MY ONLY LOVE SONG Episode 18

16:39

SELURUH GAMBAR DAN KONTEN BERSUMBER DARI : NETFLIX =

00 

Pyeong-gang berlari menemui Moo-myung, ia langsung memeluknya dan mengatakan tak akan pernah membiarkannya pergi. Maka dari itu, Moo-myung juga harus melakukan hal yang sama, dengan tidak membiarkannya pergi juga..

01 02 

Beriringan dengan insiden lenyapnya tulisan mengenai On-dal didalam buku sejarah, tubuh On-dal juga ikut-ikutan lenyap. Soo-jung shock melihatnya, ia tak mengatakan apapun hingga On-dal bertanya ada apa dengannya?

“Ahhh.. tak ada apapun..” jawab Soo-jung.

03 

Tak lama kemudian tubuh On-dal kembali terlihat seperti semula dan mereka-pun berpelukan..

EPISODE 18
[ I Will Obey Your Order ]

04 

Il-young masuk ke kamarnya.. ia terlihat sangat emosi, ditambah lagi ketika melihat buku sejarah itu telah hilang dari mejanya. Ia sama-sekali tak mengetahui siapa yang mengambilnya..

05 

Tapi kita semua tahu pasti, bahwa Sam-yong yang telah mengambil buku itu. Dia berlari meninggalkan kediaman Il-yong sembari menggumam, mengkhawatirkan kejadian barusan yang mungkin saja bisa mengakibatkannya tidak akan pernah kembali ke asalnya.

06 

Di tahun 2017... CEO tengah sibuk membersihkan dan memperbaiki seluruh onderdil mesin Boong-boong. Sebenarnya, ia sendiri tak yakin dengan tindakannya ini, akan tetapi setelah melakukanya ia merasakan hal yang baik akan terjadi.

Ia tersenyum sembari memukul bagian belakang Boong-boong, dan ajaibnya... lampu sen langsung menyala, seakan-akan Boong-boong hendak memberi kode tertentu.

07 

Kepada Il-young, Raja memberitahukan keputusannya untuk menikahkan Pyeong-gang dengan On-dal. Ia berasalan bahwa mereka harus dinikahkan karena telah menghabiskan malam diluar bersama-sama. Tak akan ada perayaan apapun untuk pernikahan itu, karena mereka akan dikirim jauh ke pedesaan.

Untuk Il-young sendiri, Raja berjanji untuk mencarikannya jodoh yang lain yang setara dengan posisinya. Akan tetapi, Il-young menolaknya mentah-mentah, dan mengatakan bahwa dirinya akan mencari jodoh untuk dirinya sendiri.

08 

Ketika berjalan meninggalkan istana, Il-young langsung memeritahkan pengawalnya untuk mengirimkan surat ke negara Qin (sekarang disebut sebagai negara China), yang berisikan informasi mengenai pernikahan Putri dengan pria yang berasal dari Gang-guk.

Kedua negara itu merupakan musuh besar.. maka apabila Qin mendengar berita ini, mereka akan mengira negara Joseon bekerja-sama dengan negara Gang-guk tanpa sepengetahuan mereka dan tentu saja akan memicu sebuah peperangan besar. Dan itulah yang diinginkan oleh Ko Il-young..

09 

Sam-yong menceritakan kejadian dalam buku sejarah tadi malam.. akan tetapi ketika diperlihatkan kepada So-jung, tulisan mengenai On-dal tidak lagi menghilang dan sudah kembali seperti semula.

“Ini aneh... kukira itu terjadi karena kamu akan menikah dengan On-dal. Dan kemarin malam, ketika melihat nama mereka menghilang dari buku sejarah.. rasanya.. sangat mengerikan.. karena artinya, nama mereka akan terlupakan..” keluh Sam-yong yang otomatis membuat Soo-jung terlihat sedih

10

“Kalau begitu.. biarkanlah semuanya terjadi sesuai dengan apa yang tertulis dalam sejarah..” ucap Soo-jung

“Berarti.. On-dal akan menikah dengan Putri Pyeong-gang?” tanya Sam-yong

“Ya.. begitulah..” jawab Soo-jung

“Noona.. kamu akan baik-baik saja ‘kan?” tanya Sam-yong

“Tentu, aku baik-baik saja.. kamu lupa?? Aku ini Song Soo-jung, aktris top yang menjadi idaman seluruh pria di Korea!!!” ujar Soo-jung

11

Tiba-tiba datanglah On-dal, ia menyampaikan pesan dari Putri Pyeong-gang yang memintanya untuk datang ke istana sekarang juga. Sebelum itu, On-dal menyuruh Sam-young untuk bersiap-siap karena mereka akan pergi ke Gang-guk pagi besok.

“Aku juga ikut?” tanya Sam-yong

“Tentu saja.. memangnya kamu punya keluarga disini?” tanya On-dal

“Hmm.. tidak aku tak memiliki siapapun disini..” jawab Sam-yong

“Lantas dimana mereka? Di Korea?” tanya On-dal

“Iya.. begitulah..” jawab Sam-yong

“Berarti.. kamu akan pulang kesana?” tanya On-dal

“Tentu saja.. harus harus segera kembali bersama dengan Soo-jung tentunya..” jawab Sam-yong

12 

Setelah Sam-yong pergi, On-dal lanjut bertanya kepada Soo-jung. Mengenai Negara Korea.. ia bertanya apakah ia bisa kesana bersama dengan Soo-jung?

“Tempat itu sangat jauh darisini..” jawab Soo-jung

“Berarti.. aku tak bisa pergi kesana? Tenang saja, aku akan meminta persetujuan dari Raja..” tegas On-dal

13

“Hmm... On-dal...” belum sempat Soo-jung menyelesaikan kalimatnya, Ondal memotong hanya untuk mengatakan “Aku mencintaimu..”, bukan hanya sekali, tetapi berkali-kali ia mengatakannya.

Pada akhirnya, Soo-jung tak bisa mengatakan apapun selain mengatakan: “Aku mencintaimu juga..”

14

On-dal menemui Baginda Raja, ia berlutut mengungkapkan keinginannya untuk pergi bersama dengan Soo-jung.

“Hanya jika dia bersama denganku, maka aku tidak akan peduli jika harus berkorban nyawa untuknya... apapun yang terjadi, aku harus pergi bersamanya, karena aku.. mencintainya. Meskipun aku tak tahu darimana dia berasal, atau bagaimana hidupnya sebelum bertemu denganku, yang jelas aku sadar bahwa aku sangat mencintai dia yang selalu berada disampingku..” ungkap On-dal

15

“Bagaimana jika aku membunuhnya?” tanya Raja

“Anda harus membunuh saya terlebih dahulu untuk bisa melakukannya..” jawab On-dal yang kemudian pamit karena akan pergi besok.

16

Setelah itu, ia berjalan meninggalkan Raja yang berteriak menegaskan bahwa ia tak akan pernah membiarkan On-dal pergi dari tempat ini..

17

Dengan ceria, Pyeong-gang mengajak Sam-yong untuk pergi menuju Gang-guk bersama dengan mereka, karena disana Pyeong-gang akan menikah dengan Moo-myung.

“Yang mulia.. apakah anda sudah mendapat izin dari Baginda Raja?” tanya Samyong

“Tentu saja, ayah tak akan pernah memberikan izin. Kita akan pergi secara diam-diam.. bu-sa (berarti: pendekar) Sam-yong kumohon bantulah aku...” pinta Pyeong-gang

“Hmm sebenarnya, aku bukanlah seorang pendekar.. aku ini seorang manajer..” ungkap Sam-yong

“Apa itu manajer?” tanya Pyeong-gang

18

“Pekerjaanku membangunkan, mengantar, memberikan makan dan mendengar seta mendengarkan cerita Soo-jung.. dan juga memeluknya ketika dia sedih..” papar Sam-yong

“Ohhhh.. berarti tugasmu membantu orang lain! Kalau begitu bantulah akuuuu...” pinta Pyeong-gang

Sam-yong tak bisa menolaknya, ia-pun mengangguk yang berarti setuju untuk membantu Putri Pyeong-gang

19

 Ketika berjalan keluar, tiba-tia Moo-myung muncul dan lansgung mencengkram tangan Sam-yong dengan sangat kuat. Moo-myung kemudian bertanya apa yang barusan dibicarakan Sam-yong dengan Pyeong-gang?

20

Setelah mendengar semuanya, Moo-myung lansgung pergi begitu saja meninggalkan Sam-yong yang mengeluh tangannya kesakitan..

“Eh tapi.. tanpa Boong-boong, bagaimana bisa kita pergi dari tempat ini...” keluh Sam-yong

21

 Hari berubah gelap.. Raja Pyeong-won tengah menikmati makan malany sendirian. Ia mengtahui Moo-myung berada didekatnya, ia-pun mengajaknya untuk makan bersama. Namun sebelum itu, Raja bertanya: “Kedatanganmu kesini, untuk meminta izin dariku atau untuk menghentikannya?”

22 

Raja lanjut menceritakan semua yang diketahuinya tentang Pyeong-gang. Dari dulu, ia sangat mengenali sikap putrinya itu, makanya ia sengaja mengurungnya didalam kamar. Seseroang yang menikah dengan putrinya, haruslah berasal dari keluarga yang terpandang.. jika Pyeong-gang tak menikahi On-dal, maka pilihan terakhir adalah Ko Il-young.

“Kalau saja dirimu adalah On-dal..” keluh Raja

23 

Moo-myung berjalan melewati kamar Pyeong-gang.. ia menaruh sebuah sendok yang dulu ia gunakan untuk mennggali terowongan bawah tanah bersama dengan Putri Pyeng-gang. Matanya berkaca-kaca.. kemudian ia berjalan pergi..

24 

Soo-jung terus memerhatikan wajah On-dal yang tertidur disampingnya. Tetapi tiba-tiba, On-dal membua matanya dan bertanya: “Kamu sangat suka padaku yaaa?”

“Kenapa? Kamu belum tbisa tidur karena tidak mendapat izin dari paduka Raja?” tanya Soo-jung

“Aku tidak bisa tidur, karena ketika melihat wajahmu hatiku berdegup sangat kencang..” ujar On-dal

“Aisshh.. gombal. Memangnya kamu bisa mati hanya karena itu..” tukas Soo-jung

“Maksudmu?” tanya On-dal

“Aku bertanya, apakah kamu sangat mencintaiku sampai kamu bisa mati hanya karena jantungmu berdegup kencang setelah melihatku..?” tanya Soo-jung

25 

On-dal tak menjawabnya dengan kata-kata.. ia malah menggeserkan tubuhnya hingga berada diatas tubuh Soo-jung kemudian bertanya: “Kalau seperti ini bagaiamana?”

Soo-jung terlihat sangat gugup, “Jangan..” ucapnya pelan

“Jangan apa?” tanya On-dal

“Jangan dulu.. kita belum boleh melakukannya..” jawab Soo-jung yang kemudian membuat On-dal tertawa. On-dal kembali berbaring disampingnya kemudian mengatakan kalau ia tak akan melakukannya sekarang.

“Kenapa?” tanya Soo-jung

26 

“Banyak orang melakukan ini dan itu, bahkan sebelum mereka menikah. Kau akan menghargai sesuatu yang menurutmu berharga.. dan kamu sangatlah berharga untukku, maka dari itu sebelum kamu menjadi istriku, maka aku akan menyimpannya untuk nanti saja..” ungkap On-dal yang seketika membuat Soo-jung tersenyum dan mengatakan kalau ia sangat menyukai kalimat On-dal barusan.

27 

Kemudian On-dal bertanya.. pria seperti apa saja yang perncah dikencani oleh Soo-jung?

“Ahh.. kamu adalah pria pertama yang aku kencani..” jawab Soo-jung

“Aktingmu sangat buruk.. pasti ada satu atau dua pria yang pernah kamu kencani..” ujar On-dal

“Kamu fikir aku hanya pernah mengencani dua pria saja?..” celetuk Soo-jung

“.. ‘saja’ ... dasar perempuan nakal..” keluh On-dal

“Hmmm.. maksudku, meskipun dua pria saja sudah terbilang banyak..” ucap Soo-jung

28 

On-dal tentu tak percaya dengannya, ia-pun lanjut menebak: “Empat? Enam? Delapan?

Soo-jung kembali menegaskan, bahwa On-dal merupakan satu-satunya pria yang dicintainya. On-dal tetap tak percaya, ia-pun menduga bahwa Soo-jung telah berkencan dengan begitu banyak pria.

“Lebih dari sepuluh ‘kan?” tabaknya

“Aishhh.. mana mungkin sebanyak itu..” tukas Soo-jung

“Di Korea.. pasti pria dan wanita bebas untuk berkencan yaa..” keluh On-dal

“Iya begitulah..” ucap Soo-jung pelan

29 

Tiba-tiba wajah On-dal berubah serius.. ia bertanya, butuh waktu berapa lama samapai nama mereka bisa tercatat didalam buku sejarah? Soo-jung terkejut mendengar pertanyaan itu, dan On-dal menceritakan bahawasanya tadi siang, ia telah menguping semua percakapan diantara Soo-jung dan Sam-yong..

30

Soo-jung duduk, kemudian hendak menceritakan identitasnya yang sebenarnya. Akan tetapi, On-dal melarangnya..

“Aku tak peduli.. karena yang aku inginkan, hanyalah dirimu yang terus ada disampingku. Aku tahu, aku ini egois. Sama halnya seperti Sam-young, kamu pasti ingin kembali ketempat keluargamu di Korea, tapi aku memintamu untuk tetap disini. Apapun yang akan terjadi, aku berjanji untuk membahagiakanmu.. Baik itu di dunia tempatmu tinggal, ataupun didunia tempatku berada sekarang. Aku berjanji untuk membuatmu menjadi wanita yang paling bahagia diantara wanita yang lainnya...” ungkap On-dal

31 

Dengan matanya yang berkaca-kaca, Soo-jung menatap On-dal, mengtakan kalau ditempat asalnya, ia sama-sekali tidak memiliki keluarga karena keluarganya berada disini.

“Kamu.. kamu adalah satu-satunya keluargaku..” jawab Soo-jung yang kemudian memeluk On-dal

32 

“Aku mencintaimu..”

“Aku juga mencintaimu..”

33 

Ketika On-dal telah tertidur, Soo-jung melihat ponselnya yang telah dipenuhi 46 pesan masuk dari CEO. Kali ini ia tak membaca isi pesan tersebut: “Maafkan aku, daepyo-nim...” ucap Soo-jung

34 

Ia kemudian mengambil Buku Sejarah, ia hendak merobek lembar dimana kisah On-dal tertulis. Akan tetapi, ada hal yang aneh.. dengan matanya sendiri, ia melihat tulisan itu menghilang, kemudian berganti dengan sebuah cerita baru yang terdengar ‘mengerikan’..

“..Negara Qin akan menginvasi dan membunuh semua orang.. Ko Il-yong akan menjadi peneruh tahta kerajaan...” seperti itulah kisah baru yang tertulis didalam buku Sejarah

35 

Soo-jung begitu panik.. apalai, ia melihat sebuah luka sayat yang mengeluarkan darah segar dari leher On-dal. Akan tetapi, ketika ia melihatnya lebih dekat, luka itu kembali menghilang...

36 

Atas perintah Baginda Raja keamanan istana diperketat, karena ia tak akan membiarkan Pyeong-gang dan yang lainnya kabur darisini. Disaat itu, Soo-jung berlari menuju altar dan memohon untuk berbicara langsung dengan Raja.

37 

Ketika melihat wajah Raja, Soo-jung agak terkejut karena beliau sangat mirik dengan CEO. Namun Soo-jung tak terlalu mempermasalahkan hal itu, karena tujuan utamanya datang kesini ialah untuk memohon supaya On-dal tetap menikah dengan Pyeong-gang.

38 

On-dal terbangun dari tidurnya.. ia merasa ada yang aneh, karena tak ada Soo-jung disampingnya. Tak senagaja, ia melihat buku sejarah yang ditinggalkan terbuka begitu saja.. ia membacanya dan disaat yang bersamaan, salah seorang prajurit mendatanginya dan memberitahukan bahwa pasukan dari Qin telah berada di perbatasan...

39 

“Mengapa kau bersikeras memohon supaya On-dal harus menikah dengan Pyeong-gang?” tanya baginda Raja

“Ka.. karena semua orang akan meninggal jika anda tak melakukannya..” jawab Soo-jung

“Siapa yang meninggal? Pyeong-gang dan On-dal?” tanya Baginda Raja

“Semuanya.. semua orang akan meninggal..” jawab Soo-jung yang kemudian menjealskan bahwa itu terjadi karena negara Qin akan menyerang mereka.

Raja tak mempercayai kata-kata tanpa bukti nyata. Ia-pun menantang Soo-jung untuk menjadikan nyawa sebagai jaminannya.

“Baiklah.. bunuh saja hamba jikalau apa yang hamba katan ini salah.. Kumohon, segera nikahkan putri Pyeong-gang dengan On-dal..” ucap Soo-jung

40 

Disaat yang bersamaan Sam-yong terbangun dari tidurnya.. ia mendengar suara bising dari luar.. Dan ternyata, Boong-boong kembali muncul tepan dihalaman istana..

41 

On-dal mendatangi istana, ia langung menceritakan kondisi saat ini kepada Baginda Raja. Kemudian, ia mengatakan bahwa dirinya akan melindungi negara ini dengan pergi ke medan perang untuk melawan mereka.

“Jika aku berhasil kembali dengan selamat.. maka izinkanlah aku pergi bersama dengan Nan-nyeon..” tegas On-dal

So-jung menolak.. ia melarang On-dal untuk melakukan hal tersebut: “Didalam sejarah, kamu akan meninggal jika kamu pergi kesana sekarang..” ungkapnya

“Tidak.. kaerna aku sendiri yang akan mengubah sejarah!” tegas On-dal

“Bagaimana caranya?” tanya Soo-jung khawatir

42 

“Apapun caranya.. yang jelas aku berjanji untuk mengubah apa yang telah tercatat dalam sejarah. Jangan pergi kemanapun dan tunggullah aku..” pinta On-dal sembari menyerahkan kalung yang dulu pernah dibelinya di pasar untuk Soo-jung

43

==========
::: NOTES :::

Oh my god.. dialog On-dal di episode ini bikin merinding.. Plisss, gak kuat.. langsung meleleh hati saya bang!

Tinggal 2 episode lagi, semuanya ada ditangan On-dal. Apakah sejarah akan berubah lagi? Ataukah kembali seperti semula? Ataukah tetap seperti sekarang?


::: TO BE CONTINUED :::

||=========||||=========||||=========||||=========||

Untuk UPDATE Sinopsis, serta berita terkait drama dan film bisa add Akun Official LINE My-Eternal Story : @azk6919i

Tambah Teman

You Might Also Like

2 komentar

  1. Bingung kok On Dal bs baca buku sejarah'a, kan itu dlm tulisan Hanggul 😵

    ReplyDelete
    Replies
    1. Enggak seluruhnya hangul kok. Nama sama part-nya yang penting ada aksara mandarin disampingnya.

      Delete

Don't forget to tell us what's on your mind ❤❤❤