SOLOMON'S PERJURY EPISODE 6 [BAGIAN 2]

04:21

------------------------

SELURUH GAMBAR DAN KONTEN BERSUMBER DARI : JTBC =

1

Joo Ri menjenguk Cho Rong yang masih terbaring koma di rumah sakit. Ia teringat sikap Ji Hoon dan Seo Yeon yang sama sekali tak mempercayai surat dakwaan yang dibuatnya. Dengan suara yang bergetar ia hampir menangis ketika bercerita kepada Chorong kalau tak ada orang lain yang mau mempercayainya sebanyak Cho Rong mempercainya selama ini.


------------------------------------------

3

Berpindah ke ruangan club, disana ada Dong Hyun dan Seo Yeon. Saat ini, mereka ingin memperjelas kesaksian Dong Hyun dan mencari bukti nyata. Masalahnya, sangat sulitt untuk menemukan bukti tersebut. Ada beberapa orang yang bersama Dong Hyun di malam itu. Namun, mereka tak bisa dijadikan sebagai saksi karena mereka adalah temannya Dong Hyun yang bisa dicurigai untuk tidak menjelaskan semuanya scara objektif.

4

Yoo Jin dan So Hee berusaha meminta rekaman CCTV kafe. Namun seberapa keras mereka mencoba, tetap saja si penjaga tak mau memperlihatkan CCTV tersebut kepada mereka.

5

Setelah beberapa saat berfikir, akhirnya mereka menemukan cara. Karena saat itu malam natal, pastilah banyak orang yang datang ke kafe itu dan memposting foto di instagaramnya. Nah mreka-pun bersama-sama mengecek begitu banyak foto yang muncul.

6

Hingga akhirnya, Seo Yeon berhasil menemukan sosok Dong Hyun disalah satu foto yang di-upload oleh seorang pengunjung lain, “Foto ini, bisa membuktikan kalau alibi Dong Hyun itu palsu....”

7


Seo Yeon-pun meminta Dong Hyun untuk menjadi saksi lagi di persidangan berikutnya. Namun, tanpa berfikir panjang Dong Hyun lansgung menolaknya. Alasannya memberitahu Seo Yeon semua ini, karena Seo Yeon berjanji untuk menyeret Woo Hyuk sebagai tersangka. Selebihnya, ia sama sekali tak ingin ikut campur dalam hal apapun lagi.

9

Dong Hyun-pun berjalan meninggalkan sekolah secara sembunyi-sembunyi. Setelah melewati pintu utama, terlihat Sung min yang sudah berdiri menunggunya dan menatapnya tajam.


“Mengapa kau melakukan ini pada Wo Hyuk?” tanya Sung Min

Dong Hyun membela diri dengan mengatakan kalau apa yang diungkapkannya adalah fakta yang sebenarnya. Sung Min memarahinya, mengatakan kalau ia telah mengkhianati pertemanan mereka,.. 

Mengkhianati Woo Hyuk yang mereka semua tahu sedang mengalami kondisi yang buruk.
Mendengar kata pertemanan, malah membuat Dong Hyun kesal. Menurutnya, selama ini dirinya tak pernah merasa menjadi bagian dari pertemanan mereka. Woo Hyuk hanya menganggapnya sebagai bawaha dan Sung Min selalu tak pernah menganggapnya ada.

“Oohh, jadi semua ini karena perasaan rendah dirimu? Dasar pengecut!” ungkap Sung Min

10
Perkataan itu memancing emosi Dong Hyun, “Menjadi pengecut lebih baik daripada menjadi seorang pembunuh!” teriaknya

Sung Min tak suka dengan perkataan itu, ia-pun mendekati Sung min untuk menghajarnya.


Dong Hyun menatapnya sinis, “Apa? Gak suka disebut pembunuh? Yaudah, bunuh aku juga seperti Lee So Woo!”


12

Akhirnya, perkelahian pecah diantara mereka. Saling tendang dan tonjok satu sama lain, hingga secara tidak sengaja Sung Min menendang Dong Hyun hingga terjatuh dari tangga

13

Guru beserta sisswa yang lainnya lansgung berlarian menuju lokasi terjatuhnya Dong Hyun. Semua orang nampak panik, kebingungan setelah melihat Dong Hyun yang terus mengerang kesakitan.

14

Sementara itu, Sung Min berlari secepat yang ia bisa menjauhi TKP. Setelah sampai di tempat yang sepi, ia meluapkan emosinya. Tangannya bergetar, pertanda jika ia sangat amat ketakutan..

15

Wakepsek memarahi bu guru. Lagi-lagi, masalah baru muncul. Dalam situasi seperti ini, ia kebingungan, bagaimana caranya untuk menjelaskan semuanya kepada orangtua murid.

16

Di dalam kelas, para siswa sibuk mengguncikan kejadian yang menimpa Dong Hyun barusan. Beberapa diantara mereka, menghubung-hubungkan trgedi ini dengan kejadian persidangan tempo hari.


So Hee tak bisa diam saja, ia bangkit dari tempat duduknya dan berteriak memarahi mereka yang menjelek-jelekan persidangan. Menurut pandangannya, kejadian yang menimpa Dong Hyun tidak sepenuhnya terjadi karena tragedi di persidangan. Bahkan, tanpa adanya persidangan itu-pun lambat laun pertemanan diantara Woo Hyuk cs akan hancur karena masalah internal diantara mereka.

-----------------------------------

17

Di ruangan klub, seluruh anggotanya berkumpul. Seo Yeon terus melamun, sekalinya berbicara, ia malah mengungkapkan rasa bersalahnya atas kejadian yang menimpa Dong Hyun. Meskipun persidangan ini, bukan penyebab utama pertengkaran diantara Woo hyuk cs, tetap saja ia merasa bersalah karena telah jatuh korban karenananya.


Maka dari itu, terbersit dalam fikirannya untuk berhenti dan tak melanjutkan persidangan ini lagi. Yang lainnya tentu kecewa dengan ucapan Seo Yeon. Mereka sudah mengorbankan banyak hal untuk sampai ke titik ini.

18

Ji Hoon yang awalnya diam saja, akhirnya berbicara. Dengan santainya, dihapan yang lain ia mengemukakan bahwa semua kejadian ini merupakan kesalahannya. Di persidangan kemarin, ia sudah mengetahui kalau alibi Woo Hyuk itu palsu. Namun, dengan sengaja ia tetap menyuruh Woo Hyuk untuk mengatakannya. Sebenanrnya, ia sudah bisa mengira kalau Dong Hyun akan memberikan reaksi seperti itu. Namun tragedi  hari ini, dirinya sama sekali tak menyangka kalau semuanya akan terjadi sampai sejauh ini.

Mendengar itu, membuat Seo Yeon marah, “Jadi kamu berbohong di persidangan? Apakah semua ini hanya kau anggap sebagai sebuah permainan?” tuduh Seo Yeon

Ji Hoon dengan tegas mengatakan kalau dirinya memutuskan untuk bergabung dalam persidangan ini hanya untuk membuktikan satu hal..  ‘Choi Woo Hyuk tidak bersalah!’

Seo Yeon membalas perkataan Ji Hoon, dengan mengatakan kalau dirinya juga mempunyai satu tujuan, yaitu untuk membuktikan bahwa... ‘Choi Woo Hyuk bersalah!’

19

Seo Yeon cs berjalan eninggalkan ruangan klub. Sepanjang jalan, ia terus menggerutu, mengomentari sikap Ji Hoon. Namun, ia tak menjelek-jelekan Ji Hoon, karena menurutnya apa yang dilakukan Ji Hoon adalah tindakan yang tepat sebagai seorang pengacara.


Sementara dirinya, yang disebut sebagai jaksa, belum bisa melakukan tugasnya dengan benar. Seharusnya, sebelum berbicara fakta dihadapan semua orang, ia harus bisa mempercayai narasumber dari fakta tersebut.

20

Kepada yoo Jin, Seo Yeon meminta lembarat surat pernyataan yang kemarin diberikan oleh Joo Ri. Ia-pun membacanya dengan teliti, kemudian ekspresinya menunjukkan kalau ia perlu memastikan sesuatu.

21

Di ruangan klub, Yoon Jung, Min Suk dan Seung Hyun megobrol membicarakan perdebatan diantara Ji hoon dan Seo Yeon barusan. Seung Hyun menganggap Ji Hoon melakukan kesalahan dengan mengungkapkan fakta kebohongan itu dihadapan Seo Yeon.


Namun, Min Suk memiliki pendapat lain. Tindakan Ji Hoon, emang sengaja dilakukannya untuk memancing Seo Yeon. Seperti kita ketahui, Seo Yeon nampak goyah dan putus asa. Maka dari itu, perlu ada sesuatu yang bisa membuatnya bangkit lagi...

22

Sementara itu, Ji Hoon memilih untuk menyendiri. Ia berjalan ke lantai atas, kemudian berdiri didepan sebuah jendel dan melihat kebawah...


------------------
FLASHBACK

23

Malam itu, Ji Hoon berlari tergesa-gesa menghampiri Ji Hoon yang tengah berdiri sendirian di dekat pohon. Saat dilihat, wajah So Woo nampak babak belur, lantas Ji hoon bertanya kepadanya tentang penyebab luka-luka di wajahnya itu.

“Kenapa dan siapa yang membuatmu seperti ini? Beritaku aku, siapa?” tanya Ji Hoon


“Kau!” jawab So Woo singkat

FLASHBACK END
--------------------------

24

Di ruang guru, Seo Yeon cs membujuk Bu guru Kim untuk membantu mereka agar bisa naik ke rooftop sekolah. Mereka sudah coba meminta bantuan penjaga sekolah, namun ditolak mentah-mentah. Bahkan, penjaga mengatakan kalau pintu rooftop tidak akan pernah dibuka untuk siswa lagi.


Bu guru juga memberikan respon yang sama. Jika alasannya tidak jelas, maka ia tak bisa membiarkan mereka mengunjungi tempat tersebut. Namun, Seo Yeon terus membujuknya hingga pada akhirnya bu guru menyerah dan mengizinkan mereka semua untuk naik ke rooftop. Dengan syarat, dirinya juga ikut mengontrol mereka dan tidak boleh terlalu lama diatas sana.

25

Sesampainya di TKP, Seo Yeon membaca kembali surat penyataan dari Joo Ri. Ia mengecek kesamaan deskripsi di surat itu dengan lokasi Rooftop yang diduga sebagai TKP pembunuhan Lee So Wo. Tak puas jika hanya melihat saja, Seo Yeon-pun memberanikan diri untuk mengulangi langkah demi langkah yang tertulis di kertas itu.

27

Diawali dari So Woo yang katanya bejalan diatas pagar, disuruh melangkah kearah dinding pembatas. Hingga dengan terpaksa So Woo harus berjalan diatas dinding pembatas yang lumayan tinggi dan berbahaya. Saat berjalan disana katanya terdengar bunyi reot. Namun Seo Yeon tak bisa memastikannya jika ia tak mencobanya.

28

Meskipun itu berbahaya, Seo Yeon memberanikan dirinya untuk naik dan berjalan menyususri dinding pembatas. Meskipun gemetar ketakutan, akhirnya setelah beberapa langkah Seo Yeon menginjank pijakan yang sedikit rusak sehingga menimbulkan bunyi reot ketika diinjaknya.

29

Mendengar bunyi itu, membuat yang lainnya senang sekaligus terkejut, “Kalau Joo Ri mengetahui suara ini. Berarti dia memang melihat semuanya dan berarti... ”


Yoo Jin menunjukkan ekspresi tak percaya, .. Dari bukti yang mereka dapat dapatkan, bisa jadi semua pernyataan Joo Ri adalah benar adanya. Dan Woo Hyuk, berarti dialah yang membunuh Lee So Woo.

-----------------------------------------

30

Ketika pulang bersama yang lainnya, tiba-tiba Ji Hoon mendapat telpon yang membuatnya memisahkan diri dan meminta yang lain untuk pulang duluan saja.


Ternyata, ia ditelpon oleh wakepsek yang mengajaknya untuk bertemu secara langsung.

31

Mengetahui kalau Ji hoon adalah anak dari Tim Penasehat Hukum SMA Jeongguk, membuat Wakepsek memperlakukan Ji Hoon dengan sangat amat sopan dan ramah. Pada intinya, ia hanya ingin membujuk Ji Hoon untuk berhenti ikut campur salam persidangan. Perilaku Ji Hoon ini, memperburuk nama baik sekolah, dan pastinya memperberat tugas ayahnya sendiri.

32

Namun, Ji Hoon tak peduli dengan semua itu. Ia malah memberi nasihat sekaligus menawari Wakepsek untuk membahas argumen-argumen itu di ruaang persidangan agar bisa dinilai dan dilihat oleh semua orang...

33

Sepulangnya kerumah, Ji Hoon lansgung menemui ayahnya. Tanpa diberitahu-pun, ayahnya sudah mengetahui kalau barusan Ji Hoon menemui Wakepsek dan memintanya untuk menjadi saksi di persidangan yang berikutnya. Ayahnya sempat bertanya, apa motif Ji Hoon melakukan itu?


Dengan santai, Ji Hoon menjawab kalau dirinya hanya merasa perlu ada saksi dari pihak sekolah, hanya itu saja alasannya...

34

Seo Yeon duduk di depan komputernya, terlihat kalau ia tengah menyelesaikan dokumen untuk sidang selanjutnya. Ketika mulai lelah, ia berdiri, menantap langit malam lewat jendela kamarnya. Tiba-tiba, ia membayangkan kejadian yang digambarkan oleh Joo Ri lewat surat peryataan tersebut.

35

Kemudian, ia membuka posel dan mengrim pesan kepada ‘Pengintai Jeongguk’, “Sekarang aku sudah mempercayai kebenaran dari surat dakwaan.. Tapi, entah kenapa aku malah merasa tidak enak hati..”

36

Ji Hoon membaca pesan tersebut dan langsung membalasnya, “Itu terjadi, karena kamu sudah menjadi jaksa yang sesungguhnya”

----------------------------------------------------

37

Meskipun sudah larut malam, Seo Yeon nekat mendatangi rumah Lee Joo Ri. Seperti biasanya, ia tak dipersilahkan masuk dan malah dimarahi oleh ibunya Joo Ri. Meskipun demikian, Seo Yeon tak berkecil hati, ia-pun hanya menitipkan pesan yang ingin disampaikannya kepada Joo Ri, tentang dirinya yang sekarang sudah mempercayai Joo Ri.

38

Dari lantai atas, Joo Ri melihat kedatangan Seo Yeon. Ia tak mau menemuinya, namun ia terlihat tersentuh dengan sikap Seo Yeon...

-------------------------------------------------

39

.....Hari diadakannya Persidangan yang Kedua.....

40

Sebelum dimulai, Seo Yeon cs tengah sibuk menyiapkan dokumennya di ruang club. Ia-pun menceritakan perihal joo Ri yang akan pindah sekolah. Teman-temannya memberikan respon yang berbeda-beda. Di satu sisi, mereka senang orang seperti Joo Ri menghilang dari pandangan mereka, tapi di sisi lain, mereka kasihan karena Joo Ri harus pergi tanpa menyelesaikan masalahnya terlebih dahulu.

Tiba-tiba, muncul Min Suk yang meminta Seo Yeon untuk menemuinya diluar. Tujuannya adalah untuk mengkonfrontasi tindakan Seo Yeon dan Ji Hoon yang sama-sama merahasiaakan bukti dan saksi yang akan mereka hadirkan pada hari ini.

41

Meskipun ini bukanlah sidang sungguhan, tetap saja tindakan mereka ini tidak benar. Baiklah, jika mereka ingin menguatkan posisinya masing-masing. Namun, jika mereka tidak memberitahukan daftar saksi yang mereka pilih, maka masing-masing dari mereka jadi tidak bisa mempersiapkan pertanyaan ketika akan melakukan interogasi silang nantinya.

43

Seo Yeon dan Ji Hoon menyadari hal tersebut. Mereka-pun meminta maaf dan bergegas untuk kembali keruangannya untuk bersiap-siap lagi. Tapi sebelum berpisah, Seo Yeon menghentikan langkah Ji hoon dengan mengatakan sesuatu kepadanya, “Kali ini jangan berbohong lagi. Aku bisa mentolerir kebohonganmu yang kemarin, tapi jika kau melakukannya lagi. Aku janji, aku tidak akan membiarkannya begitu saja...”


Ji Hoon melihat kearahnya dan mengungkapkan jawabab yang misterius sekaligus mengejutkan, “Kamu fikir, hanya itu saja kebohonganku?”

-----------------------------------

44

Sidang pun dimulai, sama seperti sebelumya, Hakim membuka persidangan dengan memperkenalkan diri kemudian menjelaskan aturan terkait persidangan. Setelah selesai, seluruh peserta diminta untuk kembali duduk di tempatnya masing-masing. Namun, Seo Yeon melihat kearah audiens dan langsung terdiam...

45

Tepat dibarisan paling belakang, terlihat sosok Joo Ri yang berdiri dan juga menatap ke arah Seo Yeon...

::: NOTES :::

Diantara mereka semua, yang paling mencurigakan adalah Ji Hoon. Kita sebagai penonton, tahu beberapa kelakuan misterius-nya. Akun ‘pengintai Jeongguk’ yang sepertinya tahu tentang segala hal.. Apakah benar, akun itu asalnya dikelola oleh So Woo lalu sekarang dikelola oleh Ji Hoon? Atau jangan-janga, memang mereka mengelolanya berdua? Ataukah dari awal, memang Ji Hoon-lah pemilik akun tersebut?

Sung Min juga mencurigakan, kenapa dia begitu marah ketika Dong Hyun menyebutnya ‘pembunuh’? Karena dia yang nganter Woo Hyuk pulang, setidaknya dia pasti lebih sadar dan enggak terlalu mabuk. Kalaupun memang beneran terjadi sesuatu, dia harusnya tahu itu.

Karena drama ini remake versi Jepang, otomatis banyak dari kalian yang udah nonton dan tahu endingnya kayak gimana. Jadi, dimohon banget untuk yang udah nonton versi Jepang-nya, jangan menebar spoiler di kolom komentar. Hargai yang belum nonton yaaa :D

--------------------

You Might Also Like

0 komentar

Don't forget to tell us what's on your mind ❤❤❤