MY ONLY LOVE SONG Episode 8

04:39

SELURUH GAMBAR DAN KONTEN BERSUMBER DARI : NETFLIX =

00

Ko Il-Yong, anak sulung dari keluarga Ko yang terkenal kaya-raya dan memiliki kekuasan besar di seantero negeri. Ia memiliki ciri khas, yaitu sifatnya yang sangat narsis.. ia selalu memuji dirinya sendiri dimanapun dan dalam situasi apapun.

01

Namun, suatu hari ia bertemu dengan Soo Jung yang berhasil membuat harga dirinya tersakiti. Pertama, ialah ketika Soo Jung menyebut ‘anu’-nya berukuran kecil.

02

Kemudian yang kedua, ialah ketika Soo Jung melemparkan topeng ke waja Il Yong hingga meninggalkan bekas luka yang mengurangi tingkat keindahan wajahnya yang sangat berharga itu.

03

Kejadian-kejadian tersebut, membuat Il Yong memiliki trauma tersendiri akan sosok So Jung. Terbukti dari tingkah anehnya, yang selalu berhalusinasi melihat Soo Jung yang tengah mengolok-oloknya.

EPISODE 8
[Now Traveling To Your Destination]

05

Di episode sebelumnya, Tuan Ko mengatakan kalau ia menemui Putri Pyeong-gang untuk memberitahukan sebuah ‘kabar baik’

Sembari menunjukkan bekas luka goresan di lehernya, ia mengatakan kalau dirinya telah mengetahui identitas orang yang menyerangnya. Sebagai bukti, ia bahkan menunjukkan sabit yang dilempar kearahnya itu.

“Siapapun dia, aku akan membunuhnya dengan tanganku sendiri! Secara perlahan.. aku akan menyiksanya terlebih dahulu, hingga membuatnya merasa sangat kesakitan..” ungkapnya

06

Putri Pyeong-Gang berusaha bersikap tenang, namun kita melihat tangannya bergetar.. ia takut karena ia mengetahui betul bahwa Moo Myung tengah berada dalam bahaya besar. Ia-pun mencoba untuk mengalihkan pembicaraan dengan membahas ritual pernikahan mereka yang diadakan esok hari.
Il-Yong malah tersenyum dan bertanya: “Bagaimana kalau salah satu diantara kita ada yang tidak menghadiri acara besok?”

Sontak saja, Putri Pyeong-gang terdiam.. ia mulai kehilangan kepercayaan dirinya dan tak mau memberikan jawaban pasti terkait hal tersebut..

07

Beberapa saat kemudian, terlihat bahwa Il Yong telah pulang dari kediaman Putri Pyeong-gang. Di ruangan tersembunyi, Moo Myung sedari tadi menguping pembicaraan mereka, nampaknya ia sangat kesal, namun ia berusaha keras untuk menahan emosinya, ia-pun menggenggam sabitnya begitu erat hingga membuat tangannya berdarah.

Dari balik pintu, Putri Pyeong-gang berbicara kepadanya.. ia berpesan supaya Moo Myung pergi jauh darinya.. karena ia telah memutuskan untuk menikah dengan Ko Il-Yong.

08

Beralih ke tempat persembunyian Soo Jung dan On Dal.. Momen romantis mereka, terganggu oleh kehadiran Moo Myung yang tiba-tiba muncul dan memberi isyarat untuk berkumpul dan mendiskusikan sesuatu.

08b

Mereka bertiga, duduk bersama dan menyusun rencana untuk bisa mengambil Boong-Boong. Yang menjadi masalah adalah, Boong-Boong bisa hidup hanya jika ditumpangi oleh Soo Jung dan On Dal. Sementara itu, tempat Boong-Boong beradai dijaga ketat oleh pengawal dan hal yang mustahil jikalau mereka bisa masuk kesana tanpa ada yang tertangkap.

09

Didalam Boong-Boong, terlihat Sam Yong yang tengah sibuk menempelkan stiker sembari menangis dan mengatakan kalau dirinya sangat merindukan Soo Jung. Ternyata, stiker itu digunakannya untuk membuat tanda bayangan ‘dua jempol’ di langit.

11

Soo Jung melihatnya, ia-pun menangis lega.. karena mengetahui bahwa Sam Yong pasti masih hidup dan selamat.

12

Tanda ‘dua jempol’ itu sering sekali digunakan Sam Yong ketika memuji akting Soo Jung. Meskipun Soo Jung selalu mengomel dan menggerutu.. namun Sam Yong tak pernah lelah untuk memberikannya pujian.

13

Hari esok-pun tiba, Putri Pyeong-gang mengenakan gaun pernikahannya dan berjalan memasuki aula istana untuk bertemu dengan ayahnya. Tak ada perbincangan panjang diantara mereka.. hanya saling sapa, kemudian Raja Pyeong-won sedikit sedih, setelah melihah wajah putrinya yang terlihat lebih kurus.

14

Ditempat lain, terlihat On Dal dan kawan-kawan yang tengah bekerjasama melawan para pengawal.. taktik mereka, ialah menyamar mengenakan kostum buah-buahan yang kebutulan tersimpan didalam Boong-Boong. Ide konyol itu, ternyata berhasil.. karena dalam hitungan detik saja.. para pengawal itu langsung terkapar di tanah.

15

Moo Myung menghampiri On Dal.. Ia meminta bantuannya untuk menyelamatkan Putri Pyeong-gang.

“Menurut Nan-Nyeon.. aku bukanlah orang yang akan melakukan hal seperti itu” gumam On Dal yang kemudian berjabat tangan dengan Moo Myung.

16

=============================*****=============================
17

Dengan tergesa-gesa, On Dal menaiki Boong-Boong.. ia-pun meminta Soo Jung dan Sam-Yong untuk pergi ketempat yang mereka inginkan. Kemudian, ia mencoba menyentuh layar GPS-nya. Namun sangat aneh, karena kali ini mobilnya tidak langsung menyala seperti waktu itu.

18

Di halaman istana, Putri Pyeong-gang bertemu dengan Il-Yong yang langsung meminta agar mereka bergandengan tangan menuju ketempat ritual. Namun, Pyeong-gang menolak.. ia malah berjalan mundur menjauhinya. Il-Yong mencoba untuk berjalan mendekatinya, namun sebuah sabit tiba-tiba melesat dihadapannya.

19

Beberapa saat kemudian, terlihat kemunculan Moo Myung yang berlari kearahnya sembari mengayunkan sebilah pedang. Tak mau kalah, Il-Yong kemudian mengambil pedang salah seorang pengawalnya dan berlari menghampiri Moo Myung...

Mereka tidak bertarung, dan kelihatannya hanya sekedar berlari dari arah berlawanan.. kemudian berpapasan dan lewat begitu saja. Namun, terdengar jelas ada suara ayunan pedang yang mengenai sesuatu..

20

Didalam Boong-Boong, On Dal dan Soo Jung sibuk mencari cara supaya mesinnya bisa menyala. Berkali-kali Soo Jung mengumpat dan marah-marah kesal.. sementara On Dal bersikap lebih lembut, ia sangat menyayangi Boong-Boong hingga menyebutnya ‘My Lady’

“Aku sedang terburu-buru.. aku harus menyelamatkan mereka..” gumam On Dal

“Mereka? Siapa? Pyeong-gang dan pria itu?! Hey-aaa!! Kau bilang, kau akan meninggalkan mereka!!!!” keluh Soo Jung

“Kapan? Aku tak pernah mengatakan hal itu?” ujar On Dal

21

Soo Jung terlihat kesal, ia kemudian bertanya.. mengapa On Dal ingin pergi kesana dan menyelamatkan mereka?

“Entahlah.. aku hanya ingin melakukannya saja..”

“Bisakah kau berikan alasan yang lebih jelas, ‘huh?!”

“Entahlah, aku-pun tak bisa menjelaskannya. Nan-nyeon-aa, seumur hidupku aku selalu melakukan sesuatu karena sebuah alasan, entah itu karena aku harus melakukannya ataupun karena aku melakukannya untuk mendapatkan imbalan. Namun, semenjak bertemu dengan seseorang.. aku mulai melakukan segala hal tanpa alasan yang jelas..”

21b

Saat itu, didalam fikiran On Dal.. terputar kembali kenangan-kenangan semenjak ia bertemu dengan Soo Jung hingga kebersamaan mereka di detik ini..

On Dal lanjut menegaskan, bahwa dirinya tetap akan pergi kesana untuk menepati janjinya.

SOO JUNG : “Tapi, kau akan mati..”

ON DAL : “Tidak.. aku akan tetap hidup karena masih belum saatnya untuk aku mati..”

SOO JUNG : “Mengapa kau mengira seperti itu?”

ON DAL : “Entahlah.. ini hanya perasaanku saja.. perasaan kalau takdirku tak akan berakhir ditempat ini..”

22

Dengan sepenuh hati, On Dal meminta Boong-Boong untuk menyala kembali. Ia hendak menyentuh layar GPS, namun Soo Jung langsung menggenggam tangannya dan berkata: “Aku akan ikut denganmu!”

“Apa? Mengapa noona mau pergi dengannya?!” tanya Sam Yong

“Entahlah! Aku hanya ingin pergi dengannya saja!” teriak Soo Jung

“Wahhh.. ini sangat jelas, kamu tak hanya ‘ingin’ pergi dengannya saja. Tapi sudahlah.. aku, sebagai manaejarmu akan menemani dan melindungimu hingga akhir!” ujar Sam Yong

23

Tak mau ada yang terluka, On Dal meminta mereka untuk tidak ikut dengannya. Namun mereka bersikukuh untuk pergi bersama.. Sesaat On Dal hanya tersenyum sembari melihat tangannya yang digenggam oleh Soo Jung. Tiba-tiba, mesin Boong-Boong menyala, pintu mobil terkunci dengan sendirinya dan muncul suara yang mengatakan kalau destinasi mereka yang berikutnya telah ditentukan.

Lagi-lagi kabut tebal muncul disekitar mereka.. kemudian Boong-Boong beserta penumpangnya lenyap tanpa jejak apapun.

24

Di halaman istana, Il Yong menyombongkan diri, ia mengatakan bahwa Moo Myung tak akan bisa melukainya dengan mudah. Namun, sesaat kemudian... badannya terasa lemah, ia terjatuh ketanah dengan kondisi darah yang bercucuran dari dadanya.

Tak terima, ia-pun mencoba untuk balas dendam dengan melemparkan sebuah pisau kecil yang berhasil menusuk, tepat kebagian dada Moo Myung

25

Untunglah, diwaktu itu juga.. Boong-Boong tiba di TKP. Segera On Dal dan kawan-kawan, membawa masuk Moo Myung beserta putri Pyeong Gang. Kemudian, tanpa diberi instruksi apapun.. mesin Boong-Boong menyala dan mengatakan kalau destinasi mereka yang berikutnya telah ditenutkan...

Kabut tebal muncul lagi, dan Boong-Boong beserta penumpangnya langsung menghilang dari halaman istana----

===============================================================
26
27

MY ONLY LOVE SONG Episode 9 >>>

You Might Also Like

8 komentar

Don't forget to tell us what's on your mind ❤❤❤