STAY WITH ME EPISODE 5 [BAGIAN 1]

05:00

-----------------------


SELURUH GAMBAR DAN KONTEN BERSUMBER DARI : HUNAN TV =

1

Yi Du tengah menikmati suasana santainya bersamanya Mo Fan, yang merupakan seseorang yang sudah dianggap seperti kakanya sendiri. Tempat mereka berada sekarang, merupakan sebuah sauna mewah yang jika diingat-ingat, dulunya hanyalah sebuah pemandian kecil. Jelaslah, hal ini menunjukkan kalau waktu telah merubah segalanya.


Sedikit bernostalgia, mereka-pun mengenang kejadian pertemuan mereka 10 tahun yang lalu....

=================

2

Secara tak sengaja, mereka berpapasan ketika olahraga pagi. Seakan-akan, memang ditakdirkan untuk saling mengenal dan bersahabat.. Mereka-pun terus dan terus lagi bertemu, dalam kesempatan yang tak terduga.

==================

3

Mo Fan membahas konferesi pers yang akan diadakan Tiffany besok. Dari sudut pandangnya, Wei Wei juga bersalah, sehingga tidak seharusnya Tiffany yang menanggung semuanya sendirian. Mereka berdua tahu betul, apa akibatnya jika seorang desainer terbukti berbuat kecurangan. Entah itu melakukan plagiat, atau menyebar berita untuk menjatuhkan desainer lain.. kedua kesalahan itu bisa membuat karir seorang desainer hancur berantakan.

4

Terlepas dari apapun pilihan Yi Du, Mo Fan hanya mengingatkan kalau Tiffany merupakan bagian dari perusahaa D.U. Bayangkan apa yang akan terjadi pada perusahaan? Perusahaan ini bukanlah milik Yi Du seorang, banyak investor yang menanamkan uangnya disana. Jadi, Mo Fan memohon agar Yi Du mengambil keputusan yang terbaik untuk semua orang. Terlebih, bagi mereka Wei Wei merupakan musuh terbesarnya, “Bukankah ini merupakan waktu yang tepat untuk mengalahkannya?”

5

Yi Du tak berkomentar apapun, ia lebih memilih untuk diam dan memikirkan jalan keluar yang harus dipilihnya.

6

Dalam perjalanan pulangnya, Yi Du hampir menabrak seorang pejalan kaki karena ia terus terbayang kenangannya bersama Wei Wei. Kenangan ketika mereka sama-sama berjanji untuk tidak pernah men-‘jual’ karya pertama mereka kepada siapapun dan untuk apapun. Karena saat itu, dengan imutnya Wei Wei mengatkan kalau ia ingin menjadikan desain tersebut sebagai gaun pengantin dalam pernikahan mereka.

--------------------------------------------

7

Hari sudah larut, namun Wei Wei masih asyik membaca majalah  terkait berita fashion terkini. Muncullah Huo Xiao, yang sengaja menemuinya untuk menyuruhnya agar segera pulang. Wei Wei menolak, ia malah meminta Huo Xiao untuk membelikannya makanan.

8

Huo Xiao tak bisa menolak permintaan Wei Wei. Ia-pun berjalan keluar dan tepat saat itu juga terlihat Yi Du memasuki gedung. Mereka tak berpapasan, jadi Huo Xiao sama sekali tak menyadari kedatangan Yi Du.

9

Karena sedang sibuk membaca majalahnya, Wei Wei sempat mengira kalau Yi Du adalah Huo Xiao. Betapa terkejutnya ia, ketika melihat sosok Yi Du yang telah berdiri dihadapannya dan menatapnya dengan tajam.

10

Tanpa basa-basi, Yi Du langsung bertanya mengapa Wei Wei melakukan hal ini kepadanya?

11

Wei Wei yang tak mengingat apapun, memberikan jawaban sesuai dengan apa yang diketahuinya sekarang. Hal itu tentu membuat Yi Du geram. Ia-pun mendorong badan Wei Wei ke tembok dan mencercanya dengan beberapa kalimat kekecewaan yang diucapkannya dengan nada tegas.

12

Hal ini membuat Wei Wei gugup, ia meminta Yi Du untuk tidak bersikap seperti ini kepadanya. Yi Du kemudian mengeluarkan kertas desain asli yang disimpan olehnya, “Aku punya bukti!” ungkapnya


Tanpa ragu, Yi Du merobek kertas itu tepat dihadapan wajah Wei Wei, “Batas waktumu sampai konferesi pers yang akan diadakan besok. Segera putuskan apa yang akan kamu lakukan!” tegasnya

13

Wei Wei terkejut, hingga membuatnya tak bisa mengatakan apapun. Ketika melihat potongan kertas itu.. tersirat ekspresi kesedihan di wajah Wei Wei....



14

Ketika meninggalkan gedung, Yi Du berpapasan dengan Huo Xiao. Mereka berdebat, saling membenarkan tindakannya masing-masing. Untunglah muncul Wei Wei yang berhasil melerainya.

15

----------------------------------------------

16

Kepada Huo Xiao, Wei Wei meminta penjelasan atas apa yang pernah terjadi antara dirinya dengan Yi Du. Huo Xiao tak menceritakan yang sebenarnya, ia hanya menjelaskan bahwa Wei Wei pernah bekerjasama dengan Yi Du.. Namun, terjadi masalah sehingga mereka malah menjadi musuh.

17

Meskipun demikian, setidaknya Wei Wei menyadari kalau ternyata desain itu memanglah bukan miliknya sepenuhnya. Ia merasa bersalah karena sudah memaki dan memarahi Yi Du, “Aaahhh.. aku ini orang yang tidak tahu malu...” keluhnya

18

Wei Wei memutuskan untuk pergi sendirian, sementara Huo Xiao masih terdiam... Ia mengingat saat ketika dirinya membantu Wei Wei beberapa tahun yang alu.

=======================

19

Saat itu,... Wei Wei tengah dirundung kesedihan yang teramat dalam. Ayahnya baru saja meninggal, dan ia tak memiliki pekerjaan ataupun keluarga lagi. Yi Du berusaha menenangkannya, ia memeluk Wei Wei erat-erat dan berjanji kalau dirinya akan terus melindungi Wei Wei kapanpun dan apapun situasinya.

20

========================

21
“Wei Wei, saat ini kamu telah sukses, terkenal, dan tidak perlu mengkhawatirkan pakaian atau makananmu lagi. Aku telah berjanji untuk menjadi pria tempatmu bersandar. Kumohon, hanya lanjutkanlah hidumpu tanpa mengkhawatirkan semua yang terjadi di masa lalu. Aku hanya berharap, agar kamu tak pernah mengingat lagi semua penderitaanmu di masa lalu...”

-------------------------------------------

22

Ketika sampai di depan tempat tinggalnya, Yi Du sempat melamun dan memikirkan kembali perkataan Mo Fan siang tadi. Ia tersadar kembali, ketika melihat sosok Wei Wei yang berjalan kearah mobilnya.

23

Wei Wei meminta maaf, dan tentang desain itu ia menjelaskan jika dirinya memang telah melupakannya.

24

Sayangnya, hal itu malah semakin membuat Yi Du kesal, ia-pun memilih untuk tidak menggubris penjelasan Wei Wei dan meninggalkannya begitu saja.

26

------------------------------------------

27

Tak lama setelah Yi Du memasuki apartemennya, terdengar suara bel berbunyi, “Siapa? Pengantar makanan?” tanyanya


‘Iya...’

28

Yi Du membuka pintu dan memang benar ada seorang kurir disana, namun kurir itu menunjuk kearah samping, “Dia yang menyuruhku...”

29

Muncullah Wei Wei yang langsung bergegas untuk menerobos masuk. Naun, Yi Du menahannya dan itu membuat mereka saling dorong di pintu. Yi Du berhasil menutup pintunya kembali, namun Wei Wei terdorong keluar dan tangannya berdarah karena terjepit.

30

Hal itu membuat Yi Du merasa bersalah.. Namun, lagi-lagi ia memilih untuk mengabaikan Wei Wei...

---------------------------------------------

31

Dalam perjalan pulang, Huo Xiao dan Sekretaris Ou mendiskusikan masa depan Wei Wei yang tentunya akan hancur jika besok ia mengakui kesalahannya. Huo Xiao tak peduli akan hal itu. Apapun pilihan Wei Wei,  akan menjadi pilihannya juga. Yang jelas, mereka bersama-sama akan terus melindungi Wei Wei sampai akhir...

32

Dalam tidurnya, Yi Du nampak kesulitan untuk beristirahat karena ia terus teringat perkataan Wei Wei yang meminta maaf kepadanya...

-----------------------------------

33

Esok paginya, Yi Du dikejutkan karena melihat Wei Wei yang tengah tertidur di samping mobilnya. Niat hati ingin membangunkannya, Yi Du-pun menendang Wei Wei. Naun Wei Wei sendiri terlihat begitu lemas, ia tak memarahinya dan malah meminta maaf lagi kepadanya.

35

Kondisinya itu, membuat Wei Wei tak sadarkan diri dan malah menjatuhkan kepalanya kearah Yi Du. Ketika memegang dahinya, Yi Du menunjukkan ekspresi cemas.. Karena ia menyadari kalau Wei Wei tengah demam.

36

Bukannya membawa Wei Wei ke rumah sakit YI Du malah meninggalkannya. Ia masuk ke mobil dan menelpon Huo Xioa, meyuruhnya untuk segera menjemut Wei Wei yang katanya tengah ‘sekarat’

37

Tak lama kemdian, Huo Xiao tiba. Dengan tergesa-gesa, ia langsung membawa masuk Wei Wei kedalam mobilnya.

38

Seakan ingin memastikan bahwa Wei Wei telah ‘aman’. Ternyata, sedari tadi Yi Du belum berangkat dan memantau kedatangan Huo Xiao dari tempat tersembunyi. Ia-pun berangkat setelah melihat kepergian mobil Huo Xiao meninggalkan wilayah apartemennya.

39

Saat diperjalanan, Wei Wei sadar.. Ia menolak untuk dibawa ke rumah sakit dan malah meminta mereka untuk membawanya ke gedung perusahaan D.U

40

Dihadapan dewan pers, akhirnya Tiffany mengakui kesalahannya yang telah menebar berita untuk menjatuhkan Wei Wei.

41

Namun, muncullah Wei Wei yang langsung memotong pembicaraannya dan mengakui kalau semua ini memang benar kesalahannya. Dengan sungguh-sungguh, ia-pun meminta maaf kepada semua pihak yang terkenadampak dari perbuatannya ini.


--------------------------

You Might Also Like

0 komentar

Don't forget to tell us what's on your mind ❤❤❤