AGE OF YOUTH EPISODE 11 PART 1

06:00

-------------------------

SELURUH GAMBAR DAN KONTEN BERSUMBER DARI : JTBC =

Pukul 07.00 pagi..

1

“Dimana aku? Apa yang telah terjadi?” gumam Ye Eun yang sekarang tengah disekap. Kepalaya ditutupi kain hitam dan kakinya diikat dengan lakban.

-----------------------------------------------

Pukul 06.30 pagi

2

Ye Eun dimasukkan kedalam sebuah mobil. Dalam kondisi yang sudah tak sadarkan diri....

-------------------------------------------

Pukul 05.00 pagi..

3

Setelah pulang dari gereja, Ye Eun pulang sendirian. Tepat didepan Belle Epoque, muncul seorang pria dengan wajah tertutup yang tiba-tiba menghampirinya dan menyeretnya secara paksa. Ketika Ye Eun berusaha melawan, pria itu tak segan untuk memukul perut Ye Eun hingga membuatnya tak sadarkan diri.

------------------------------------------

Pukul 07.00 pagi...

4

Ye Eun berusaha untuk meminta pertolongan. Badannya meronta-ronta, setidaknya ia ingin bisa melepaskan ikatannya. Tiba-tiba, terlihat seseorang datang. Ia menghampiri Ye Eun dan membuka kain penutup hitam dari kepala Ye Eun.

“Oppa..” ucap Ye Eun heran


Orang itu adalah Doo Young, mantan pacarnya yang baru beberapa saat putus dengannya... Ia tak mengatakan apapun dan malah menunjukkan senyuman bahagianya dihadapan Ye Eun.

------------------------------------

Pukul 08.00 pagi...

5

Ji Won terbangun dari tidurnya. Nampaknya, ia terlambat dan langsung bergegas pergi keluar. Ia melihat tempat tidur Ye Eun yang kosong, namun tak begitu memikirkannya dan pergi begitu saja.

Selanjutnya, kita melihat Yi Na yang hendak pergi keluar juga. Ia sempat diam di halaman depan rumah untuk melihat dandanannya di kaca jendela. Tak jauh dari tempatnya berdiri, terlihat jelas anting Ye Eun yang terjatuh. Sayangnya, ia sama sekali tak menyadari hal itu dan berjalan melewatinya begitu saja.

6

Kemudian, giliran Jin Myung yang berjalan melewati halaman rumah. Ia sendiri, nampak sibuk melihat layar ponselnya. Seorang pastur, memberikannya kontak pengacara yang tertarik dengan masalah Euthanasia (*penjelasan tentang hal ini ada di bagian notes di akhir sinopsis). Hal itu membuatnya menjadi orang ke-3 yang berjalan begitu saja tanpa melihat keberadaan anting tersebut.

7

Terakhir, kita melihat Eun Jae yang berjalan keluar rumah sembari menelpon ibunya. Ia terdiam sejenak, TEPAT di depan anting itu berada. Bahkan, Eun Jae sempat melihat kebawah dan melihat anitng tersebut. Sayangnya, ia tak menganggapnya sebagai hal penting dan memilih untuk berjalan melewatinya begitu saja....

---------------------------------------

Pukul 09.00 pagi...

8

Ye Eun tertidur dilantai, dalam kondisi mulut yang tertutup dan juga kaki yang terikat dengan lakban. Ia meronta-ronta meminta pertolongan. Tak lama kemudian, Doo Young muncul lagi. Ia menggendong Ye Eun, kemudian mendudukinya di kursi. Ia melepaskan lakban di mulutnya, “Aku minta maaf... kamu merasa haus ya?”

9

Ia-pun melepaskan lakban tersebut, kemudian memberikan minum untuk Ye Eun. Tak hanya sampai disitu saja, ia juga hendak menyuapi kimbap untuk Ye Eun. Namun, Ye Eun menolaknya dan malah menggerutu, mengungkapkan fikirannya yang tak bisa memahami alasan dibalik perilaku gila yang dilakukan oleh Doo Young.

10

Ye Eun mengingatkan, bahwa setidaknya mereka pernah saling mencintai. Maka dari itu, ia berteriak,.. dan memohon agar Doo Young mengakhiri hubungan mereka ini dengan cara yang baik. Doo Young merasa terganggu dengan suara teriakan Ye Eun. Secara kasar, ia menutup kembali mulut Ye Eun dengan lakban..


Setelah melakukan hal itu, ia malah tertawa puas.. membuat Ye Eun bertanya-tanya, “Kenapa kamu menertawakanku!”

11

Doo Young menatapnya kemudian menceritakan kejadian saat mereka bertemu di depan kampusanya Ye Eun. Saat itu, Ye Eun juga melihatnya sambil tertawa lebar seperti yang dilakukannya saat ini. Intinya, Doo Young merasa kalau Ye Eun telah merendahkannya.

------------------------------------------

Jin Myung datang membesuk ibunya di kantor polisi. Saat duduk berhadapan, suasana diantara mereka terasa sangat dingin. Saling melotarkan pertanyaan mengenai keadaan masing-masing, namun mereka sama sekali tak mau bertatap mata.

Ibu meminta Jin Myung untuk tidak memperhatikannya.. Tak mau bertemu lebih lama lagi, ibu-pun bangkit dari kursinya utuk masuk kembali ke dalam sel tahanannya. 

13

Jin Myung tak berkata apapaun, ia memainkan plester yang terpasang dijarinya.


Dan.. tak sengaja, plester itu terlepas. Saat dilihat, kukunya yang lepas akhirnya telah tumbuh kembali....

14

Keluarga Eun Jae menyaksikan pembongkaran kembali makam ayahnya. Eun Jae menunjukkan ekspresi yang datar, sementara ibunya beberapa kali menyenderkan kepalanya di bahu Eun Jae, pertanda jika dirinya merasa tidak enak dengan hal ini.

15

Sebelum pulang, Bibi Eun Jae menghampirinya, menepuk pundaknya dan mengatakan kalau semuanya akan baik-baik saja. Ibu Eun Jae yang berada disampingnya, sengaja ‘sok sibuk’ dengan berpura-pura asyik memainkan ponselnya.

16

Setelah bibi Eun Jae pergi, ibu langsung menggerutu.. Mengatakan kalau bibi Eun Jae sudah melakukan hal yang berlebihan kepadanya. Eun Jae tak berkomentar apapaun, ia mengeluarkan topi hitam dari tasnya kemudian mengenakannya dan berjalan pergi...

17

Ji Won sibuk mewawancarai mahasiswa yang demo untuk menuntut masalah biaya uang kuliah mereka. Ketika pak dekan keluar dari ruangannya, mereka langsung berlarian mengejarnya.

18

Sementara Ji Won, terhimpit diantara kerumunan mahasiswa yang hampir membuatnya terjatuh. Sung Min yang melihatnya, malah cari aman dengan berdiam diri di pinggiran... (ini cowok, gak pekaa..)

----------------------------------

19

Ye Eun masih harus menahan deritanya,.. Ia meronta-ronta, seakan ingin mengatakan sesuatu. Doo Young yang tengah main games-pun, menghentikan aktivitasnya dan melepas labkan dari mulut Ye Eun.


Ternyata, Ye Eun ingin buang air kecil. Sayangnya, Doo Young tak mau melepas ikatan Ye Eun, dan lebih memilih untuk membopongnya sendiri hingga ke dalam toilet.

20

Saat mulutnya akan ditutup kembali dengan lakban, Ye Eun menolak. Ia memohon agar Doo Young tak melakukannya, karena ia kesulitan bernafas, “Aku janji, tidak akan berteriak...” ujarnya

----------------------------------

21

Belum ada satupun orang yang menyadari hilangnya Ye Eun. Mereka yang satu rumah dengannya, terlihat sibuk dengan urusannya masing masing. Yi Na mencoba untuk memperbaiki hidupnya, ia mengikuti kursus menjahit.. Meskipun, terlihat jika ia tak memiliki ketertarikan pada bidang tersebut. Ketika gurunya menjelaskan, ia malah tertidur pulas di mejanya...

22

Ketika dirumah, Yi Na hanya melihat Jin Myung yang masih saja sering melamun memikirkan kelanjutan nasib ibunya. Mereka sama sekali, tak ingat dan tak merasa penasaran dengan kondisi Ye Eun. Padahal, Yi Na melihat sebotol minuman diet milik Ye Eun untuk diminum hari ini. Namun, botolnya masih penuh.. Tapi, tetapnya saja.. Hal itu, sama sekali tak membuatnya menaruh kecurigaan apapun.

-----------------------------------------

23

Doo Young mabuk berat, ia melihat ekspresi Ye Eun yang kesakitan. Ia-pun menghampirinya dan memijitinya, “Maafkan aku... Aku tahu, aku telah berbuat salah kepadamu...”

24

Selajutnya, dengan suara yang bergetar dan mata yang berkaca-kaca, Doo Young menceritakan alasannya melakukan tindakan ini. Sikapnya yang ‘playboy’ dulu, terjadi karena dirinya terlalu mencintai Ye Eun. Ia takut, jika dirinya bersikap terlalu baik nantinya Ye Eun malah bosan dan melupakannya. Ia tak ingin, Ye Eun pergi meninggalkannya seperti yang dilakukan oleh ibunya..

25

“Aku mencintaimu..” ujar Doo Young yang langsung mencium Ye Eun. Namun, Ye Eun sendiri malah terlihat kesakitan karena ikatan ditangannya yang terlalu kencang. Doo Young-pun segera melepaskannya,


Dan setelah itu, Ye Eun langsung menarik Doo Young ke pelukannya untuk menenangkannya...

------------------------------------------

26

Ji Won harus bekerja lembur di club jurnalistiknya,.. Yi Na tertidur dalam kondisi badan yang lelah, dan kaki yang tertempel balsem karena pegal setelah berdiri seharian demi menjadi pelayan di toko pakaian,

27

Dan Eun Jae, untuk kesekian kalinya ia harus tidur dihantui oleh bayang-bayang mimpi buruknya. Kali ini, ia melihat sebuah mobil yang terbakar dan suara orang-orang yang mengatakan kalau kematian ayahnya adalah hal yang tidak wajar...

----------------------------------------

28

Ye Eun tertidur dalam pelukan Doo Young. Ketika jam menunjukkan pukul 2 malam, Ye Eun terbangun..

29

Dengan perlahan, ia-pun berusaha untuk melepaskan diri.. Tanpa menimbulkan seuara apapun, ia menuju ke meja belajar untuk mengambil cutter yang digunakannya untuk memotong lakban yang mengikat kakinya.

30

Selanjutnya, ia berjalan menuju pintu keluar. Secara tak sengaja, ia menendang sebuah bekas kaleng minuman,.. untung saja Doo Young tak terbangun sehingga ia masih bisa melanjutkan langkahnya.

31

Sial, semua usahanya gagal ketika ia membuka kunci pintu. Karena disaat itu, Doo Young terbangun dan melihatnya.

32

Ye Eun masih bisa berlari keluar, namun tetap saja Doo Young bisa mengejarnya dan dengan paksa langsung menariknya masuk kedalam lagi. Kali ini, Doo Young marah besar, ia melampiaskannya dengan menjambak rambut Ye Eun dan memukulnya dengan sangat keras.

-----------------------------------

33

Jin Myung membuka kulkas, ia melihat botol minuman diet dan sempat bertanya-tanya mengapa Ye Eun tak meminumnya. Sayang, hal itu tak cukup membuat mereka semua penasaran dan hanya dianggap sebagai hal yang biasa saja.

34

Pagi ini, Jin Myung medapat sms dari pihat rumah sakit yang memintanya untuk mengambil barang yang ditinggalkan oleh ibunya.

35

Sebuah kotak kardus, diberikan oleh suster yang berjaga. Setelah dibuka, terdapat beberapa pakaian, foto, buku, dan sebuah lipstick....

36

Diruangan klub-nya, Ji Won tertidur. Telihat Sung min yang berjalan kerahnya dan duduk disampingnya. Ji Won menyadari hal tersebut, ia sempat membuka matanya, namun sengaja menutupnya lagi..

37

“Kamu apa-apaan..” tegur Sung Min

“Hmm.. lakukan saja apa yang ingin kamu lakukan. Kamu terpesona dengan kecantikanku dan ingin meciumku, kan?” tebak Ji Won


Sung Min mengernyitkan alisnya, ia melemparkan handuk ke wajah Ji Won, “Nagaca dulu sebelum kamu berbicara..”

38

Saat hendak melanjutkan pekerjaannya, Sung Min bertanya kepada JI won, “Apakah kamu sudah memberitahukan kebohonganmu kepada mereka???”


Sejenak, Ji Won terdiam,... “Hmm.. tentang hantu itu...”

-------------------------------------------

2 hari setelah tragedi penculikan....

39

Doo Young bisa melakukan aktivitas seperti biasanya. Ia pergi ke kampus, dan meninggalkan Ye Eun dalam kondisi yang terikat begitu saja...

40

Di kantor polisi, terlihat Jin Myung yang menjenguk ibunya. Mereka mengobrol penuh rasa canggung. Kedatangan Jin Myung untuk menyanyakan kabar dan membahas barang-barang yang ditinggalkan ibunya dirumah sakit.

Membahas perihal lipstick itu, Jin Myung mengatakan kalau dirinya tak bisa memberikannya kepada ibu karena benda itu tak diperbolehkan digunakkan dalam penjara.

“Itu untukmu...” ucap Ibu

Sejenak Jin Myung terdiam, seakan-akan ia tak ercaya dengan apa yang barusan didengarnya...

“Aku ingin memberikannya saat ulangtahunmu kemarin.. Maafkan aku...” ungkap Ibu dengan suara yang bergetar

41

Sayang, Jin Myung tak bisa bertanya lebih lanjut karena polisi mengatakan kalau waktu pertemuan mereka hari ini telah habis. Ia-pun hanya bisa terdiam, hingga tak sanggup menatap wajah ibunya karena ia sendiri menahan air mata agar tak jatuh membasahi pipinya....

42

Sepulangnya kerumah, Jin Myung langsung memasuki kamarnya. Ia membuka laci dan mengambil lipstick dari ibunya, dipegangnya erat-erat penuh perasaan bahagia sekaligus haru...

43

Demi berubah menjadi orang yang lebih baik, Yi Na bekerja sangat amat keras. Ia rela menganggut begitu banyak kardus sendirian dan mengecek barang-barang yang lumayan melelahkan unuknya.

44

Tibalah seorang pelanggan, wanita cantik dengan pakaian mewah. Tak lama kemduian, datanglah sang pacar, yang tak lain merupakan mantan ‘pacar’-nya Yi Na juga.

45

Mereka saling tatap, taki bersikap seakan-akan tak saling mengenal. Yi Na melayani permintaan pelanggannya, ia mengambilkan sebuah topi yang tersimpan diatas rak. Hal itu membuatnya harus mengangkat tangannya yang ternyata sudah basah karena keringatnya.


Pelanggan itu menertawakannya, Yi Na menyadari itu. Ia-pun tak bisa marah dan hanya berjalan pergi dengan menahan rasa malu yang teramat dalam....

46

Doo Young pulang ke apartemennya. Ia menghampiri Ye Eun dan mencium bau pesing disekitarnya. Ia-pun hanya tersenyum jijik dan menyemprotkan pewangi ruangan kearah Ye Eun..

---------------------------------------

47

Setelah berhari-hari bekerja rodi, akhirnya tugas Ye Eun terselesaikan. Ia-pun pulang kerumah dan disana hanya terlihat Eun Jae. Ia menghampirinya dan tidur di pangkuannya.

48

Karena haus, Ji Won-pun mengambil minum dari kulkas. Ketika pintu kulkas dibuka, minuman diet milik Ye Eun terjatuh. Ia mengambilnya dan tertuliskan dengan jelas kalau minuman itu harusnya diminum kemarin, “Aneh... tidak bisanya dia lupa untuk meminum ini...”


-------------------------

You Might Also Like

0 komentar

Don't forget to tell us what's on your mind ❤❤❤