U-PRINCE SERIES : LOVELY GEOLOGIST EPISODE 1 [BAGIAN 1]

05:22

= SELURUH GAMBAR DAN KONTEN BERSUMBER DARI : GMM TV =

1

Kembali lagi, dalam acara U-Report.. Kali ini, yang menjadi target wawancara mereka adalah T-Rex. Ia merupakan salah satu U-Prince Ambassador dari Fakultas Ilmu Kebumian atau Geologi.

2

Mereka telah janjian disuatu tempat untuk bertemu dengan T-Rex, namun ditengah perjalanan ada sedikit masalah.. Tak senagaja, Sylvia bertabrakan dengan Him hingga membuat bajunya basah terkena air teh. Bukannya marah, baik Sylvia maupun Choly malah dibuat terdiam.. terpana akan kegantengan Him, hingga membuat mereka menghabiskan beberapa saat untuk mengobrol dengannya.

3

Kejadian itu, membuat T-Rex harus menunggu lama.. Nampaknya, ia-pun sudah ada agenda yang lain hingga membuatnya pamit pergi. Sebagai gantinya, ia akan mengirimkan video kesehariaannya saja kepada tim U-Report..

=======================
4

Di bawah teriknya sinar matahari, terlihat seorang gadis yang tengah berjalan sendirian. Perhatiannya tertuju pada seekor burung kecil yang terjatuh dari sarangnya. Dengan sangat perhatian, ia mengambil burung tersebut dan memutuskan untuk membawanya kerumah bersama dengannya...

5

Setelah meyimpan burung itu di tempat yang nyaman, terdengar suara seseorang yang membunyikan bel rumah. Segera, Baiplu pergi keluar untuk melihatnya..

6

Betapa herannya Baiplu, ketika melihat sosok pria aneh, mengenakan kostum dinosaurus yang berusaha memanjat untuk memasuki rumahnya. Seperti kita ketahui di awal, dia adalah T-Rex, namun saat ini baik Baiplu maupun T-Rex, mereka msih belum mengenal satu sama lainnya.

T-Rex memohon agar dirinya diizinkan untuk masuk, namun Baiplu menolaknya mentah-mentah.. Alasannya karena mereka tidak saling mengenal, TITIK!

7

T-Rex tak kehabisan akal, ia melempar dompetnya ke halaman rumah, “Tuh.. sekarang aku punya alasan untuk masuk..” ujarnya

8

Baiplu akhirnya, meyerah.. ia sudah kehabisan kata-kata untuk mengusir T-Rex. Namun, untuk berjaga-jaga Baiplu dengan sengaja memfoto wajah T-Rex TANPA pemberitahuan terlebih dahulu..

“Kamu mengambil fotoku?”

“Iyalah.. untuk berjaga-jaga.. Siapa tahu, kamu adalah pencuri..”

“Hmmm, baiklah... Tapi seharusnya, kamu bilang dulu akan mengambil fotoku.. Supaya setidaknya, aku bisa tersenyum saat difoto...”

9

T-Rex melangkahkan kakinya, menyusuri halaman rumah, ia mengambil dompetnya yang terjatuh di rerumputan.. Kemudian ia mengeluarkan sebuah alat ‘aneh’ yang sepertinya bermanfaat untuk mencari lokasi sebuah benda.

“Benda apaan tuh?”

Global Positioning System..

10

Krik.. krik.. krik... Baiplu tak memahami maksud T-Rex. Hingga akhirnya, T-Rex menjelaskan kalau benda ini adalah sebuah GPS. Ia menggunakannya untuk mencari sesuatu di tempat ini, dan ia menemukannya. 

Karena tak membawa peralatan untuk menggali, ia-pun menancabkan sebuah pena berkepala dinosaurus di lokasi tersebut. Sebelum pergi, ia mengingatkan Baiplu untuk tidak mencabut pena tersebut, hingga ia datang kembali kesini.

11

Belum sempat Baiplu memberikan respon apapun, T-Rex malah langsung pergi meninggalkannya...

==========================

Keesokan harinya...

12

Di cafetaria, Baiplu terdiam sendirian menunggu kedatangan sang kekasih.. yang ternyata adalah Him. Nampaknya, mereka telah berpacaran lumayan lama, hal itu terlihat dari keakraban dan suasana nyaman yang terbangun diantara mereka berdua.

Baiplu menceritakan, kehadiran pria aneh berpakaian dinosaurus yang secara tiba-tiba muncul dalam kehidupannya.

Him hanya tersenyum, ia melihat kesamping kemudian bertanya: “Apakah pria itu seperti dia?”

13

Terlihat T-Rex yang tengah tersenyum sembari melihat kearah Baiplu. Lebih dari itu, ia-pun berjalan menghampiri Baiplu dan lansgung memperkenalkan dirinya. Kehadiran T-Rex, tentunya membuat Baiplu sangat risih.. Apalagi saat ini, ia tengah bersama dengan pacarnya.

14

Untunglah, datang Thesis yang merupakan sahabat dekat T-Rex... Ia langsung menariknya pergi. Tak lupa, ia meminta maaf kepada Baiplu dan Him atas kelakuan T-Rex yang sekiranya telah mengganggu mereka.

15

Di tempat Fotocopy, Thesis mengobrol berduaan dengan T-Rex. Ia mengingatkan, kalau tingkah T-Rex tadi telah mengganggu orang lain. Tapi, T-Rex bersikukuh kalau dirinya sama sekali tak ingin mengganggu mereka.

“Eh kamu terus mengikuti wanita itu.. Memangnya kamu sudah mengetahui siapa namanya?”

“Wahh iyaa.. aku lupa untuk menanyakan namanya..”

16

Ketika Thesis mengambil berkas fotocopy-an, T-Rex malah pergi tanpa pamit terlebih dahulu. Nampaknya, ia pergi untuk mencari Baiplu ‘lagi’

17

Benar saja, ia memang berusaha untuk mencari Baiplu. Ketika menemukannya, T-Rex bingung harus berbicara apa.. Setelah ia memberanikan diri untuk meminta Baiplu memperkenalkan diri padanya, sayang sekali.. karena permintaannya itu diabaikan. Toh, Baiplu merasa kalau dirinya tak memiliki kepentingan apapun untuk memberitahukan namanya  kepada T-Rex.

18

T-Rex tak mau menyerah.. Ia terus membuntuti Baiplu hingga ke dalam perpustakaan. Apapun strategi yang dilakukannya, Baiplu terus mengabaikannya, bahkan beberapa kali Baiplu memarahinya.. Tapi hal itu, tak sedikitpun membuat T-Rex berkecil hati dan justru malah membuat dia makin semangat.

19

Nampaknya, Baiplu kesulitan untuk mencari sebuah buku.. T-Rex mengetahui hal itu dan secara diam-diam, ia berusaha untuk menemukan buku tersebut.

20

Setelah menemukannya, ia langsung memberikannya kepada Baiplu. Awalnya Baiplu merasa senang, namun ekspresinya berubah jengkel ketika mengetahui bahwa T-Rex adalah orang yang mencarikan buku tersebut.

“Kamu sengaja mencari buku ini untukku?"

T-Rex berusaha mengelaknya, dengan mengatakan kalau ia tak sengaja menemukannya ketika tengah mencari buku tentang sejarah Dinosaurus.

21

Lama-lama, obrolan mereka beralih pada Buku Dinosaurus yang tengah dipegang oleh T-Rex. Baiplu menyindir T-Rex yang menyukai hal kekanakan seperti dinosaurus. Namun, T-Rex menyanggahnya dan malah menceritakan sejarah Dinosauruh dengan bahasa ilmiah yang fasih dan juga panjang lebar.

“Cukup.. aku tertarik untuk mendengarkannya..” ujar Baiplu yang segera membereskan barang-barangnya, untuk kemudian pergi pulang.

22

T-Rex berusaha mengejarnya, karena ia juga ingin pergi ke rumah Baiplu. Namun, ditengah jalan.. Thesis menariknya, dan memintanya untuk berhenti mengikuti seorang wanita seperti ini.

23

Baiplu sendiri, diantar pulang kerumah oleh Him. Saat berada di dalam mobil, Baiplu menunjukkan raut wajah kesal.. Hal ini, sempat membuat Him bertanya-tanya, apakah Baiplu kesal karena dirinya?

“Kenapa aku harus kesal kepadamu? Memangnya kamu telah berbuat salah? Atau jangan-jangan.. kamu telah melakukan sebuah kesalahan???” tanya Baiplu

Segera, Him menujukkan senyumannya dan menjelaskan kalau dirinya mana mungkin melakukan kesalahan kepada Baiplu.

24

Sesampainya dirumah, terlihat ibu yang tengah menamam bunga di halaman. Him dan Baiplu memberikan salam, dan berbincang-bincang ringan.. Karena hari telah sore, Him tak bisa berlama-lama dan ia-pun segera pamit untuk pulang.

25

Didalam rumahnya, Baiplu tengah bersantai sembari membaca buku.. Tak lama kemudian, ibu yang telah mengenakan pakaian rapi datang menghampirinya. Nampaknya, sore ini ia akan pergi ke suatu tempat untuk menyelesaikan pekerjannya..

26

Sekarang, Baiplu tinggal sendirian saja dirumah.. Ketika suasananya hening, terdengarlah suara cicitan burung kecil yang tempo hari diselamatkan olehnya. Ketika dilihat dari dekat, nampaknya burung itu tengah dalam kondisi yang tidak baik. Segera, ia-pun memutuskan untuk membawa burung itu ke dokter hewan.

27

Saat membuka gerbang, terlihat sosok T-Rex yang sudah berdiri sembari memgang sekop di tangannya. Ia meminta izin masuk, namun Baiplu menolaknya.. Toh, tak ada siapapun dirumah dan dirinya akan pergi..

28

“Kamu mau kemana?”

“Aku mau membawa burung ini ke dokter hewan..”

“Tapi, setahuku tak ada dokter hewan disekitar sini..”

“Darimana kamu tahu?”

“Karena tempat tinggalku juga berasa disekitar sini.. Ohiya, sebenarnya jika kamu mau.. aku mengenal seseorang yang akan bisa membantumu untuk mengobati burung itu..”

“Ohya? Siapa?...”

-----------------------

You Might Also Like

0 komentar

Don't forget to tell us what's on your mind ❤❤❤