U-PRINCE SERIES : THE GENTLE VET EPISODE 4 [BAGIAN 1]

01:00

---------------------

SELURUH GAMBAR DAN KONTEN BERSUMBER DARI : GMM TV =

1

Berbeda dari sebelumnya, episode kali ini dibuka oleh Vlog yang dibuat oleh Dash. Dia merupakan salah satu cowok hits, anggota U-Prince. Secara eksklusif, dia merekam kegiatan Thesis yang tengah sibuk membuat cookies.

Nampak jelas, kalau Thesis masih agak malu-malu dan canggung.. Apalagi, beberapa kali Dash menggodanya: “Untuk pertama kali, pangeran super bersih membuat cookies, nih..”

Thesis tak berkomentar apapun, ia hanya tersenyum dan fokus mengaduk telur beserta mentega yang ada dalam mangkoknya. Sesekali, ia bertanya kepada Dash apa langkah selanjutnya yang harus dikerjakannya..

.:: EPISODE 4 ::.

3

Suaysai diantar pulang oleh Thesis.. Baru juga sampai di depan pintu, Snow White langsung menghampiri mereka dan Thesis menggendongnya. Melihatnya, membuat Suaysai berkomentar kalau Snow White, jauh lebih tertarik untuk berdekatan dengan orang baru seperti Thesis daripada dengan pemilik lamanya.

4

“Kenapa kamu cemburu yaa??? Kalau kamu cemburu, aku enggak akan berbicara kepada orang lain lagi selain kamu...” goda Thesis

“Apaan sih.. coba aja kalau bisa..” ujar Suaysai

5

Tak lama kemudian, Lorthep dan Aunt Tum menghampiri mereka, bertanya ada apakah gerangan hingga Thesis tiba-tiba berkunjung kemari. Bahkan, Aunt tum mengajaknya untuk sekalian makan malam bersama saja, disini.

Dengan sopan, Thesis menolaknya.. Ia beralasan kalau kedatangannya kesini, hanyalah untuk mengantar pulang Suaysai..

“Hah? Mengantar pulang ‘saja’? Hmmm, ada apanih..” tanya Aunt Tum

6

Dengan kikuk, Suaysai-pun mengakui kalau dirinya dan Thesis tengah menjalin hubungan asmara, alias pacaran. Hal ini menjadi berita bahagia untuk Aunt Tum dan menjadi kabar yang mengejutkan untuk Lorthep.

7

Thesis pergi ke toilet, kemudian Aunt Tum pergi untuk menjemur pakaian. Tinggallah Suaysai dan Lorthep..
“Mbak, kamu sehat ‘kan? Serius kamu pacaran dengannya? Bukannya dia itu gay?” tanya Lorthep

“Untuk itulah, aku berpacaran dengannya. Aku ingin mencari tahu kebenarannya.. Kamu juga, bantu aku  yaa..” pinta Suaysai

“Ih.. maaf ya, mbak.. Memikirkannya saja sudah membuatku geli..” ujar Lorthep yang langsung bergegas pergi

8

Suaysai merasa penasaran dengan isi tas Thesis, ia-pun mulai menggeledahnya dan memang tak ada hal yang menarik.. hanya ada sarung tangan bersih.. Spray streril,... beberapa obat-obatan.. dan sebuah dompet.

9

Hal yang menarik berada di dalam dompet tersebut. Disana tersimpan foto Thesis bersama dengan Punpun: “Perlukah seorang pria menyimpan foto seperti ini di dompetnya?” gumam Suaysai

10

Selain foto, ada barang yang lebih mengejutkan.. Suaysai melihat sebuah alat kontrasepsi yang masih terbungkus rapi di dompet Thesis. Saking terkejutnya Suaysai, hingga ia tak bisa berbuat apapun selain mengernyitkan dahinya karena heran.

11

Tiba-tiba, Thesis datang dan menegurnya: “.. Baru pacaran beberapa hari, kamu udah berani cek isi tas-ku...”

Suaysai : “K..k..kamu marah?”

Thesis : “Enggak kok.. kalau kamu bilang dulu juga, pasti aku izinkan..”

Suaysai : “Ngapain kamu menyimpan benda seperti ini di dompetmu?”

Thesis : “Kenapa? Cemburu???”

Suaysai : “Heh.. siapa yang bilang cemburu...”

Thesis : “Sejujurnya, belum pernah aku pake sih.. hanya saja, berjaga-jaga.. Karena kamu makin menggemaskan, kayaknya sebentar lagi bakalan kepake...”

Suaysai : “Ihh.. apasih.. Jangan berfikran yang aneh-aneh, deh..”

12

====================

13

Keesokan harinya, langkah Suaysai menuju kampus terhenti karena Jelly mengajaknya untuk berbicara. Jelly baru mengetahui kalau Suaysai tengah dekat dengan seseorang yang berarti, ia sama sekali tidak ada hubungan asmara dengan Pete. Untuk itu, Jelly meminta maaf karena telah salah faham pada Suaysai selama ini.

14

Tiba-tiba, Thesis datang menghampiri Suaysai.. Ia sedikit menggerutu, karena pagi ini Suaysai pergi sendiri tanpa diantar olehnya. Di sisi lain, Suaysai mengira kalau Thesis hanya akan mengantarnya pulang.. Toh, dirinya juga tidak terbiasa untuk diantar oleh seseorang seperti ini.

15

“Yasudahlah.. lain kali kamu harus berangkat denganku. Titik! Hmmm.. besok bisakah kamu datang kerumahku? Khun Hermione merindukanmu..” ujar Thesis

“Hah? Khun Hermione adalah binatang.. Mana bisa dia berbicara..” tukas Suaysai

“Karena apa yang dikatakan oleh hewan peliharaaku sama dengan apa yang ada dalam fikiranku. Aku merindukanmu, makanya mereka juga pastinya merindukanmu..” goda Thesis

16

Thesis mengantarkan Suaysai hingga kedepan gedung Fakultas Teknik Mesin. Sebenarnya, Thesis ingin mengantar Suaysai hingga kedepan kelas, namun Suaysai menolak keras hal tersebut. Sudah cukup baginya, menjadi pusat perhatian semua orang diluar.. Akan lebih rumit, kalau teman-teman sekelasnya melihat mereka.

17

Sebelum pergi, Thesis mengelabui Suaysai hingga berhasil mencium pipinya. Suaysai kaget, namun ia tak bisa marah-marah dan malah tersenyum heran.

“Ohiya.. nanti sore aku ada praktikum dan akan pulang terlambat. Kamu bisa pulang duluan aja.. Nanti malam, jangan lupa menelponku, OK..” pinta Thesis yang kemudian berjalan pergi.

18

Ternyata, sedari tadi Pete melihat mereka.. Ketika Suaysai berjalan melewatinya, ia-pun langsung menggoda Suasyai habis-habisan hingga membuat pipi Suaysai memerah karena malu.

19

Sepulangnya sekolah, Suaysai terus saja tersenyum sembari memegang pipinya. Ketika mengendari sepeda, tiba-tiba muncul sebuah mobil yang tak sengaja menyerempetnya. Dan sangat kebetulan karena pengendara mobil itu adalah Punpun.

20

Suaysai : “Kamu lagi?! Jangan-jangan kamu memang berniat untuk membunuhku!”

Punpun: “Kalau memang seperti itu, seharusnya aku terus menjalanan mobilku dan menabrakmu dengan keras!”

Suaysai : “Udahlah.. sebenernya, apasih maumu. Sampai kapan kamu akan muncul dan mengganggu kehidupanku!”

Punpun :“Sampai kapan?! Sampai saat dimana kamu putus dengan Thesis!”

Suaysai :“Kamu ini, apasih maksudmu!”

Punpun : “Kurasa, apa yang barusan kukatan sudah menggambarkan maksudku dengan sangat jelas!”

21

Sebelum tidur, Suaysai kembali teringat perkataan Punpun kepadanya tadi siang. Hal ini, membuat Suaysai bertanya-tanya kepada dirinya sendiri: “Sebenarnya.. apasih yang kamu inginkan, Punpun?”

=========================
22

Sesuai janji, hari ini Thesis menjemput Suaysai untuk pergi ke rumahnya. Namun sebelumnya, Suaysai memperlihatkan lukisan kedua orangtuanya kepada Thesis: “Katakanlah sesuatu pada mereka..” pinta Suaysai

Thesis-pun mengucapkan salam dan memperkenalkan dirinya. Kemudian, Suaysai mengungkapkan rasa terimakasihnya, karena sekarang ia sudah tak menangis lagi disaat hujan, berkat bantuan Thesis.

23

Mereka-pun berangkat ke rumahya Thesis. Sesampainya disana mereka lansgung disambut oleh Hermione, anjing peliharaannya Thesis. Agenda mereka hai ini, ialah memandikan Hermione..

24

Setelah berganti pakaian, mereka berjalan menuju halaman belakang rumah. Suayasai melihat dan merasakan suasana yang terasa begitu sepi, hingga membuatnya bertanya apakah orang tua Thesis tak ada dirumah?

Thesis : “Hmmm.. iya, mereka sering bepergian..”

Suaysai : “Oohh.. itu pasti membuatmu sangat merasa kesepian..”

Thesis : “Tentunya.. aku bahkan merasa iri padamu yang meskipun telah ditinggalkan oleh kedua orangtuamu, tapi tetap memilki keluarga kecil yag begitu nyaman dan hangat. Tapi, tak apa karena aku ditemani oleh binatang peliharaanku dan juga Punpun sering berkunjung kesini. Dan yang terpenting... sekarang aku memilikimu.....”

25

Mereka memulai aksinya untuk memandikan Hermione... Seperti biasa, bermain dengan air selalu berhasil membuat mereka bertingkah seperti anak kecil. Berlarian dan saling semprot hingga badan mereka basah kuyup..

26

Semakin lama, susasana tawa bahagia ini berlanjut menjadi suasana romantis.. Begitu romantis, hingga membuat Thesis mencium Suasyai..

27

Melihat kondisi Suaysai yang basah kuyup, Thesis-pun menyelimutinya dengan handuk kering. Ia sempat menggoda Suaysai dengan mengataan kalau pipinya memerah. Suaysai tentu mengelak, namun Thesis malah makin menggodanya..

28

Sial.. suasana penuh cinta diantara mereka, terganggu karena kemunculan Punpun. Thesis baru ingat, kalau hari ini, sebenarnya ia telah ada janji untuk mengerjakan tugasnya.

29

Tak mau mengganggu, akhirnya Suaysai pamit pulang. Ia berjalan pergi, melewati Punpun yang malah menunjukkan senyum kemenangannya.

30

Di hari berikutnya, Thesis menemui Dash. Memperjelas vlog yang mengawali episode ini, ternyata tujuan Thesis membuat sendiri cookies, ialah untuk diberikannya kepada Suaysai sebagai bentuk permintaan maafnya, karena kemarin telah membuat Suaysai pulang sendirian.

31

Sembari berjalan, Suasyai mengobrol dengan Pete. Mereka membicarakan kelanjutan hubungan Susaysai dengan Thesis. Semua hal yang telah terjadi sangatlah membuat Suasyai bahagia. Namun, hingga saat ini tujuan awal Suasyai untuk mebuktikan Thesis itu gay atau bukan.. Masih saja belum berhasil terjawab.

Naasnya, Thesis tengah berdiri di dekat mereka dan mendegar semua pembicaraannya...

32

Ketika Suaysai berjalan melewatinya, Thesis langsung memanggilnya. Ia begitu marah sekaligus kecewa, karena ternyata tujuan utama Suaysai berpacaran dengannya hannyalah untuk mencaritahu apakah ia gay atau bukan.

Thesis tak mau mendengar penjelasan apapun dari Suaysai, ia memberikan cookies yang telah dibuatnya.. Kemudian berjalan pergi begitu saja...

---------------------

You Might Also Like

0 komentar

Don't forget to tell us what's on your mind ❤❤❤