SOLOMON'S PERJURY EPISODE 10 [BAGIAN 1]

06:00

---------------------

SELURUH GAMBAR DAN KONTEN BERSUMBER DARI : JTBC =

1

Setelah semua teriakan dan ungkapan penolakannya terhhadap fakta tidak bersalahnya Woo Hyuk, Joo Ri akhirnya tumbang dan pingsan dihadapan semua orang.

2

Berpindah di ruang rawat, secara diam-diam Seo Yeon menyimpan humidifier di dekat tempat tidur Joo Ri. Ketika ia berjalan pergi, Joo Ri memberitahunya sesuatu. Ia meyainkan Seo Yeon kalau malam itu, ia benar-benar melihat seseorang di rooftop. Tak lama kemudian, ia-pun melihat seseorang yang berlari menuju sana, “Itulah kebenaran yang sesungguhnya..”

3

Sayangnya, Seo Yeon terlihat tak mempercainya lagi.. Ia hanya meminta Joo Ri untuk beristirahat saja...

4

Ketika juri dan hakim tengah sibuk mendiskusikan hasil persidangan hari ini, seluruh anggota klub tengah berkumpul di ruangan mereka. Suasanya terasa begitu hening, hingga Ji Hoon pergi keluar.

5

Seketika, Sung Min bangkit dari sofa dan mengungkapkan keterkejutannya atas tindakan yang dilakukan Ji Hoon tadi. Sebenarnya, ialah yang mencaritahu tentang semua tindakan bully yang pernah dilakukan Woo Hyuk. Ia sama sekali tak menyagka kalau pada akhirnya Ji Hoon malah menggunakannya untuk menyerang Woo Hyuk seperti tadi.

Yoo Jin tak habis fikir tentang perilaku Joo Ri yang nekat membuat surat dakwaan palsu yang menurutnya terlalu berlebihan. Tapi mengingat lagi kejadian yang dialami Joo Ri, membuat Soo He menarik ucapannya, “Jika aku berada di posisinya (Joo Ri), aku juga tak tahu apa yang bisa kuperbuat (untuk balas dendam)..”

6

Ji Hoon menemui Woo Hyuk yang tengah berdiri sendirian menatap keluar dari balik jendela. Woo Hyuk tak habis fikir, mengapa Ji Hoon mengatakan semua hal itu kepadanya? Tentu saat ini, dirinya sangat marah hingga ingin menghajar Ji Hoon. Namun, ia sendiri ragu apakah ia bisa melakukannya?

7

“Aku adalah pengacaramu yang akan membuktikan ketidakbersalahanmu atas kematian Lee So Woo. Kejahatanmu yan lainnya, aku sama sekali tak perlu untuk menutup-nutupinya.. Dan coba kamu ingat-ingat, mengejek.. menghajar.. dan menyakitii orang lain.. Bukankah tindakan itu mengingatkanmu kepada seseorang?” tanya Ji Hoon

8

Tak perlu waktu yang lama hingga Woo Hyuk menjawab, “Ayahku.. Lagian, apa yang bisa kurubah. Karena memang begitulah dia memperlakukanku..”

Ji Hoon memberitahu Woo Hyuk, bahwasanya dalam kehidupan ini seseorang tak akan bisa meilih dari siapa ia akan dilahirkan, satu hal yang pasti: Hidupmu ada ditanganmu sendiri

Dengan senyuman, Ji Hoon mengatakan kalau ia akan terus men-support Woo Hyuk sebagai temannya. Woo Hyuk tak mengatakan apapun, namun tersirat dari ekspresinya jika ia tersentuh dengan semua perkataan Ji Hoon kepadanya.

9

Seo Yeon melamun sendirian di tangga sekolah... Ponselnya berbunyi, ada sebuah pesan masuk dari pengintai Jeongguk: ‘Angkatlah kepalamu-semuanya belum berakhir... Kamu belum menemukan apa yang sebenarnya terjadi pada Lee So Woo’

10

Sontak saja, Seo Yeon langsung berlari mencari tahu siapa orang yang tengah berada didekatnya sehingga bisa mengirim pesan seperti itu kepadanya. Sayangnya, ia tak menemukan siapapun. Namun, dari jendela.. ia melihat sosok Ji Hoon yang tengah berjalan melewati lapangan...

=================
11

Diluar Joon Yeong sudah berdiri menunggu Seo Yeon di depan gerbang. Seo Yeon sendiri, sudah berjalan keluar.. Namun, langkahnya terhenti ketika ia mendapat sebuah pesan dari ‘pengintai Jeongguk’

12

Pesan tersebut, berisi screenshoot laporan dari Joo Ri pada pukul 12.30 di hari meninggalnya So Woo. Isinya, Joo Ri mengatakan kalau ia melihat seorang pria berlari menuju gedung sekolah...

13

Seo Yeon menceritakan hal ini kepada teman-temannya, ia-pun menyadari kalau sebelumnya Joo Ri telah mengatakan ini kepadanya namun ia tak memercayainya. Sekarang, sebelum hasil persidangannya diumumkan, mereka ingin melakukan investigasi untuk mencari fakta lanjut terkait hal ini.

14

Bersama-sama, bergegas mencari bukti disekitar gedung sekolah. Mencoba melakukan reka ulang kejadian, ketika ada ‘seseorang’ yang berlari menuju rooftop tapi melewati jalur seperti yang diceritakan oleh Joo Ri.

Ada sesuatu yang janggal,.. mengapa orang itu melewati jalur yang berbelit-belit. Padahal, ada jalur yang lebih dekat untuk menuju rooftop. Yoo Jin mengatakan, hal itu mungkin dilakukan oleh seseorang yang belum mengetahui lokasi gedung sekolah ini.

“Mungkinkah dia tidak berasal dari sekolah kita?” fikir Seo Yeon

15

Di saat yang sama, So Hee menyadari bahwa ada sebuah mobil yang  terparkir dekat mereka yang memiliki kamera blackbox didalamnya.

16

Ji Hoon mendatangi sebuah kafe, dan disana terlihat Detektif Oh yang telah menunggunya. Mereka bertemu, karena Detektif Oh ingin menanyakan secara langsung alasan Ji Hoon menutup-nutupi fakta pertemanannya dengan So Woo. Dan juga fakta kalau dialah pemilik akun ‘pengintai Jeongguk’ saat ini.

17

Dengan tenang, Ji Hoon menjawab kalau dirinya memang senagaja merahasiakan semua ini, demi kepentingan mereka semua. Ia berasa di posisi tim pembela, karena mengetahui betul kalau woo Hyuk bukanlah pembunuh So Woo.

Sejujurnya Ji Hoon agak terkejut, karena Detektif Oh bisa mengetahui semuanya secepat ini. Namun, ia berjanji akan mengungkapkan semuanya pada waktunya, meskipun nantinya akan mengakibatkan ia dibenci oleh semua temannya.

18

Sementara itu, setelah melihat rekaman dari blackbox akhirnya Seo Yeon cs berhasil menemukan sesuatu. Pada malam itu, terlihat seseorang yang mengenakan mantel coklat berlari menuju gedung. Sayngnya, rekaman tersebut hanya memperlihatkan bagian belakang badan orang tersebut.

19

Segera, mereka menuju ruang diskuri Juri dan Hakim. Tanpa basa-basi, Seo Yeon meminta mereka untuk mengadakan satu kali persidangan lagi. Dihadapan semuanya, Seo Yeon memaparkan bukti yang baru didapatkannya, yaitu rekaman dan ditambah juga catatan telpon Lee So Woo satu hari sebelum ditemulan meninggal.

20

Seo Yeon kekeh ingin melanjutkan persidangan ini, karena mereka masih belum menemukan hal apa yang terjadi pada So Woo. Persidangan, akan dilakukan tanpa terdakwa. Karena Ji hoon akan membuktikan kalau So Woo melakukan bunuh diri, sementara pihak Seo Yeon akan membuktikan yang sebaliknya.

21

Bu guru melihat sekerumunan siswa yang tengah membawa pengumuman terkait diadakannya persidangan tambahan. Dengan kesal, ia langsung merobek kertas tersebut dan memperlihatkannya kepada wakepsek.
22

Dalam waktu singkat, Kyung Moon mengetahui hal ini. Ia-pun bergegas menemui wakepsek dan menyalahkannya atas semua kejadian buruk yang diakibatkan oleh persidangan sekolah. Jika sedari awal ia tak memberikan persetujuannya, maka tak akan ada keributan seperti sekarang.

23

Oleh karena itu, wakepsek dicopot dari jabatannya. Dan yang akan mengantikannya adalah mantan kepala sekolah (Tentunya ini suap, supaya waktu itu dia gak bersaksi di persidangan)—Wakepsek berusah amembela diri, dengan mengatkan kalau ia selalu mengikuti perintah dari Kyung Moon. Sayangnya Kyung Moon sama sekali tak mengakui hal tersebut.

24

Ketika Seo Yeon cs tengah fokus mencari bukti terkait kematian So Woo, mereka dikejutkan oleh telpon dari Cho Rong. Segera, mereka-pun berangkat ke rumah sakit untuk menemuinya.

25

Cho Rong sudah siuman, ia bahkan bisa tersenyum dan mengobrol seperti orang sehat biasanya. Ia mengungkapkan jika dirinya telah menonton persidangan, “Terimakasih, karena selama aku berada disini kalian telah membela Joo Ri..”

26

Ia menambahkan, bahwa apa yang terjadi pada dirinya adalah kecelakaan dan bukan kesalahan Joo Ri. Mungkin, orang-orang menganggapnya sebagai orang ‘bodoh’ karena mau berteman dengan gadis ‘aneh’ seperti Joo Ri. Namun, dibalik semua hal itu Joo Ri meninggalkan begitu banyak kenangan manis untuknya. Ketika bersama-sama, mereka berteman dengan baik dan saling berbagi kebahagian. Pada intinya, Cho Rong ingin mengatakan kalau Joo ri tak sepeuhnya sama dengan apa yang orang lain fikirkan dan katakan....

27

Ketika tengah belajar, Joon Young mendengar suara ibunya yang mengingau. Ia-pun segera menghampirinya dan bertanya, “Mah,.. bermimpi hal itu lagi?”

28

Ibu malah mendorongnya dan berlari masuk ke kamar Joon Young, kemudian memasukkan baju-bajunnya kedalam koper, “Berapa kali aku harus melihatnya saat bangun dari tidurku!!!”

29

“Ok, aku akan pergi..” ucap Joon Young, yang malah membuat ibunya semakin marah dan berteriak mengatakan kalau joon Young seharusnya berlutut meminta maaf kepadanya.

“Aku tak melakukan kesalahan apapun!” tegas Joon Young

Pekataannya, tentu semakin membuat ibu geram hingga lanjut memarahinya dengan lebih keras. Sembari menitikan air mata Jin Young mengungkapkan bahwa dirinya mengetahui betul, alasan mengapa ibu terus membencinya, yaitu kakaknya.

“Kakak meninggal bukan karenaku!!!” tegas Joon Young

30

“Bagaimana bisa itu bukan kesalahanmu?! Dia meninggal karenamu!” bentak ibu

Untunglah, ayah datang dan segera menangkan ibu. Meskipun demikian, ibu tetap berteriak histeris dan mengatakan kalau kakaknya Joon Young meninggal karena mengikutinya ke suatu tempat yang seharusnya tidak ia datangi...

31

Karena semua yang terjadi padanya, Joon Young malah mengatakan bahwa dirinya bersyukur karena kakaknya meninggal dan ia yang selamat. Mengapa? Karena kakaknya bisa pergi tanpa mengetahu sifat buruk ibunya saat ini. Sehingga kakaknya tak memiliki alasan untuk membenci ibunya.....

-----------------------

You Might Also Like

0 komentar

Don't forget to tell us what's on your mind ❤❤❤