U-PRINCE SERIES : THE GENTLE VET EPISODE 1 [BAGIAN 2]

06:48

------------------------

SELURUH GAMBAR DAN KONTEN BERSUMBER DARI : GMM TV =

1C

Ketika Suaysai tengah sibuk menyalin catatan, Thesis menghampirinya.. Ia tak sendirian, karena ia bersama ‘Snow White’ yang merupakan anak anjing peliharaannya Suaysai.

2B

Secarik kertas, diselipkan leh Thesis di kerah bajunya Snow White. Suaysai yang merasa penasaran, ia mengambil kertas itu dan membacanya,

3

 ‘Snow White sangat inginn melihat P’Suaysai menari Hula. Namun, P’Suasai nampaknya akan merasa sangat malu. Karena, kalau dia memakai kostum penari Hula maka 3 lapis lemak diperutnya dan juga pusarnya yang bodong akan kelihatan..

4

Suaysai menaruh secarik kertas itu dimeja, “Perutku tidak mempunyai 3 lapis lemak dan juga pusarku tidak bodong!” tegasnya

Thesis tersenyum geli.. Hal itu, tentu saja membuat Suaysai jadi makin kesal, “Apanya yang lucu? Sebenarnya, apasih maumu?”

“Aku gak ngoomong apa-apa, kok. Khun Snow White yang mengatakannya..” ucap Thesis

“Snow White gak bisa ngomong! Kamu dalangnya dan menggunakan Snow White untuk mengejekku!” ujar Suaysai

5

“Aku gak ngajak ribut, loh.. Aku mau bicara denganmu... Cuma ingin punya waktu untuk bicara dengamu..” ucap Thesis yang berhasil membuat Suaysai jadi kikuk ‘lagi’

“Yakin, pusarmu enggak bodong?” goda Thesis

7

Aunt Tum datang dengan membawakan cookies yang dijanjikannya tadi. Kesempatan ini, dimanfaatkan Suaysai untuk pergi.. Aunt Tum sempat memintanya untuk tetap duduk dan mengobrol bersama. Namun, ia menolak dan pergi begitu saja..

8

Tinggallah Thesis dan Aunt Tum yang duduk berdua.. Thesis memuji cookies buatan Aunt Tum yang menurutnya sangatlah enak. Dengan senyuman lembut, Aunt Tum menjelaskan bahwasanya dirinya membuat cookies ini khusus untuk Suaysai.. Di musim hujan seperti saat ini, ia sangat ingin membuatnya merasa lebih nyaman. Lebih lanjutnya, Aunt Tum menjelaskan kalau cookies ini memiliki rasa yang sama persis dengan apa yang pernah dibuatkan oleh ibunya Suaysai.

9

 “Sepertinya, anda sangat peduli dengan Suaysai..” ucap Thesis

“Iyaa... Karena aku sudah menganggapnya seperti keluargaku sendiri” jawab Aunt Tum

======================
10

Hari berubah malam, Thesis sampai dirumahnya.. Disana, nampak tak ada siapapun. Ia berjalan melewati meja makan dan melihat secarik kertas yang sitinggalkan oleh orangtuanya..

11

Ia-pun memanggil anjing kesayangannya, “Khun Hermione, nampaknya kita akan tinggal hanya berdua lagi. Ayah dan ibuku pergi ke Hongkong untuk waktu yang lumayan lama....” keluhnya

12

Thesis-pun mengeluarkan ponselnya dan ia menghubungi Punpun, mengajaknya untuk menginap dirumahnya saja. Tanpa pikir panjang, Punpun langsung mengiyakannya, “Kalau hal ini membuatmu merasa senang, pasti aku bersedia untuk melakukannya...” ungkapnya

=========================
13

Di kampus, Pete menunjukkan dua buah tiket konser Hippie kepada Suaysai. Dengan sangat antusias, Suaysai berterimakaih kepadanya...

14

Namun, senyuman Suaysai lansgung sirna, ketika mendengar Pete yang mengatakan kalau tiket itu bukan untuknya, melainkan untuk Jelly pacarnya. Pete meminta bantuan Suaysai untuk memberikan tiket itu pada Jelly. Pete sendiri, tak bisa memberikannya secara langsung, karena malam ini ia akan merayakan ulang tahun ibunya.

Tentu saja, Suaysai tak mau membantunya.. Ia terus mengelak dan Pete terus membujuknya..

16

Obrolan mereka terpotong, karena tiba-tiba beberapa pria yang masih satu fakultas dengan mereka mengajaknya untuk pergi ke club malam ini. Pete tak bisa ikut, sementara Suaysai setuju untuk datang ke acara mereka...

15

Setelah Pete terus-terusan membujuknya, akhirnya Suaysai mau mengabulkan permintan Pete. Kebetulan juga, ia akan pergi ke-club malam ini jam 7.. Dan ia harus memberikan tiket ini kepada Jelly jam 9 malam. Jadi, bisa dianggap ‘biar sekaligus pulang aja gitu’

“Makasih banyak, Suaysai.. Jangan lupa, malam ini jam 9 di gedung Fakultas Ilmu Kedokteran Hewan” ucap Pete

17

Saat Suaysai dan Pete meninggalkan ruangan ini, terlihat kaki seseorang yang mengenakan sepatu hitam berada tak jauh dari tempat mereka berada. Anehnya, ia tak menghampiri Suaysai atau Pete, ia malah ikut pergi ketika melihat mereka pergi....

=========================
18

Malam-pun tiba, Suaysai terlambat datang ke club. Hal itu, membuatnya dihukum dengan harus meminum 3 gelas alkohol. Awalnya Suaysai menolak, namun karena tak mau diejek.. Akhirnya, ia menyelesaikan hukuman itu. Sesaat setelah minum, Suaysai merasa pusing dan tertidur begitu saja.

19

Waktu-pun terus berjalan, Suaysai terbangun dari tidurnya.. Meskipun masih setengah sadar, ia bertanya pada temannya sudah jam berapa sekarang. Dan TETOTTTT, sekarang sudah lebih dari jam 9 malam. Dengan tergesa-gesa, ia-pun pergi menuju gedung Fakultas Ilmu Kedokteran Hewan.

20

Ia tiba disana sekitar pukul setengah sepuluh, “aaahhhh, aku terlambat... Jelly pasti sudah pulang..” gumamnya

21

Tiba-tiba, Suaysai ingin pipis. Ia-pun berlari memasuki toilet yang ternyata adalah toilet pria. Dan parahnya lagi, disana ada Thesis yang sedang pipis..

Ketika melihat satu sama lain, mereka langsung berteriak...

“Ngapain kamu disini? Jangan bilang kalau kamu mau mengintipku?” tuduh Thesis dengan panik

“Siapa juga yang mau lihat anu-mu yang kecil itu..” ucap Suaysai

Thesis menghampiri Suaysai, “Kamu melihatnya, ‘kan?” tanyanya

“Enggak, aku gak melihatya kok!” jawab Suaysai

“Tapi, kamu berbicara seakan kamu sudah melihatnya!” tuduh Thesis

“Lagian, mungkin itu terlalu kecil untuk dilihat..” celetuk Suaysai yang lansgung berusaha untuk berlari kabur

22

Thesis, mengejarnya dan lansgung menarik tangan Suaysai, “Bagaimana kalau kamu sudah mengambil fotoku tadi?” tuduhnya

“Eh, aku masih waras. Untuk apa, aku mengambil foto anu-mu?” tegas Suaysai

“Masih waras katamu? Terus kenapa kamu ada di toilet laki-laki?” tanya Thesis

“Hmmm.. itu kesalahanku...” ucap Suaysai kikuk

23

Thesis tak bisa memercayai Suaysai begitu saja, ia-pun meminta Suaysai untuk mengeluarkan ponselnya. Namun Suaysai terus saja menolak, hingga membuat Thesis berniat untuk mengambilnya dengan tangannya.

“Woyy.. kamu apa-apaan.. Dasar JOROK! Kamu, kan.. belum cuci tangan!” teriak Suaysai

24

Thesis menyadari hal itu, ia-pun mencuci tangannya.. Namun, dikarenakan ia tak mau Suaysai kabur lagi, ia mencuci tangannya dengan cara yang agak dan terlalu ‘lebay’ tapi bikin deg deg serrrr dong yaaa...

Suaysai juga terus menggerutu, mengomentari sikap Thesis yang menurutnya memang terlalu lebay...

25

“Mmmm.. aku mencium bau alkohol..” keluh Thesis yang langsung merebut mengambil ponsel Suayai dari saku celananya. Ia melihat isi ponsel tersebut, dan memang terbukti kalau Suaysai tak mengambil foto apapun..

Namun, kekhawatirannya tak berhenti disitu saja, “Bagaimana aku bisa percaya kalau kamu tidak akan menceritakan kejadian ini pada siapa-pun?” tanyanya

Meskipun masih dalam kondisi yang mabuk, Suaysai menyakinkan Thesis kalau dirinya tak akan menyebarkan cerita apapun terkait hal ini. Toh, kejadian ini terjasi memang karena keteledorannya. Sayangnya, Thesis tetap saja khawatir akan ini dan itu, membuat Suaysai kesal dan mengeluarkan kata-kata untuk mengejeknya..

26

“Oiii, kalau kamu begitu takut anu-mu yang kecil itu telihat olehku.. Maka aku akan memberikanmu hadiah.. (Suaysai mengambil sesuatu dari dompetnya, kemudian menaruhnya di tangan Thesis) Ambil uang ini dan belilah sedikit susu... Susu yang berkhasiat memperbesar anu-mu, jadi itu bisa keliatan dengan jelas olehku!!!” ucap Suaysai yang langsung berlari keluar karena ia sudah sangat amat kebelet untuk buang air kecil

Setelah Suaysai pergi, Thesis melihat sesuatu yang diberikan Suaysai untuknya.. Dan ternyata itu bukan uang, melainkan selembar tiket konser Hippie...

=============================
27

Esok paginya, Pete mengomeli Suaysai yang tisak memberikan tiket konser itu kepada Hipie. Hal itu membuat Jelly marah kepadanya. Tapi, Suaysai tak mau ambil pusing dan lebih memilih untuk mendegarkan musik lewar earphone-nya.

Pete yang kesal, mencopot earphoe itu dan meminta Suaysai untuk megembalikan tiket itu kepadanya. Suaysai sempat menolak dan merengek agar Pete memberikan tiket itu untuknya saja. Namun, Pete tak mengabulkan permintaannya.

28

Akhirnya, Suaysai membuka dompetya.. Ia terkejut, ketika melihat tiketnya yang tinggal satu lembar saja. Ia terdiam, mengingat-ingat, mengapa tiket itu bisa sampai hilang..

29

Betapa kaget dan malunya Suaysai, ketika menyadari bahwa tiketnya hilang karena ia memberikannya kepa da Thesis. Pete melihat ekspresi masam Suaysai, ia-pun tak bisa memaksanya untuk mengembalikan tiket itu kepadanya lagi, “Yasudahlah,.. ambil saja tiket itu...” ucapnya frustasi

31

Suaysai lansgung bersorak gembira, ia berterimakasih kepada Pete. Namun, beberapa detik kemudian ia kembali merenung, “Ini berarti, aku akan pergi ke konser dengannya (Thesis) ???” gumamnya

======================
32

Di rumah, Suaysai bertanya pada Snow White... Haruskah dirinya pergi ke konser Hippie malam ini?


Tapi, jika ia pergi berarti dirinya harus terus berdekatan bersama Thesis selama satu jam penuh???

=========================
33

Malam-pun tiba,...

Sesuai dugaan kita semua. Suaysai akhirnya datang ke konser tersebut. Alih-alih lansgung masuk kedalam, ia malah berdiri sendirian di depan tempat konser, “Dia gak akan datang. Cowok super bersih sepertinya bukan tipe orang yang mau datang ke tempat seperti ini..”

Suaysai melihati kesekitarnya, hingga akhirnya ia memutuskan untuk masuk kedalam sendirian saja..

34

“Kamu mencariku...?” ucap Thesis yang tiba-tiba muncul dari belakangnya

Suaysai nampak begitu terkejut, “Ngapaian kamu disini?” tanyanya

“Kamu yang memberiku tiket..” jawab Thesis

“Enggak, kok.. Hmmm, itu semua hanyalah kesalahfahaman. Aku, enggak bermaksud untuk mengajak kamu datang ke tempat ini denganku...” jelas Suaysai dengan kikuk

“Hangan salah faham juga, deh... Aku kesini bukan karena kamu. Aku mengenal P’Hippie..” ungkap Thesis

35

Mendengar hal ini, membuat Suaysai jadi semakin terkejut, “Kamu kenal P’Hippie?”

Thesis mengingatkan Suaysai, kalau dirinya juga salah satu brand ambassador U-Prince, jadi  jelas saja dirinya mengenap Hippie. Suaysai langusng merengek, meminta Thesis untuk mempertemukannya dengan Hippie, supaya ia bisa berfoto dengannya.

“Ngapain aku mengantarkanmu? Pergi aja sendiri..” ucap Thesis dengan nada ‘agak’ kesal

“Kalau aku pergi sendirian, orang-orang akan mengira kalau aku sangat tergila-gila padanya..” jelas Suaysai

36

Konser akan segera dimuai, Suaysai menarik tangan Thesis dan mengajaknya masuk kedalam.

“Ehhh, kenapa kamu memegang tanganku? Kita tidak datang kesini bersama, ‘kan?” ujar Thesis

“Hmm... Aku hanya ingin mengingatkanmu kalau konsernya sudah mau mulai..” jelas Suaysai yang lagsung berjalan pergi

37

Sekarang, malah Thesis yang menarik tangan Suaysai, “ayolah, kenapa ita harus terburu-buru masuk?” tanyanya

Suaysai melirik Thesis dan bertanya balik, “Kenapa kamu memegang tanganku? Kita tidak datang kesini bersama, ‘kan” ucapnya dengan ketus

Thesis menatap Suaysai, kemudian menggenggam tangannya,..

“Heh.. apa maksudnya nih? Kenapa kamu menggenggam tanganku?” tanya Suaysai

“Mmm, supaya sama seperti orang lain.... ” jawab Thesis

“Tapi, mereka itu pasangan dan kita bukan..” keluh Suaysai

“Jangan cerewet... Ayo!” tegas Thesis yang lasngung mengajak Suaysai masuk ke tempat konser

38

Di dalam, suasananya sudah sangat ramai. Suaysai hendak duduk di salah satu kursi.. Thesis menghentikannya, karena terlebih dahulu ia harus menyemprot tempat itu dengan spray ‘andalan’-nya. Suasai hanya bisa tersenyum geli, “Terimakasih, pangeran super bersih..” ucapnya

“By The Way, lagu apa yang paling kamu suka dari band ini?” tanya Suaysai

“Huh? Lagu?? Hmmm, mengapa aku harus menjawab pertanyaan itu?” tanya balik Thesis

“Itu cuma pertanyaan. Pria macam apasih kamu.. Gak punya kemampuan berbasa-basi, sedikit-pun. Sudahlah, aku malas berbicara denganmu lagi!” keluh Suaysai

Thesis terdiam sejenak, kemudian berkata, “A.. aku suka semua lagunya.. Lalu kamu?”

40

Suaysai menatap Thesis dan bertanya balik, “Mengapa aku harus menjawab pertanyaan itu?”

“Kamu sedang mengejekku?” tanya Thesis dengan gugup

“Kamu duluan yang mulai!” jawab Suaysai dengan ketus

“Hmm... Sebenarnya, aku gak tahu harus menjawab apa..” ungkap Thesis

“Yaudah, seharusnya kamu pilih lagu mana-pun yang kamu suka kemudian katakan kepadaku. Apanya yang susah sih?” tanya Suaysai heran

“Bagian itu yang susah..” jawab Thesis

41

Konser-pun dimulai, Suaysai lansgung berteriak histeris dan menorobos memasuki kerumunan penonton perempuan yang telah berbaris rapi...

Sepanjang konser, Suaysai terbawa suasana dan menikmati suasana histeris diantara perempuan-perempuan penggemar Hippie. Ia bertepuk tangan dan meloncat-loncat bersama mereka..

42

Tak sengaja, Suaysai menengok kebelakang dan melihat sosok Thesis yang nampaknya tengah tertidur pulas. Ia menghampirinya, kemudian memerhatikannya dari dekat..

43

Sampai konsernya berakhir, Thesis masih juga belum bangun dari tidurnya...

Suaysai masih saja terus memerhatikan wajah Thesis, “Kamu lucu juga, kalau lagi tidur dan tidak berbicara apapun seperti sekarang ini...”

44

“Hey,.. kamu ngapain? Jangan bilang, kalau kamu mau menciru ciuman dariku?” ucap Thesis yang tiba-tiba membuka matanya

“Siapa juga yang mau mencium-mu?” tanya Suaysai

“Kamu..” jawab Thesis

“Jangan berkhayal! Aku hanya ingin membangunkanmu!” ungkap Suaysai dengan nada ketus

“Huh?! Konsernya sudah selesai?” tanya Thesis heran

“Iyalah.. lihat saja, orang-orang sudah pulang. Bagaimana bisa kamu tidur dari awal samapi akhir konser seperti ini?” tanya Suaysai

“Aku tidak tidur dari awal! Aku masih sempat melihatmu berteriak histeris.. ” goda Thesis

45

Tak ingin berdebat lebih panjang lagi, Thesis-pun mengajak Suaysai untuk pulang sambil menggandeng tangannya meninggalkan tempat ini.

46

Saat berjalan diluar, kebetulan turun hujan. Suaysai tak bisa mengontrol emosinya dan ia menangis..

47

“Suaysai, kamu tak boleh menangis disini. Kamu jangan menangis! Aku tak ingin, orang lain melihat air matamu!” pinta Thesis

“Aku gak bisa menahannya..” ujar Suaysai

48

Thesis kebingungan harus berbuat apa ia-pun menarik Suaysai kedalam pelukannya.. Sejenak, suasana sekaan membeku. Hingga akhirnya, Suaysai bertanya apa yang sedang dilakukan oleh Thesis.

“Diamlah, aku tak ingin kamu menangis...” ujar Thesis

“Aku tidak menangis.. aku tidak akan menangis lagi... ” ucap Suaysai

49

Thesis-pun melepas pelukannya, “Tuh kamu bisa berhenti menangis. Gimana caranya?” tanyanya sambil tersenyum

“Kamu memelukku sangat erat sampai aku tak bisa bernafas..” jawab Suaysai

Karena Suaysai sudah berhenti menangis, ia-pun menyuruh Thesis untuk pulang duluan saja. Namun, Thesis menolaknya dan mengatakan jika dirinya kaan menemani Suaysai hingga hujannya reda..

“Kalau kamu disini sendirian, kamu akan menangis lagi.. Setidaknya, aku tahu bagaimana caranya untuk membuatku berhenti menangis, jika aku tetap berada disisimu saat ini...” ucap Thesis

Kata-kata itu, membuat Suaysai merasa kikuk. Ia tak tahu harus berkata atau berbuat apa? Ia berjalan mundur dan memilih untuk duduk saja.

50

Thesis duduk disampingnya, tapi sebelumnya ia masih sempat menyemprot tempat itu dengan spray-nya, “Kuman berada dimana-mana..” ucapnya

=========================
51

Suaysai berbaring di atas kasurnya.. Ia tersenyum sumringah, kemudian memegang selembar tiket konser yang ditontonya tadi, “Bagaimana bisa aromanya yang wangi dan pelukannya terasa sangat hangat?”

52

===========
::: NOTES :::

I LOVE IT.....

Ceritanya ringan, tapi sweet.. dan disini untuk pertama kalinya aku lihat Kang Vorakorn (Thesis) dan dia ganteng bangetttttttt (gatau sih menurut kalian, tapi menurut gue dia ganteng, hahahaha)

EPISODE 1

Kalau dari pengamatanku, si Thesis udah jatuh cinta pada pandangan pertama sama Suaysai. Kebetulan, mereka ada kesempatan buat bertemu dan berkenalan lebih dekat, jadilah makin tumbuh deh perasaan cinta diantara mereka.

Drama ini cuman ada 4 episode, jadinya alurnya cukup cepet. Akusih udah nonton sampe tamat dan secara keseluruhan aku menikmati nonton nih drama...

Ohiya, buat yang baru ngikutin series Thailand, sebenarnya drama ini termasuk dalam Series U-Prince. Ini series yang kedua dan tayangnya sekitar bulan Juni tahun 2016 setelah The Handsome Cowboy. Aku sendiri, tahun kemaren jadwalnya cukup padet dan baru sempet maraton buat nonton drama lagiiiii dan nulis sinopsis lagiii (*Sorry agak curcol. Wkwkwk..)

Pokoknya, semoga kalian suka sama drama ini dan enggak buat ngikutin tumbuhnya perasaan cintara diantara Suaysai dan Thesis yaaaa :D :D :D

------------------------

You Might Also Like

0 komentar

Don't forget to tell us what's on your mind ❤❤❤