MOON LOVERS: SCARLET HEART RYEO EPISODE 17-1

05:05

1

Setelah mengetahui bahwa Hae Soo tak menginginkannya untuk menjadi raja, Wang So bertanya ‘Mengapa?’

Hae Soo tak memberikan jawaban pasti untuk pertanyaan itu dan malah berkata: “Aku memang tak menyetujui hal itu, tapi aku lebih tidak menginginkan kalau kita dipisahkan...”

2

“Kamu pasti akan menjadi raja.. Aku tahu itu..” ucap Hae Soo sembari menggenggam tangan Wang So.

=============================

Satu tahun kemudian,....

Gerbang istana dibuat ricuh karena kedatangan pasukan Wang So yang ingin melakukan kudeta. Sementara itu, didalam kediaman raja.. terlihat Hae Soo yang tengah dibuat gemetar ketakutan karena sikap Raja Jeongjeong yang begitu paranoid terhadapnya.

3

Dia menyalahkan Hae Soo atas semua hal buruk yang terjadi kepadanya.. Jika saat itu, Hae Soo tidak menutupi luka di wajah Wang So. Mungkin, saat ini dirinya tak akan hidup sengsara karena dihantui oleh masa lalu.

4

Tiba-tiba, masuklah Ratu yang dengan tergesa-gesa meminta Raja untuk memberikan mandat pemberian tahta raja untuk Jung. Hal itu membuat Wang Yo geram karena ibunya sendiri ingin menyingkirkannya disaat genting seperti ini.

Merasa kecewa, ia-pun mengusir Ratu untuk pergi meninggalkannya..

5

Disisi lain, Ratu Hwangbo masih bisa berfikiran ‘agak’ jernih. Daripada dibuat panik dengan situasi ini, ia memilih untuk menyusun sebuah rencana dengan Yeon Hwa. Entah apa yang ada difikirannya, ketika ia berkata kalau mereka harus membuang sesuatu untuk bisa mendapatkan sesuatu yang lebih baik.

Dan diakhir pembicaraan, kita mengetahui bahwa sepertinya mereka brencana untuk mem-‘buang’ Wook..

6

Sepertinya rencana itu memang benar adanya..

Yeon Hwa membukakan gerbang istana untuk Wang So, ia berkata kalau dirinya bisa membuat mereka masuk tanpa perlu ada pertumpahan darah..

7

Di dalam kediamannya, Raja semakin dirundung kegelisahan bercampur ketakutan. Badannya terlihat begitu lemah, ia terus batuk dan untuk berdiri-pun sudah sangat lunglay. Ia mencoba untuk menuliskan permintaan ibunya tadi.. Namun, dalam hitungan detik, ia malah mengungkit kemungkinan dirinya yang justru akan memberikan tahta ini kepada Wang So.

Entah apa yang ditulisnya,.. dengan tangan gemetar, ia hendak memberikan secarik kertas itu kepada Hae Soo. Namun, belum sempat memberikannya ia malah terjatuh ke lantai.. yang kemudian menghembuskan nafas terakhirnya.. “Aku hanya ingin bertahan hidup..” itulah kata terakhir yang diucapkannya.

8

Berbarengan dengan kejadian ini, Wang So berhasil menerobos kediaman raja. Ia begitu terkejut ketika melihat Raja telah tergeletak di lantai. Ia melihat secarik kertas itu dan langsung mengambilnya..

Wang Soo melihat isi kertas tersebut, ia bertanya apakah Hae Soo telah melihatnya juga? Hae Soo menjawab tidak.. dan detik itu juga Wang So lansgung merobek kertasnya.

9

Tak lama kemudian, tibalah baginda Ratu.. Ia begitu sedih dan juga terkejut ketika melihat kematian anaknya. Namun, yang lebih mengejutkannya ialah ketika Hae Soo berlutut dihadapan Wang So dan memberikannya perhormatan karena ia telah menjadi Raja yang baru, yang kita sebuat King Gwangjong

So tidak memberikan penjelasan panjang lebar, kepada semua orang yang berada disana... ia mengatakan, bahwa sebelum meninggal Raja sebelumnya telah memberikan tahta kepadanya.

=====================
10

Entah berapa hari yang telah terlewati, kini kita melihat prosesi penobatan Wang So sebagai raja yang baru. Disana terlihat semua anggota kerajaan hadir, terkecuali Wok yang entah bagaimana keadaannya sekarang.

11

Diluar, Hae Soo tersenyum ketika melihat Wang So dengan pakaian Raja berjalan dihadapannya. Dalam hatinya, ia berikrar untuk membantu So menjadi raja tanpa ada perang saudara dan pertumpahan darah...

12

Scene berpindah ke kediaman Wook, disana ia tengah merenung meratapi nasibnya sendirian. Tak lama kemudian, datanglah Yeon Hee.

Wook merasa kecewa, karena keluarganya sendiri telah menghianatinya. Penrjanjian awal mereka, ialah untuk menjadiakannya sebagai raja. Namun, secara tiba-tiba mereka berpaling dan malah mendukung Wang So.

Meskipun mengetahui kalau dirinya bersalah, Yeon Hee secara terang-terangan malah meminta bantuan dari Wook: “Percayalah.. dengan kau memberikan bantuan untukku.. Maka aku akan membalaskan sakit hati yang selama ini dirasakan olehmu..”

13

Wang So begitu sibuk menyelesaikan semua pekerjaannya.. Namun, ketika ia mendengar kalau Hae Soo telah menunggunya, ia lansgung meninggalkan pekerjaan itu dan pergi menemani Hae Soo ditemani oleh Baek Ah.

14

Mungkin karena terlalu lama, Hae Soo sampai ketiduran disamping kasur Wang So. Namun, ketika mengetahui So telah datang.. ia segera bangun dan menunjukan senyuman manisnya.

15

Mereka bertiga makan malam bersama.. Suasanya terasa formal, karena saat ini So telah menjadi Raja dan Baek Ah terus saja memanggilnya ‘Yang Mulia’. Padahal, So memintanya untuk bersikap padanya seperti biasa saja. Namun, Baek Ah tak bisa melakukannya..

Sikap kaku Baek Ah, membuat Hae Soo dan So tersenyum geli. Mereka sama-sama menggoda Baek Ah, sehingga suasananya sedikit mencair..

16

Saat tertidur, Wang So terbangun karena mimpi buruknya. Untung saja, Hae Soo masih ada didekatnya.. Ia-pun memeluknya erta-erat dan memintanya untuk tidak meninggalkannya.

Bak seorang anak kecil, Wang So memeluk Hae Soo.. Kemudian tidur dipangkuannya dan minta diceritakan dongen agar ia bisa tertidur. Tentu saja, Hae Soo mengabulkan permintaannya, dengan suaranya yang lembut Hae Soo mencceritakan kisah si gadis bertudung merah...

17

Esok paginya, Hae Soo terbangun.. Namun, Wang So sudah tak ada disampingnya dan entah pergi kemana...

18

Selanjutnya, Hae Soo bertemu dengan Woo Hee. Mereka mengobrol berdua dan Woo Hee mengungkit masalah kedekatan diantara Hae Soo dan Wang Soo. Menurutnya, Hae Soo harus berhati-hati, karena semua orang di istana tengah membicarakannya..

Tiba-tiba, datanglah beberapa dayang yang memberitahu Hae Soo bahwa Ratu ingin bertemu dengannya..

19

Sesampainya di kediaman ratu, Hae Soo langsung ditanyai terkait keaslian ucapan Wang So yang mengatakan bahwa Wang Yu memberikan tahta itu kepadanya. Hae Soo menunjukkan raut wajah yang kebingungan, namun ia tetap menjawab ya..

Hal itu membuat Ratu kembali dan terus-terus bertanya kepadanya.. Namun, Hae Soo tak pernah meberikan jawabannya dengan tegas..

20

Hingga, datanglah Wang So.. Ia langsung menarik Hae Soo dan memberitahu Ratu bahwa ia bisa menanyakan semuanya langsung kepadanya, tanpa perlu membawa Hae Soo dalam situasi ini.

Dengan tegas, So mengatakan kalau Raja sebelumnya telah meberikan tahta ini kepadanya: “Jikalau ibu masih sangat penasaran akan hal ini, maka tanyalah secara langsung kepada anakmu yang telah meninggal di alam baka sana!”

21

Diluar, Wang So memperingatkan Hae Soo agar tidak pernah menemui dan berbicara dengan siapapun tanpa izin darinya..

22

Tabiat keras Wang So akhirnya muncul juga... Ia mendapat kabar mengenai beredarnya berita terkait pemalsuan warisan tahta yang didapatkannya. Ia tak mau tinggal diam saja dan dengan tegas meminta agar semua orang yang membicarakan hal buruk tentangnya, kemudian juga orang-orang yang berhubungan dengan raja sebelumnya dibunuh....

23

Tuan Park menjadi salah satu orang yang terancam dibunuh, karena ialah dalang dibalik penyebaran berita negatif tentang Wang So. Ia menemui Woo Hee, dan mengatakan jika dirinya juga akan membongkar kedok Woo Hee yang selama ini telah menjadi mata-mata.

Woo Hee tak terima, tanpa fikir panjang ia segera membunuh Tuan Park dengan menusuk leher Tuan Park menggunakan hiasan rambut miliknya.

24

Ternyata, semua kejadian itu adalah sebuah flashback.. Saat ini, kita melihat Woo Hee yang tengah berdiri sendirian sembari menggenggal hisasan rambut yang sebelumnya ia gunakan untuk membunuh Tuan Park.

You Might Also Like

0 komentar

Don't forget to tell us what's on your mind ❤❤❤