SINOPSIS REUNITED WORLDS Episode 1

09:46

= SELURUH GAMBAR DAN KONTEN BERSUMBER DARI : SBS =

00

12 Tahun yang lalu..

01
“... aku meninggal di usia 19 tahun, ketika aku tahun terakhir SMA saat musim panas ...”
Tepat disaat musim panas, ketika langit terlihat begitu cerah.. dan suasana terasa begitu hangat karena disininari oleh teriknya matahari. Terlihat siswa SMA, bernama Sung Hae-sung (Yeo Jin-goo) yang tengah berpose begitu kaku dihadapan kamera. Namun beberapa saat kemudian, ia berubah menunjukkan raut wajah bahagia yang terlihat dari senyumannya yang begitu tulus...

02

12 Tahun kemudian...

03

Jung Jung-won (Lee Yeon-hee), berada di sebuah taman pemakaman.. Ia berdiri tepat dihadapan dinding batu yang telah terpajang foto bertuliskan ‘Mendiang Sung Hae-sung’. Jung-won tersenyum.. “Haesung-aa, kau ingat saat ketika kita mengambil fotomu itu?”

FLASHBACK

04

Suasana SMA Chungho terlihat ramai, banyak siswa-siswi yang tengah sibuk mengambil foto. Hae-sung berlari sembari memegangi rambutnya karena takut terkena angin dan berubah  acak-acakan, ia terus menunjukkan senyuman hangatnya..

05

Setibanya di lorong sekolah, sudah ada Jung-won remaja (Jung Chae-won) yang menunggunya. Ia melambaikan tangan, menyuruh Hae-sung untuk berlari lebih cepat, karena sebentar lagi gilirannya untuk difoto.

06

“Jungwon-aa, bagaimana rambutku? Keren’kan?” tanya Hae-sung

Jung-won mengernyitkan dahinya.. kemudian mengejek dandanan Hae-sung yang sangat memalukan. Kemudian ia-pun mengatakan: “Foto album sekolah diturunkan dari generasi ke generasi.. Kau ingin membuat malu keturunanmu?”

“Memangnya apa yang salah dengan penampilanku?” tanya Ha-sung

07

Jung-won hendak merapikan rambut Hae-sung,.. namun karena badan Hae-sung terlalu tinggi, Hae sung-pun membuka kakinya lebih lebar, hingga membuat tingginya bisa setara dengan Jung-won. 

08

Karena tadi berlari, wajah Hae-sung jadi basah karena berkeringat. Jung-won menyadari hal itu.. dan tanpa mengatakan apapun, ia langsung mengelap tetesan keringat itu dengan tangannya sendiri.. hingga membuat Hae-sung terdiam-gugup.

09

Setelah itu, Jung-won mulai merapikan rambut Hae-sung yang membuat wajah mereka berada pada posisi yang sangatttt dekat. Namun kali ini, mereka tak menunjukkan ekspresi canggung, sedikit-pun.

10

Dari kejauhan, posisi mereka terlihat seperti orang yang sedang berciuman. Hal ini, membuat teman-temannya yang lain menggoda mereka.. mengatakan kalau ‘ciuman’ mereka sangat ‘intim’

“Heyy.. mumpun ada kamera, kalian bisa sekalian mengambil foto pre-wed saja.. Ckckckck” teriak mereka. Hae-sung hanya tersenyum saja.. sementara Jung-won langsung berteriak meminta mereka untuk berhenti menggodanya seperti itu.

11

Tibalah giliran Hae-sung untuk difoto. Seperti apa yang kita lihat di awal epsiode, ia begitu kaku. Bahkan beberapa kali, fotografer memintanya tersenyum, namun ia begitu sulit utnuk melakukannya.

12

“Bodoh.. kenapa dia sangat kaku..” gumam Jung-won yang kemduian beridir disamping fotografer dan mulai meunjukkan tingkahnya yang konyol.. yang pada akhirnya berhasil membuat Hae-sung tertawa lepas...

FLASHBACK END

13

Jung-won hanya tersenyum kemudian mengatakan: “Haesung-aa.. tak terasa sudah 12 tahun berlalu. Sekarang usiaku 31 tahun. Anak-akan TK disekitar rumahku, bahkan telah memanggilku ‘ahjumma’....”

14

Duduk dibawah pohon rindang, Hae-sung menikmati sebotol bir yang sangat menyegarkan. Tepat belasan tahun yang lalu.. ia juga duduk ditempat ini, bersama dengan Hae-sung.

FLASHBACK

15

“Haesung-aa... kamu ingin punya anak berapa?” tanya Jung-won

“Hmm entahlah.. 1 atau mungkin 2 atau 3 ??” jawab Hae-sung

Jung Won lanjut menngatakan kalau dirinya ingin memiliki 5 orang anak, karena ia ingin memiliki keluarga yang besar. Hae-sung sejenak terdiam.. menurutnya 5 orang anak itu.. terlalu..

“Terlalu membutuhkan banyak tenaga, maksudmu?” tukas Jung-won yang membuat Hae-sung langsung mengernyitkan dahinya dan mengatakan: “Hey-aaa, kau perempuan.. tapi mulutmu itu.. pantas saja anak-anak yang lain menyebutmu ’cabul’...”

16

Tanpa mengatakan apapun, Jung-won menggigit sosis yang tengah dipegang oleh Hae-sung dan itu membuat Hae-sung terdiam-kikuk. Jung-won meluruskan perkataannya ia mengatakan : “Jika ingin memiliki 5 orang anak, berarti membutuhkan banyak tenang untuk belajar supaya menjadi orang yang sukses!”

Jung-won menggoda Hae-sung, dengan menyebutkan telah berpiran hal yang ‘nakal’. Hae-sung terus mengelak.. Namun Jung-won tetap menggodanya.. begitulah mereka berccanda...

FLASHBACK END

17

Jung-won menghela nafas panjang, ia bergumam mengeluhkan kelakuan dirinya sendiri yang masih saja mengenang memori yang buluk seperti itu. Padahal ia masih memiliki begitu banyak memori yang membahagiakan untuknya...

Setelah menghabiskan bir-nya Jung-won berdiri.. namun tali tas-nya lepas dan ia-pun harus memasangkannya kembali. “Ahh. tas bodoh..” keluhnya

18

Tiba-tiba terlihat sebuah benda misterius yang bersinar melintasi langit. Jung-won melihatnya.. ia terdiam merasa takjub karenanya.

19

Dan diwaktu yang bersamaan, di atap SMA Chungho.. Kita melihat Hae-sung yang tengah tertidur di atas pagar penghalang. Sekarag masih waktunya para-siswa untuk berada disekolah, dan darisana mereka-pun dibuat heboh karena melihat kemunculan benda angkasa misterius itu.

20

Hae-sung terbangun dari tidurnya dan ia terjatuh kesamping. Ia berdiri, melihat sekelilingnya dan mengatakan kalau suasananya terasa sangat aneh...

21

Tak lama kemudian para siswa sampai di atap sekolah, mereka berbondog-bondong menyaksikan fenomena kemunculan benda misterius diluar angkasa. Namun, perhatian mereka lansgung tealih.. ketika melihat sosok Hae-sung yang berada disana namun mengenakan seragam yang belum pernah mereka lihat sebelumnya.

“Siapa kau...”

22

Ketika dilihat lebih jeli, Hae-sung mengenakan seragam dengan logo sekolah mereka.. yang membuat mereka semakin merasa kebingungan dan bertanya-tanya siapakah siswa yang berdiri diharapan mereka itu?

23

Hae-sung sendiri dibuat kebingungan denga situasi ini. Ia berlari turun menuju kelasnya : “Apa ini? Bagaimana ini bisa terjadi?” gumamnya

24

Ketika memasuki kelasnya, tak ada satupun orang yang ia kenal.. para siswa menatapnya aneh dan bertanya-tanya siapa dan mengapa dia ada disini? Tak lama kemudian, datanglah pak guru.. Dia melihat seragam Hae-sung dan langsung memearahinya: “Hey nak! Kau harus mengenakan seragam yang terbaru! Lagipula darimana kau mendapatkannya? Seragam itu sudah diganti bertahun-tahun yang lalu...”

“Apakah siswa ini dari kelas kalian?” tanya pak guru

“Bukan pak...” jawab para-siswa


25

Hae-sung berlari keluar.. dia melihat lapangan dimana para siswa kini menggunakan seragam olaharaga yang berbeda dengan yang ia ketahui. Kemudian ia sampai di depan bangunan sekolah.. disana ada sebuah banner yang bertuliskan : “Musim panas, 14 Juni 2017”

Hae-sung melihat sekelilingnya, ia bertanya-tanya apa yang sebenarnya telah terjadi kepadanya? Kemudian Nenek dan keluarganya yang lain.. bagimana kondisi mereka?

26

Didalam sebuah bis, Jung-won tengah asyik menghabiskan minumannya kemudian menggigit es-batu ddidalamnya hingga menimbulkan suara yang cukup keras. Disampingnya, duduk seorang wanita yang meliriknya dengan sangat aneh... Jung-won tak memedulikan hal itu, dan ia tetap lanjut menggingit es-batunya hingga habis.

27

Ketika ia melirik kesamping, tak sengaja ia melihat Hae-sung. Segera.. ia-pun turun dari bis, kemudian berlari untuk melihatnya lebih dekat lagi.

28

Sayangnya ada sebuah kereta yang melintas, hingga menghalangi pandangannya. Dari kolong kereta, ia masih bisa melihat sepatu seseorang.. Namun, ketika kereta itu lewat... Sudah tak ada siapapun disebrangnya.

29

“Dasar bodoh.. kenapa aku bisa berfikiran melihatnya disini?” keluh Hae-sung yang kemudian baru menyadari kalau tas-nya telah tertinggal didalam bis dan sekarang ia hanya membawa talinya saja. 
Ketika mencoba untuk mengejar.. ternyata bis itu sudah pergi cukup jauh dari tempatya berada sekarang.

30

Hae-sung terus berlari... hingga akhirnya ia tiba di rumahnya dulu. Dari depan, ia sudah merasakan ada begitu banyak hal yang berubah. Namun, ia memutuskan untuk tetap memasuki tempat yang ia anggap sebagai rumahnya itu.

31

Ketika membuka pintu, ia disambut oleh senyuman serta sapaan hangat dari keluarga besarnya. Hal ini membuat Hae-sung bisa bernafas lega..

32

Namun menyedihkan, karena suasana itu hanya da dalam bayangannya semata. Kini.. ruangan itu telah berubah.. Foto-foto yang terpajang-pun, merupakan foto keluarga lain yang sama-sekali tidak dikenali olehnya.

33

Ketika berjalan keluar, kebetulan ahjussi pemilik rumah itu baru saja pulang. Ahjussi itu mengira Hae-sung sebagai seorang pencuri, namun Hae-sung mengatakan kalau dulunya ia tinggal ditempat ini dan sekarang ia ingin bertanya, kemana orang-orang yang sebelumnya tinggal disini?

34

Ahjussi itu tak memercayai perkataannya, ia bersikeras menganggap Hae-sung sebagai seorang pencuri. Ia-pun hendak memukul Hae-sung.. namun ajaibnya, Hae-sung bisa mendorong ahjussi itu hingga terpental cukup jauh.

35

“Maaf..” ucap Hae-sung yang kemudian mencoba untuk memnatu ahjussi itu untuk berdiri, namun bantuannya itu ditolak mentah-menta dan ahjussi menyuruhnay untuk segera pergi saja. Hae-sung berterimakasih kemudian pamit pergi, namun sebelumnya.. ia masih sempat merapikan ikan milik ahjussi yang berceceran di tanah.

36

Melihat Hae-sung yang tengah lengah, ahjussi itu lansgung mengambil pipa panjang dan kemudian memukul kepala Hae-sung dengan sangat keras.

37

Didepan *makam (sorry, aku gak tahu nama tempat penyimpanan abu yang diluar gedung kayak gini apa namanya, jadi aku sebut makan aja yaaaa) Hae-sung, berdiri empat orang sahabatnya dari SMA.

Disana ada Shin Ho-bang (Lee Si-eon) yang kini menjadi seorang polisi, Gil Moon-sik (Shin Soo-ho) yang bekerja sebagai seorang buruh, Cha Tae Hoon (Kim Jin Woo) atau biasa mereka sebut sebagai ban-jang (ketua kelas) yang berprofesi sebagai seorang pengusaha dan juga ada Hong Jin-joo (Park Jin-joo) yang sepertinya belum memiliki pekerjaan tetap yang bisa membuatnya mapan.

38

Mereka mengeluhkan Jung-won yang menurutnya tidak pernah datang mengunjungi makam Hae-sung. Mereka bahkan hilang kontak dan tidak tahu-menahu dimana dan bagaimana keadaan Jung-won sekarang ini.

39

Jin-joo dan Ho-bang terlihat sering bertengkar hanya karena masalah sepele.. Kali ini, Ho-bang terus menyindir pakaian Jin-joo yang terlalu terbuka untuk dikenakan ke tempat pemakaman. Namun Jin-joo membela diri, mengatkan kalau ia tak memiliki banyak uang untuk membeli baju! 

40

“Ban-jang!!!! Lakukan sesuatu.. dia terus menggangguku...” teriak jin-joo

Tae-hoon menghela nafas panjang.. ia menatap foto Hae-sung kemudian mengatakan: “Haesung-aa, lihatlah.. kami masih saja belum bersikpa seperti orang dewasa...”

41

Akibat insiden tadi, Hae-sung kini berada di rumah sakit dan ia harus mendapatkan beberapa jahitan didahinya. Disana juga ada polisi yang menginterogasinya dengan beberapa pertanyaan.. awalnya polisi itu memarahi Hae-sung, mengatakan bahwa ia tak boleh memasuki rumah orang lain tapa seizin pemiliknya.

Ia lanjut bertanya, nama dan tanggal lahir Haae-sung. Namun setelah mendengar Hae-sung mengatakan kalau ia lahir tahun 1987, polisi itu langsung kesal.. ia mengenggap Hae-sung telah mempermainkannya..

42

Hae-sung dibawa ke kantor polisi untuk diinterogasi lebih lanjut lagi.. Polisi itu kembali bertanya, nama lengkap dan tanggal lahirnya. Dan Hae-sung terus mengatakan hal yang sama.. Ia lahir tahun 1987 pada tanggal 14 Juni.

“Hanya karena sekarang adalah tanggal 14 Juni, jadi kau asal-sebut saja kalau tanggal lahirmu juga hari ini? Baiklah kalau kau bersikeras mengatakan seperti itu, aku akan melihatnya dari data di komputer. Jika terbukti perkataanmu itu salah.. Maka aku, akan menuntutmu atas tuduhan menyalahi aturan dan mengganggu kepolisian... ” ancam pak polisi

43

Ternyata, perkataan Hae-sung memang benar adanya.. tertulis jelas di layar komputer, bahwa Hae-sung memang lahir pada tanggal 14 Juni tahun 1987. Namun yang membuat polisi itu sangat terkejut, ialah data yang menuliskan bahwa Hae-sung telah dinyatakan MENIGGAL pada tahun 2005.

Hae-sung memohon supaya polisi itu mencarikan alamat keluarganya. Namun polisi itu terlihat sudah tidak fokus, ia dibuat kebingungan dengan apa yang ia lihat saat ini. Ia-pun meyuruh Hae-sung untuk menunggunya disini, sementara ia akan memastikan kebenaran data yang diinput dalam komputernya ini.

44

Polisi itu berpapasan dengan Ho-bang, ia kemudian bertanya, apakah mungkin data di komputer mereka itu salah? Ia menceritakan bahwa ada seorang siswa yang dari data tertulis lahir pada tahun 1987 dan telah meninggal pada tahun 2005. Namun anehnya, orang itu ternyata masih hidup dan baru saja duduk dihadapannya...

“Ah jangan bercanda..” ujar Ho-bang

45

Untuk memastikannya, polisi itu-pun membawa Ho-bang ke tempat interogasi. Namun disana, Hae-sung telah menghilang.. hanya tertinggal balutan dan perban yang tersimpan dikursi. Polisi itu-pun segera berlari keluar, mengatakan kalau ia akan mencari pria itu.

46

Hae-sung tengah membasuh wajahnya di toilet.. Ia melihat cermin dan merasa aneh karena bekas luka jahitannya telah menghilang tanpa bekas sedikitpun. 

47

Ketika berjlaan keluar.. Ho-bang masuk dan mereka berpapasan. Hae-sung menghentikan langkahnya, kemudian berbalik dan mereka saling-melihat satu sama lain.

48
“Hae-sung...” 

49
 “Kau mengenaliku? Iya benar.. aku ini Hae-sung.. Sung Hae-sung..” 

||=========||||=========||||=========||||=========||

Untuk UPDATE Sinopsis, serta berita terkait drama dan film bisa add Akun Official LINE My-Eternal Story : @azk6919i

Tambah Teman

You Might Also Like

0 komentar

Don't forget to tell us what's on your mind ❤❤❤