STRONG WOMAN DO BONG SOON EPISODE 4 [BAGIAN 2]

19:44

------------------------

= SELURUH GAMBAR DAN KONTEN BERSUMBER DARI : jtbc =

1

Tingkah Baek Tak yang sangatttt kaku, mencuri perhatian ibunya Bong Soon beserta yang lainnya. Mereka tergigik, menahan tawa karena melihat Baek Tak yang kesulitan memakan kue kenari.

2

“Tuan, memakannya sekaligus memang sulit.. Sebaiknya, anda memotong-motongnya terlebih dahulu...” ujar ibunya Bong Soon

Mendengar hal itu, Agari segera menuju ke meja kasir dan meminta pisau, ekspresinya begitu canggung. Nampak jelas, kalau ini merupakan pertama kalinya mereka makan di tempat seperti ini.

3

Kembali ke lapangan sepakbola... Disana, sebuah bola secara tak sengaja menggelinding ke dekat Bong Soon. Beberapa pemain bola, meminta Bong Soon untuk menendangnya kearah mereka.

Namun apa yang terjadi? Bong Soon malah menendang bola tersebut sangattt keras, hingga terbang melintasi langit wilayang Dobong-Dong. Baek Tak bersama Agari melihat bola terbang itu dan mengiranya sebagai sebuah UFO. Mereka nampak begitu takjub, “Waaahhh... kita harus segera membangun gedung diwilayah ini!!!” ujarnya

4

Kekuatan Bong Soon semakin membuatnya dipuja-puja oleh sekelompok siswa gengster itu.. Mereka melakukan selebrasi heboh, sembari mengiringi langkah Bong Soon yang berjalan meninggalkan mereka: “Hati-hati dijalan... Kami mencintaimu..” teriak mereka

[... FLASHBACK...]

5

Saat Bong Soon masih duduk di bangku SMA.. kekuatan yang dimilikinya adalah hal yang paling membuatnyakhawatir akan hiduppnya sendiri...

6

Ia pernah merugikan negara, ketika secara tidak sengaja mendorong batu legendaris yang konon tidak pernah bisa bergeser meskipun disorong oleh 1000 atau bahkan satu juta orang.

7

Berikutnya, ia juga pernah merugikan pihak sekolah, ketika secara tidak sengaja membengkokkan tiang pull up

8

Namun, terlepas dari hukuman apapun yang didapatkannya ada satu hal yang lebih menakutkan untuknya... Yaitu, jika Gook Du mengetahui keanehannya. Maka dari itu, selama masa SMA Bong Soon selalu berusaha keras untuk menutupi kemampuannya.

9

Ia bahkan berani keluar dari zona amannya, mengikuti les merajut demi berhasil membuat sebuah hadiah bermakna khusus untuk Gook Du.

10

Di hari mendekati ujian, Ibu mengajak Bong Soon untuk berdoa di kuil. Ibu berdoa segala hal yang terbaik untuk Bong Ki.. Sementara untuk Bong Soon, ibu hanya berharap agar ia bisa dterima di kampus manapun—tak peduli jika kampus itu berakreditasi baik atau buruk.

Disisi lain, Bong Soon sendiri memang tidak begitu mementingkan kelanjutan kuliahnya.. Dalam doanya, ia malah meminta agar dirinya bisa berpacaran dengan Gook Du..

11

Beberapa waktu-pun terlewati.. Hari ini adalah hari pengumuman kelulusan, dan Gook Do beruntung karena bisa lolos seleksi akademi kepolisian. Bong Soon berniat untuk memberikan hadiah yang telah dibuatnya sendiri..

Namun sedihnya, secara tak sengaja ia mendengar obrolan Gook Du dengan Bong Ki. Ternyata,.. saat ini Gook Du telah berpacaran dengan Joo Young, yang merupakan gadis paling populer di sekolah mereka saat itu..

12

Karena Bong Ki berhasil masuk Fakultas Kedokteran, ibu kembali mengajak Bong Soon untuk mengucap terimakasih di kuil. Ibu terlihat begituuu gembira, sementara Bong Soon sebaliknya. Ia terus menunjukkan wajah kesut, sembari menatap patung dewa dengan penuh kekesalan..

13

Usut punya usut.. kekesalah Bong Soon ia lampiaskan dengan membalikkan patung Dewa yang asalnya menghadap kedepan jadi menghadap kebelakang. Ibu tak mengetahui hal ini, pihak kuil-pun tak mengetahuinya dan malah menganggap kejadian ini sebagai pertanda akan datangnya bencana...


[... FLASHBACK END...]

-------------------------------------------
14

Bong Soon pulang kerumahnya, ia langsung masuk kekamar dan disana sudah ada Gyeong Mi yang menunggunya. Baru juga mengobrl sebentar, tiba-tiba ada telpon masuk dari Gook Do yang meminta Bong soon untuk menemuinya diluar.

Langsung pada intinya, Gook Du ingin memperdengarkan rekaman suara saksi yang merupakan tunangannya Kim Ji Won, yang merpakan korban penganiayaan yang diculik dari rumah sakit waktu itu. Dengan yakin, Bong Soon mengatakan kalau suara itu bukanlah suara dokter gadungan yang berpapasan dengannya.

15

Merasa pertanyaannya telah terjawab, Gook Du hendak pamit perg. Namun, Bong Soon nampak masih ingin mengobrol dengannya. Ia-pun bertanya mengenai hubungan Gook Du dengan Hee Ji..

Gook Du menceritakan bahwa hari ini Hee Ji tengah pentas diluar kota. Bong Soon ingin bertanya tentang hal lain, namun Gook Du nampak terburu-buru dan lansgung pamit karena harus kembali bekerja di kantor polisi.

16

Kembali kedalam rumah, Bong Soon berjalan dengan lesu.. Gyeong Shim tak tega melihatnya ia-pun mengajak Bong Soon untuk pergi nonton film saja. Dan kebetulan, Bong Ki juga baru pulang dan setuju untuk ikut dengan mereka.

Bong Ki bercerita bahwa dirinya bertemu dengan Hee Ji, siang ini.. Sontak saja, Bong Soon teringat perkataan Gook Du yang mengatakan kalau Hee Ji tengah berada diluar kota.. “Dasar gadis nakal..” gumam Bong Soon

---------------------------------------------------------
17

Berpindah ke kediaman Min Hyuk.. Disana kita melihatnya tengah menelpon salah seorang kakak tiri yang memang paling dekat dengannya. Min Hyuk menceritakan ancaman yang didapatkannya dan meminta bantuan dari kakaknya itu.

“Apa yang harus kulakukan?”

“Mudah kok.. kau tinggal bilang pada mereka (2 orang kakak tiri Min Hyuk yang lain) jika mereka tertangkap basah, maka aku tak akan segan-segan untuk membunuhnya. Karena sekarang aku sudah dewasa.. dan bukan anak usia 7 tahun yang bisa mereka singkirkan dengan mudahnya...”

[...FLASHBACK...]

18

Ketika masih kecil, Min Hyuk secara paksa dimasukkan kedalam lemari oleh dua orang kakak tiri yang membencinya, Untunglah datang kakak tirinya yang satu lagi yang membela dan menyelamatkannya..

[...FLASHBACK END...]

------------------------------------------------
19

Karena masa lalu itulah, Min Hyuk nampaknya sangat terikat dengan sebuah lemari, hingga membuat jalan menuju tempat rahasia lewat lemari pakaiannya.

20

Bong Soon mendapat sms dari Min Hyuk, yang menanyakan apa yang sedang dilakukannya. Bong Soon menceritakan jika dirinya akan pergi menonton film.

“Aku akan ikut.. Kalian berapa orang? Aku akan mentratir kalian..” –Min Hyuk

Tentu saja, kata ‘traktir’ berhasil membuat Gyeong Shim langsung setuju dengan ide ini. Meskipun sebenarnya, Bong soon tak mau pergi dengan Min Hyuk.. Tapi, ia tak bisa menolaknya karena Gyeong Shim telah mengiyakannya.

21

Bong Soon-Gyeong Shim-Bog Ki, berjalan meninggalkan rumah. Dari kejauhan, terlihat Baek Tak ditemani Agari yang masih mengintai gerak-geriknya. Mereka tak mau ketinggalan jejak dan lansgung membuntutinya dari belakang.

22

Didalam bioskop, mereka menonton film superhero. Ditengah-tengah adegan action, Bong Soon malah menangis sesegukan.. Baek Tak dan juga Min Hyuk nampak keheranan dengan sikap Bong Soon. Karena, hingga film-nya selesai Bong Soon tak henti-hentinya menangis..

23

Bong Soon merapikan riasannya di toilet.. Dari suara narasi, terdengar penjelasan Bong Soon tentang sikap anehnya tadi. Ternyata, bukan hanya barusan.. Namun, setiap saat ia menonton film superhero, pasti dirinya akan menangis..

24

Keluar dari toilet, Bong Soon langsung berjalan meghampiri Min Hyuk dan Bong Ki. Merasa penasaran, akhirnya Min Hyuk menanyakan secara langsung, terkait alasan mengapa Bong soon menangis ketika menonton film tadi?

Bong Ki menjelaskan semuanya... Dan itu malah semakin membuat Min Hyuk penasaran: “Kenapa sedih? Apakah karena Hulk harus selalu merobek celananya? Apakah karena tak tega melihat superman yang kesulitan nafas karena mukanya tertutupi topeng? ”

Daripada membahas hal ini, Gyeng Shim segera mengalihkan pembicaraan dan mengajak mereka untuk pergi ke club saja. Min Hyuk lansgung menyetujui ide tersebut ia bahkan bersedia untuk mentraktir mereka minum-minum sepuasnya..

25

Hingga kedepan tempat club, Baek Tak masih mengikuti mereka. Nampaknya, ia memeang mengenali Min Hyuk, namun ia mengajak agari untuk pergi setelah mengetahui kalau mereka nampak baik-bai saja. Namun, entah mengapa Agari terus saja mengingatkan bahwa disana ada Min Hyuk, dan mereka berarti harus ikut masuk ke tempat itu.

26

Di dalam club, Bong Soon dan yang lainnya nampak bersenang-senang. Bong Ki mengingatkan agar Bong Soon tidak minum terlalu banyak. Namun, Bong soon tak menghiraukannya dan terus  saja minum hingga dirinya mulai mabuk dan berkata melantur.

27

Tak hanya itu saja, Bong Soon juga berdiri dan menari ditengah kerumunan orang.. Detik itulah, Min Hyuk nampak terpesona, ia terpukau melihat sisi feminim Bong Soon..

28

Namun, wajah terpukau-nya berubah jadi panik seketika Bong Soon yang tiba-tiba berhasil menarik tiang poll dance dan memutar-mutarkannya ke arah kerumunan orang. Mereka yang berada disana panik, takut terkena pukulan Bong Soon.. Dan dari sudut lain, terlihat seseorang yang tengah mengabadikan kejadian ini dengan ponselnya.

29

Esok harinya, saat terbangun Bong Soon sudah ada di kamar tidurnya. Alarm dan terangnya cahaya matahari pagi, ramang-ramang memaksanya untuk bangkit dari kasurnya.

Ketika hendak mengambil minum di dapur, ibu datang dan lansgung memarahinya karena apa yang telah dilakukannya tadi malam.

Bong Soon kebingungan, ia tak mengingat apa yang terjadi...

30

Hingga akhirnya, perlahan ia mulai mengingat sesuatu.. Mengingat tindakan yang seharusnya tak ia lakukan kepada Min Hyuk..

31

Jadi, setelah kejadian memalukan di club, Min Hyuk mengantarnya pulang. Namun, ketika sampai.. Bong Soon malah melontarkan perkataan yang sangat kurang ajar. Dengan blak-blak-an, ia mengatai Min Hyuk sebagai seorang gay, kemudian ia meminta Min Hyuk untuk berhenti menatap Gook Du dengan penuh perhatian, apalagi sampai memegang bokong Gok Du, “Kalau kau melakukannya! Maka aku akan menghacurkan bokongmu juga!” teriaknya

Lebih dari itu, Bong Soon juga mengusir Min Hyuk dan mengatkaan jika dirinya sangat membenci pekerjaannya sekarang, dan berharap untuk kembali ke masa ketika dirinya belum bekerja dengan Min Hyuk!

32

Mengingat semua perkataannya tadi malam, lansgung membuat Bong Soon lemas.. Ia begitu menyesal dan kebingungan harus menggunakan cara apa untuk meminta maaf  pada Min Hyuk..

33

Akhirnya, muncul juga laporan orang hilang.. Kali ini seroang wanita pemilik sekolah ballet (Yupss.. dia korban yang diculik si pria misterius...). Tak perlu waktu yang banyak, hingga para detektif meyakini bahwa wanita ini adalah korban berikutnya dari si pria misterius..

34

Di gudang menyeramkan, kita melihat si pria misterius yang tengah berbicara dengan perempuan penari ballet. Perempuan itu terus menjerit ketakutan, memohon agar dia tidak dibunuh..

“Diam! Kau adalah pengantin kedua-ku. Mana ada suami yang akan membunuh istrinya? Jadi, aku akan tetap membiarkanmu hidup..” tegas pria misterius

35

Setelah menyuntikan sesuatu ke tubuh perempuan itu, si pria misterius lansgung memasukannya kedalam sel tepat disamping sel penganti pertamanya. Suasana disana sangat mencekam,.. pengantin pertama ikut ketakutan ketika melihat pengantin kedua. Namun, seakan pikirannya sudah tergincang.. dalam keadan takut itu ia masih semapt-sempatnya menghabiskan makanan yang telah disediakan didalam selnya.

36

Didepan cermin, Bong Soon berbicara sendiri.. Ia tengah merancang kalimat yang tepat dikatakannya untuk meminta maaf kepada Min Hyuk. Entah apa yang akan dikatakannya, yang jelas saat ini dirinya benar-benar kebingungan..

37

Min Hyuk menelponnya duluan, dan dengan tergagap Bong Soon mencoba untuk mengungkit kejadian tadi malam. Namun anehnya, Min Hyuk sama sekali tak mau membahasanya dan malah menanyakan hal yang lain.

38

Sungguh, hal ini membuat Bong Soon sangat lega.. Lebih dari itu, Min Hyuk malah menanyakan kabar Bing Soon, megingatkannya untuk sarapan dan memintanya untuk pergi ke kantor agak siang, karena dirinya sendiri mau berolahraga terlebih dahulu.

39

Ketika telpon ditutup, baik Bong Soon maupun Min Hyuk memuji satu-sama lain. Bong Sook tan lagi mengata-ngatai Min Hyun dan Min Hyuk sendiri malah menyebut Bong Soon sebagai wanita yang berbeda, menggemaskan dan ‘seksi’

40

Gyeong Shim melihat keanehan sikap Gong Shim, ia-pun menyindirnya sebagai orang yang labil: “Padahal, baru kemarin kamu mengatai Min Hyuk sebagai orang yang menyebalkan.. Menyebutnya seorang gay dan mengatai-nya berpakaian seperti wanita..”

Bong Soon berjalan endekati Gyeon Shin dan meluruskan semua perkataannya: “Dia gay atau bukan, tidaklah masalah.. Yang penting dia orang yang baik.. Dan tentang gaya berpakaian-nya, aku fikir itu memang style-nya..”

41

Bong Soon berjalan menuju kantor, sebelumnya ia membeli minuman berenergi dari minimarket. Kemudian ia berjalan menyebrangi jalan..

Namun, tak sengaja ia bertanrakan dengan seorang pria. Tak lama kemudian, pria itu lansgung memintaa maaf dan berjalan pergi. Namun Bong Soon tetap terdiam.. IA menyadari sesuatu, ia ingat betul kalau suara pria ini sama persis dengan suara dokter gadungan yang berpapasan dengannya di rumah sakit waktu itu.....

----------------------
::: NOTES :::

Perempuan bertudung pink itu, Bong Soon 'kan (?)

Jadi kesimpulannya, Min Hyuk udah suka sama Bong Soon dari duluuuuu (meskipun dia sendiri belum ngeh kalau perempuan bertudung pink itu adalah Bong Soon). Ayolah, aku menunggu kapan Bong Soon juga suka sama Min Hyuk. Wkwkwkwk...

-----------------------

You Might Also Like

0 komentar

Don't forget to tell us what's on your mind ❤❤❤