MY ONLY LOVE SONG Episode 9

00:59

SELURUH GAMBAR DAN KONTEN BERSUMBER DARI : NETFLIX =

00

Boong-Boong.. merupakan mobil antik yang membawa Soo Jung bersama Sam Yong berpetualang ke masa lalu...

01

Tim penata busana merupakan pemilik asli dari Boong-Boong. Ketika pertama kali dibeli, semua tim produksi sangat menyukainya, secara bergilir mereka bahkan berebut untuk mengambil foto bersamanya dan mereka juga sudah menganggapnya seperti keluarga sendiri yang memperlakukannya dengan sangat baik.

02

Namun, 6 tahun berlalu dan situasinya berubah drastis. Selama 365 hari dalam setahun, dan 24 jam dalam sehari, Boong-Boong tak pernah istirahat dan harus bepergian ke seluruh lokasi syuting di Korea. Tak ada yang sempat merawatnya lagi, hingga perlahan tubuh bajanya yang gagah hilang tertutupi oleh karat dimana-mana.

03

Datanglah hari, dimana akhirnya ia-pun memutuskan untuk pergi kesuatu tempat yang tak akan bisa dijangkau oleh orang lain. Ia tidak ingin pergi sendirian, maka dari itu ia membawa Soo Jung beserta Sam Yong bersama dengannya.

04

On Dal selalu menganggapnya sebagai wanita, dan Putri Pyeong-gang selalu menganggapnya sebagai ROC si burung raksasa. Padahal sebenarnya, Boong-Boong merupakan seorang pria tangguh. Ia mengetahui kapan saat yang tepat untuk berhenti dan kapan saat yang tepat untuk pergi...

EPISODE 9
[ RECALCULATING ]

05

Boong-Boong yang membawa On Dal beserta kawan-kawannya mendarat ditengah hutan belantara, yang dipenuhi oleh pepohonan rimbat yang menjulang tinggi hingga membuat mereka tak bisa dilihat keberadaannya dari jarak jauh.

“Boong-Boong! Dasar benda tidak berguna! Lihat saja, ketika aku bisa kembali ketempat asalku, maka aku akan segera menghancurkanmu!” teriak Soo Jung kesal

“Anda telah tersesat dari rute yang sebenarnya..” begitulah yang dikatakan oleh GPS hingga membuat Soo Jung semakin marah.

05a

Soo Jung memarahinya dengan sangat keras, hingga membuat Boong-Boong jadi merasa ketakutan, hal ini terbukti dari ban belakangnya yang tiba-tiba saja kempes.

“Wuah.. ada apa ini?” tanya On-Dal

“Benda kesayanganmu ini memiliki pantat yang tepos!” tukas Soo Jung

05b

Moo Myung yang sedari-tadi tertidur-pun jadi tebangun karena keributan ini. Sebagai seorang pendekar pedang, ia memiliki refleks yang sangat bagus, segera setelah terbangun ia mengeluarkan pedangnya sembari memerhatikan kesekitarnya, barangkali ada hal yang berbahaya.

Sam Yong yang duduk disampingnya jadi merasa ketakutan, ia-pun bergegas keluar dari mobil sembari berteriak: “Aku, Sam-Yong akan melindungi diriku sendiri!!!”

05c

Moo Myung-pun mengikutinya untuk turun dari mobil. Namun, setelah beberapa langkah, ia terhenti dan memegangi bagian dadanya yang sakit karena terkena tusukan benda tajam tadi. Segera, yang lainnya-pun turun dari mobil untuk membawanya ketempat yang lebih nyaman.

06

Kabar mengenai perginya Tuan Putri bersama Moo Myung, telah sampai di telinga Raja Pyeong-Won. Beliau nampak begitu tekejut, namun serpertinya ia-pun telah mengetahui benda seperti burung raksasa yang selama ini dicari-cari oleh Putri. Segera, ia memerintahkan pengawal istana untuk mencaritahu dimana keberadaan Putri sebelum Keluarga Ko yang menemukannya.

07

Ko Il-Yong sendiri, saat ini tengah meminta bantuan pengawalnya untuk menjahit luka robek bekas sayatan pedang di dadanya. Sang pengawal protes, ia mengatakan kalau dirinya tidak memiliki kompetensi untuk melakukan hal ini, dan akan lebih baik jika Il-Young menyuruh tabib untuk melakukannya.

Namun Il-Yong menolaknya, ia beralasan bahwa tidak ada orang lain yang boleh mengetahui kondisinya. Pokoknya, cukup mereka berdua saja yang mengetahui bahwa dirinya terluka seperti ini.

08

Dengan jujurnya, sang pengawal mengatakan kalau berita ini sudah tersebar luas di masyarakat.. jadi sudah tak ada gunanya lagi untuk menutup-nutupinya. Namun Il Yong tetap pada pendiriannya yang tidak mau memanggil tabib.

Akhirnya sang pengawal mencoba untuk menjahit luka itu, ia-pun meminta Il Yong untuk menggigit sebuah rempah-rempah supaya tak merasakan sakit. Namun, dengan percaya diri Il Yong malah mengatakan bahwa dirinya kuat.

Padahal nyatanya, ketika jarum jahit belum menempel ditubuhnya.. Il Yong sudah jatuh pingsang duluan -_-

09

Moo Myung bersandar di salah satu pohon rindang, ia berusaha keras menahan rasa sakitnya. Dan tak lama kemudian, Sam Yong datang dengan membawa kotak P3K, yang tentu saja baru pertama kalinya dilihat oleh manusia dari zaman Joseon seperti On Dal dan kawan-kawannya.

“Benarkah benda-benda itu bisa mengobati segala penyakit? Berapa harganya? Pasti mahal, yaa?” tanya On Dal dengan mata yang berninar-binar

“Hmm.. Mungkin sekitar 3.500 won. Tergantung, apotek tempat kamu membelinya sih..” jawab Sam Yong

On Dal hendak mengambil benda itu, namun Soo Jung segera menepis tangannya kemudian mengomelinya: “Mulai lagi deh! Ini harganya murah tau!”

10

Pertama-tama, mereka harus membersihkan luka Sam Yong menggunakkan cairan antiseptik. Namun Putri Pyeong-gang, nampak ragu dengan kegunaan benda ini, ia bahkan meminta Moo Myung untuk tidak menggunakannya. Dan tentu saja Moo Myung menuruti perintahnya.

Akan tetapi situasi ini tak berlangsung lama, Sam Yong menakuti-nakutinya, ia mengatakan kalau ‘nanah dari luka itu bisa menyebar keseluruh tubuh Moo Myung’.. hal ini membuat Moo Myung langsung berubah fikiran hingga ia-pun bersedia membuka bajunya supaya mereka bisa mengalirkan cairan antiseptik itu kepadanya.

11

Soo Jung hendak membersihkan luka Moo Myung, namun Putri Pyeong-gang melarangnya: “Mana boleh, seorang wanita menyentuh-nyentuh tubuh pria seperti ini.. biar aku saja yang melakukannya” ujarnya

“Anda juga seorang wanita, ‘kan?”

“Iyasih, tapi Moo Myung dan aku sudah seperti saudara! Aku bukanlah orang asing untuknya..”

“Tapi tetap saja, anda adalah seorang wanita..”

“Hmm.. maksudku aku sudah seperti adik perempuannya..”

12

On Dal memotong perdebatan diantara Pyeong-gang dan Soo Jung. Ia mengajukan diri untuk melakukannya, selagi ia merupakan seorang pria. Namun, Soo Jung mengabaikannya dan ia segera mengambil cairan antiseptik itu kemudian mengalirkannya diatas luka Moo Myung.

Soo Jung ingin mengingatkan untuk mengalirkan cairan itu sedikit-demi-sedikit saja. Namun, ia terlambat... karena Putri Pyeong-Gang telah mengalirkannya begitu banyak hingga membuat Moo Myung mengerang kesakitan (*yaiyalah.. alkohol kan perih bangett kalo kena luka terbuka T_T)

“Apakah rasanya sesakit itu? Melihatmu seperti ini membuatku ikut merasa sakit...” ucap Putri Pyeong-Gang.

12a

Sam Yong mendengar kalimat yang dikatakan oleh Pyeong-gang.. sejenak ia terdiam.. kemudian teringat kalau itu merupakan sepenggal kalimat romantis dari drama berjudul ‘DAMO’. Anehnya, tepat setelah Sam Yong mengucapkan kata ‘damo’, seluruh pintu Boong-Boong langsung terkunci dari dalam.

13

Luka Moo Myung telah dibersihkan dan ditutupi rapi menggunakan perban. Lagi-lagi, On Dal dibuat takjub dengan benda yang menurutnya ajaib itu. Ia-pun hendak mengambilnya dari tangan putri. Namun kali ini, Moo Myung langsung mengeluarkan pedangnya dan menatap On Dal dengan tajam hingga membuat On Dal merasa ketakutan dan ia-pun mengurungkan niatnya tersebut.

14

Soo Jung kelaparan, ia berniat untuk mencari makanan didalam mobil. Namun, betapa kesalnya ia, karena semua pintunya terkunci dari dalam. Ia-pun berteriak, memaki Boong-Boong, kemudian juga memarahi Sam Yong karena mengira kalau Sam Yong-lah yang membuat mobil ini terkunci.

15

Tak lama kemudian, muncul On Dal yang langsung berdiri menghalangi Soo Jung yang terus memukuli Boong-Boong kesayangannya. Ia bahkan sengaja berbaring dibagian depan mobil, membuat Soo Jung tak bisa berbuat banyak hingga akhirnya ia-pun memutuskan untuk pergi sendirian meninggalkan tempat ini untuk mencari makanan pengganjal perutnya yang sangat kelaparan.

16

Setelah berjalan cukup jauh, akhirnya Soo Jung menemukan sebuah jamur putih liar yang tertanam diantara rerumputan. Ia ingin mengambilnya.. namun egonya mengatakan kalau aktris top sepertinya tidak boleh mengambil makanan sembarangan.

Namun beberapa saat kemudian, kita-pun melihatnya mengunyah jamur itu dengan sangat lahap: “Hmm.. ternyata ini sangat enak..” gumamnya

17

Il Yong mendapat laporan dari pengawalnya bahwa terdapat kabut tebal disekitar pegunungan Daesong. Meskipun belum pasti, namun kemungkinan besar Putri bersama yang lainnya tengah berada disana.

18

Sam Yong mengganti ban belakang Boong-Boong. Ia melakukan tugas ini, sembari menggerutu kesal.. Selain itu, ia-pun memohon dengan sangat supaya Boong-Boong mau menyala lagi seperti sebelumnya..

19

Dibagian atas Boong-Boong, terlihat Putri Pyeong-gang yang tengah duduk berdampingan dengan On Dal. Mereka berdiskusi mengenai situasi aneh yang mereka alami saat ini.

Tuan Putri.. sepertinya malam ini, kita tidak akan bisa tidur dibawah atap..”

“Tak apa--- Saat ini aku sudah merasa sangat bahagia. Sebelumnya, aku tak pernah membayangkan untuk bisa berada di tempat yang seperti ini.. Terimakasih untukmu, karena sudah menepati janji dengan membawaku pergi dari istana.. Sekarang giliranku untuk menepati janjiku.. kau boleh katakan apapun keinginanmu..”

“Hmm.. aku akan mengatakan keinginanku lain kali..”

20

On Dal pamit, karena akan mencari makan bersama dengan Soo Jung. Tuan Putri ingin ikut dengannya, namun On Dal mengatakan kalau Putri harus tetap disini untuk menjaga Moo Myung.

“Menjaganya? Selama ini, dia-lah yang selalu menjagaku.. dan sekarang, aku mendapat kesempatan untuk menjaganya.. sungguh, aku tak pernah mengira akan tiba saat seperti ini dalam hidupku.. Ini semua berkatmu.. terimakasih banyak On Dal..”

“Tuan putri.. anda tidak perlu merasa berterimakasih seperti itu. Anda alah orang yang berhati mulia.. tak pernah aku bertemu dengan seornag bangsawan yang memiliki sofat seperti anda..”

21

Kemudian, On Dal berteriak memanggil Soo Jung: “Nan-nyeon-aa...” berkali-kali ia memanggilnya, namun tak ada jawaban. Sam Yong mulai panik, ia mengira kalau sedari-tadi Soo Jung tengah bersama dengan On Dal.

21b

Mereka-pun sama-sama berteriak memanggil Soo Jung. Sementara Soo Jung sendiri, ia tak mendengar panggilan mereka.. namun ia merasakan telinganya gatal dan hanya mengira bahwa ada orang-orang yang tengah menggosipkan hal buruk tentangnya.

22

Sembari memakan jamurnya, Soo Jung berjalan menyusuri hutan hingga ia menemukan sebuah patok yang bertuliskan ‘SEMUA ORANG YANG MEMASUKI TEMPAT INI AKAN MATI!’

Sayangnya, kalimat itu dituliskan dalam aksana China. Soo Jung tak begitu memahaminya, dan dengan sok tahu ia menganggap bahwa patok itu memberikan arah ke-tempat tinggal warga yang terdekat.

23

Rombongan On Dal dan kawan-kawan, berjalan bersama untuk mencari Soo Jung. Beruntunglah mereka, karena ada Moo Myung yang memiliki insting kuat berkat penciumannya yang cukup tajam. Hanya dengan mencium bau dedaunan yang terjatuh ditanah, ia-pun bisa mengetahui jalan yang sebelumnya dilewati oleh Soo Jung.

“Kuberi dua jempol untukmu!” ucap Sam Yong untuk Moo Myung

Pyeong-gang tak mengerti makna dari istilah itu.. ia-pun menganggapnya sebagai ungkapan yang baik dan langsung mengatkan hal yang sama untuk Moo Myung. Hal ini, berhasil menggetarkan hati Moo Myung: “Sabar.. sabar..” gumamnya

24

Putri bisa mendengar suara hati moo Myung, ia salah tangkap dan mengira Moo Myung mengatakan sabar karena lukanya makin terasa sakit. Merasa khawatir, ia-pun menyentuk bagian luka Moo Myung dan bertanya, “Apakah rasanya sangat sakit?”

Moo Myung tak mengatakan apapun.. ia kehabisan kata-kata, karena jantungnya berdegup sangat kencang. ..

25

Soo Jung tiba dipuncak gunung.. ia mengeluh kelelahan.. Namun, tidak lagi setelah ia melihat pemandangan perumahan warga yang berada tepat didepannya. Ia-pun segera melanjutkan kembali perjalannya hingga akhirnya sampai disana.

26

Tempatnya terasa sangat sepi, tidak terlihat keberadaan penduduk yang berlalu-lalang. Namun, Soo Jung tetap melangkahkan kakinya memasuki wilayah perkampungan tersebut... hingga akhirnya ia menemukan begitu banyak ayam yang tersimpan didalam sebuah kandang kecil di pinggir jalan. Dengan sangat antusias, ia memerhatikan satu-demi-satu ayam tersebut.. ia mencari-cari, ayam mana yang memiliki tubuh paling gempal.

27

Namun.. ketika itu, tiba-tiba muncul seorang pria berbadan besar yang langsung mengayunkan sebilah pedang kearahnya..

28

On Dal dan kawan-kawan, tiba ditempat patok yang sebelumnya dilewati oleh Soo Jung. Dengan mudah, mereka bisa membaca tulisan itu dan kemudian Putri Pyeong-Gang menyadari bahwa ini merupakan Pegunungan Daesong yang tertulis didalam salah satu buku yang pernah ia baca.

Menurut sejarah, patok ini segaja dipasang supaya orang-orang tidak memasuki wilayah perkampungan bandit yang terkenal kejam karena telah membunuh lebih dari 1000 pasukan dari kerajaan.

29

“Maksud anda, Soo Jung telah diculik oleh para bandit?” tanya Sam Yong

“Belum tentu.. Bisa saja dia diculik atau malah menyerahkan dirinya sendiri kepada mereka..” jawab On Dal

Mendengarnya, langsung membuat Sam Yong terjatuh lemas.. matanya berkaca-kaca: “Apakah nuna akan meninggal? Tidak.. dia tidak boleh meninggal ditempat yang seperti ini.. ”

“Nan-nyeon-aa, kau tidak boleh meninggal ditangan orang lain! Kau harus meninggal ditangku!” teriak On Dal yang langsung berlari, memimpin jalan sesuai arah patok yang telah terpasang disana.

30

Meskipun awalnya sangat bersemangat, pada akhirnya On Dal merasa sangat kelelahan, hingga ia bahkan hampir tertinggal. Untunglah mereka segera sampai di perkampungan yang mereka cari-cari itu.

31

Suasana terasa menengangkan, kemudian berubah menjadi mencekam setelah mereka melihat gaun milik Soo Jung yang tergantung diatas tiang yang sangat tinggi.

32

Ditambah lagi, muncullah si pria berbadan besar yang tiba-tiba menaruh pedangnya tepat dileher Sam Yong.

33

Karena merasa takut, akhirnya mereka berjalan sesuai instruksi pria raksasa itu. Namun secara diam-diam, On Dal sudah bersiap melakukan perlawanan..

34

Disaat yang tepat, ia langsung mengeluarkan pisau dari balik pakaiannya, kemudian menaruhnya tepat di leher si pria raksasa: “Jika kau tak melepaskannya, maka aku akan menggorok lehermu!” ancamnya

Namun hal yang tak terduga terjadi, pria raksasa itu malah menangis sesegukan.. dan muncullah seorang wanita parubaya yang berteriak, menyuruh On Dal untuk menurunkan pisaunya: “Kau membuat ‘bayi’-ku ketakutan..” ujarnya

Pria raksasa itu langsung berlari, sembari berteriak “Ommaaa..”

35

Tiba-tiba, sekelopak bunga berwarna putih terjatuh tepat dihadapan Sam Yong.. Itu dilemparkan oleh seorang perempuan bertubuh mungil, ia kemudian bertanya apakah Sam Yong tengah mencari temannya?

Sam Yong tak langsung menjawab pertanyaan itu.. ia malah menatap perempuan itu dengan mata yang berbinar-binar: “Wuah.. dia secantik anggota girlband..” gumamnya

36

Perempuan itu-pun berjalan mendekati Sam Yong.. Dengan gayanya yang imut, ia-pun menaruh beberapa kelopak bunga ditelinga Sam Yong: “Kau mencari temanku?”

“Huh, temanmu?”

“Iya.. hari ini ada seorang temanku datang kesini...”

========================================================
37

You Might Also Like

4 komentar

Don't forget to tell us what's on your mind ❤❤❤