinya, Ho-bang beserta Hae-sung mendatangi TKP tempatnya tertabrak mobil 12 tahun yang lalu. Hae-sung menceritakan kronologis kejadian hingga dirinya tertabrak oleh sebuah mobil yang ternyata milik ayahnya Tae-hoon. Akan tetapi, mobil tersebut dikemudiakan oleh orang lain.. dan orang itu-pun berakhir dipenjahan, ia mendapat hukuman karena dianggap telah membunuh seseorang.

29

Tae-hon merupakan salah satu teman Hae-sung yang dikenal sebagai banjang (ketua kelas) mereka. Setelah insiden itu, Tae-hoon merasa sangat terpukul.. sebagai teman, sangatlah berat melihat kondisinya yang seperti itu.

30

“Padahal kejadian ini bukan salahnya..” ujar Hae-sung

“Apakah ketika mengendarai sepeda kau melihat orang lain yang berada disekitar sini?” tanya Ho-bang

“Tidak.. aku tidak melihat siapapun..” jawab Hae-sung

31

Datanglah Hae-chul.. ia menghamipiri mereka dan mengatakan apabila ternyata tersangka pembunuhan itu adalah orang lain. Maka ia sendiri yang akan membunuh orang itu!

Hae-chul menceritakan kronologis kejadian sebelum Hae-sung kecelakaan,.. Mengenai pesta kejutan yang mereka buat dan juga mengenai ide menyuruh Hae-sung pergi ke runang kelas seni untuk mengulur waktu.

Kemudian setelah mereka mendengar kabar kecelakaan Hae-sung, Nenek dan Young-in segera pergi ke rumah sakit, Jung-won pergi ke kantor polisi, sementara dirinya dan Soo-ji memilih untuk tinggal dirumah karena mereka sangat ketakutan saat itu.

“Young-jun.. saat itu, dia berada dimana?” tanya Ho-bang

“Entahlah.. malam itu dia tak ada bersama dengan kami..” jawab Hae-chul

“Ohyaa? Tapi dilaporan kepolisian, berdasar kesaksian Jung-won.. Young-jun berada diruah bersama kalian?” tanya Ho-bang

32

Hae-chul mengingatnya seperti itu.. dan ia sendiri tak mengerti mengapa kesaksian Jung-won berbeda dengan yang diingat olehnya?

“Sudahlah.. mungkin saat itu kau masih terlalu kecil hingga tak bisa mengingat semuanya dengan jelas..”

33

Jung-won hendak membuang dua kantong besar berisi sampah.. ia agak kerepotan karena pintu belakang rusak, hingga dirinya harus berjalan jauh melewati pintu depan. Terlebih lagi, secara tak segaja salah satu kresek-nya tersangku dipintu hingga robek dan sampahnya berceceran keluar..

Terpaksa, ia harus membersihkannya dengan tangannya sendiri. Dan disaat itu, datanglah sebuah mobil dan turunlah ibunya Jung-won darisana.

34

Jung-won melihatnya.. mereka bertatapan, dan ibu menyapanya terlebih dahulu. Ibu sengaja datang kesini setelah ia melihat foto Jung-won di majalah. Ia mengatkan, bahwa selama ini, ia terus mencari-cari Jung-won akan tetapi ia sama-sekali tak memiliki petunjuk apapunun untuk mencarinya.

“Bisakah anda pergi sekarang juga!” pinta Jung-won

“Jung Won-aa, ibu minta maaf. Seharusnya ibu tak melakukan hal itu, ibu menyesalinya dan ibu selalu ingin menatakan maaf kepadamu..” ungkap ibu

“Pergilah, karena aku tak ingin mendengar apapun..” ucap Jung-won

35

Min-joon tak sengaja melihat mereka, ia-pun memilih untuk bersembunyi dibalik tembok yang memungkinkannya untuk mendengar semua percakapan diantara mereka.

“Sekarang, anda berharap saya menjadi putri anda? Sudah lupa, bagaimana anda menyebut saya dulu? Perlu anda tahu, karena setiap hari saya selalu mengingatnya dengan sangat jelas!” tegas Jung-won

“Aku datang karena aku ingin membantumu.. aku tahu kalau kau butuh bantuan..” ucap Ibu yang kemudian memberikannya sebuah amplop (berisi uang dongg)

36

“Berapa banyak yang anda punya? Anda fikir uang anda lebih banyak daripada uang saya? Perlu anda ketahui, bahwa saya merupakan pemilik restoran ini dan saya akan segera menikah dengan Tn. Cha (Min-joon)!” tegas Jung-won

“Aku tahu hidupmu sulit dan kau membutuhkan banyak uang. Jadi berhenti berbohong dan terima sajalah uang ini..” ujar Ibu

37

Min-joon menarik nafas dalam-dalam, kemudian ia berjalan menghampiri mereka. Jung-won terlihat gugup, ia tak tahu harus berbuat apa setelah semua yang dikatakannya barusan. Namun dengan tenangnya, Min-joon memperkenal diri diharapan ibu sebagai calon suaminya Jung-won.

“Ahhh.. kalau begitu, bisakah kita berbicara disini?” tanya Ibu

“Maaf.. tak ada tempat lagi disini, karena untuk makan di restoran ini anda perlu membuat reservasi. Mungkin kita bisa mengobrol di lain waktu.. dan pastikan anda telah melakukan reservasi terlebih dahulu..” ucap Min-joon yang kemudian pamit dan menggandeng tangan Jung-won untuk masuk kedalam bersama dengannya.

38

Didapur, Jung-won tak bisa fokus dengan pekerjaannya.. terlebih lagi, Min-joon berdiri disampingnya. Akan tetapi, Min-joon terlihat biasa saja.. ia bahkan sempat menegur Jung-won dan memintanya untuk menyelesikan pekerjaanya dengan fokus.

39

Hae-sung kembali menyendiri dipinggir sungai.. ia teringat fakta mengenai kesaksian Jung-won berbeda dengan apa yang diingat oleh Hae-shul. Ia-un mencoba untuk menelpon Ho-bang, akan tetapi sama seperti sebelumnya.. layar ponsel yang dipegangnya berubah menjadi rumek dan sinyalnya menghilang hingga tak bisa digunakannya untuk menelpon.

40

Hari sudah larut, Jung-won berdiri didepan restoran.. dan tak lama kemudian Min-joon muncul. Jung-won sengaja menunggunya karena ia ingin meluruskan kejadian siang tadi. Sebelumnya ia meminta maaf atas perkataannya yang ‘ngelantur’ dan juga berterimakasih karena Min-joon telah menyelamatkan harga dirinya dihadapan ibunya.

“Ketika masih kecil, ibuku...” belum sempat Jung-won menyelesaikan kalimatnya, Min-joon mengatakan kalau Jung-won tak perlu menceritakan apapun kepadanya.

41

Meskipun demikian, Jung-won tetap melanjutkan ceritanya: “Semenjak kecil, aku selalu berharap kalau suatu hari aku bisa menunjukkan hidupku yang mewah dihadapan ibuku yang telah menelantarkanku. Sama seperti apa yang telah dia lakukan kepadaku.. Terimakasih banyak karena anda telah melakukan itu untukku hari ini..”

42

Jung-won tak sanggup menahan air matanya, ia-pun menangis.. kemudian Min-joon memeluknya. Disaat yang bersamaan, Hae-sung tiba dan melihat mereka dari kejauhan..

43

==========
::: NOTES :::

Kedua kalinya, Hae-sung ‘dewasa’ dibikin patah hati T_T Sini biar eonni peluk deh *ganjen banget yaa (?) Wkwk..

Di episode 5-6, nambah satu lagi nih keanehannya Hae-sung, yaitu dia enggak bisa berhubungan lansgung dengan benda-benda elektronik (TV, ponsel). Jadi makhluk apakah dia ini?

Apakah drama ini juga berdasar pada teori dunia paralel sama hal-ya dengan “The Best Hit”? Kayaknya sih bukan yaa? Aku sendiri, masih mikir-mikir beberapa kemungkinan tentang identitas Hae-sung. Soalnya dari awal, enggak pernah dikasih bocoran sedikitpun mengenai asal-usulnya dia. Pokoknya kemunculan dia berbarengan dengan munculnya benda misterius yang lewat diangkasa. Tapi yakin ada kaitannya?

Mengenai si ahjussi misterius, dia bilang “kelakuan Hae-sung bisa membahayakan mereka”. Dan kata ‘mereka’, mengartikan bahwasanya masih ada orang lainnya yang mengalami keajaiban seperti Hae-sung.. Kita tunggu aja nih kemunculan mereka.

Nah, kalo diperhatiin caranya Jung-won menatap Young-jun, sepertinya.. ada sesuatu yang terjadi diantara mereka dimasa lalu. Bekarli-kali, Young-jung bilang “Aku minta bantuanmu Noona.. aku percaya padamu..”, dan tiba-tiba kita mendengar fakta kalau Jung-won tidak sepenuhnya jujur ketika memberikan kesaksiannya di kantor polisi. Jelas-jelas, kita juga tahu kalau Young-jung enggak ada ditempat mereka bikin kejutan, tapi Jung-won bilangnya ada..

Seuatu pasti terjadi.. kemungkinan pertama, Young-jun merupakan orang yang membunhuh Kyung-chul, apalagi sebelumnya Kyung-chul udah mukulin dia juga ‘kan? Mungkin semacam balas-dendam? *Tapi terlalu awal untuk memastikannya, karena masih banyak kemungkinan lain yang belum terungkap

Melupakan segala kesedihan didrama ini, ada satu adegan yang bikin aku ketawa. Lucu ketika melihat tingkah Hae-sung yang masih merasa kalau dirinya anak SMA. Dia bahkan enggak berani buat beli minuman. Hehehehe..


||=========||||=========||||=========||||=========||

Untuk UPDATE Sinopsis, serta berita terkait drama dan film bisa add Akun Official LINE My-Eternal Story : @azk6919i

Tambah Teman

You Might Also Like

4 komentar

  1. Slm knl,, mks udah nulis sinopsis yg menarik,,jd gk sabar nunggu klnjutanx,,sm bride of water god juga,,siipp ceritax,

    ReplyDelete
  2. Mungkin hae song itu arwah yang kembali ke dunia karena urusan yang belum diselesaikan. Hampir mirip sama drama Please Come Back Mister. cuma kalo di please come back mister arwah kembali dengan wujud yang berbeda dan nggak punya kekuatan super, sedang di reunited world arwah kembali dengan wujud yang sama dan punya kekuatan super. Mungkin gitu..
    Drama ini bagus banget, cukup mengobati beberapa drama yang alur dan endingnya kurang greget. Dan plusnya ada kwak dong yeon hihi
    Makasih untuk sinopsinya, keren!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nahiyaa, salah satu kemungkinan juga diatuh awrwah. Tapi, biasanya kalao arwah 'balik' lagi, pasti make badan orang, atau tetep badannya sendiri dia pasti enggak bisa dilihat sama semua manusia biasa. JAdi aku juga belum bisa nebak secara pasti, dia itu makhluk apa.

      "...cukup mengobati beberapa drama yang alur dan endingnya kurang greget...", drama ini belum tamat, mbak. Tahu-tahu entar ending drama ini yang lebih ngenes lagi. Hihihihihi...

      Delete

Don't forget to tell us what's on your mind ❤❤❤