AGE OF YOUTH EPISODE 12 PART 2 [END]

03:52

--------------------

SELURUH GAMBAR DAN KONTEN BERSUMBER DARI : JTBC =

1

Saatnya pergi ke kampus... Eun Jae berdiri menunggu bus di halte. Badannya memang berada disana, namun jiwanya entah berada dimana. Mungkin, dalam benaknya ia bertanya-tanya: Akankah hasil otopsi menunjukkan kejanggalan kematian ayahnya?

2

Eun Jae terlalu sibuk melamun, hingga akhirnya dia ketinggalan bis. Tak ada usaha untuk berlari mengejar atau mencari kendaraan lain.. Dengan santainya, dia malah berjalan ke arah yang berlawanan dengan arah menuju ke kampus.

3

Ji Won juga tertular kegelisahan Eun Jae. Niat hati ingi membantunya, ia-pun meminta Sung Min untuk mencarikan data terkait otopsi. Toh, mereka mempunyai teman yang bekerja di ranah tersebut. Ji Won sudah berusaha menghubungi orang itu, namun dulunya ia pernah berbuat jahil hingga orang itu tak mau lagi meresponnya.

4

Sung Min menolak, is beralasan jika dirinya terlalu sibuk. Secara-tiba-tiba Ji Won mengeluarkan jurus aegyo-nya yang berhasil membuat Sung Min bergidik geli, hingga akhirnya setuju untuk mengabulkan permintaannya.

5

Ternyata, Eun Jae memilih untuk menemui ibunya di perkebunan. Sembari membantu ibu, Eun Jae mulai melontarkan kalimat-kalimat yang secara eksplisit menggambarkan keresahannya.

6

Alih-alih menyadari hal itu, ibu malah berteriak histeris: “ULARRRRRR!!!”

Eun Jae memeriksanya, dan ternyata itu hanyalah ranting pohon yang terjatuh ditanah. Meskipun sebatas hal kecil, namun kejadian ini menjadi alasan Eun Jae untuk meluapkan emosinya.

7

Secara sadar atau mungkin tidak sadar, Eun Jae membentak ibunya: “Kau kan ibuku! Kenapa kau selalu berlindung dibelakangkau! Aku juga takut pada ular! Tapi aku tak berprilaku sepertimu! Selama ini, kenapa hanya aku yang harus mengkhawatirkan semuanya! Sementara kau, bisa hidup dengan tenang tanpa rasa bersalah sedikitpun!!!!”

8

Dalam perjalanan pulang, ibu terus menelponnya. Namun, Eun Jae nampak sangat lelah dan gundah.. Ia tak mau diganggu dan memilih untuk mematikan ponselnya saja.

====================
9

Di toko pakaian, Yi Na masih sempat-sempatnya berlatih menggambar. Dapat kita lihat, sepertinya ia semakin mahir dalam membuat sketsa..

10

Sedangkan Ye Eun,.. Di lingkungan kampus, beberapa mahasiswa masih sering menggosipkan tragedi yang menimpanya. Sesekali, Ye Eun terlihat jengkel dan murung. Namun, dihadapan orang lain, ia segera tersenyum dan menunjukkan ekspresi seakan tak ada apapun yang terjadi padanya..

11

Sesuai janjinya, Sung Min memberikan berkas yang diminta oleh Ji Won. Berkasnya begitu banyak, hingga Ji Won meminta bantuannya lagi untuk meringkasnya. Melihat reaksi penolakan dari Sung Mi, Ji Won-pun mengeluarkan jurus agyo-nya lagi.. Sayang, Sung Min sudah tak geli dengan hal itu, “Betul kata orang.. Ketakutan menghilang, ketika kau terlalu sering menghadapinya..” celetuknya

12

Ji Won akhirnya membaca dokumen itu sendirian. Ia tak membacanya secara detail, namun dari ekspresinya bisa terlihat bahwa ada sesuatu yang menngganggu fikirannya.

13

Dibawah terik matahari, Eun Jae berbaring diatas rooftop.. Nampaknya, ia benar-benar ingin menyendiri. Sangat sendirian, hingga tak ada orang yang bisa menemukannya..

14

Ji Won pulang kerumah.. Sepanjang hari, ia berusaha menghubungi Eun Jae namun tak ada jawaban. Setiap kali terdengar suara pintu terbuka, ia berharap kalau itu Eun Jae. Namun, sayangnya.. hingga malam hari tiba masih belum ada tanda-tanda kehadiran Eun Jae.

15

Bel rumah berbunyi.. Ketika dibuka, ternyata itu adalah nenek pemilik rumah. Ia menanyakan keberadaan Eun Jae, karena berkali-kali ibunya menelpon tapi tak ada jawaban. Nenek juga menceritakan bahwasanya siang tadi Eun Jae pulang ke desa, namun tiba-tiba menghilang entah kemana: “Kalau nanti dia pulang, segera suruh dia untuk menghubungi ibunya..”

16

Setelah mendengar penjelasan nenek, Ji Won jadi semakin parno. Ia bertanya-tanya: “Dimanakah Eun Jae berada sekarang..”

Tentu, sikap Ji Won ini membuat yang lainnya jadi kepo, “Apakah ada sesuatu yang terjadi pada Eun Jae?” tanya Jin Myung

18

Pada akhirnya, Ji Won menceritakan semuanya.. Tentang alasan pegawai asuransi datang ke tempat mereka beberapa hari lalu dan kejadian yang dilalui Eun Jae saat masih remaja.

19

Tentu saja, hal ini membuat mereka begitu mengkhawatirkan Eun Jae. Berkali-kali menghubunginya,.. tetap saja tak ada jawaban. Tak mau diam saja, akhirnya mereka-pun bergegas pergi menacri eun Jae diluar. Sementara itu, Ji Won memilih untuk tetap tinggal dirumah dan menunggu kedatangan Eun Jae.

Setelah mencari di sekitar rumah dan juga kampus, masih tak ada tanda-tanda keberadaan Eun Jae. Dikarenakan hari sudah terlalu larut juga.. mereka-pun memutuskan untuk kembali kerumah saja.

20

Seketika para gadis teringat, kenangan mereka disaat pertama kali bertemu dengan Eun Jae. Ye Eun yang cengeng tak kuasa menitikan air matanya yang tentu saja membuat suasana jadi semakin mengharubiru.

21

Sementara itu, orang yang sedari tadi dicari-cari.. Ia terlihat masih menikmati saat-saat menyendiri diatas Rooftop. Sembari melihat gelapnya langit malam, ia merenungkan masa-masa bersama keluarganya dari mulai masih kecil hingga beranjak remaja. Semua berhubungan denga ayahnya..

22

Mengambil foto keluarga,... tragedi kematian kakaknya,... kejadian menukar botol susu,.. hingga kematian ayahnya. Semua hal itu, sekilas terputar kembali didalam fikiran Eun Jae.

23

Mungkin tanpa disadarinya, Eun Jae terlelap tidur di rooftop. Sementara itu, para gadis-pun tak bisa tidur dengan tenang hingga mereka ketiduran di ruang TV.

================

Esok paginya....

24

Eun Jae pulang kerumah.. Sungguh kedatangannya itu menjadi kado mewah untuk teman-temannya. Mereka begitu senang hingga berlari memeluk Eun Jae dengan erat.

25

Mereka duduk bersama.. bertanya ini dan itu.. tentang dimana dan apa yang Eun Jae lakukan sepanjang malam. Eun Jae menceritakan jika dirinya ketiduran, bahkan dirinya tak sadar kalau sepanjang malam tangannya menjadi korban gigitan nyamuk liar.

Secara tiba-tiba, Jin Myung mengubarh arah pembicaraan menjadi serius dengan bertanya: “Eun Jae,... apakah kau berniat untuk bunuh diri?”

Dengan jujur Eun Jae menjawab ‘ya’. Ia menambahkan jika dirinya selalu berfikiran untuk bunuh diri.. Namun, semakin ia memikirkannya malah semakin membuatnya tak ingin melakukannya. Sungguh, seharian kemarin menjadi pergolan batin yang sangat berat untuknya.

26

Tak mau suasananya semakin sedih, Yi Na langsung mengajak mereka untuk makan saja. Toh, sepanjang malam mereka terlalu gelisah hingga melupakan rasa laparnya.

Baru juga menyiapkan bahan-bahan.. Terdengarlah suara bel berbunyi, terlihat dari kamera bahwa orang yang datang adalah pegawai asuransi.

27

Suasana yang asalnya sudah mencair, seakan kembali membeku. Apapun hasil yang terburuk, mereka berjanji untuk tetap menganggap Eun Jae sebagai teman mereka..

“Maaf...” ucap pria pegawai asuransi tersebut

28

Pria tersebut melanjutkan perkataannya, dengan menjelaskan hasil otopsi nunjukkan bahwa tak ada kejanggalan apapun dalam kematian ayahnya Eun Jae. Maka dari itu, ia meminta maaf karena telah melakukan investigasi sejauh ini.

29

Setelah pria itu pergi, tinggallah Eun Jae yang masih terdiam seakan tak mempercayai apa yang barusan didengarnya..

Yi Na dan Ye Eun, meyakini bahwa ingatan Eun Jae selama ini hanya sebatas delusinya semata.. 

Bagamanapun juga, kejadian itu terjadi saat Eun Jae masih berusia anak menuju remaja. Jiwa imajinasinya masih terlalu dominan saat itu.

Di sisi lain, Jin Myung berspekulasi bahwa masih ada kemungkinan ada kesalahan dalam hasil otopsi tersebut?

30

Ji Won tak berkomentar apapun.. Ia terdiam, mengingat data yang dibacanya dari berkas yang diberikan Sung Min. Disana tertera bahwa hasil otopsi dari mayat yang sudah terlalu lama, tak akan begitu efektif. Karena ada kemungkinan, racunnya-pun tak akan terdeteksi.

Namun, dihadapan yang lainnya ia berbohong: “Aku telah membaca penelitian temanku.. Dan disana dijelaskan bahwa hasil otopsi tak akan pernah salah..”

Kali ini kebohongannya membawa tawa untuk semua orang.. Eun Jae bisa tersenyum lega begitupun yang lainnya terlihat ikut senang mendengar hal ini.

=================
31

Nampaknya, beberapa waktu telah terlewati....

Sung Min berjalan menghampiri Ji Won yang tengah duduk sendirian. Dalam benaknya, ia mengakui kalau Ji Won adalah perempuan yang cantik dan asyik diajak mengobrol. Ia-pun duduk disampingnya dan berbicara dalam nada yang lembut.

Naas, Ji Won tak bisa mempertahankan sikap anggunnya.. Secara tiba-tiba, ia melakukan hal yang membuat Sung Min Ilfeel hingga ia memilih untuk berjalan pergi meningalkannya.

32

Ji Won segera berlari mengejarnya: “Hey.. kenapa kau pergi? Apakah karena aku kentut? Padahal tidak ada bunyi dan baunya loh..” ujarnya

Justru, Sung Min sama sekali tak menyadari kalau Ji Won tadi kentut, “Sungguh.. untuk beberapa saat aku berfikir untuk melakukan hal yang ‘gila’ dengannya..” pikir Sung Min

33

Berindah pada Eun Jae.. Nampak, jikalau kehidupannya sudah kembali seperti semula. Ia berjalan berdampingan dengan Joong Yeol, menceritakan sebuah kisah yang menurutnyasangat menarik. Jong yeol malah asyik tersenyum sembari memikirkan ‘sesuatu’ yang bisa dilakukannya bersama Eun Jae

“Kenapa kamu hanya tersenyum?” tanya Eun Jae

“Karena dengan melihatmu saja, telah membuatku tersenyum..” jawab Jong Yeol

34

Tak sengaja mereka berpapasan dengan Yool Bin. Sosok pria yang dulunya disukai oleh Eun Jae.. Penampilannya kini telah berubah.. Dandanan rambut panjang ala-ala vintage telah dipangkas habis menjadi rambut pendek rapi yang membuatnya terlihat modern. Ia menyapa Eun Jae dan mengatakan kalau dia terlihat lebih dewasa sekarang.

35

Jong Yeol merasa cemburu, ia menyuh yool Bin untuk segerapa pergi. Dan dengan sengaja, ia menyindiri Eun Jae dengan bertanya: “Bukankah dia(Yool Bin) terlihat lebih tampan?”

Eun Jae kemudian tersenyum, “Aku tak hanya melihat penampilan luar seseorang..” ucapnya

36

Selanjutnya adalah Jin Myung.. Disela-sela kesibukannya bekerja di supermarket, ia masih sempat membaca sebuah buku tentang traveling. Yang ternyata, memberikannya inspirasi untuk melakukannya juga.

37

Tanpa perlu waktu yang lama, ia-pun menceritakan rencanya ini kepada Jae Wan. Selama sebulan kedepan, ia memutuskan untuk berlibur ke China. Sebenarnya, didalam fikirannya Jae Wan sempat bertanya-tanya: “Mengapa dia tak mengajakku pergi bersamanya?”

Namun, pertanyaan itu langsung terjawab ketika Jin Myung menjelaskan bahwa dirinya membutuhkan waktu untuk dirinya sendiri. Jika nanti ia kesulitan untuk menghubugi Jae Wan,.. maka ia berjanji untuk mengiriminya surat.

39

Yi Na melakukan transformasi yang lumayan besar terhadap penampilannya. Rambut panjang andalannya kini berganti menjadi rambut pendek nan imut. Dress seksi yang biasa dikenakannya kini berubah menjadi kaos oblong dan rok mini yang terlihat sangat sederhana.

Dia bertemu dengan sahabatnya.. Usust punya usut, sepertinya si cowok masih menyimpan perasaan untuk Yi Na. Sayangnya, hingga saati ini masih belum ada kejelasan entang hubungan mereka.

40

Yi Na masih menjaga hubungann dengan sang ahjussi.. Mungkin, saat ini kedekatan mereka lebih terlihat sebagai hubungan antara yah dan anak gadisnya. Yi Na memberikan sebuah hadiah berupa cologne. Namun, ahjussi menggumam.. mengatakan kalau seharusnya Yi Na membelikannya lotion saja.

“Ahjussi.. Buat apa aku membelikanku hal itu.. Aku, ‘kan bukan anakmu..” ucap Yi Na

41

Terakhir Ye Eun.. terlihat ia tengah menangis setelah membaca surat dari Doo Young. Didalamnya tertulis ungkapan penyesalan serta permintaan maaf.. Bahkan terselip juga doa-doa untuk Ye Eun agar bisa kembali hidup dengan normal..

42

Mungkin kelihatannya surat itu nyata dari hati,... Padahal, psikiater Ye Eun-lah yang memaksa Doo Young untuk menulis seluruh kalimat yang didiktekannya. Doo Young terlihat kesal dan mempertanyakan sampai kapan ia haarus menulis seperti ini?

“Sampai dia(Ye Eun), kembali hidup dengan semangat yang positif lagi..” jawabnya

======================
43

Kini mereka semua berkumpul di meja makan.. Saling bercerita tentang perubahan yang terjadi akhir-akhir ini. Mungkin, seperti yang dikatakan Yi Na.. Pada awalnya mereka semua takut ketika melihat seseorang berubah.. Tapi, saat ini, semuanya terlah terjadi dan mengalir begitu saja.

“Haruskah kita menceritakan rahasia kita yang belum pernah diketahui siapapun?” celetuk Ji Won

“Sekarang kita sudah tak memiliki rahasia apapun..” ungkap Yi Na

“Rahasia itu seperti bawang.. Setelah dikupas, akan mtelihat lagi lapisan yang lainnya. Kalin mau tahu???? Rahasiaku adalah.. samapai sekarang masih belum punya pacar..” ungkap Ji Won

44

Sayangnya hal itu sudah bukan rahasia, melainkan sebuah fakta yang hampir semua orang juga mengetahuinya. Mereka semua-pun tertawa dan lanjut mengejek Ji Won.

Menutup acara hari ini, mereka-pun bersulang untuk merayakan apa yang telah mereka dapatkan hingga saat ini.

=====================
45

Dalam sesi konselingnya, lagi-lagi Ye Eun begitu antusias untuk menceritakan sosok teman-temannya. Hingga sang psikiater memintanya untuk berhenti menceritakan orang lain, melainkan menceritakan tentang dirinya saja.

46

Sejenak, Ye Eun terdiam.. Hingga kemudian ia kembali tersenyum, mengatakan kalau dirinya sangat baik-baik saja. Ia masih bisa makan dengan baik, berat badannya juga tidak naik.. dan ia merasa sangat bahagia hingga merasa kalau dirinya tak perlu lagi melakukan konseling seperti ini.

47

Sayangnya, semua perkataan Ye Eun itu memanglah hanya sebatas kata-kata saja. Pada kenyataannya, trauma Ye Eun kambuh ketika ia melihat sepasang kekasih yang bermesraan didepannya. Sejenak.. dunia seakan berhenti berputar.. Kepalanya begitu pusing, hingga ia tak sanggup untuk melanjutkan langkah kakinya.

48

Di sisi lain, Jin Myung tangah berbahagia.. Akhirnya, impiannya untuk travelling keluar negeri terwujud juga. Beberapa pegawai bandara yang mengurus dokumennya sempat menggosipkannya. Mereka tidak mengetahui latar belakang Jin Myung, dan merasa iri padanya, “Woaaa.. andai saja aku bisa sepertinya.. Pergi berlibur  satu bulan penuh. Pasti dia sangat kaya..”

49

Episode terkahir ini ditutup oleh adegan, nenek pemilik rumah yang tengah asyik merias dirinya setelah selesai mandi... seperti biasa, ditemani oleh msik klasik dan secangkir teh.. Ia namapak begitu menikmati kehidupannya....

== THE END ==

------------------------------------------------------------------------------------------------

::: NOTES :::

Yeayyyyyyyyyyyyyyy...

Setelah terpending untuk alasan satu dan yang lainnya, akhirnya aku bisa menyelesaikan sinopsis salah satu drama favoritku di tahun kemarin. Begitu banyakkk momen memorable dan pesan moral yang terselip di drama ini. Semuanya terlukiskan lewat kehidupan kelima gadis imut yang tinggal di Belle Epoque...

CsF5DAvVMAAXocU.jpgsmall

Kalau boleh ngasih kritik, mungkin yang bikin aku kecewa dari drama ini adalah pendalaman kisah masing-masing karakter yang masih jauh dari kata memusakan. Wajar sih yaa, untuko drama yang cuman 12 episode pastinya sulit untuk memberikan porsi yang sama rata terhadap kelima tokoh utamanya.

Seenggaknya, mereka semua punya ending yang bahagia dengan caranya masing-masing. Mungkin dari pandangan kalian Ye Eun mendapat ending yang kurang ‘baik’..

Tapi, entah kenapa aku serasa bisa memahami perasaannya dia. Dalam dunianya, dia selalu ingin terlihat sempurna dihadapan semua orang.. Bahagianya dia adalah ketika orang lain menganggap dia bahagia. Jadi, meskipun perasaannya terluka ssedalam apapapun, dia akan tetap mencoba untuk terlihat baik-baik saja. So, menurutku dia udah bahagia dengan caranya sendiri. Meskipun,.. kalau dilihat dari sudut kesehatan, bisa dipastikan kalau kondisi kejiawaannya tengah terluka..

CsIRSeVUEAANCUI.jpgsmall

Sisanya.. yaitu Eun Jae, Yi Na, Ji Won dan Jin Myung. Tanpa perlu diperdebatkan lagi, mereka sudah terlihat lebih bahagia dengan hidupnya saat ini... 

Namun, hingga drama ini tamat masih ada beberapa misteri yang belum terpecahkan. Ingatkah kalian tentang sosok Hyo Jin si penari balet yang dulunya sekamar dengan Jin Myung? Kenapa yaa dia pindah? Benarkah yang dikatan Ji Won kalau dia hamil duluan??

Dan si nenek ppemilik rumah tuh. Aku masih penasaran, apakah dia beneran manusia? Sometimes I think she’s an angel? Wkwkwkwkwk..

Lalu tentang Ji Won juga.. Kita belum tahu, bagaimana kehidupan masa lalunya. Apa yang menyebabkan dia menjadi gadis super hiperaktif, ceria.. namun memilki sisi buruk yaitu sering berbohong?

Buat yang aktif nyari beritanya, sebenernya dari writer0nim drama ini juga pada saat diwawancarai oleh salah satu media berita, menejaskan kalau Ji Won punya ceritanya sendirir. Namun, dikarenakan keterbatasan episode. Jadi,... belum sempat untuk diceritakan.

CsxPjEAWgAAbaft.jpgsmall

Mungkinkah ada season 2?

Yups, bisa jadi.. Karena dari interview dengan beberapa pemain dan penulisnya. Mereka juga mengatakan kalau sang PD-nim juga membahas malasalah ini. Entah benar-benar terealisasi atau tidak, kita tunggu dan lihat saja yaa.

Terakhir, terimakasih banyakkk untuk semua readers setiaku. Yang udah rela menunggu,.. pindah dari blog sono ke sini yang dipending berbulan-bulan. Semoga ending-nya juga memuaskan buat kalian yaaa.  Jangan bosen-bosen mampir ke blog saya ini loh. Hehehehe.. Bye..

You Might Also Like

8 komentar

  1. Terimakasih untuk sinopsisnyaa ^_^ <3

    ReplyDelete
  2. makasih sinopsis nya 😁 boleh ngasih tau ga kalau mau download drama atau film di handphone gimana yah 😂 mohon petunjuk nya 😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hmmm.. caranya banyak. Tergantung jenis ponsel kamu kayak gimana? Sama kuota kamu berlimpah apa enggak? Mau yang kualitas gambarnya bagus atau biasa aja? Heheheheh..

      Delete
  3. gumawo untuk sinopsisnya.. ceritanya sederhana tp menarik,dan penasaran untuk dibaca smpai akhir.. finally tau jg endingnya,,sehat selalu ya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama :D
      Kamu juga sehat selalu yaaa :D

      Delete
  4. Please share with ur google+ acc, dear
    Im here missing ur update heheee

    ReplyDelete
  5. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete

Don't forget to tell us what's on your mind ❤❤❤