STRONG WOMAN DO BONG SOON EPISODE 12 [BAGIAN 2]

07:23

------------------------

= SELURUH GAMBAR DAN KONTEN BERSUMBER DARI : jtbc =

1

Min Hyuk perlahan berjalan ke arah Bong Soon. Keduanya saling melempar candaan satu sama lain hingga tiba-tiba, Min-hyuk menempatkan tangannya di samping pundak Bong Soon, membuat wajah mereka berdekatan... Sangattt dekat...

2

Dalam kondisi seperti ini, degan suara yang lembut Min Hyuk berjanji untuk melindungi Bong Soon, supaya tak akan ada yang bisa menyakitinya lagi. 

3

Min Hyuk mengingatkan Bong Soon, kemarin dia bilang kalau dia butuh waktu untuk memikirkan perasaannya, kemudian dengan kikuk Min Hyuk meminta Bong Soon untuk memberikannya jawaban sekarang.

“Ah, soal itu ...” ujar Bong Soon yang kemudian memberikan sebuah senyuman manis sebagai jawabannya,

Sontak saja, Min-hyuk ikut tersenyum sambil berkata: “Tidak, kamu tidak perlu mengatakan apapun. Aku sudah menemukan jawabannya....”

4

Berkat perasaan senang yang meluap-luap, Min Hyuk melompat kegirangan. Dia mengelus-elus rambut Bong Soon, sembari terus tersenyum dan menatap Bong Soon dengan penuh cinta: “Jangan tersenyum seperti itu! Aku tak tahan melihatnya!!”

5

Bong Soon mengajak Min Hyuk untuk keluar dari ruangan, tapi Min Hyuk menarik tangannya, dan membuat suasana berubah jadi serius. Min Hyuk perlahan menunduk seolah-olah akan menciumnya, dan Bong Soon yang merasa malu sekaligus takut malah menutup matanya, tapi di detik-detik terakhir Min Hyuk malah mengurungkan niatnya untuk mencium bibir Bong Soon dam malah mencium kening sebagai gantinya. Mereka berdua hanya tersenyum kemudian keluar meninggalkan ruangan bersam-sama.

6

Kembali di kuil, Baek Tak--anak buahnya berbaris dan berlutut di hadapan Biksu Nizamutiniz yang menceramahi mereka sembari mencipratkan air menggunakan lidi-lidian aneh yang selalu dibawanya.

Baek Tak bangkit, dengan penuh semangat ia memberikan pidato dramatis tentang ‘pertaubatan dan terlahir kembali menjadi orang yang baru’, tetapi biksu Nizamutiniz menyela pembicaraannya dan malah mengatakan kalau semua omongan Baek Tak itu nonsense dan sekarang ini sudah saatnya mereka untuk makan siang.

7

Baek Tak--anak buahnya, diberikan makan siang dengan menu roti Naan (makanan tradisional India). Baek Tak nampak begitu menikmatinya, sementara yang lain terlihat heran dengan makanan yang didapatkannya itu.

8

Min Hyuk mengajak Bong Soon pergi keluar, alasannya sih untuk menyelesaikan pekerjaan mereka supaya Bong Soon bisa mendapatkan ide yang yang bagus dalam waktu yang singkat.. Tapi aslinya, terlihat jelas kalau Min Hyuk tengah mencari-cari alasan supaya ia memiliki waktu berduaan dengan Bong Soon. Wkwkwkwk..

9

Bong Soon sendiri, benar-benar memanfaatkan waktunya untuk menyelesaikan pekerjaan. Namun, hal ini membuat Min Hyuk agak kesal.. Padahal, ia sudah memberikan kode-kode supaya Bong Soon bisa memahami keinginannya.

10

Beralasan kalau hawanya terlalu panas, Min Hyuk mengajak Bong Soon untuk mencari udara segar diluar. Namun Bong Soon menolaknya dan memilih untuk tetap melanjutkan pekerjaannya. Merasa frustasi, Min Hyuk akhirnya mengeluarkan kata sakti. Sebagai seroang atasan, ia berhak untuk memerintah pegawainya! Dan saat ini, ia memerintahkan Bong Soon untuk menemaninya berjalan-jalan dipinggir laut!

11

Mereka berdua berjalan-jalan menyusuri daerah dipinggiran laut, mereka tertawa dan terus melempar candaan. Kemudian, mereka mengambil beberapa foto selfie hingga akhirnya bermain di ombak dipinggir laut.

12

Setelah saling melempar cipratan air, Min Hyuk merubah suasanya menjadi serius. Dia mengambil sebuah ranting, untuk kemudian menggambar setengah bentuk hati raksasa di atas pasir.... Min Hyuk berdiri tengah-tengah gambar hati yang telah dibuatnya, kemudian berteriak:

“Bong Soon-ah! Aku akan berdiri ditempat ini! Maukan kau datang padaku?”

13

Dengan tatapan penuh cinta, Min-hyuk melihat kearah Bong Soon, sembari berharap cemas menunggu jawabannya. Dia terus menunggu hingga sesaat kemudian, Bong Soon meraih sebuah ranting untuk kemudian dipakainya melengkapi gambar hati yang telah dibuat oleh Min Hyuk..

14

Mereka menatap dan berjalan kearah satu sama lain. Secara perlahan, Min Hyuk menundukkan dan mendekatkan wajahnya ke araah Bong Soon yang seketika lansgung menutup matanya dan mereka-pun berciuman......

15

Dan ditempat yang lain, Ibu tengah bergossip ria dengan teman-temannya, dia percaya bahwa Bong Soon dan Min hyuk telah berkencan. Hal ini, membuat ibu memutuskan untuk memulai doa selama seratus hari, meskipun pada nyatanya ibu masih berfikir kalau cara tercepat ialah dengan membuat Bong Soon tidur bersama Min Hyuk.

16

Min Hyuk mengantar Bong Soon pulang, ia membukakan pintu mobil kemudian menyuruh Bong Soon untuk segera masuk kedalam rumah. Namun imutnya, mereka malah menyuruh satu-sama-lain untuk pergi duluan.. ‘Perdebatan’ penuh cinta ini, berakhir setealh Bong Soon mengalah dan memilih untuk masuk duluan saja..

Tapi sebelum pergi, dengan lembut Bong Soon berkata, “Terima kasih karena sudah datang kedalam hidupku.”

17

Setibanya didalam kamar, Bong Soon tetap saja tersenyum sendiri.  Hingga tiba-tiba, Bong Ki datang ke kamarnya, dia mereasa aneh setelah melihat sikap Bong Soon yang nampaknya terlalu ceria malam ini. Namun Bong Ki tak begitu mempermasalahkan sikap Bong Soon, ia malah bertanya tentang kabar Gyeong Shim dan kapan ia akan kembali lagi kesini?

18

Bong Soon mengirim pesan kepada Gyeong Shim.. Dan tentu saja yang membalasnya adalah Jang Hyun. Kali ini.. dari balasan yang pertama-pun, Bong Soon sudah bisa merasakan kejanggalan.

19

Segera, Bong Soon menghubungi Gook du dan memnta bantuannya untuk melacak keberadaan Gyeong Shim. Dari tempatnya, Jang Hyun melihat-lihat chat lama Bong Soon dengan Gyeong Shim.. Disana, terlihat kalau Gyeong Shim selalu memanggil Bong Soon dengan sebutan “Bong Bong..”

20

Ia-pun mengirim ulang pesan untuk Bong Soon. Sayangnya, Bong Soon tak mudah mempercayainya. Kemudian, Bong Soon lanjut bertanya apakah ‘Dol-Kong’ baik-baik saja?

Dengan sangat gugup, Bong Soon menunggu hingga akhirnya muncullah sebuah pesan jawaban: “Tentu saja dia baik-baik saja..”

21

Sontak, jawaban itu membuat Bong Soon panik bukan main, ia segera bangkit dan berlari pergi keluar meninggalkan rumah...

22

Sementara itu, Gook Doo berhasil melacak alat tracker yang diberikannya untuk Gyeong Shim, namun ia malah dibuat kecewa karena benda itu berada di tangan seorang gembel. Segera, ia-pun menginterogasinya. Namun, tak ada banyak informasi yang didapat karena faktanya, gembel itu hanya mengambil barang-barang Gyeong Shim yang tergeletak ditengah jalan.

23

Pada saat itu, kepala polisi datang dan memperingatkan semua orang untuk berhenti menyelidiki kasus ini atau mereka semua akan dipecat. Gook Du tanpa ragu, mengabaikan perintah dari atasannya itu dan tak alam kemudian anggota tim yang lainnya-pun memutuskan untuk mengambil jalan yang sama dengan Gook Du.

24

Min Hyuk menatap langit-langit kamar yang dihiasi dengan lampu berbentuk bintang berkelap-kelip. Ia teringat pada Bong Soon, kemudian melihat layar ponselnya dimana Bong Soon masih belum menjawab pesan darinya: “Mungkinkah dia masih sibuk menyelesaikan pekerjaannya?”

25

Tim detektif pergi ke tempat rongsokan milik Jang Hyun. Dan tiba-tiba, Bong Soon juga sudah berada disana. Gook Doo memintanya untuk pulang dan pergi menjauh dari tempat ini.. Namun, Bong Soon dengan panik menjelaskan terkait kejanggalan yang ditemukannya saat berkirim pesan dengan Gyeong Shim.

Ia bertanya mengenai kabar anjing yang sebenarnya sudah mati, tapi Gyeong Shim malah menjawab kalau anjig itu baik-baik saja.

26

Dengan nada suara yang penuh emosi, Bong Soon bersumpah kalau dirinya akan menghabisi Jang Hyun jikalau ia menyakiti Gyeong Shim, meskipun itu hanya sehelai rambutnya saja!

27

Polisi menginterogasi pria misterius yang merupakan pegawainya Jang Hyun, setelah diperlihatkan foto Gyeong Shim, pria itu belagak polos dengan mengatakan kalau ia tak pernah melihatnya. Karena tak ada bukti yang cukup, akhirnya tim polisi menarik kesimpulan kalau Jang Hyun tak akan menyumbunyikan sanderaannya di tempat ini.

28

Bong Soon masih bersikeras untuk menyisir tempat ini, langkahnya terhenti setelah ia mencium aroma yang sama persis dengan aroma tubuh Jang Hyun ketika berpapasan dengannya. Ia melihat sebuah pintu misterius (Yang didalemnya ada jalan mennuju ruangan rahasia Jang Hyun). Namun, Bong Soon tak bisa lanjut menyelidiki lokasi itu setelah Gook Du menegurnya dan memaksanya untuk meninggalkan tempat ini.

29

Bong Soon pulang kerumah dalam kondisi khawatir setengah mati, tangannya gemetar dan wajahnya begitu pucat. Dia melihat pesan masuk dari Min Hyuk, namun ia tak bisa memberikan balasan karena terlalu mencemaskan Gyeong Shim.

30

Min Hyuk menunjukkan raut wajah cemberut, karena pesannya tak dibalas oleh Bong Soon. Ia memang kesal, tapi di sisi lain ia malah khawatir, jikalau Bong Soon tengah bekeliaran diluar sana dalam waktu selarut ini. Dia-pun mengambil sebuah kalung, kemudian menggantikan permata yang menjadi hiasannya dengan sebuah benda kecil (kayaknya alat pelacak?).

31

Bong Soon mendapat pesan masuk dari Gyeong Shim. Tapi, kali ini adalah sebuah rekaman video. Tangan Bong Soon bergetar hebat, ketika ia hendak menekan tombol play..

32

Selanjutnya, Bong Soon dibuat sangat marah sekaligus sedih setelah melihat isi dari rekaman video itu..

Dengan suara yang bergetar karena ketakutan, Gyeong Shim mengatakan kalau dirinya baik-baik saja dan memohon supaya Bong Soon tidak datang ke sini. Namun, Jang Hyun yang berada disampingnya berkata lain.. Ia mendendang badan Gyeong Shim dan menyuruh Bong Soon untuk datang kesini sendirian saja, jika inign melihat Gyeong Shim tetap hidup!

33

“Kau ingin temanmu ini selamat, ‘kan? Jadi jangan coba-coba untuk melapor ke polisi!” tegasnya

34

Gyeong Shim terus merengek, memohon supaya Bong-soon tidak datang ke sini. Namun tingkah Gyeong Shim malah membuat Jang Hyun semakin geram, ia menarik kerah kemeja Gyeong Shim dan kemudian menonjoknya.

Jang Hyun berjalan kedepan kamera, “Kau harus datang kesini dan berlutut meminta maaf kepadaku!” ancamnya sembari tertawa penuh kepuasan.

35

Bong Soon nampak begitu marah, perasaan takut dan kesal bercampur aduk menjadi satu. Dia berjalan meniggalkan kamarnya...

36

Hingga kemudian, kita melihat Bong Soon mendatangi rumah Min Hyuk. Dengan mata yang berlinang air mata dan suara yang bergetar ia meminta bantuan Min Hyuk: “Kumohon.... tolonglah aku...”

------------------
::: NOTES ::

OH NOOOOOO!!!!

Nonton episode ini rasanya NANO-NANO. Diawal ada scene yang lovey-dovey banget tapi endingnya sadissssss. Rasanya, aku ikutan sebel banget sama Jang Hyun, apapun alesannya di masa lalu.. apapun motifnya.. kejahatan dia udah tingkat tinggi yang gak akan bisa dimaafkan begitu aja.

Pokoknya, setelah episode ini.. Satu-satunya hal yang aku harapkan adalah Jang Hyun cepet ditangkep polisi dan dihukum seberat-beratnya!

Okeee, daripada kebakar emosi.. Mendingan kita mengingat-ingat scene yang sangattt memorable dari episode ini. Adegan bentuk setengah hati yang akhirnya berubah jadi satu hati. Itu bener-bener bikin aku yang noton aja sampe ikutan deg-deg-serrr gimanaaa gitu.

Masing-masing potongan hati yang mereka gambar, seakan-akan melambangkan kalau mereka akan melengkapi satu sama lain sehingga menjadi pasangan yang sempurna.

Ohiyaaa, satu hal yang mengganjal pikiranku adalah ketika Jang Hyun mengetahui kelemahan Bong Soon. Seakan-akan itutuh spoiler besar kalau selanjutnya Jang Hyun bakalan sengaja menjebak Bong Soon supaya kekuatannya tuh ilang. Menurutku sih begitu tapi kita tunggu aja kelanjutannya bakalan kayak gimana :(

-----------------------------
>>> SELANJUTNYA

You Might Also Like

0 komentar

Don't forget to tell us what's on your mind ❤❤❤