MOON LOVERS: SCARLET HEART RYEO EPISODE 15-2

06:13

Sebelumnya (15-1) <<<

21

So menemui Soo, ia menceritakan semua hal yang sebearnya harus dilakukan olehnya. Bahkan, So telah menceritakan niatannya untuk menyelamatkan Eun. apapun yang akan terjadi nantinya..


Namun, Soo terlanjur terbebani oleh penglihatannya yang menunjukkan bahwa So-lah yang nantinya kan membunuh Eun. Hal itu membuatnya termenung gelisah, hingga pada akhirnya Soo memutuskan untuk tak menceritakan keberadaan Eun kepada So.

22

Selanjutnya, So menemui Jimong. Ia mempertanyakan, apakah dirinya masih bisa percaya pada Jimong. Secara.. kondisi saat ini, tak pernah disinggung oleh Jimong sedikitpun.

Singkatnya, Jimong menceritakan bahwa Yo memiliki bintang pengkhianat, posisinya sekarang membuatnya ikut bingung. Menurutnya, pasti ada suatu hal yang membuat takdirnya berubah.

23

Wook duduk sendirian, dalam keheningan.. Ia terus mengulang-ulang kalimat Hae Soo yang dulu pernah memperingatkannya untuk berhati-hati kepada So. apalagi, makin kesini ia menyedari betul bahwasanya So memanglah sangat berbahaya dan berpengaruh peting dalam setiap tindakannya.

24

Soon Deok masih bisa berkeliaran di istana karena meyamar sebagai dayang. Namun, penyemarannya tertangkap basah oleh Jung..

Tentu saja, Jung bukanlah musuh mereka. Jadi, Soon Deok tak perlu khawtir akan kejadian ini. Bahkan, ia malah membawanya kedalam kamar Soo dan mereka berkumpul untuk membahas jalur mana yang bisa digunakannya untuk melarikan diri dari tempat ini.

Ditengah kebuntuan ini, untunglah Soo mengingat sesuatu. Ia mengingat gua tempat pemandian, yang memiliki jalan rahasia untuk keluar dari istana ini...

25

Son Deok berbicara empat mata dengan soo. Ia berterimakasih atas bantuannya selama ini. Namun, ada satu hal yang dipintanya.. Ia sangat amat memohon bantuan Soo untuk mempertemukannya dengan ayahnya. Soo lansgung menolak hal tersebut, ia mengetahui betul bahwa posisi jendral saat ini berada di dekat So... Ia lebih takut akan terjadi hal buruk jika So mengetahui hal ini.

Soon Deok menatap Soo, kemudian bertanya.. Mengapa? Mengapa Soo nampak begitu tidak mempercayai So. Padahal, ia mengetahui jika Soo memiliki hubungan spesial dengan So. Perkataan Soon Deok berikutnya, persis sama dengan apa yang dikatakan oleh mendiam baginda aja yang pertama..

Jangan terlalu bergantung pada masa depan hingga membuatmu melepas apa yang menjadi milikmu sekarang...

Kata-kata itu, berhasil membuat Soo terenyuh. Sejenak ia terdiam, kemudian ia tersenyum.. menyadari jika perkataan Soon Deok itu memang benar.

26

Soo merubah tindakannya, ia hendak menemui Jimong. Namun, taka ada siapapun diruangannnya. Maka dari itu, ia-pun hanya meninggalkan sepucuk surat di meja..

27

Jung dan Soon Deok bahu-membahu untuk menyingkirkan seluruh bebatan besar yang menutupi jalan rahasia tersebut. Melihat Soon Deok yang begit kegerahan, apalagi rambutnya terurai.. Jung langsung memberikan sebuah tusuk rambut yang selalu dibawanya dibalik bajunya.

Mereka beristirahat sejenak.. Soon deok tersenyum nyinyir sembari melihat tusuk rambut tersebut Ini milik seorang wanita? Siapa dia? Apakah dia wanita yang kamu sukai?? sindirnya

Jung tersenyum, kemudian menceritakan bahwa pemilik tusuk rambut itu telah membahayakan hidupnya sendiri hanya untuk menyelamatkannya. Ketika wanita itu bernyanyi, untuk pertama kainya ia menginginkan suatu hal yang aneh.. Ia mengingkan suatu hari nanti, wanita itu hanya akan bernyanyi untuknya saja.. apakah itu berarti aku mencintainy?

Soon Deok lansgung mengiyakannya.. Kemudian ia-pun menceritakan pengalamannya ketika jatuh cinta kepada Eun..

28

Saat itu, dirinya masih sangatt kecil. Ketika semua anak seumurannya, senang berlarian dan bermain hal-hal yang berbau perempuan. Dirinya lebih senang menyendiri dan bermain dengan baju baja-nya. Hingga, muncullan Eun kecil yang menghampirinya dengan mambawa sebuah cincin dari bunga..

Awalnya ia menolak, namun kata-kata Eun berhasil menyentuh dan meluluhkan hatinya.... Dari situlah, ia menyadari jika dirinya telah jatuh cinta pada Eun.

-----------------------------------------------------------------------

29

Yeon Hwa menghadap Yo, yang kini tengah duduk bersantai di atas singgasananya. Secara sengaja Yeon Hwa bahkan menunjukkan salh satu jarinya, yang kini mengenakan cincin yang waktu itu diberikan oleh Yo.

Sayang,.. kedatangannya, tak disambut positif. Secara terang-terangan, Yo malah memberitahu Yeon Hwa bahwa dirinya akan menikahkan Yeon hwa dengan orang dari Khitan. Dan tentu saja, hal itu mengharuskan Yeon Hwa untuk pindah kesana.

Yeon Hwa kesal, ia mengetahui bahwa Khitan adalah tempat perebutan kekuasaan. Menikahkannya dengan orang Khitan, akan membuatnya menjadi sanderaan mereka. Yo bukan menikahkannya, namun menjadikannya sebagai upeti untuk mereka!

30

----------------------------------------------------------------------- 

31

Di malam hari, Eun sudah gelisah tak menentu. Bukan karena ketakutan, namun karena dirinya yang biasanya aktif, sudah beberapa hari ini terpaksa untuk bersikap pasif dan terkurung didalam kamar sempit ini.

Soon Deok merasa kasihan melihatnya, ia-pun mengajak eun untuk pergi ke tempat pemandian saja...

32

Setibanya disana, suasana terasa sangat canggung. Soon deo bahkan tak berani untuk menatp mata Eun. akhirnya, Eun mengisi waktunya dengan menyalurkan hobinya, yaitu membuat hiasan-hiasan dari handuk.

Kemampuannya ini berhasil membuat Soon Deok terkagum-kagum...

33

Tak sampai disitu saja, Eun juga membuat dua buah perahu mainan. Ia mengajak Soon Deok untuk berlomba dengannya. Soon Deok menyetujui ajakannya, mereka tertawa lepas dan bermain layaknya tak ada masalah apapun yang sedang terjadi kepadanya.

Tanpa diketahui Eun, Soon Deok sengaja mengalah dan membuatnya harus mendapatkan hukuman. Eun dengan semangatnya, hendak sedikit memukul pergelangan tangannya. Namun, eun mengurungkan niatnya etika melihat begitu banyak memar ditangan Soon Deok.

Ketika suasananya mulai hening, Soon Deok mengeluarkan sebuah ketapel yang nyatanya memang milik Eun. Ketika mereka sibuk kebur dari kediamannya, Eun masih sempat-sempatnya mengambil barang tersebut karena ia mengetahui kalau itu adalah barang favoritnya Eun.

35

Melihat hal itu, membuat Eun terenyuh. Sebenarnya, ia sama selkali tak nyaman hidup sebagai seorang pangeran. cita-citanya sederhana,.. Ia hanya ingin memiliki sebuah toko mainan terbesar.

Soon Deok mengerti hal tersebut,.. Ia-pun meyakinkan Eun bahwasanya mereka akan pergi ke Tamra dan membuka sebuah toko mainan disana.

Ternyata, Eun juga memiliki sesuatu untuk Soon Deok. Ia mengeluarkan sebuah hiasan cantik yang awalnya Soon deok kira merupakan hadiah untuk Soo. Namun, dengan ekspresi malu-malu, Eun maegatakan kalau barang ini adalah untuk tuk Soon Deok.

Soon Deok terdiam sejenak, kemudian ia mengumpulkan semua keberaniannya dan mencium Eun...

Sssssttt.. suasana hening seketika. Namun, Eun malah mengatakan hal diluar topik.. Mengatakan jika dirinya ingin memiliki sekian anak erempuan dan sekian anak laki-laki. Hal itu membuat Soon Deok yang masih polos jadi paranoid, dirinya menyangka jika ciuman bisa membuatnya hamil.

Melihat ekspresi istrinya tersebut, Eun hanya bisa tersenyum geli, Seandainya kita bisa hidup bahagia seperti ini semenjak dulu.. gumamnya

-----------------------------------------------------------------------

36

Keesokan paginya, Soo dibuat tersenyum senang setelah melihat begitu banyak hiasan dari handuknya yang disadarinya telah dibuat oleh Eun malam tadi. Chae Ryung tak mengetahui apapun, makanya ia nampak begitu penasaran akan siapa yang telah membuat semua ini.

Soo hanya tersenyum, kemudian mengatakan bahwa dirinya-lah yang sudah membuat semua ini...

Di saat yang bersamaan, datanglah Yeon Hwa yang secara khusus mengejaka Soo untuk berbicara empat mata dengannya.

37

Yeon Hwa tak mau berbasa-basi, ia langsung meminta Soo untuk meninggalkan istana. Dan untuk balasannya, Yeon Hwa akan menikahkannya dengan pria bangsawan.

Jelas saja, Soo lansgung menolaknya. Ia beralasan, bahwasanya ia ingin bersama dengan So bukan karena kedudukannya sebagai pangeran. Melainkan, karena So telah membuatnya menyadari betapa pentingnya dirinya. Selagi So tak meninggalkannya, maka ia akan tetap bersama dengan So.

Hal itu embuat Yeon Hwa geram.. Akhirnya aku tahu, mengapa aku sangat membencimu! Perasaan dan pernikahan, nampaknya hanya menjadi permainan untukmua. Asal kau tahu, hal itu bahkan menjadi hidup dan mati untukku!

38

Yeon Hwa menemui Yo, kebetulan disana juga tengah ada Wook yang tengah membicarakan sesuatu tentang So. Dengan santainya, Yeo Hwa memotong pembicaraan mereka, dan memberikan penawaran untuk Yo.

Ia akan menceritakan sebuah hal yang menarik, asalkan dirinya tak jadi dinikahkan dengan seseorang dari bangsa Khitan.....

-----------------------------------------------------------------------

39

Ternyata yang diceritakannya adalah keberadaan Eun yang diyakininya tengah berada di Damiwon...

40

Padahal, saat ini Eun beserta Soon Deok sudah bersiap-siap untuk pergi meninggalkan Damiwon. Sebelumnya, mereka pamit dan mengucapkan salam terkhirnya keapda Hae Soo..

Namun tiba-tiba, terdengar suara gaduh dan datang jung yang dengan terengah-engah mengatakan jika pasukan keaanan istana tengah merangsak masuk, dan itu berarti mereka semua dalam bahaya.

41

Jung menyuruh Hae Soo untuk kabur bersama Eun dan Soon Deok Sementara itu dirinya akan berusaha untuk menghadang mereka yang menerobos masuk.

Awalnya, Hae Soo sempat ragu. Namun, demi keselamatan bersama.. Ia-pun pergi berlari bersama Eun dan Soon Deok.

Perlarian mereka-pun, bukanlah hal yang mudah. Dari setiap jalan keluar.. Terdengar suara lentingan pedang dimana-mana. Soon Deok memutuskan untuk mengorbankan dirinya. Ia akan mencoba untuk melawan orang-orang itu sementara Eun dan Hae Soo harus menyelamatkan diri.

42

Setelah melihat soon Deok pegi, Hae Soo lansgung menarik tangan Eun untuk pergi melarikan diri bersamanya. Namun, Eun malah terdiam.. kemudian tersenyum kepadanya..

Perlahan Eun melepasakan tangannya. Dengan yakin, ia menegaskan jika dirinya akan pergi mengikuti Soon Deok. Bagaimanapun juga, ia adalah istrinya.. Saat ini mereka hanya memiliki satu sama lain. Ia tak ingin menjadi pengecut dan pergi meninggalkannya.. 

--------------------------------------------------------------------------------

::: NOTES :::

Hmmm.. sebelumnya mau minta maaf dulu, karena sinopsis ini di poting-nya telatttt banget. Hehehehe..

Agak bingung nih, mau komentar apa. Toh udah nonton yang episode berikutnya. Mungkin , aku mau cerita sedikit pandanganku tentang dua karakter wanita yang antagonis di drama ini.

Pertama, Ratu Yo. She’s totally an EVIL !!!

Sikapnya dia, bahkan sempat jadi perbincangan hangat yang bikin orang-orang berasumsi. Apakah dia ini beneran ibu kandungnya Wang So?

Aku bener-bener gak habis fikir, apasih alasannya dia sampe punya sifat yang sejahat itu. Okelah, sikapnya yang dingin sama So aku terjemahkan sebagai manifestasi dari rasa bersalah yang bakalan muncul setiap kali dia lihat luka So. Luka itu dia yang bikin loh, pasttinya bakalan ada suatu perasaan yang campur aduk setiap kali lihat tuh luka.

Tapi kelakuan jahatnya yang laen? Obsesinya untuk menjadikan salah satu putranya sebagai pemegang tahta.. Bahkan bisa dibilang, kalau sebenarnya dia sendiri-lah yang pengen megang tahta. Karena kita bisa nebak, kalaupun Yo jadi raja, pasti dia bakalan banyak ikut campur dalam urusan pemerintahan.

Kedua, putri Yeon Hwa...

Ekspresinya memang lebih kalem. Tapi, kelakuannya mirip-mirip Ratu Yo. Gak ngerti juga gen licik-nya turunan dari siapa? Toh Ibu kandungnya, justru cenderung lemah dan nurut-nurut aja sama perintah kerajaan.

Mungkin ini semua karena keadaan, hidup dilingkungan yang liar. Setidaknya, berhasil membuat dia jadi orang yang liar juga.

Perasaannya ke So, kayaknya memang udah lama dia simpen. Semenjak kecil, dia memang udah suka sama So dan gak menutup kemungkinan kalau So juga seenggaknya pernah suka sama Yeon Hwa.

Inget gak?? Scene di awal-awal, ketika Yeon Hwa ngobatin luka sayatan di tangan So. Itu sadalah saat, ketika So baru datang lagi ke istana.. Dia bahkan, dengan terang-terangan bilang kalau selama tinggal di Songak, dia selalu inget dan bertanya-tanya tentang akan seperti apa Yeon Hwa saat dewasa kelak...

Toh, di dalam sejarah aslinya-pun So memang punya banyak anak dari Yeon Hwa. Wkwkwkwkwk..

>>> Selanjutnya (Episode 16-1)


You Might Also Like

0 komentar

Don't forget to tell us what's on your mind ❤❤❤