STRONG WOMAN DO BONG SOON EPISODE 6 [BAGIAN 1]

20:19

------------------------

= SELURUH GAMBAR DAN KONTEN BERSUMBER DARI : jtbc =

1

“Seharusnya, dari awal kau tidak membiarkanku untuk mengambil-nya(Bong Soon)” ujar Min Hyuk

“Apa maksudmu? ‘Mengambil-nya?’ Dia itu bukan barang! Ditambah, kau itu bukanlah orang yang bisa dipercayai sedikitpun! Aku berniat untuk menjemputnya sekarang!” tukas Gook Du



2

Berada ditengah-tengah pertikaian pria yang ‘merebutkannya’ membuat Bong Soon tersenyum senang. Terlebih lagi, salah satu dari mereka adalah In Gook Du.. pria yang selama ini disukainya...

3

Di kantor polisi, para detektif berbincang singkat.. Beberapa dianta mereka mengeluhkan sikap Gook Du yang seenaknya pergi hanya untuk melindungin Bong Son. Sementara itu, ketua tim menanggapinya dengan santai.. Kali ini, ia membela Gook Du, megatakan kalau Bong Soon telah berinteraksi dengan penjahat itu beberapa kali. Jadi sangatlah wajar jika Gook Do ingin memberikan perlindungan untuknya.

4

Di rumah sakit, dua orang detektif ditugaskan untuk meminta kesaksian Gyeong Shim terkait jenis topeng yang digunakkan oleh si penjahat. Dari beberapa topeng yang mereka bawa tak ada satupun yang menyerupai topeng yang digunakkan oleh di penjahat itu.

Ibunya Bong Soon yang tengah sibuk merajut disamping Gyeng Shim memberikan pendapatnya. Ia mengemukakakn teorinya, mengatakan bahwa alasan penjahat itu memakai topeng karena dia memiliki wajah yang jelek, “Jadi.. jangan mencurigai pria yang tampan.. Wajahnya tidak pernah tertangkap kamera CCTV karena dia tidak pedek meunjukkan wajah jeleknya..”

5

Kembali ke rumah Min-Hyuk...

Setelah perdebatan yang lumayan panjang, akhirnya Gook Du memutuskan untuk menginap ditempat ini juga, bersama dengan mereka berdua. Namun, Min-Hyuk tak menyetujuinya. Ia berusah untuk menolak, namun Bong Soon segera mendorongnya hingga membuatnya kesakitan.

Tak hanya itu Bong Soon juga keceplosan dengan mengungkapkan bahwa alasan dirinya bersedia menginap dirumah ini, ialah karena Min Hyuk adalah seorang gay..

Tak terima, Min Hyuk-pun mengungkapkan rahasia Bong Soon yang selama ini telah bekerja sebagai bodyguard-nya.

6

“Omong kosong apa ini? Kalian sedang bercanda denganku?!” tanya Gook Du

“TIDAK!” jawab Bong Soon dan Min Hyuk secara bersamaan

Min Hyuk menjelaskan lebih lanjut, tentang alasannya memilih Bong Soon sebagai bodyguard-nya. Ia menceritakan kondisinya yang belakangan ini selalu mendapatkan terror dari orang tak dikenal.

Bong Soon memotong perkataan Min Hyuk, dan kemudian menjelaskan bahwa Min Hyuk merekrutnya sebagai bodyguard untuk menepis rumor tentang identitas gay yang dituduhkan orang-orang kepada dia.

7

Meskipun tak yakin sepenuhnya, namun Gook Du berusaha untuk menerima penjelasan itu. Selanjutnya, ia bertanya dimana dirinya harus tidur malam ini?

Awalnya ia berniat untuk tidur sekamar dengan Min Hyuk. Namun, Bong Soon tak menyetujuinya karena ia berfikiran akan terjadi suatu hal yang tidak diinginkan. Kemudian, ia berniat untuk tidur dikamar terpisah, namun hal itu membuat Min Hyuk berfikiran kalau Bong Soon akan berbuat hal ‘nakal’ pada Gook Do nantinya. Sebaliknya, Gook Du juga menduga-duga bahwa Min Hyuk bisa saja melakukan hal ‘nakal’ pada Bong Soon.

8
......Bayangan Min-Hyuk.....

9
...... Bayangan Gook Du.....

10
.......Bayangan Bong Soon.......

-------------------------------------------------
11

Daripada semua hal yang mereka bayangkan itu kejadian... Akhirnya, mereka semua sepakat untuk menghabiskan malam ini tanpa tidur.. alias bergadang..

12

Mereka mendatangi sebuah bar.. Suasananya tak begitu ramai, bahkan nampaknya hanya mereka bertiga-lah tamu yang datang kesana.

Min Hyuk menantang Gook Du untuk bermain billyard dengannya. Permainan didominasi oleh Min Hyuk, tanpa perlu usaha keras, ia terus saja berhasil memasukkan bola kedalam lubang. Karena kehebatannya ini, beberapa kali Min Hyuk mengejek Gook Du, “Pantesan kamu jadi polisi, kamu hanya pintar dalam hal belajar saja..”

Pada akhirnya, Min Hyuk berhasil memenangkan pertandingan ini. Tak mau menerima kekalahannya begitu saja, Gook Du-pun menantang Min Hyuk untuk bertanding permainan lain dengannya.

13

Kali ini, mereka bermain lempar panah.. Dan situasinya berbalik 360 derajat. Gook Du bisa melempar panah seca sempurna ke titik sasaran. Smentara itu, berkali-kali mencoba sama sekali tidak membuat Min Hyuk berhasil melakukan hal yang sama.

Gook Du menang telak dalam duel kali ini...

14

Tak jauh dari tempat mereka berdiri, telihat Bong Soon yang sudah jenuh, lelah dan nampak sangat ngantuk.. Ia ingin meghentikan mereka, tapi apalah daya.. Karena bukannya berhenti, mereka malah memutuskan untuk bertanding di ronde ketiga.. Kali ini, bukan permainan yang menjadi tolak ukur. Mereka memutuskan untuk bertanding dalam hal minum alkohol...

15

Begitu banyak gelas minuman alkohol yang sudah berjejer diatas meja. Min Hyuk dan Gook Du duduk berhadapan, saling menatap tajam layaknya musuh bebuyutan. Satu-per-satu, alkohol dalam gelas-gelas itu mereka minum hingga habis.

Bong Soon nampak kesal, ia menggerutu mengeluhkan kalau hal ini sangatlah tidak adil. Mereka berdua boleh minum banyak sementara dirinya hanya bisa memerhatikan, “Kalau begini caranya, aku juga ingin minum!”

15a

 “TIDAK BOLEH!!!!” jawab Min Hyuk dan Gook Du secara bersamaan

Semakin banyak alkohol yang mereka habiskan, tentu saja membuat mereka semakin mabuk. Bahkan, beberapa kali terlihat kalau Min Hyuk sudah mual dan hendak muntah.

16

Dirumah sakit, ada ibu dan ayah yang tengah menemani Gyeong Shim. Ayah mengkhawatirkan Bong Soon yang harus menginap dirumahnya Min Hyuk, seorang pria yang sebetulnya belum mereka kenal secara sepenuhnya. Namun, ibu meminta ayah untuk bersikap biasa saja. Toh, mereka mengetahui bahwa Min Hyuk adalah seorang gay.

Gyeong Shim, membantah perkataan ibu dan menjelaskan bahwa dirinya meyakini kalau Min Hyuk bukanlah seorang gay. Buktiknya, ketika mereka tengah berada di club.. jelas-jelas, Gyeong Shim memerhatikan mata Min Hyuk yang selalu melirik wanita-wanita seksi.

17

“Tuh kan.. kamu juga berfikiran seperti itu. Berarti aku memang tidak salah..” ujar ibu sembari tertawa cekikikan

“Lah tadi kamu bilang kalau dia gay! Lantas, setelah kamu tahu kalau sebenarnya dia bukanlah gay, kenapa kamu malah membiarkan anak gadis kita untuk tinggal dirumahnya?!” tanya ayah heran

Sambil tersenyum, ibu mengatakan kalau dirinya memang sengaja mengirimkan Bong Soon kesana.. Tujuannya hanya satu, yaitu supaya calon mantunya (Min Hyuk) bisa tidur dengan Bong Soon. Wkwkwkwk..

18

Kembali ke bar,...

Disana terlihat Min Hyuk dan Gook Du yang tengah berbaring sembari saling-berpelukan diatas meja billyard. Bong Soon yang baru keluar dari toilet, hanya bisa geleng-geleng kepala, kesal akan tingkah mereka.

19

Setelah melihat situasi sekeliling yang aman dan sepi, ditambah lagi bartender disini yang tengah tertidur.. Bong Soon-pun segera memangku Min Hyuk dan Gook Du, kemudian membawa mereka keluar.

Dengan kasar, Bong Soon menurunkan Min Hyuk dari pangkuannya. Sebaliknya,.. dengan lembut, Bong Soon menurunkankan kemudian mendudukkan Gook Du dari pangkuannya.

“Gook Du-yaa,.. tunggu sebentar, aku mau membelikan air untukmu dulu..” ucapnya dengan lembut

20

Tak lama setelah Bong Soon pergi, datanglah dua orang pria asing yang nampaknya hendak menjarah uang Min Hyuk dan Gook Du. Mereka mengambil dompet Min Hyuk dan juga Gook Du.

21

Namun, Bong Soon datang tepat waktu.. Ia langsung menyapa kedua pria itu dan meminta mereka untuk mengembalikan uang beserta dompet itu ketempatanya lagi. Sayangnya, permintaan Bong Soon ini tak indahkan oleh mereka.

Malahan, salah seorang dari pria itu berusaha merayu Bong Soon dan mengajaknya untuk pergi dengannya..

22

Bong Soon tak bisa mengendalikan kekesalannya, dengang kekuatan super-nya ia menghabisi kedua pria itu.. Mendorongnya hingga terlempar beberapa meter, kemudian menedang dan menonjok mereka dengan sangat keras.

23

Dari jauh, Baek Tak beserta Agari yang sedari tadi mengawasinya hanya bisa terbelalak heran sekaligus takjub akan keuatan yang dimiliki oleh Bong Soon...

“Dia itu makhluk apa..?” tanya Baek Tak heran

“Vampire (?) ” celetuk Agari

24

Bong Soon mengemudi mobil, mengantar  Gook Du dan Min Hyuk yang sudah tertidur tak sadarkan diri karena mabuk berat. Sepanjang perjalanan, Bong Soon terus sajaa menggerutu kesal, “Mereka? Mau melindungikua? Melindungi apanya!?!?”

25

Setelah sampai, sama seperti tadi... Bong Soon menurunkan Min hyuk dengan kasar, dan menurunkan Gook Du dengan lembut. Ia bahkan, sengaja membiarkan kaki Gook Du menindih badan Min Hyuk.

26

Di daerah Do Bong-Dong, anak buah Baek Tak yang mengenakan rompi merah muda tengah berkeliling melakukan patroli malam. Sayangnya, meskipun berniat untuk menjaga keamanan.. Sikap mereka yang cenderung kaku dan wajahnya yang garang malah membuat banyak orang merasa ketakutan terhadap mereka.

27

Dikantor polisi , beberapa detektif sedang sibuk memerhatikan layar monitor yang menamilkan pantauan kamera CCTV dari beberapa titik. Mereka melihat mobil polsii yang tengah berpatroli, yang dibelakangnya diikuti oleh mobil tak dikenal yang mereka ira sebagai mobil milik tim polisi lainnya.

28

Namun, ada yang aneh dengan mobil itu.. Nampaknya, ia tengah membuntuti seorang wanita parubaya penjaga toko obat yang baru selesai dari pekerjaannya....

29

Di tengah malam, Min Hyuk terbangun dari tidur.. Kondisinya, ia terbaring dilantai sementara Gook Du tidur dikursi dengan kondisi badan yang dilindungi oleh selimut hangat. Miin Hyuk menyadari betul, jikalau ini adalah ulahnya Bong Soon. Dengan kesal ia-pun menarik selimut itu..

30

Sekilas, Min Hyuk teringat akan mimpinya tentang kejadian beberapa tahun lalu.. Ketika dirinya melihat seorang perempuan bertudung merah muda.. Angin hampir meniup jatuh tudung perempuan itu, namun karena ia terbangun.. ia jadi tidak sempat melihat wajah wanita itu.. (...ternyata bener, Bong Soon first love-nya Min Hyuk...)

31

Min Hyuk memerhatikan Bong Soon yang tengah tertidur. Memerhatikannya dengan sangat jeli.. namun beberapa detik kemudian ia menggelengkan kepalanya dan berkata: “Tidak.. tidak mungkin... perempuan itu pasti bukanlah dia...”

32

Dari luar kediaman Min Hyuk, terlihat mobil Baek Tak.. Didalamnya Agari tengah sibuk mengawasi kondisi sekitar, sementara Baek Tak sendiri sudah tertidur. Ia terbangun, setelah Agari memberitahunya kalau orang-orang didalam rumah itu sepertinya telah tertidur.

Jawaban Baek Tak sangat sederhana, ia mengajak Agari untuk pulang tapi sebelumnya ia ingin makan dulu karena lapar...

-----------------------------------------------
33

Esok paginya,.....

Ibu datang ke rumah sakit. Nampaknya, malam tadi giliran ayah yang menemani Gyeong Shim. Ibu membawakan sekantung makanan yang khusus dibuatkanya untuk Gyeong Shim dan Bong Ki.
“Untukku mana?” tanya ayah yang baru bangun tidur

“Sudah pulang saja sana, dan beli makanan sendiri..” ucap ibu dengan ketus.

34

Selanjutnya, ibu bertanya-tanya dan berharap agar Bong Soon bangun tepat waktu dan memasakkan sarapan untuk calon mantunya yaitu Min-Hyuk.

Sayangnya, Gyeong Shim memberikan kabar buruk dengan menceritakan bahwa Gook Du juga menginap di tempatnya Min Hyuk. Hal ini, tentu membuat wajah berseri-seri ibu seketika berubah menajdi kesut.

35

Sebenarnya, doa ibu pagi ini terkabul. Bong Soon memang tidak bangun kesiangan dan ia sempat membuatkan sarapan yang nampaknya sangat lezat. Sayangnya, terlihat jelas jikalau Bong Soon menyiapkan ini semua karena ada Gook Du.

Terbukti, dari tingkah Bong Soon yang berubah jadi lembut. Bahkan, ia juga berpura-pura kesulitan membuka tutup toples selai hanya supaya Gook Du mau membantunya.

36

Min Hyuk muak dengan semua ini. Ia-pun berusaha mengalihkan pembicaraan dengan mengungkit-ngungkit kejadian tadi malam. Kepada Bong Soon, ia bertanya siapa yang memenangkan ronde ketiga tadi malam.

Gook Du menyombongkan diri, mengatkan kalau dirinya masih sempat melihat Min Hyuk yang tepar karena mabuk. Sayangnya, Min Hyuk bisa mengelak dan mengatakan kalau dirinya juga melihat Gook Du yang mabuk duluan.

Bong Soon menepis cerita mereka berdua, kemudian menceritakan apa yang sebenarnya telah terjadi malam tadi...

37

Sebelum tertidur diatas meja billyard, sebenarnya ada hal menjijikan dan menggelikan yang dilakukan oleh Min Hyuk dan Gook Du. Dalam kondi mabuk berat, mereka bertingkah layaknya sepasang kekasih yang tak mau dipisahkan.

Parahnya, Gook Du bahkan sempat menari-nari dengan gaya seksi dan hampir mencium bibir Min Hyuk. Untunglah, Bong Soon berhasil memisahkan mereka berdua.

38

Tak berakhir disitu, karena Gook Du lanjut menunjukkan kelakuan konyolnya. Ia bertingkah layaknya cinderella dengan mengatakan kalau dirinya harus segera pulang, karena setelah lewat tengah malah kereta kencana-nya akan berubah menjadi labu.

Begitupun Min Hyuk, bedanya ia bertingkah bak seseorang yang tengah memarahi pacarnya. Ketika melihat Gook Du yang terbaring diatas meja billyard, Min Hyuk menggerutu menyalahkannya yang tidak mengunci pintu di malam hari. Setelah itu, ia-pun ikut berbaring diatas meja billyard dan berpelukan, sama seperti yang kita lihat sbelemunya.

39

Mendengar cerita Bong Soon, membuat Min Hyuk dan Gook Du sama-sama malu berat. Mereka menundukkan kepalanya dan kikuk, tak tahu harus berkomentar  seperti apa. Mereka-pun memilih untuk mulai meminum sup penghilang mabuk yang tersedia dihadapannya.

Namun nampaknya, sup itu menganduk banyak jahe hingga rasanya sangat pedas. Min-Hyuk langsung batuk-batuk. Sementara Gook Du, masih berusaha terlihat keren dan menyindir Min Hyuk, tidak kuat meminum sup yang seperti ini.

40

Bong Soon sendiri, nampak tersenyum puas.. Sembari melihat Min Hyuk yang kesusahan, ia malah asyik menikmati coklat sendirian saja. Ia tak membiarkan Min Hyuk mencicipi coklat itu, tapi ia malah menyuapi coklat kepada Gook Du secara Cuma-Cuma.

Hal itu, jelas saja membuat Min Hyuk geram. Mereka mulai berdebat lagi.. Namun, telpon masuk di ponsel Min-Hyuk harus memotong pembicaraaan diantara mereka..

41

Min Hyuk berdiri menjauh dan mengangkat telponnya. Sama seperti sebelumnya itu adalah telpon terror dari seseorang tak dikenal. Isi ancamannya masih sama, yaitu agar Min Hyuk menyerahkan posisi kepemilikan Ohsung grup atau jika tidak, Ainsoft beserta Min Hyuk akan hancur.

42

Gook Du beserta Bong Soon memerhatikan reaksi Min Hyuk. Gook Du menyarankan supaya Min Hyuk segera melaporkan hal seperti ini ke kantor polisi. Sayangnya, Min Hyuk lansgung menolak dan menegaskan jikalau dirinya sangat amat tidak memercayai polisi.

43

Tak lama kemdisan, Gook Du juga mendapatkan telpon dari atasannya. Ia harus segera kembali bertugas, karena pihak detektif menemukan sedikit titik terang terkait jejak-jejak yang ditinggalkan si penjahat.

Sebelum pergi, Gook Du menitipkan Bong Soon pada Min Hyuk: “Dengarlah,.. aku menganggap kalau ini adalah janji diantara lelaki! Tolong jangan dia (Bong Soon) baik-baik!”

44

Setelah Gook Du pergi, sikap Bong Soon langsung kembali ke semula. Ia berdebat dengan Min Hyuk, saling maki dan mengungkapkan kekesalannya. Namun, nyali Min Hyuk lansgung ciut... seketika Bong Soon mengancamnya untuk diam atau jika tidak, akan ada bagian lain dari tubuhnya yang terluka!

45

Gook Du sampai di TKP target pengintaian. Ia menyamar sebagai kurir dan mengetuk pintu kamar seorang pria yang diduga sebagai tersangka.

46

Tanpa bertanya apapun, setelah target keluar.. beberapa detektif lansgung menyeretnya masuk kedalam mobil polisi.

47

Di kantor, terlihat Sekretaris Gong yang sudah kembali bekerja. Dengan kondisi yang tertatih, ia berusaha berjalan dan meghampiri Min Hyuk untuk menceritakan kabar buruk terkait penurunan harga saham perusahaan Ainsoft.

Min Hyuk bertanya, apa penyebabnya?

Dengan ragu, Sektretaris Gong menjelaskan bahwa pemberitaan dari media terkait kondisi Min Hyuk yang katanya adalah seorang ‘gay’ merupakan akar dari masalah ini.

48

Min Hyuk nampak kesal, ia membaca satu-per-satu komentar negarif terkait dirinya yang sudah tersebar luas di dunia maya. Bong Soon menghampirinya, dengan polos ia memintanya untuk tenang.. Toh dari pengalamannya, berita buruk akan menghilang sendiri, sama seperti video skandal-nya yang juga tiba-tiba menghilang dari dunia maya begitu saja.

49

Mengabaikan semua perkataan Bong Soon, Min Hyuk malah mengambil ponselnya dan menelpon reporter. Ia meminta bantuan untuk menghapus seluruh berita-berita negatif terkaitnya: “Lakukanlah hal yang sama seperti caramu menghapus video waita mabuk waktu itu..”

50

Bong Soon mendengar pembicaraan Min Hyuk, ia terkejut dan langsung menghamprinya: “Jadi, anda yang menghapus video itu? Terimakasih... aku sangat berterimakasih kepada anda...”

“Tentu saja, kau memang seharusnya berterimakasih banyakkkk kepadaku!” ujar Min Hyuk

51

Beralih dari masalah ini, Min Hyuk lebih tertarik untuk menceritakan temuan terbarunya terkait ditemukannya motor yang pernah membuntutinya waktu itu. Ternyata, pemiliknya adalah seseroang yang bekerja di Baek Tak Company.

Seakan-akan sudah mengenal dengan baik perusahaan itu, Min Hyuk-pun menjelaskan identitas pemiliknya, yaitu tuan Baektak yang ternyata dulunya bekerja di perusahaan milik ayahnya. Namun, dengan alasan yang belum diketahui mereka tiba-tiba berpisah dan mendirikan perusahaannya masing-masing.

52

Dan di tempat pemandian sauna, kita melihat Baek ak yang tengah berendam air hangat bersama Agari. Ia juga membicarakan Min Hyuk, dan bertanya-tanya.. Mengapa dari sekian banyak orang, ia harus berurusan dengan Min Hyu: “Apakah ini takdir???” tanyanya

53

Bong Soon sangat bersemangat untuk menangkap si pemilik motor. Ia bahkan langsung mengajak Min Hyuk untuk pergi, dan ia-lah yang akan mengemudikan mobilnya.

54

Ditengah perjalanan, mobil mereka harus terhenti karena terhalangi oleh mobil didepannya yang mengalami kecelakaan ringan. Seorang pria murang-maring memarahi pengendara wanita yang menabraknya dari belakang.

Wanita itu sudah meminta maaf berulang-ulang kali, namun si pria tetap betingkah emosial dan bahkan bertindak lebay, yang jika kita fahami lebih lanjut.. Sepertinya, ia hanya ingin memeras wanita tersebut.

55

Tak suka dengan tingkah pria itu, Bong Soon akhirnya turun dari mobil dan lansgung menghampirinya. Seperti biasa, karena pada awalnya kehadiran Bong Soon malah menjadi bahan ejekan si pria emosional itu.

Namun, tak lama kemudian Min Hyuk juga menghampiri mereka. Ia tak mau Bong Soon mengeluarkan kekuatan supernya, maka dari itu Min Hyuk berusaha untuk mengeluarkan kurus negosiasi ancamannya. Hal itu terbukti berhasil, karena hanya dalam hitungan detik saja si pria langsung ciut nyali-nya dan memilih untuk pergi meninggalkan mereka.

56

Beberapa kali, pria itu sempat menengok kebelakang dan mengumpat perilaku Min Hyuk. Namun, Min Hyuk mengabaikannya..

Ia malah menasihati perempuan yang hampir menjadi korban tipu, : “Lain kali, jika kau bertemu dengan pria seperti itu lagi, lebih baik segera hubungi pihak kepolisian.. Karena polisi di wilayah ini... bisa... dipercaya...”

57

Min Hyuk kembali ke mobilnya, ia membuka pintu.. Namun ada yang janggal.. Ia baru menyadai kalau Bong Soon telah menghilang: “Kemana dia pergi???”

--------------------------------

You Might Also Like

0 komentar

Don't forget to tell us what's on your mind ❤❤❤